Search This Blog

Sunday, June 28, 2020

Camat Kemranjen Kabupaten Menjadi Aseptor MOP Dalam Rangka Harganas Tahun 2020


Kemranjen. Camat Kemranjen, Dwi Irawan Sukma, S.STP, M.Hum menjadi Aseptor KB untuk kategori MOP di RS Medika Lestari Kemranjen. Senin, 29 Mei 2020. Keikutsertaan Pak Camat yang hobi bernyanyi ini dalam rangka Harganas tahun 2020. Dan bertujuan memberikan motivasi bagi kaum pria, terutama warga Kecamatan Kemranjen agar tidak enggan ikut KB.

” Saya ikut KB MOP karena sayang isteri dan mendapat izin juga dari isteri. Juga telah konsultasi dengan Dokter dan peserta KB serupa seperti Bupati Banyumas dan Camat Sumbang. Tidak ada yang berubah, tetap nikmat “, demikian tutur Pak Camat diruang operasi RS Medika Lestari. Sedangkan Dokter yang menanganinya adalah Dokter Arif dari Purwokerto.

Pada kesempatan ini Ketua PKK Kabupaten Banyumas Ny.Erna Husein juga hadir dan melihat langsung pelaksanaan KB Implan di RS Medika Lestari. Didampingi Forkompimkec Kemranjen, Erna Husein menyampaikan pentingnya mensukseskan Program Keluarga Berencana agar tidak muncul Baby Boom di wilayah Kabupaten Banyumas. Selain itu Ibu Erna Husein juga berpesan agar para Suami juga ikut KB sebagai bukti sayang isteri, sayang anak dan sayang keluarga (Koramil 11 Kmj)

Monday, June 22, 2020

Banyumas Meraih Penghargaan Tertinggi Untuk Inovasi Sektor Pasar Tradisional


Kabupaten Banyumas menjadi juara pertama penghargaan Lomba Inovasi Daerah Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bupati Banyumas memperoleh penghargaan di sektor Pasar Tradisional. Penghargaan diterima oleh Bupati Banyumas Achmad Husein Senin (22/09/2020) di Gedung Sasana Bakti Praja Lt 3 Kementerian Dalam Negeri Jl Medan Merdeka Utara no 7 Jakarta Pusat.

Selain mendapat Piagam Penghargaan Pemkab Banyumas juga memperoleh Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 3 Milyar. Pada penghargaan ini Bupati Banyumas diundang bersama bupati lain yaitu Bupati Aceh Tamiang, Trenggalek, Sintang, Lembata, Seram Bagian Barat, Sumba Barat Daya, Nias, Sigi dan Jaya Wijaya yang juga meraih penghargaan.

Pada lomba ini dikelompokkan dalam empat klaster daerah, terdiri dari Klaster Provinsi, Klaster Kabupaten, klaster Kota, dan klaster Kabupaten Tertinggal/Perbatasan.

Inovasi Banyumas masuk dalam 1.324 inovasi kabupaten dengan pembagian kategori 7 sektor dalam lomba yaitu pasar tradisional, pasar modern yaitu mall dan minimarket, restoran, PTSP, tempat wisata dan transportasi umum. Untuk sektor Pasar Tradisonal Banyumas mampu menjadi yang terbaik.

Lomba ini digagas oleh Kemendagri dalam upaya menyiapkan tatanan baru, dengan menggali ide dari masyarakat. Agar masyarakat terbiasa dengan tatanan baru. Selain itu pra kondisi menuju produktif yang harus disiapkan, karena hingga vaksin ditemukan masyarakat harus beradaptasi dengan COVID-19.

Editor : Agus WA

Tuesday, June 9, 2020

Rakornis TMMD ke -108, Pengabdian untuk Negeri


Jakarta. TNI AD kembali menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke -108 Tahun Anggaran 2020 bertempat di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat, dan tersebar di Puskodal masing-masing Kotama dan Kodim melalui video conference, Selasa (9/6/2020).

Acara Rakornis dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ini, dibuka dan dipimpin oleh Asisten Teritorial (Aster) Kasad selaku Pati Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si., didampingi Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Desa, Dr. Deddy Winarwan, M.Si, yang hadir mewakili Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Dalam sambutannya, Aster Kasad mengatakan bahwa program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral dengan berbagai Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) dan komponen masyarakat lainnya, yang dilaksanakan secara gotong-royong dan bukan domain TNI saja, demi tercapainya percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Jenderal bintang dua ini juga mengajak para stakeholder untuk mendukung, dan berkontribusi baik fisik maupun nonfisik untuk menyukseskan tugas mulia tersebut. “Mari kita jadikan Rakornis TMMD ini menjadi wahana untuk berkoordinasi dan berkomunikasi secara teknis, berdiskusi, dan mensinkronkan berbagai program Kementerian/LPNK yang dapat disinergikan dalam pelaksanaan TMMD ke -108 TA. 2020 ini.

Diharapkan pula dalam Rakornis ini ada saran, masukan, serta ide-ide yang kreatif, inovatif, dan konstruktif guna mendorong upaya peningkatan dan pengembangan program TMMD ke depan,” ujarnya.
Menurut Bakti Agus Fadjari, TMMD ke-108 TA. 2020 direncanakan akan dimulai tanggal 30 Juni hingga 29 Juli 2020 secara serentak di 44 Kabupaten/Kota, 49 Kecamatan, dan 74 Desa, dengan sasaran fisik dan non fisik. “Tema yang diangkat pada Rakornis adalah TMMD Pengabdian untuk Negeri.

Sistem perencanaannya Bottom Up Planning, dan ditujukan untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga hasilnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.

Editor : Agus WA

Monday, June 8, 2020

OTW Tambak - Sumpiuh Lewat Dalan Lawas

OTW Tambak - Sumpiuh Lewat Dalan Lawas

Pasar Banyumas Direhab, Pedagang Mulai Dipindah Juli 2020

Pemindahan pedagang pasar Banyumas akan mulai digarap bulan depan, Juli 2020.

Adapun lokasi untuk pemindahan sementara pedagang tersebut selama proses pembangunan pasar direncanakan di Desa Sudagaran, tepatnya sebelah Selatan SMA Negeri Banyumas. Lokasi diperkirakan dapat menampung 400 pedagang Pasar Banyumas.

“Semua proses administrasi telah selesai semua tinggal nunggu lelang, dan lelang ini yang melaksanakan ialah Satker PUPR Wilayah Jawa Tengah. Jadi untuk pemindahan pedagang tinggal nunggu lelang, begitu lelang ok, kita langsung garap pemindahan pedagang dan bidang sementaranya kita buat,” kata Sarikin, Kepala Bidang Pasar Dinperindag Banyumas, Kamis (4/6).

Dimana kemungkinan pelaksanaan pembangunan akan mulai digarap September mendatang, Sarikin menambahkan, untuk pemidahan pedagang secara prosedural akan pihaknya mulai garap bulan Juli.

” Agustus itu pemindahan pedagang, prosesnya paling tidak bulan Juli, karena untuk pemindahan pedagang ini paling tidak kita butuh waktu sekitaran dua puluh hari untuk pembuatan bedang sementaranya dan pemindahannya dengan jumlah pedagang sekitaran tigaratus atau hampir 400 ratus,” pungkasnya.

Pembangunan Hanya Sebatas Dasarnya Saja

Sementara itu, dengan anggaran keseluruhan pembangunan sekitar Rp 20 Miliar, pembangunan Pasar Banyumas akan dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak atau multi years contract.

“Untuk anggaran tidak ada perubahan, cuma pembangunan dilaksanakan dua tahun atau multi years, karena akibat dari pandemi ini juga, ” kata Sarikin, Kabid Pasar Banyumas, Kamis (4/6). Akan dilaksanakan selama dua tahun, pembangunan Pasar Banyumas, tambah Sarikin, pada tahun 2020 ini pembangunan akan dilaksanakan hanya sebatas dasar bangunan saja dan dimungkinkan digarap mulai September mendatang.

“Pasar Banyumas ditahun pertama mungkin sekitaran September, dan ditahun pertama ini pembangunan hanya dasar-dasarnya saja dan nanti ditahun berikutnya yang semuanya,” tambahnya. (win)

Sumber : RadarBanyumas

Tuesday, June 2, 2020

FORKOMPIMDA BANYUMAS TINJAU LOKASI TMMD REGULER KE 105 DI PETAHUNAN


Banyumas – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke – 105 Tahun 2020 di Kabupaten Banyumas dilaksanakan di Desa Petahunan Kecamatan Pekuncen. Sebelum kegiatan pengabdian ke masyarakat itu dimulai, Danramil 15/Pekuncen Kapten Inf Subandi bersama Dinsospermades Kabupaten Banyumas, Forkopimcam Pekuncen, Babinsa Petahunan Serka Eko BW melakukan survey ke ke lokasi, Selasa (02/06/2020).

Pengecekan lokasi TMMD Reguler meliputi pembangunan jalan/pengerasan jalan, Drainase, Gorong – gorong, tempat posko dan lainnya. “ Setidaknya itu yang menjadi sasaran dalam TMMD Reguler ke 105 Kodim 0701 Banyumas di Desa Petahunan “, kata Danramil. Selain itu, survey lokasi ini dilakukan untuk mengetahui dengan gamblang, kesiapan dan faktor pendukung yang bisa menperlancar kegiatan TMMD Reguler tahun ini. Seperti teknis dropping material, pengaturan tenaga masyarakat dan kesiapan saat pembukaan TMMD Reguler Ke 105.

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol melalui Danramil 15/Pekuncen Kapten Inf Subandi berharap dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke 105, nanti terjalin antara TNI dan masyarakat, sehingga pelaksanaan dapat berjalan dan saling bergotong royong untuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kades Petahunan Rohmat Fadli menjelaskan tentang situasi dan kondisi desa serta sekaligus menjelaskan tentang kesiapannya menjelang pelaksanaan TMMD nantinya. TMMD Reguler ke 105 Kodim 0701 Banyumas akan digelar bulan Juni 2020 pada minggu ke II selama Satu Bulan.

Editor : Agus WA