Search This Blog

Friday, January 17, 2020

” Selamat Jalan Feni Fernanda, Allah Akan Menempatkanmu Di SisiNya Yang Terbaik “


Kemranjen. Jalur Kereta Api yang melewati wilayah Stasiun Kemranjen Kabupaten Banyumas tergolong padat. Jalur Ganda sudah digunakan. Sekitar 15 menit sekali palang pintu tertutup sebagai tanda Ular Besi ini akan merayap on the track. Dan, tidak ada yang bisa menghentikan bila sedang OTW.

Termasuk Feni Fernanda, salah satu pelajar SLTA di Kecamatan Kemranjen harus meregang nyawa ketika hendak menyeberang di Perlintasan KA Tumpang Desa Sibalung Kecamatan Kemranjen. Jum’at, 17 Januari 2020, sekitar pukul 16.45 WIB. Remaja putri ini pulang dari Kegiatan Pramuka di Sekolahnya.

Menurut warga setempat yang kebetulan mengetahui kronologisnya, Sahroni, menuturkan sebenarnya Fani sudah berhenti karena ada kereta dari arah timur yang akan lewat. Tapi naas, saat itu dari arah Barat juga ada Kereta Api yang lewat. Tapi Fani terlanjur menyebrang, sehingga insinden tersebut terjadi dan menewaskan Fani di TKP.

Takdir merupakan Ketetapan Tuhan, namun manusia harus selalu belajar dari setiap musibah. Pasti ada hikmah dari semua itu. Biarkan Fani pergi untuk tidak kembali karena telah menghadap Ilahi Robi. Mungkin air mata banyak tertumpah, namun Fani butuh do’a agar Almarhumah bisa tenang di alamnya.

” Selamat Jalan Dik, Salam Pramuka ! “

No comments:

Post a Comment