Banyumas Kotanya Para Satria https://rajaview.id/IfvMWWOVnYc6IbWstYsd3QBHVRxlCK6cpa4sCABV
Search This Blog
Saturday, June 30, 2018
Thursday, June 28, 2018
SALURKAN HOBI MANCING ANDA
Lomba Mancing Ikan Lele HUT Bhayangkara ke 72 di saluran irigasi Binangun, Cilacap. Minggu, 01 Juli 1018. Total berat ikan Satu Ton. Hadiah utama uang tunai Rp. 15 juta dan empat unit Sepeda Motor. Info pendaftaran : Oyit. No Hp : 081327380757
Friday, June 22, 2018
Netralitas TNI AD jangan Pernah Diragukan
Kadispenad menegaskan bahwa dalam perhelatan Pilkada Serentak 2108 maupun tahapan Pemilihan Legistlatif dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden, TNI AD senantiasa menjaga dan memegang teguh Netralitas TNI. *Hal ini tidak terlepas dari komitmen TNI AD yang sering disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat.
Dalam pernyataan resminya di Mabesad, Jumat (22/6/2018), Brigen TNI Alfret Denny D. Tuejeh menyampaikan bahwa “Bagi TNI AD, netralitas TNI merupakan jiwa, nafas dan sikap setiap prajurit. Tidak hanya terkait dengan pesta Demokrasi namun juga dalam kehidupan kesehariannya, baik didalam kedinasan maupun kehidupan sosial kemasyarakatan. Ini sudah final, tidak bisa ditawar-tawar, bahkan diragukan maupun dipertanyakan lagi”.
Kemudian, dalam menyikapi situasi Politik yang demikian dinamis menjelang hari pencoblosan tanggal 27 Juni 2018, Kadispenad mengajak agar seluruh komponen bangsa untuk sama-sama mendukung pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah dengan baik.
“Menjelang hari pemilihan yang sudah tinggal hitungan jari, TNI AD mendorong agar seluruh rakyat Indonesia untuk terlibat secara aktif dan positif guna mendukung terlaksananya pemilihan kepala daerah serentak di 171 wilayah secara langsung, umum, jujur, adil serta damai” Imbuhnya.
Selanjutnya, dalam menyikapi keikutsertaan para purnawirawan dalam Pilkada, Kadispenad juga menyatakan bahwa sebagaimana telah diatur dalam UUD 1945 dan UU TNI No 34 tahun 2004, TNI AD tidak akan pernah terlibat, melibatkan diri atau dilibatkan dalam politik praktis.
“Tugas TNI hanya mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara. Adapun tugas dan peran dalam pengamanan pelaksanaan pesta demokrasi, sifatnya hanya tugas bantuan kepada Polri. TNI AD tidak mempunyai niat sedikitpun untuk mempengaruhi proses maupun hasilnya. Kita (TNI AD) senantiasa menempatkan diri diatas kepentingan seluruh rakyat dan bangsa Indonesia”, tutur lulusan Akademi Militer angkatan 1988 ini.
“Saya ingatkan kembali, sebagaimana yang telah disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat, meski dibeberapa daerah terdapat para purnawirawan TNI yang mencalonkan diri, bagi Angkatan Darat itu merupakan hak politik mereka sebagai masyarakat sipil dan tidak ada hubungannya dengan Angkatan Darat lagi” tegasnya.
“Dengan adanya Perintah Presiden, Panglima TNI dan Kasad, serta penekanan pada setiap pengarahan kepada prajurit, baik dalam kunjungan kerja bahkan safari ramadan, yang juga memerintahkan prajurit agar netral, maka seharusnya tidak ada lagi yang meragukan Komitmen TNI AD terkait masalah Netralitas. Kalaupun ada yang terindikasi tidak netral, itu mungkin saja terjadi kepada oknum tertentu. TNI AD sangat berterima kasih menerima masukan dan kritikan, kalau memang ada prajurit yang tidak netral. Hal ini menunjukan kecintaan terhadap TNI AD dalam mengawal Proses demokrasi di Indonesia. Namun pada sisi lain, kita berharap ada masukan yang pasti dan jelas, siapa prajurit yang tidak netral, dari satuan mana asalnya. Sehingga bukan hanya asal bicara tapi tidak menunjukan bukti yang benar. Kalau ada laporkan secara resmi dan benar, pasti akan kita tindak secara tegas dan bahkan terbuka. Proses hukum terhadap prajurit yang tidak netral juga merupakan bagian dari proses demokrasi yang baik di Indonesia”.
“Kemudian, bagi TNI AD, perilaku ini (ketidaknetralan) tidak hanya menciderai kepercayaan masyarakat namun juga melanggar perintah atasan yang sudah sering disampaikan bahkan sumpah dan janjinya sebagai prajurit serta amanah undang-undang. Ini bukan hanya sekedar retorika belaka, kita akan lihat bersama, apakah TNI AD menindaklanjutinya atau tidak, dan publik pun bisa menilai komitmen dan integritas ini” ucap Jenderal berbintang satu yang oleh Media akrab dipanggil Brigjen Denny.
Sebelum mengakhiri, atas nama TNI AD, Kadispenad juga berharap agar seluruh komponen bangsa untuk menghentikan sorotan atau polemik netralitas TNI. "Percayalah, sebagai prajurit Sapta Marga, kita tidak pernah berkeinginan untuk menggores bahkan melukai hati rakyatnya hanya demi kepentingan perorangan ataupun kelompok tertentu” pungkas Kadispenad.
Editor : Agus WA
Tuesday, June 19, 2018
JALUR SELATAN BANYUMAS PADAT MERAYAP
Arus Lalu Lintas di jalur selatan Kabupaten Banyumas selalu padat setiap tahun disaat Perayaan Idul Fitri. Personil TNI Polri Banyumas berusaha memperlancar arus lalu lintas tersebut untuk kenyamanan pemudik
Editor : Agus WA
Sunday, June 17, 2018
Saturday, June 16, 2018
BATA MERAH EXPO
Wednesday, June 13, 2018
Kodim 0701 Banyumas Salurkan Zakat Fitrah
Tuesday, June 12, 2018
Momentum Sinergitas TNI POLRI
Peristiwa Depok, Momentum TNI-Polri Menata Sinergitas Dan Soliditas Secara Terstruktur https://www.portal-komando.com/peristiwa-depok-momentum-tni-polri-menata-sinergitas-dan-soliditas-secara-terstruktur/TNI Angkatan Darat menyerahkan semua permasalahan ini melalui jalur hukum yang sepatutnya. Siapapun harus mampu menahan diri untuk tidak memperkeruh situasi. Semua pihak harus senantiasa menciptakan suasana yang aman dan damai agar masyarakat juga merasa nyaman dan tenang.
Monday, June 11, 2018
Kisah Tragis Para Penguasa
Jenderal Besar Mohammed Anwar Al-Sadat adalah tentara dan politikus yang berasal dari Mesir. Ia dilahirkan di Mit Abu Al-Kum, Al-Minufiyah, Mesir, dari keluarga campuran Mesir dan Sudan. Anwar Al-Sadat lulus dari Akademi Militer Kerajaan di Kairo pada 1938. Ia kemudian bergabung dengan Gerakan Perwira yang bertekat untuk membebaskan Mesir, yang ketika itu berada di bawah pemerintahan Inggris. Pada Perang Dunia II, Anwar Al-Sadat dipenjara oleh Inggris karena berbagai usahanya mendapatkan bantuan dari Kekuatan Poros untuk mengusir Inggris.
Pada 1952, Anwar Al-Sadat ikut dalam kudeta untuk menggulingkan kekuasaan Raja Farouk II. Pada 1964, setelah memegang berbagai jabatan penting dalam pemerintahan Mesir, ia dipilih oleh Presiden Gamal Abdel Nasser sebagai wakil presiden hingga tahun 1966.
Ia menduduki posisi yang sama pada periode selanjutnya, yaitu pada1969 hingga 1970. Setelah Gamal Abdel Nasser wafat, Anwar Al-Sadat dilantik sebagai presiden Mesir.
Anwar Al-Sadat dikenal, oleh dunia barat, sebagai tokoh yang sangat berpengaruh di wilayah Timur Tengah, khususnya Mesir.
Ia melakukan kesepakatan damai dengan Israel. Bagi bangsa barat, perjanjian damai adalah cara terbaik untuk menghentikan konflik yang terjadi di Timur Tengah. Tetapi, perjanjian damai itu, bagi bangsa Arab, sebagai cara untuk takluk terhadap kekuasaan Amerika Serikat.
Menurut banyak kalangan, dengan melakukan perjanjian tersebut, Anwar Al-Sadat telah menuliskan surat kematiannya sendiri.
Pada 6 Oktober 1981, di Kairo, dilaksanakan sebuah parade militer untuk memperingati Perang Yon Kippur. Perang yang terjadi pada 1973 itu adalah sebuah kesuksesan bagi angkatan bersenjata Mesir yang berhasil menyerang Israel di sepanjang garis timur Terusan Suez.
Presiden Anwar Al-Sadat ketika itu duduk di tengah barisan pertama bersama Perdana Menteri, Hosni Mubarak. Ribuan tamu dari berbagai kalangan hadir di sekitar rombongan pejabat penting itu.
Awalnya parade militer itu berjalan dengan baik, sampai muncul sebuah truk yang menarik sebuah senjata mesin berhenti tepat di depan barisan pejabat pemerintah. Seorang perwira, Letnan Khaled Ahmed Islambouli, keluar dari truk dan berjalan mendekati Anwar Al-Sadat.
Ia lantas melemparkan sebuah granat ke arah Anwar Al-Sadat, tanpa seorang pun yang memperkirakan hal itu. Para pengawal presiden tidak dapat berbuat banyak ketika sekolompok tentara berdiri di belakang truk dan mulai menembaki barisan para pejabat itu.
Satu per satu dari tamu penting itu berjatuhan, dan sebagian lainnya masih berlindung di balik kursinya.
Setelah merasa cukup, para tentara pembunuh itu berusaha untuk kabur, tetapi pengawal presiden yang berjumlah lebih banyak, menyerang balik. Mereka berhasil membunuh salah satu penyerang, sementara tiga lainnya ditangkap.
Tubuh Anwar Al-Sadat yang telah dipenuhi oleh peluru segera dibawa ke rumah sakit militer menggunakan helikopter. Namun, dalam perjalanan tersebut Anwar Al-Sadat dinyatakan tewas.
Setelah diselidiki, penyerangan tersebut direncakan oleh jaringan gerakan Islam ekstrem. Kelompok-kelompok itu dibentuk oleh pejuang Muslim yang menolak sekularisme dan kebudayaan barat modern. Mereka menginginkan pemerintahan Islam di Mesir, terutama mengenai hukum dan kebudayaannya.
Pemerintahan sebelumnya sebenarnya telah mencoba membasmi para militan keras ini, tetapi pada pemerintahan Anwar Al-Sadat, perlakuan terhadap mereka terlalu lunak hingga akhirnya mereka muncul kembali.
Sunday, June 10, 2018
TNI POLlRI AKTIFITAS BERSAMA JELANG LEBARAN
BANYUMAS. Kurang sepekan, Hari Kemenangan Umat Islam tiba. Idul Fitri 1439 H. Hiruk pikuk dan deru knalpot kendaraan pemudik dari Ibu Kota dan berbagai Kota Besar mulai terlihat di jalur selatan Kabupaten Banyumas. Jalur selatan ini mulai dari Kecamatan Kemranjen, Sumpiuh dan Tambak. Ketiga Kecamatan ini memang ramai lalu lintasnya menjelang lebaran tiap tahunya. Situasi ini mengharuskan pemantauan dan pengamanan ekstra dari petugas keamanan. Anggota Koramil dan Polsek Kemranjen juga ikut andil dalam mengatasi dengan berakrifitas bersama. Seperti, Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran, Patroli Gabungan di fasilitas umum, tempat ibadah dan pusat keramaian. Setelah ritual acara lebaran di kampung selesai, kembali berbondong-bondong menuju tempat mereka mencari nafkah sebelumnya. Dan kembali melewati jalur selatan Kabupaten Banyumas. (aw)@wahyu_rs_2000
Friday, June 8, 2018
REFORMASI ?
Mahatir M: "Krisis ekonomi 1998 memang dirancang untuk menjatuhkan Pak Harto.
Jika Pak Harto tidak jatuh, Indonesia akan jadi Negara maju.."
"Pak Harto pemimpin luar biasa.
Beliau harus mendapat tempat terhormat dalam sejarah Indonesia ..."
"Dipimpin Pak Harto Indonesia bersatu.
Pemerintahan stabil, ekonomi maju sangat pesat.
Sangat disayangkan beliau dijatuhkan"
Operasi Trikora gagal total. Ribuan anggota TNI gugur di hutan belantara Papua tanpa pernah berperang dgn musuh (pasukan Belanda).
Hampir 10 ribu tentara RI mati di hutan belantara Papua krna malaria, kelaparan, kedinginan dll, bukan karena bertempur.
Armada AL RI gagal menembus Blokade Papua. Dari 25 kapal perang, hanya 3 yang bisa menuju ke Papua Barat dan tenggelam digempur Armada Belanda.
25 kapal perang RI dibeli dengan pola utang dari Uni Soviet, tidak bisa menuju ke Papua karena tidak ada BBM, mangkrak di Makassar.
1. Sebagian besar Pasukan TNI ada di Jakarta
dalam rangka HUT TNI 5 Okt 1965.
Hanya saja PKI lebih lemah daripada Belanda" ~ CIA.
Jika di suatu kawasan sudah ada 2-3 negara yg dikuasai komunis maka Negara-negara komunis tersebut akan membantu komunis di negara tetangga, akhirnya semua negara di suatu kawasan tertentu akan jatuh ke kekuasaan komunis.
Thursday, June 7, 2018
WAWASAN YANG LUAS DAPAT MENCEGAH RADIKALISME
Radikalisme Berujung Pada Tindakan Terorisme Panglima TNI menyampaikan bahwa radikalisme sesungguhnya bisa dicegah bila kita tidak abai pada lingkungan dan radikalisme tidak akan tumbuh bila kita memiliki wawasan yang luas.
BUNGA MATAHARI SEDANG MEKAR ASYIK UNTUK SELFIE
Spot Swafoto baru berlatang belakang Bunga Matahari di Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Dilahan sekitar 5000 meter itu ada tanaman bunga matahari yang saat ini sedang mekar menjadi tempat favorit untuk berselfi ketika sedang ngabuburit.Pemiliknya adalah Sigit Anwari tidak membayangkan tanaman bunga matahari dilahan tanah yang disewa dari Pemdes Rempoah itu menjadi tempat ngabuburit dan kaya wisata keluarga. Karena tujuan utama menenam bunga matahari adalah untuk pembibitan.
Wednesday, June 6, 2018
Tuesday, June 5, 2018
BUKA PUASA BERSAMA TIGA PILAR KEAMANAN DESA
Masing masing anggota Tiga Pilar Keamanan Desa menyampaikan pesan moral kepada semua yang hadir. Dan menjelaskan keberadaanya di desa serta jenis tugas yang dilaksanakan sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing secara profesional, bertanggungjawab dan berkelanjutan.
@wahyu_r_s_2000
BELA NEGARA DI BULAN PUASA
@wahyu_r_s_2000
Monday, June 4, 2018
ROMPI ORANYE KPK UNTUK BUPATI PURBALINGGA
Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan tindakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Purbalingga Provinsi Jawa Tengah, Tasdi. Senin, 4 Juni 2018. Tasdi merupakan kader PDI-P, yang ditangkap Komisi Antirasuah lantaran kedapatan melakukan transaksi suap-menyuap. Tidak hanya Tasdi yang terciduk oleh KPK. Ada pihak lain, seperti : Kepala ULP, Ajudan Bupati, dan pihak swasta yang diduga sebagai pihak pemberi suap.
Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kasus yang menjerat mereka hingga dibekuk oleh Satgas Penindakan Lembaga Antirasuah, KPK. Juru bicara KPK membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan pihak KPK di Purbalingga. Namun, dia belum menjelaskan siapa saja pihak yang diamankan oleh tim dari lembaga yang dipimpin Agus Raharjo ini. Sedangkan nominal uang sebagai barang bukti hasil tindak pidana Tasdi cs belum diungkapkan.
BUKA BERSAMA DI PONPES AL FALAH
Dandim 0701 Banyumas, Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos, M.M.S menghadiri undangan Buka Bersama di Ponpes Al Falah Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Senin, 04 Juni 2018. Kehadiran Dandim sebagai Wakil Pangdam IV Diponegoro yang diundang secara khusus oleh pengasuh Ponpes Al Falah, KH. Sobri. Namun Pangdam tidak bisa hadir, tapi memberikan sambutan yang dibacakan oleh Dandim. Dalam sambutanya tersebut Pangdam menyampaikan rasa hormatnya kepada seluruh warga Banyumas dan ucapan terimakasih atas undangan yang diberikan oleh Keluarga Besar Ponpes Al Falah. Isi sambutan Pangdam selanjutnya menyoal Pengamanan arus mudik lebaran dan Pilkada Serentak Tahun 2018. Diharapkan semua pihak ikut berperan aktif, sehingga terwujut situasi yang kondusif di wilayah Banyumas.

Siraman rohani juga diberikan sebelum waktu berbuka tiba, langsung oleh Pengasuh Ponpes Al Falah Tinggarjaya, KH Sobri. Sedangkan hadirin yang berada di majelis penuh rahmat tersebut, Kapolres Banyumas, Dan Yonif 405, Pasi Kodim Banjarnegara, Pasi Korwm 071/ Wijaya Kusuma, Perwakilan Babinsa Kodim 0701 Banyumas, warga masyarakat dam para santri Ponpes Al Falah. Setelah membatalkan puasa dengan Kolak Manis, Kacang Ijo dan Teh Manis, dilanjutkan Sholat Magrib berjamaah. Menu Makan prasmanan juga disediakan sebagai penutup rangkaian acara. Malam harinya, seperti biasa di Masjid Al Falah dilaksanakan Shalat Tarawih.
Editor : Agus WA
#wahyuramadhanussuryawan
@wahyu_r_s_2000
PINTU MASUK BARU STASIUN PURWOKERTO
Mulai tanggal 2 Juni 2018 PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mengubah alur masuk kendaraan roda empat yang memasuki area parkir Stasiun Purwokerto, melalui pintu utara atau Jalan Kober. Selama ini pintu masuk area parkir kendaraan roda empat di sebelah selatan stasiun.Sunday, June 3, 2018
RENUNGAN DI BULAN RAMADHAN
Bulan Ramadhan memang penuh berkah. Segela perbuatan yang baik pahalanya dilipatgandakan. Bahkan Allah memberikan Lailatul Qadar di bulan suci umat Islam ini. Hanya pada Bulan Ramadhan Sholat Tarawih dilaksanakan. Pada dini hari juga dilakukan santab sahur, sedangkan siangnya hingga senja berpuasa, menahan haus dan lapar dan segala perbuatan yang dapat membatalkan ibadah puasa atau dapat mengurangi pahala saat berpuasa. Hal ini dilakukan selama satu bulan penuh. Bila ada halangan harus menggantinya di lain hari.Bulan Ramadhan juga mempercepat dan meningkatkan roda perekonomian. Harga sembako selalu naik, meski dinilai wajar. Pusat pusat perbelanjaan juga nampak lebih ramai dari biasanya. Jalur lalu lintas juga semakin ramai.
Tak heran bila di Bulan Ramadhan ini banyak tulisan di media pemberitaan yang menuliskan tajuk Renungan di Bulan Ramadhan. Mulai dari sumber tokoh agama, pejabat pemerintah dan swasta. Entah apa saja yang harus direnungkan. Salah satu temanya khusus untuk ibu-ibu mungkin Renungan di Bulan Ramadhan Sebelum Lebaran Tiba. Apa saja yang akan dibeli ketika berbelanja dengan uang THR dari suaminya. Tanyakan pada kasir super market atau lihat struk belanjanya. Semoga ini bermanfaat dan menjadi jawaban dari Renungan di Bulan Ramadhan sebelum Lebaran tiba.
Saturday, June 2, 2018
BARU ! Wisata Jembatan Kaca di Banyumas
Objek Wisata Jembatan Kaca " Caping Park " yang berlokasi di Jalan Raya Baturraden Barat tepatnya di Desa Kebumen, Baturraden, Banyumas. Selain panorama yang indah, objek wisata ini juga menawarkan wisata edukasi bagi anak-anak, yakni mengenalkan mereka dengan kelinci, kambing, unggas, dan sapi. Juga dapat menikmati Sun Rise dan Sun Set Matahari, atau dapat melihat keindahan Kota Purwokerto.Friday, June 1, 2018
SENGATAN KETONGGENG HITAM
Ketonggeng (scorpion/bhs.Inggris) sejenis serangga yang memiliki racun pada penyengatnya. Berwarna hitam, memiliki supit dan mulut dengan gigi tajam seperti mata gergaji. MASIH INGAT BUTIR BUTIR PANCASILA
Lima asas dalam Pancasila dijabarkan menjadi 36 butir pengamalan, sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila.2. Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama & penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
3. Saling hormat-menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
4. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.
2. Saling mencintai sesama manusia.
3.Mengembangkan sikap tenggang rasa.
4. Tidak semena-mena terhadap orang lain.
5. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
6. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
7. Berani membela kebenaran dan keadilan.
8. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu kembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
2. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
3. Cinta Tanah Air dan Bangsa.
4. Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan bertanah Air Indonesia.
5. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
3.Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan.
5. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.
6. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
7. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung-jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
2. Bersikap adil.
3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
4. Menghormati hak-hak orang lain.
5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain.
6. Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain.
7. Tidak bersifat boros.
8. Tidak bergaya hidup mewah.
9. Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum.
10. Suka bekerja keras.
11. Menghargai hasil karya orang lain.
12. Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
~~~~


