Search This Blog

Wednesday, January 29, 2020

Underpass Kulon Progo Jogjakarta Terpanjang di Indonesia


Jogjakarta. Mengenal terowongan Underpass terpanjang di Indonesia di Kulon progo. Setelah Indonesia mempunyai jalan tol terpanjang di Indonesia dengan nama Tol Elevate Japek sepanjang 36,4 kilometer dari Cikunir ke Karawang Barat, ternyata dalam waktu dekat Indonesia juga akan mempunyai jalan underpass atau jalan bawah tanah terpanjang di Indonesia dengan panjang 1,3 kilometer.
di Kulon Progo, Jogjakarta.

Jalan bawah tanah ini berada di wilayah Kulon Progo yang menghubungkan Purworejo dan Yogyakarta melalui Jalan Nasional Pantai Selatan (Pansela) Jawa. Dan diharapakan dapat membantu memperlancar jalur lalu lintas warga Kulon Progo dan sekitarnya. Jalan underpass juga ini merupakan jalur untuk Bandara Kulon Progo yang memotong jalan pantai selatan lama.

Sebagai informasi tambahan bahwa Pantai Selatan Jawa ini mempunyai pemandangan yang indah, dan dengan dibangunnya Bandara ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan perekonomian warga sekitar.

Pembangunan underpass menelan biaya Rp 293 miliar yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara Tahun Anggaran 2018-2019. Struktur ini terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 1.095 meter. Kemudian untuk jalan pendekat arah timur dan barat masing-masing sepanjang 110 meter dan 100 meter. Underpass dibangun dengan lebar 7,85 meter, clearance atas 5,2 meter dan samping 18,4 meter.

Untuk faktor keamanan, Komite Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan Jalan menyediakan delapan pintu darurat di sisi kanan dan kiri terowongan. Konstruksi underpass ini juga dilengkapi dengan rumah pompa. Kemudian untuk beton dinding dan lantainya dilapisi waterstop yang terbuat dari karet.

Pembangunan rumah pompa tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya genangan air saat turun hujan. Keberadaan jalan bawah tanah ini juga menyuguhkan tampilan budaya yang menawan. Di mana pada konstruksi terowongan dihiasi ornamen khas Yogyakarta seperti Tari Jathilan, Tari Angguk Putri, Kalamakara dan Setilir Gebleg Renteng.

Jogja memang istimewa, dengan segala budaya dan keanekaragaman kesenian. Memiliki icon keraton dengan ornamen indah dan terawat. Siapa saja yang datang ke Jogjakarta, pasti ingin kembali bernostalgia pada masa kejayaan jaman kerajaan.

Editor : Agus WA

Kerajaan Karnaval 1987. Model : Eva, Agus, Is

Tuesday, January 28, 2020

SMP NEGERI 2 KEMRANJEN MENUJU SEKOLAH CALON ADIWIYATA TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2020


Kegiatan Sosialisasi program Adiwiyata SMP Negeri 2 Kemranjen

Kemranjen. Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kemranjen Kabupaten Banyumas telah berbenah diri dan menyiapkan segala persyaratan administrasi dan kegiatan sosial untuk melaksanakan program kegiatan Menuju Sekolah Calon Adi Wiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020.

Pelatihan pembuatan pupuk organik

Diawali dengan mensosialisasikan kepada seluruh stick holder SMP Negeri 2 Kemranjen, Komite Sekolah, para orang tua siswa, masyarakat, Babinsa Koramil 11 Kemranjen dan Darma Wanita Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas yang bertempat di sekolah SMP Negeri 2 Kemranjen. Ibu Puji Astuti, S.Pd yang menjadi penyaji materinya. Pada acara ini diberikan presentasi bahwa SMP Negeri 2 Kemranjen akan menjadi sekolah yang ditunjuk untuk mengikuti Program Menuju Sekolah Calon Adi Wiyata Tahun 2020. Pada acara ini, pihak SMP Negeri 2 Kemranjen juga memberikan sosialisasi kepada Darma Wanita Kecamatan Kemranjen berupa pengolahan sampah organik menjadi kompos bokasi padat dan cair, yang disampaikan oleh Ibu Sri Neni, S.Pd. Kemudian juga diberikan cara untuk pengolahan sampah anorganik menjadi ekobrik. Dan mengharapkan dukungan, saran serta masukan agar SMP Negeri 2 Kemranjen dapat melaksanakan kegiatan Menuju Sekolah Calon Adi Wiyata dengan hasil yang terbaik.

Pembuatan Biopori

Sedangkan untuk lingkungan sekolah, SMP Negeri 2 Kemranjen melaksanakan pembersihan diluar lingkungan sekolah bersama warga dengan membersihkan sampah di pemukiman warga Desa Karangsalam. Juga diberikan bantuan Bibit Durian dan Mahoni kepada warga yang bertujuan untuk dikembangkan dan hasilnya dapat dimanfaatkan.

Maggot yang berhasil diternakkan dari Lalat Tentara Hitam

Selain kegiatan sosialisasi, SMP Negeri 2 Kemranjen juga melaksanakan kegiatan praktek langsung dilapangan pembuatan kompos dari sampah organik. Ibu-ibu PKK Desa Kecila Kecamatan Kemranjen yang menjadi pesertanya. Pembuatan Kompos Bokasi padat dan cair yang dilatihkan oleh Tim SMP Negeri 2 Kemranjen yang dipimpin oleh Bu Sri Neni, S.Pd. Kompos yang dihasilkan sangat bagus untuk pemupukan semua jenis tanaman.

Didalam lingkungan sekolah sendiri, SMP Negeri 2 Kemranjen juga memiliki tempat dan sarana untuk mengolah sampah organik menggunakan media Maggot (sejenis ulat/belatung). Meskipun sejenis Ulat Belatung, namun Maggot dapat dikonsumsi. Digoreng bersama Tepung dan dijadikan Rempeyek. Enak juga, bisa mencobanya. Sedangkan Maggot berasal dari telur ” Tentara Lalat Hitam ” (Black Soldier Fly) yang sudah menetas. Selain untuk dikonsumsi Maggot juga dapat digunakan untuk Sistem Pertanian Terpadu (Integrited Farming System)

Selain itu untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah tanah longsor, di area sekolah juga dibuat saluran serapan untuk air (biopori). Juga memperbanyak tanaman dilahan yang kosong. Rekondisi selokan yang tersumbat. Penanaman Biji Durian, dan penyediaan Bibit Durian yang berada di ” Green House ” sekolah tersebut. Dihalaman belakang sekolah, dekat Mushola juga ditanami biji Kacang Hijau dan Waluh. Sekolah juga menerapkan kedisiplinan menjaga kebersihan. Disediakan tempat sampah bagi siswa untuk bungkus makanan dan minuman yang dari plastik. Dari kebiasaan berperilaku bersih antara murid dan guru ini, menciptakan Spot Selfi yang atraktif berupa bentuk “LOVE” yang disusun dari ekobrik.

Hasil Daur Ulang dari Sampah anorganik

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kemranjen, Bpk Edy Sunarto, S.Pd menuturkan bahwa semua kegiatan yang dilakukan oleh sekolahnya saat ini untuk melengkapi syarat administrasi Menuju Sekolah Calon Adi Wiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020. Hal ini berdasarkan lolos seleksi dari Sekolah Calon Adi Wiyata Tingkat Kabupaten Banyumas tahun 2019. Dan sangat berharap, SMP Negeri 2 Kemranjen mendapat hasil terbaik dari kegiatan ini.

Tim Pelaksana Tugas Program Adiwiyata SMPN 2 Kemranjen

Editor : Agus WA

Ucapan Kata Gendut Berbalas Kematian


Aji Heri Sanjaya

Banywangi. Aji Heri Sanjaya, pelaku yang tega menghabisi nyawa Rosidah, seorang perempuan berumur 17 tahun yang ditemukan hangus terbakar di kebun kelapa Desa Pondok Nongko, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Pelaku, Aji Heri Sanjaya merupakan warga Lingkungan Brak Kalipuro, nekat membunuh korban dengan keji hanya karena sakit hati karena sering dikata-katain “gendut” oleh korban. Kebetulan pelaku memang memiliki tubuh yang subur.

Pelaku adalah rekan kerja korban di warung makan depan SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi. Korban, oleh pelaku terlebih dahulu dibunuh dengan cara dicekik kemudian dibakar di atas tumpukan bambu yang ada di tengah kebun untuk menghilangkan jejak. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku melakukan aksinya seorang diri. Pelaku terancam hukuman mati. Ini pesan bagi wanita yang sombong, agar tidak mengejek pria dengan ucapan ” Gendut “.

Editor : Agus WA

Kerajaan Karnaval. Model : Eva, Agus, Is

JEJAK KEBAIKAN DUNIA BERGUNA HINGGA AKHIRAT


Setiap langkah kebaikan akan mendapatkan Syurga.

Falsafah Hidup. Tinggalkanlah banyak jejak kebaikan, karena itu yang akan membuatmu kekal. Jejak jejak kebaikan itulah nanti yang akan menentukan wajah sejarah kita, wajah peradaban kita.
Jejak jejak kebaikan itulah nanti yang akan terus dikenang oleh penerus kita, oleh generasi kita. Bahkan akan dikenang oleh pembenci kita.

Orang yang jejak kebaikannya banyak terpahat dimuka bumi, dia akan kokoh dalam kondisi apapun, dalam turbulensi apapun. Orang orang yang jejak kebaikannya lebih banyak, maka fitnah keji, pembunuhan karakter, dkk tidak akan mampu menggoyangnya. Teruslah meninggalkan banyak jejak kebaikan, karena jejak jejak itulah nanti yang akan membuat seseorang dikenang di batu nisan nya.

Jangan pernah menyia-nyiakan waktu untuk yang tidak relevan lagi, jangan pernah sibuk dengan masa lalumu, karena masa lalu tidak akan pernah menang.
Manusia yang terlalu banyak berdebat dan berpolemik, akan tidak punya waktu untuk menorehkan karya karya besar.

Tinggalkan semua perdebatan, tinggalkan semua percekcokan, karena hakikatnya tidak ada kebaikan disana kecuali sekedar memuaskan selera. Manusia cerdas, dia tau kapan berdebat, kapan berbicara, kapan mengkritik dan kapan melawan. Dia juga tau kapan bekerja nyata dalam diam.
Manusia yang tidak relevan adalah mereka yang terlalu lama berdamai dengan masa lalu, mencari sensasi dan terus menerus dalam tema tema yang remeh dan receh.

Arah baru kita tidak bercirikan begitu, arah baru kita dirancang untuk meninggalkan sebanyak banyaknya jejak kebaikan dalam perjalanan kita.
Arah baru kita bercirikan karya, introspeksi, kontempelasi, fokus, determinasi, dan keyakikan yang kuat akan misi yang kita usung. Arah baru kita bercirikan amal, timing, analisa, akurasi, narasi, komunikasi, kolaborasi dan kerja rapi dalam senyap atau terang.

Kontempelasi, untuk apa kita ada, kemana kita akan melangkah, yakin tidaknya kita dengan jalan kita. Kontempelasi jejak kebaikan apa yang mau kita tinggalkan.
Fokus berkarya, meninggalkan yang salah, menguatkan yang benar, memperjelas arah, membuat terang cita cita, mempermudah dalam fatwa dan eksekusinya. Inilah ciri ciri kita, kita tidak punya proxy, kita tidak punya lawan atau rival yang harus kita benci, kita tidak bisa hidup dengan dendam apapun alasan dibalik itu.

Kita yakin, bahwa semakin banyak jejak kebaikan yang kita tinggalkan, itulah jaminan keamanan kita dijalan, itulah sabuk pengaman kita. Sibuk dengan kaca spion, tidak fokus dengan misi, terus menyerempet kearah lama dan terus menerus larut dalam nostalgia. Adalah ciri manusia lemah dan cengeng. Kita yakin, sebuah arah baru hanya akan tercapai kalau cara kita benar benar terasosiasi dengan nilai nilai pembaharuan dan nilai nilai intropeksi.

Karena pada dasarnya, sebuah kesalahan yang sama yang terulang, itu berawal dari akumulasi kesalahan kita yang sering kita tolerir dan kita maafkan. Tajam keluar tumpul muhasabah ke dalam.
Sibuk dengan tema tema remeh adalah ciri manusia yang tidak produktif, tidak kompetitif dan ciri mindset yang jalan ditempat tanpa kemajuan. Arah baru kita sekali lagi, bercirikan kesadaran sejarah, kesadaran memikul beban, kesadaran akan jalan panjang, dan kesadaran bahwa kita bukan yang terbaik. Kita masih terus berkarya sambil terus belajar di jalan ini.

Ajaklah semua kalangan untuk berkolaborasi, ajaklah mereka berbicara tema tema besar dan harapan dimasa depan. Ajaklah mereka terlibat dalam misi sama sama meninggalkan jejak jejak kebaikan. Jangan ajak mereka berpikir sempit, jangan ajak mereka bernostalgia, jangan ajak mereka gagal move on, dan jangan ajak mereka ikut mengkerdilkan mental. Karena kalian akan gagal menjadi leader.

Karena pada akhirnya, sebesar apa jejak kebaikan yang berhasil kamu tinggalkan selama hidup, itulah nilai hakiki kamu diatas kanvas akhirat. Jangan pernah takut untuk berbuat baik dan benar, meski tidak harus mendapatkan imbalan setimpal yang telah kita perbuat baik dan benar kepada orang lain. Karena Allah yang menjaminnya.

Editor : Agus WA

Iklan : Kerajaan Karnaval Sehari. Model : Eva, Agus, Is

Monday, January 27, 2020

Corona adalah Cincin yang Mengelilingi Matahari dan Merk Mobil Toyota


Corona/Halo/Cincin Mata Hari/Bulan

Jakarta. Corona tengah menjadi buah bibir di dunia kesehatan. Penyebaran virus asal China tersebut tak hanya membuat orang sakit hingga meninggal. Namun di dunia otomotif, nama Corona lekat dengan salah satu produk dari Toyota.

Mengutip dari laman Toyota Global, Senin (27/1/2020) Corona generasi awal lahir pada tahun 1957 atau biasa disebut Toyopet Corona. Mobil ini coba mendobrak di industri taksi yang kala itu didominasi oleh Datsun.

Toyota Corona yang pernah melegenda di Indonesia sebelum digantikan Toyota Camry

Kilas balik ke masa lalu, sebenarnya apa arti nama dari Toyota Corona?

Masih dalam sumber yang sama, Corona diambil dari nama cincin yang mengelilingi Matahari. Mobil ini merupakan mobil pertama yang diekspor ke Inggris.

Corona dipilih untuk melambangkan cahaya yang di lihat pengemudi di ujung terowongan, sekaligus menjadi simbol bahwa masih ada mobil yang bisa diandalkan ketika Eropa hanya punya sedikit pilihan mobil bermutu pada masa itu.

Di Indonesia, Corona masuk dan dirakit lokal pada generasi keempat atau sekitar tahun 1970-an.

Dalam laman Toyota Global juga menyebutkan sejak diproduksi dan mulai disebar ke berbagai negara sejak tahun 1957 hingga 1986, mobil ini terbilang moncer sebab mampu menjual hingga 5 juta unit mobil. Melahirkan hingga berlanjut-lanjut generasi. Corona edisi akhir yang dijual di Indonesia adalah Corona Absolute, sejak tahun 1998 produksi Toyota Corona di Indonesia digantikan oleh Camry.

Editor : Agus WA

Pertamina Membongkar Bangunan Yang Akan Dilalui Pemasangan Jalur Pipa Baru


Koramil 11 Kemranjen dan Polsek Kemranjen mengamankan kegiatan pembongkaran bangunan oleh Pertamina.

Kemranjen. Jalur pipa BBM milik pertamina yang berada di Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas melewati sekitar Enam Desa, meliputi : Desa Pageralang, Desa Sidamulya, Desa Kebarongan, Desa Alasmalang, Desa Karangjati dan Desa Kedungpring.

Pertamina berniat memasang atau menambah jalur pipa baru untuk mensuplai BBM dari Cilacap hingga Gombong, Kebumen. Sehingga bangunan yang berada di atas tanah milik Pertamina tersebut harus dikosongkan dengan cara dibongkar. Kegiatan pembongkaran dapat dilakukan secara swadaya atau dapat berkoordinasi dengan pihak Pertamina.

Deni, selaku pengawas dilapangan kegiatan pembongkaran dari Pertamina untuk wilayah Kecamatan Kemranjen, Sumpiuh dan Tambak mengungkapkan bahwa kegiatan pembongkaran sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2019.

” Hari ini kita mulai membongkar lagi bangunan yang berada diatas tanah milik Pertamina di jalur yang akan dibangun sambungan pipa baru. Sebelumnya sudah kita lakukan. Kita juga bekerjasama dengan pihak Koramil 11 Kemranjen dan Polsek Kemranjen untuk mendukung pengamanannya “, demikuan tutur pria yang selalu berkacamata safety ini.

Deni juga menjelaskan, banyak bangunan yang harus dibongkar, dan ini memang ketentuan kepemilikan tanah yang dipunyai Pertamina. Sebagian besar adalah Pagar, Teras Ruko, dan bangunan semi permanen. Termasuk Pagar Koramil 11 Kemranjen dan Pagar Kantor Kecamatan Kemranjen. Selama kegiatan pembongkaran mendapat dukungan dari warga yang memiliki bangunan. Meski ada yang merasa keberatan, tapi itu wajar. Namun tidak sampai mengganggu jalannya kegiatan pembonggkaran. Karena yang dilakukan Pertamina hari ini adalah untuk kebaikkan semua.

Editor : Agus WA

Sunday, January 26, 2020

Pegawai Pegadaian Purwokerto Tersangka Kredit Fiktif Rp 1 M Lebih


ALI IBRAHIM/RADARMAS
DITAHAN : Tersangka (pakai masker) dibawa ke Rutan Banyumas khusus wanita setelah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Purwokerto.

PURWOKERTO – Oknum pegawai PT Pegadaian Cabang Purwokerto, EPL (32), ditahan Kejaksaan Negeri Purwokerto, Kamis (23/1). Dia ditetapkan menjadi tersangka lantaran mengajukan kredit fiktif hingga membuat kerugian negara lebih dari Rp 1 miliar.

Pengajuan kredit fiktif dilakukan EPL saat menjadi pengelola Unit Pelayanan Cabang Pasar Cerme, dan dilakukan antara 2017 hingga 2018.

“Ya, dia ditetapkan sebagai tersangka hari ini (kemarin, red). Setelah ditetapkan sebagai tersangka, langsung ditahan di Rutan Banyumas,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwokerto Lydia Dewi melalui Kasi Pidsus Nilla Aldriani.

Nilla menuturkan, modus yang digunakan EPL dengan mengajukan Kredit Amanah ke Pegadaian. Dia mengajukan 47 kredit fiktif untuk pembelian sepeda motor atau mobil. Nilai kredit masing-masing antara Rp 20 juta hingga Rp 100 juta.

“Setelah pengajuan kredit yang besarnya bervariasi, uangnya tidak dibelikan sepeda motor atau mobil. Tapi untuk keperluan pribadi tersangka,” tuturnya.

Untuk pengajuan kredit, tersangka meminjam KTP dari teman, tetangga dan saudara. Tersangka juga memalsukan tanda tangan nasabah.

Nilla menambahkan, pengajuan kredit yang dilakukan oleh EPL tak sesuai dengan standar operasional. Salah satunya, syarat nasabah harus datang ke kantor pegadaian untuk mengurus pengajuan kredit dan pencairannya.

“Namun, itu semua tidak dilakukan bahkan saat pencairan kredit untuk mengambil uang langsung diterima oleh pelaku,” jelasnya.

Untuk mengelabui atasannya, EPL membuat kuitansi palsu pembelian motor dan mobil.

Untuk mengelabui atasannya, EPL membuat kuitansi palsu pembelian motor dan mobil.

Kasus ini terungkap setelah ada audit dari PT Pegadaian Cabang Purwokerto untuk pembayaran angsuran kredit yang macet senilai Rp 1.011.813.180.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Kejari Purwokerto dan penyelidikan berlangsung sejak Oktober 2019. “Awalnya kami mendapat laporan dari Pegadaian. Lalu kami melakukan penyelidikan,” ujar Nilla.

Deputi Pimpinan Wilayah Bidang Bisnis Area Purwokerto Dodi Sugeng Hariadi membenarkan, bahwa kasus terbongkar setelah pihaknya melakukan audit.

“Setelah dilakukan audit ternyata ada kejanggalan. Ada kredit macet yang diajukan EPL ini. Jadi kami laporkan ke kejaksaan,” singkatnya.

Atas perbuatannya, EPL dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Juncto Pasal 8 Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun.

Agus WA

Aktor Senior Johni Indo Meninggal


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji’un. Kabar duka datang dari dunia artis. Artis senior Johnny Indo dikabarkan meninggal dunia pagi tadi, Minggu 26 Januari 2020 pukul 07.42 WIB.

Artis bernama asli Johanes Hubertus Eijkenboom alias Johny Indo alias Umar Billah ini lahir pada 6 November 1948.

Johny Indo awalnya dikenal sebagai perampok toko emas di Jakarta dan sekitarnya pada era tahun 1970-an yang dilakukan pada siang hari bersama kelompoknya Pachinko, kependekan dari Pasukan China Kota.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji’un. Kabar duka datang dari dunia artis. Artis senior Johnny Indo dikabarkan meninggal dunia pagi tadi, Minggu 26 Januari 2020 pukul 07.42 WIB.

Artis bernama asli Johanes Hubertus Eijkenboom alias Johny Indo alias Umar Billah ini lahir pada 6 November 1948.

Johny Indo awalnya dikenal sebagai perampok toko emas di Jakarta dan sekitarnya pada era tahun 1970-an yang dilakukan pada siang hari bersama kelompoknya Pachinko, kependekan dari Pasukan China Kota.

Baca: Todong Pemilik Toko Emas Pakai Pistol Mainan, Perampok Ini Dihajar Massa

Aksi paling terkenal Johnny Indo adalah merampok toko emas di Cikini, Jakarta Pusat, pada 1979.

Johny Indo berhasil ditangkap di Sukabumi setelah kelompok Pachinko lebih dulu ditangkap. Johny Indo kemudian dijatuhi hukuman penjara 14 tahun dan dijebloskan ke penjara Nusakambangan.

Namun baru tiga tahun menjalani hukuman, ia dan gerombolan berjumlah 34 orang berusaha melarikan diri dari Nusa Kambangan, tetapi kemudian ia berhasil ditangkap setelah bertahan selama 12 hari.

Johnny Indo sempat bermain dalam sejumlah film yang salah satunya mengangkat kisah dirinya dalam film Johny Indo pada tahun 1987.

Sisa hidupnya diisi dengan berdakwah. Setelah bertaubat dan mengganti namanya menjadi Umar Billah, ia menjadi pribadi yang lembut dan santun.

Itu yang saya rasakan pada setiap kali berkesempatan ngobrol dengannya.

Semoga Allah SWT menempatkanmu di dalam syurga-Nya. Aamiin.

Agus WA

Saturday, January 25, 2020

Artistik Baru di Air Mancur Jalan Jenderal Soedirman


Air mancur Segitiga di Jalan Jenderal Soedirman.

Segitiga air mancur di Jalan Jenderal Soedirman, tepatnya di perempatan eks Sri Ratu akan kembali diberikan sentuhan artistik. Kabid Pertamanan DLH, Widodo Sugiri mengakui akan ada penembahan ornamen pada tahun ini. “Untuk pulau jalan (segitiga air mancur, red) di situ, akan kita tambah ornamen pada tahun 2020.

Ditengahnya,” ujarnya. Pulau jalan tersebut belum lama ini telah diperbaharui. Pemasangan tugu jam juga terpasang di tiga sudut. Tentu hal tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri. Kesan artistik juga dirasa diperlukan di pulau jalan lainnya. Namun demikian, Sugiri menambahkan, untuk pulau jalan lain masih menunggu perkembangan pembangunan. “Di tempat lain belum, menyesuaikan dengan pembangunan. Misal di Underpass, nanti model bundaran seperti apa, jangan sampai kami mendahului dan tidak sinkron dengan kondisi yang ada,” katanya.

Meskipun memang telah terbesit keinginan untuk mempercantik pulau jalan lain menggunakan tugu jam dan sebagainya. “Untuk penambahan Jam, itu masuk dalam pemikiran kami, untuk menambah segi artistik. Kedepan, sekaligus penataan kami DED kan dulu. Serta pulau jalan juga akan kami tambah tanaman untuk penghijauan,” ujarnya. Beberapa bundaran juga kini masih perlu penanganan lebih lanjut. Seperti bundaran Adipura yang berada di Berkoh. “Bundaran Adipura, bolak balik kena kendaraan berat. Untuk kedepan, akan direndahkan atau diperkuat sedang kita rencanakan,” terangnya.

Pihaknya berharap, dengan dibangunnya dan pemeliharaan pulau jalan yang ada di Kabupaten Banyumas, masyarakat juga terlibat dalam menjaga. “Harapan kami pulau jalan terpelihara, bersih, indah, artistik. Masyarakat juga kita berharap bisa turut menjaga, paling tidak ya tidak membuang sampah sembarangan,” tandasnya.

Editor : Agus WA

Mayjen (purn) Kivlan Zein


” SEKALIPUN AKU PURNA, JIWA PRAJURITKU TAK PERNAH SIRNA.

Baju seragamku sudah kutanggalkan
Namun hari ini,,
Kulengkapi badanku dengan Atribut kebesaran

Aku tak pernah malu dengan seragamku
Aku tak pernah takut oleh Atributku yang Bersinar oleh keringat dan darahku.

Aku tidak bersalah
Aku tidak berbuat
Apa yang kalian tuduhkan kepadaku.

Vonislah aku sesuka hatimu
Hari ini kalian mengusai Dunia
Dan berada di pusaran mata air
Namun Ingat, kalian Akan Berakhir dipusaran Air Mata yang pedih

Ketukkan Palu Hakim
Tidak membuat aku terpranjat
Karna aku yakin
Seragam dan jiwaku mengantar Aku ke Surga.

Prajurit Sejati tidak ingkar janji, tapi setia sampai mati “.

Friday, January 24, 2020

Puluhan Ular Cobra Muncul di Kali Mati Comal Pemalang


Pemalang – Warga Desa Susukan Kecamatan Comal digegerkan dengan munculnya puluhan ular kobra di Kali Mati Comal. Walaupun belum sampai masuk ke pemukiman, warga dibuat resah oleh hewan berbahaya itu, kemarin.

Kepala Desa Susukan Kecamatan Comal Irfanudin menyatakan, puluhan ular kobra dengan ukuran rata-rata sebesar jempol orang dewasa pertama kali dilihat oleh warga di Kali Mati Comal sebelah Pasar Susukan atau yang menuju arah Dusun Kebagusan Pulau Desa Kebagusan Kecamatan Ampelgading.

“Jumlahnya antara 7 sampai 19 ekor,” jelasnya kepada Radar, Rabu (22/1).

Ular-ular tersebut sempat mau ditangkap oleh warga. Namun, tidak berhasil. Bahkan ada salah satu warga desa lain sempat digigit ular tersebut. Untungnya segera dilarikan ke rumah sakit sehingga tidak ada masalah.

“Sudah tertangani dan sekarang sudah pulih,” kata Irfan.

Dia mengatakan, jarak antara lokasi kejadian dengan pemukiman warga tidak terlalu jauh, sehingga sampai dengan saat ini warga masih merasa resah. Mereka khawatir ular-ular itu tiba-tiba masuk ke rumah.

“Warga sempat melakukan ronda di sekitar lokasi itu,” ujarnya.

Menurutnya, terkait munculnya puluhan hewan berbisa tersebut, pihaknya telah melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui kapos di Comal. Termasuk melaporkan ke camat Comal dan Unit Damkar Pemalang. Saat itu oleh Damkar, laporan diterima. Sayangnya di lembaganya belum memiliki tenaga yang khusus menangani hewan berbisa seperti ular kobra tersebut.

“Kepada warga harus lebih berhati-hati dan waspada, jika ada yang melihat segera lapor ke desa,” imbaunya.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala UPT Unit Damkar Satpol PP Pemalang Diar Hendrayanto melalui Korlap Sonhaji menyampaikan, terkait munculnya ular di Desa Susukan Kecamatan Comal, pihaknya belum merasa menerima laporan. Adapun masalah tenaga ahli yang secara spesifikasi menangani ular berbahaya, dia mengakui belum ada di instansinya.

“Kalau sekedar penanganan mudah bisa, tetapi kalau yang sulit belum ready,” kata Sonhaji.

Dia menyampaikan, penanganan ular kobra memang membutuhkan keahlian khusus, sebab bisa fatal akibatnya jika ditangani asal-asalan. Karenanya dia meminta siapapun yang melapor agar terus memantau keberadaan ular tersebut jangan sampai lari ke tempat lain. Akan sangat berbahaya jika ular itu pindah.

“Kami berusaha melayani masyarakat, saat ini sedang diupayakan tenaga khusus yang akan menangani ular,” terangnya.

Sumber by radartegal.com

Thursday, January 23, 2020

TEROWONGAN PABRIK GULA BELANDA DITEMUKAN WARGA KLATEN


Terowongan Pabrik Gula Peninggalan Belanda di Klaten, Jawa Tengah.

KLATEN. Sebuah terowongan peninggalan Belanda ditemukan di Klaten. Terowongan itu diduga merupakan terowongan De Suiker Fabriek Tjokro Toelong alias terowongan Pabrik Gula (PG) Tjokro Toeloeng di zaman Belanda

Terowongan ini berada sekitar 6,25 meter dari permukaan tanah dan terpendam di bawah permukiman warga. Panjanganya pun mencapai ratusan meter. Namun saat ini, warga baru membuka akses secara manual sepanjang 100 meter. Pangkal terowongan ini diduga berpusat di bekas PG Tjokro Toeloeng yang saat ini dibangun Pasar Cokro.

Penemuan terowongan ini kali pertama dilakukan Danang Heri Subiantoro bersama warga lainnya, Wawan, 25 November 2019 lalu. Sehabis Salat Subuh, Danang menyusuri pinggiran Kali Pusur guna mendekati mulut terowongan. Waktu itu, Danang hanya mengamati mulut terowongan dari luar.

Kondisi di mulut terowongan nyaris tertutup lumpur. Setelah itu, Danang bercerita ke tetangganya, Giyanto yang kemungkinan besar arah terowongan berada di bawah rumah mereka. Satu pekan berikutnya, Danang mengumpulkan warga di Cokro Kembang.

Dalam pertemuan itu dijelaskan, di bawah rumah warga terdapat terowongan yang berpotensi menjadi destinasi wisata baru di Cokro. Di waktu selanjutnya, tujuh warga Cokro Kembang memberanikan diri masuk ke terowongan. Mereka memasuki mulut terowongan dengan cara merangkak.

Waktu itu mulut terowongan masih dipenuhi lumpur yang diduga berasal dari Kali Pusur. Sepanjang 17 meter, warga masih berjalan merangkak. Saat masuk ke terowongan, warga mempersenjatai diri dengan senapan angin, parang, sepatu boot, lampu halogen, parang, oksigen, helm, pisau.

“Di dalam itu kondisinya pengap. Makanya kami membawa oksigen juga. Saat masuk, banyak sekali ditemukan kelelawar berwarna merah. Jumlahnya mencapai ribuan,” kata Danang Heri Subiantoro, saat ditemui wartawan di rumahnya, Kamis (16/1/2020).

Pada 1 Desember 2019, sebanyak 70 kepala keluarga (KK) gotong royong membuka akses terowongan yang dipenuhi lumpur tersebut. Gotong Royong ini akhirnya dikerjakan setiap pekan. “Jumlah lumpur yang kami keruk dari dalam terowongan itu mencapai 75 kubik,” jelas Danang.

“Di pekan ketiga, kami juga bisa menyingkirkan blok cor yang lebarnya hampir selebar mulut terowongan. Di pekan itu pula, kami sudah mengundang tiga pawang ular guna memastikan di terowongan tidak ada ularnya [tidak ada kotoran ular, tidak ada lungsungan ular, dan tidak ada aroma ular di dalam terowongan],” imbuhnya.

Guna memudahkan menyusuri terowongan, Danang melubangi tanah di depan rumahnya. Lubang galian sedalam 6,25 meter itu tembus ke terowongan. Berbekal galian itu, warga bisa menyusuri terowongan tak harus melalui mulut terowongan yang ada di pinggir Kali Pusur. Saat ini di dalam terowongan terdapat tiga blower (masing-masing berkekuatan 1.500 watt) dan delapan lampu penerangan. Di dinding terowongan tersebut masih berair.

Salah satu tokoh pemuda di Cokro Kembang, Suryanto, 42, warga di Cokro Kembang tak mengira di bawah rumah beberapa warga terdapat terowongan peninggalan zaman Belanda. Sewaktu kecil, Suryanto sering bermain di dekat mulut terowongan.

“Dulu saya sering bermain di depan mulut terowongan itu. Tapi juga enggak tahu kalau di situ adalah mulut terowongan [nyaris tertutup lumpur]. Saat saya kecil, banyak yang bermain di sana. Kali di Pusur itu ya digunakan untuk mandi, ngguyang
kerbau, dan aktivitas warga lainnya,” katanya.

Sumber : Solo Post
Editor : Agus WA

Wednesday, January 22, 2020

RSUD Margono Terapkan Sistem Antrean Rujukan On Line


RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) menjadi satu-satunya rumah sakit di Jawa Tengah, yang menerapkan sistem layanan antrean dan rujukan secara dalam jaringan (daring/ online). Sistem yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan ini, menjadi pilot project nasional pertama di Indonesia.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, ingin program inovasi rujukan ini diterapkan pada seluruh rumah sakit di Jawa Tengah. Menurutnya, aplikasi itu merupakan bentuk kerja sama dalam bidang inovasi pelayanan kesehatan.

“Terkait inovasi rujukan, beberapa rumah sakit sudah menerapkan apakah itu bentuknya aplikasi atau kantor bersama. Itu adalah bentuk inovasi, kalau biasanya dari dalam ini kita treat dari luar,” katanya saat berkunjung di RSMS, Selasa (21/1/2020).

Wakil Direktur Umum RSMS Purwokerto Yunita D Suminar membenarkan hal tersebut. Menurutnya, dengan aplikasi yang dimiliki rumah sakit, pasien bisa melihat daftar antrean layanan rujukan di klinik maupun ketersediaan kamar.

“Iya ini satu-satunya dan pertama di Indonesia. Kita bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” jelas Yunita.

Menurutnya, dengan aplikasi ini warga yang tercover BPJS Kesehatan dan memiliki aplikasi JKN Mobile (Jaminan Kesehatan Nasional) serta aplikasi RSUD Margono Soekarjo, bisa mendapatkan nomor antrean rujukan di rumah sakit tersebut. Namun, pelayanan ini tetap berjenjang dari fasilitas kesehatan berbasis Puskesmas/ fasilitas kesehatan tingkat satu.

Pada aplikasi RSUD Margono Soekarjo (RSMS Online), yang dapat diunduh melalui playstore, warga bisa mendaftar antrean layanan, mengetahui jadwal praktik dokter, ketersediaan kamar rawat hingga fasilitas rawat inap. Menurut Yunita, sistem tersebut telah diujicoba pada tiga layanan fasilitas kesehatan.

“Ini dua layanan jadi satu (sinkronisasi) antara JKN Mobile dengan RSMS Online. Kemarin sudah dilakukan ujicoba pada tiga faskes. Hal itu bergantung pada BPJS (Kesehatan) yang bisa membuka proses itu,” imbuhnya.

Dijelaskan, di RSMS setiap hari rerata melayani rawat jalan sebanyak 750-1.100 orang. Sebanyak 90 persen di antaranya adalah pasien yang memiliki akses terhadap BPJS Kesehatan. Melalui sinergi dua aplikasi itu, diharap bisa meningkatkan akses pelayanan rumah sakit. Selain itu, kepastian pelayanan pun dapat dilakukan.

Disamping dua hal tersebut, melalui layanan itu, kepastian terhadap antrean operasi elektif semakin akurat.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah juga menitipkan pesan kepada Direktur RSMS yang baru, Tri Kuncoro. Ganjar berpesan agar menjaga integritas dan meningkatkan mutu layanan serta prestasi yang selama ini diraih RSUD Margono Soekarjo.

Tuesday, January 21, 2020

Anak TNI Korban Perampasan HP di Perempatan Buntu Kemranjen Banyumas


Hanifan Ardhi Alfarizi (ifan) dan Babinsa Karangjati Koramil 11 Kemranjen Serka Agus Wahyudi.

Kemranjen. Hanifan Ardhi Alfarizi (Ifan) warga Desa Karangjati Rt 2 Rw 3 Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas menjadi korban tindak kriminal dengan dirampasnya satu unit Handphone miliknya merek Oppo A3S di sebelah Barat Perempatan Buntu Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Hari Minggu, 19 Januari 2020, sekitar pukul 20.30 WIB. Pelaku juga berniat merampas Sepeda Motor Vario yang dibawa Ifan. Tapi gagal, karena ada perlawanan dari yang bersangkutan.

Hanifan Ardi Alfarizi (Ifan) merupakan putra pertama dari Serka Agus Wahyudi, anggota Babinsa Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas. Menurut Agus, malam itu putranya berpamitan akan pergi membeli jajanan di Angkringan. Namun sudah larut malam belum pulang. Hingga timbul rasa khawatir. Benar saja, setelah pulang didapatinya, anaknya menangis dan bilang bahwa HPnya dirampas orang. HP tersebut pemberian dari Ayahnya yang dibeli secara mengangsur (belum lunas) melalui Koperasi Kodim 0701 Banyumas.

” Saya tetap bangga dengan anak saya, dia masih punya keberanian untuk melawan pelaku kejahatan. Bila tidak, Sepeda Motornya mungkin sudah raib juga. Dan yang lebih penting anak saya masih sehat dan selamat. Kalau harta masih bisa dibeli, meski harus mencicil “, demikian tutur Agus yang nampak emosional. Dan akan berusaha melatih anaknya untuk lebih berani lagi menghadapi Pelaku Kejahatan.

Ifan juga menuturkan, bahwa pelaku berciri khusus kedua lengannya ada tatonya. Bertubuh sedang. Tinggi sekitar 168 cm. Kulitnya warna gelap. Dan pelaku tersebut berdasar pengakuanya sendiri memiliki kerabat juga di Desa Karangjati Kecamatan Kemranjen.

#AgusWahyudiAsmana

Sunday, January 19, 2020

Wagub Jateng Taj Yasin Maimun Temui Warga Yang Rumahnya Roboh Tertimpa Pohon


Wagub Jateng Taj Yasin Maimun berdialog dengan warga yang rumahnya roboh tertimpa pohon di Kemranjen, Banyumas.

BANYUMAS – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengunjungi rumah Mahmud, warga Desa Karangsalam, Kecamatan Kemranjen, Kebupaten Banyumas, yang menjadi korban rumah ambruk tertimpa pohon. Dalam kunjungan yang dilakukan Senin (13/1/2020) itu, Gus Yasin, sapaan Wagub, mendengarkan cerita Mahmud yang selamat, meski rumah yang dihuninya bersama istrinya Rohmini luluh lantak.

Mahmud menuturkan, peristiwa yang menimpanya terjadi pada hari Jumat (3/1/2020), sekitar pukul 14.00. Waktu itu ia bersama istrinya berada di dalam rumah saat hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Karangsalam dan sejumlah daerah lain di Kabupaten Banyumas.

Wagub Gus Yasin sudah meminta kepada Kepala Desa Karangsalam dan dari Pemkab Banyumas untuk membantu pembangunan rumah milik Mahmud. Ia juga meminta kepada Mahmud untuk menebang pohon abasia lain di belakang rumah sebelum tumbang karena angin.

Editor : Agus WA

Saturday, January 18, 2020

Membela Diri Saat Dibegal Terancam Masuk Penjara


ZA

Kota Malang. ZA, Siswa SMA Kota Malang yang membunuh Begal karena telah merampas HP, Motor dan hendak memperkosa Pacarnya, kini didakwa penjara seumur hidup.

Langkah yang begitu berat terlihat saat ZA (inisial) berjalan menghampiri kelima kuasa hukumnya sesaat sebelum sidang perdana yang dilakoninya dimulai, Selasa (14/1/2020) pagi.

Setibanya di depan musala PN (Pengadilan Negeri) Kepanjen, ZA langsung menjabat tangan semua orang yang terlibat dalam tim kuasa hukumnya tersebut.

Setelah membuka jaket parasit yang dikenakan, ZA yang saat itu masih mengenakan seragam putih abu-abu, mendapat arahan dari kelima kuasa hukumnya.

”Nggeh (iya) pak,” ucap salah satu pelajar SMA (Sekolah Menengah Atas) ini, ketika mendengarkan arahan dari Bhakti Riza Hidayat selaku koordinator kuasa hukumnya.

Setelah berbincang-bincang sekitar 15 menit, tepatnya pada pukul 11.00 WIB, rombongan yang berjumlah 8 orang tersebut bergegas memasuki Ruang Sidang Tirta/ Anak, PN Kepanjen.

Maklum saja, kasus yang disidangkan tersebut memang harus dilaksanakan secara tertutup. Mengingat saat kasus pembunuhan begal itu terjadi, ZA memang masih berusia anak di bawah umur.

Sekitar dua jam kemudian, rombongan ZA dan tim kuasa hukumnya diperkenankan untuk meninggalkan ruang persidangan.

”Ada empat pasal yang disampaikan pada agenda pembacaan dakwaan dalam sidang perdana ini, ZA didakwa dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup, pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara, dan pasal 2 ayat 1 Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang membawa senjata tajam (sajam) tanpa izin,” terang Bhakti.

Seperti yang sudah diberitakan, ZA diamankan anggota Polres Malang lantaran kasus pembunuhan pelaku begal.

Pria yang saat itu masih berusia 17 tahun ini, digerebek polisi di rumahnya pada 10 September 2019 lalu.

Sedangkan pelaku begal yang diduga dibunuh oleh ZA ini bernama Misnan alias Grandong, warga Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi. Saat pertama kali ditemukan diladang tebu yang ada di kawasan rumahnya, pria 35 tahun tersebut ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Yakni dengan luka tusukan dibeberapa bagian tubuhnya.

Ketika dimintai keterangan polisi, ZA mengaku terpaksa membunuh Misnan menggunakan pisau yang tersimpan didalam jok sepeda motornya, lantaran dirinya merasa terancam. Sebab, Misnan dan ketiga temannya menjadikan ZA sebagai sasaran pembegalan.

Beberapa barang berharga ZA, seperti HP (Handphone) dan sepeda motor dirampas oleh kawanan pelaku begal tersebut.

Tidak hanya itu saja, seorang teman wanitanya yang saat itu dibonceng ZA, juga dipaksa agar bersedia untuk disetubuhi oleh Misnan. Merasa terdesak, ZA akhirnya nekat membela diri dengan cara menghunuskan pisau ke tubuh Misnan.

Beberapa bulan setelah proses penyidikan berlangsung, Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Malang yang menangani kasus ini, akhirnya melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, pada awal bulan Januari 2020 lalu.

Selama kasus ini ditangani pihak kepolisian dan berkasnya dilimpahkan ke Kejari, ZA tidak ditahan. Sebab, selain masih berstatus pelajar kelas XII SMA, ZA juga dianggap kooperatif selama proses penyidikan berlangsung.

Tidak lama setelah itu, JPU (Jaksa Penuntut Umum) mengabarkan jika sidang perdana ZA bakal digelar hari ini (Selasa 14/1/2020) pagi.

”Rencananya pada sidang berikutnya kami selaku kuasa hukumnya, bakal mengajukan eksepsi (keberatan) dengan pembacaan dakwaan hari ini (Selasa 14/1/2020),” terang Bhakti sembari mengatakan jika sidang kedua ZA bakal berlangsung pada esok (Rabu 14/1/2020) hari.

Eksepsi yang bakal disampaikan kuasa hukum ZA ini, menurut Bhakti sudah melalui beragam pertimbangan.

Diantaranya terkait penilaian Bhakti dan kawan-kawan, yang beranggapan jika ZA tidak melakukan seperti apa yang didakwaakan dalam persidangan.

Yakni pembunuhan berencana, penganiayaan yang menyebabkan kematian, pembunuhan, maupun kedapatan membawa sajam secara ilegal.”Menurut anggapan kami, faktanya kan ZA hanya melakukan upaya membela diri. Bukan pembunuhan apalagi melakukan rencana pembunuhan. Kalau terkait adanya pisau (yang digunakan membunuh pelaku begal), sudah dijelaskan oleh pihak sekolah ZA jika itu digunakan untuk pembuatan ketrampilan disekolah. Ini ada keterangan resmi dari pihak guru,” kata Bhakti sembari menunjukkan bukti surat pernyataan dari pihak sekolah tempat ZA menimba ilmu.

Menurut pengacara berambut gondrong ini, jaksa yang menyampaikan fakta persidangan hari ini, terkesan terpotong.

Kemudian kita harus bertanya kepada praktisi hukum dan pihak penyidik, tindakan apa yang harus dilakukan saat dibegal ? Agar kita tidak didakwa dengan pasal pembunuhan berencana, penganiayaan dan tidak ada izin membawa senjata tajam.

Editor : Agus WA

Laka Lantas Beruntun Di Jalur Banyumas – Banjarnegara


Somagede. Tiga Mobil dan Dua Sepeda Motor terlibat kecelakaan beruntun yang berakibat kerusakan pada Kendaraan dan luka luka pada para pengemudinya.

Dilaporkan bahwa, pada Hari Sabtu, 18 Januari 2020 di jalan raya Banyumas-Banjarnegara tepatnya di Grumbul Lemah Putih RT.05 RW.02 Desa Sokawera Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas, sekitar pukul 16.15 WIB telah terjadi laka lantas beruntun antara Truk No Pol. R 1836 BL yang dikendarai oleh Sopyan, alamat Desa Margasana Kecamatan Jatilawang. Kemudian Kijang Nopol R 9409 WH yang dikendarai oleh Giri, alamat Desa Kejawar Kecamatan Banyumas. Dan Mobil Luxcio Nopol B 2344 BFN yang dikendarai oleh Agung, alamat RT.04 RW. 03 Desa Margawati Kecamatan Kroya.

Sedangkan Sepeda Motor yang terlibat  kecelakaan Karambol ini antara lain : Spm Beat Nopol R 5099 HR yang dikendarai oleh Karlan beserta istri dan 2 orang anaknya dan satu lagi Sepeda Motor yang dikendarai oleh Sugeng yang berboncengan dengan Kiki, alamat Desa Sokawera RT.05 RW.01 Kecamatan Somagede.

Menurut saksi yang berada di lokasi kejadian, Wahyono menuturkan bahwa mobil Kijang yang melintas dari arah Timur mengalami pecah ban depan sehingga oleng ke kanan dan menghantam mobil Truk dari arah Barat pada bagian samping kanan. Sehingga bagian belakang Truk menghantam Dua pengendara Sepeda Motor dan terpental kemudian menabrak Rambu-rambu Jalan.

Setelah menghantam bagian belakang Truck, Mobil kijang tidak langsung berhenti, namun masih melaju hingga menabrak bagian depan kanan Mobil Luxcio yang melaju dari arah Barat.

Nasib kurang beruntung dialami Sopir Kijang. Selain mobilnya rusak, dia sendiri  mengalami luka-luka dan masih dalam penanganan medis. Selain itu ada pihak lain yang rugi atas kejadian ini. Seperti Karlan mengalami patah tulang pada paha kanan dan istrinya, Murni mengalami cidera persendian pangkal paha kanan lepas. Sedangkan Kiki mengalami luka  sobek pada paha dan pusing karena kepala terbentur aspal.

Semua korban dievakuasi ke RSUD Banyumas untuk menerima perawatan medis. Selanjutnya kasus tabrakan beruntun ini menjadi wewenang pihak Satlantas Polresta Banyumas.

Pengirim : Piket Koramil 09 Somagede Kodim 0701 Banyumas Sertu Casirun

Editor : Agus WA