Sepekan lebih Turnamen Sepak Bola tingkat pelajar
SLTA yang merebutkan Piala Danrem 071 Wijaya Kusuma digelar di Satadion GOR
Satria Purwokerto. Turnamen tersebut digelar dalam rangka Hardiknas. Sebagai
Juara Pertama adalah SMK Dr. Sutomo dari Cilacap. Sedangkan Sebagai Runner Up adalah SMK Wiwirotomo
Purwokerto. Danrem 071 Wijaya Kusuma, Kolonel Inf Dwi Wahyu Winarto, S.I.P
menyerahkan Piala Tetap dan Bergilir serta uang pembinaan kepada Sang Juara.
Sedangkan Dandim 0701 Banyumas, Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P
memberikan Piala tetap dan uang pembinaan kepada Runner Up.
Untuk diketahui, Delapan Belas Tim Sepak Bola dari
Pelajar Putih Abu-abu se eks Karisidenan Banyumas ini merupakan duta dari
sembilan Kabupaten yang telah terseleksi sebelumnya pada Piala Dandim. Secara
perorangan mereka memiliki kemampuan tehnik sepak bola yang bagus dan merupakan
pelajar yang memiliki kepribadian, berprestasi dan dedikasi yang baik di
sekolahnya. Mereka ditangani oleh pelatih yang sudah memiliki sertifikat.
Sedangkan sekolah mereka telah terakriditasi dan diakui.
Sejak awal dimulainya kompetisi di akhir Bulan April
lalu, sudah terlihat permainan dari masing-masing tim yang menggunakan tehnik
dan skill tinggi. Penuh motivasi, ambisius, dan pertaruhan harga diri dan
sekolah untuk menjadi yang nomer satu. Usia yang masih muda menambah
performance mereka untuk lebih garang dan tangguh dalam aksi berebut si kulit
bundar untuk saling membobol gawang lawan mencari kemenangan.
GOR Satria Purwokerto yang menjadi kebanggan dan
merupakan simbol sportifitas olahragawan dari Kota Mendoan ini, ikut bergairah
dengan digelarnya kompetisi yang tergolong bergengsi dan penuh adu nyali ini.
Pertandingan yang sangat atraktif, variatif disuguhkan dengan kemampuan
menerima dan membagi bola yang sangat tepat dan akurat kepada rekan. Adu
strategi pun terjadi dalam setiap pertandingan antar tim. Sehingga menyuguhkan
pertunjukan yang memang layak untuk ditonton.
Fair
Play menjadi pondasi turnamen ini. Sehingga sepanjang
gelaran kompetisi hingga Final dilaksanakan tidak ada masalah yang serius. Bila
ada kendala dalam tim dapat diselesaikan secara internal. Semua itu juga
didukung oleh Wasit yang sangat profesional, jujur dan tidak memihak. Para
official pun bertindak sesuai aturan yang ditentukan oleh panitia. Pemain ke
Dua Belas, Para Sporter, dapat dieliminir sedini mungkin sehingga mereka tidak
menggangu sepanjang pertandingan.
Tanggapan positif dan sangat mendukung diberikan
oleh para orang tua dan guru pendamping atas terselengaranya turnamen ini.
Banyak yang berharap dari even ini dapat mengantarkan dan memunculkan
bibit-bibit pemain yang berbakat agar mereka dapat berlaga ditingkat nasional
ataupun internasional. Bila memungkinkan dan memenuhi syarat para pelajar yang
pernah berlaga di Danrem Cup ini dapat mengikuti seleksi menjadi Prajurit TNI.
Karena diantara mereka banyak yang berminat menjadi Tentara untuk menjadi Garda
Terdepan Pembela Tanah Air. (awa)
No comments:
Post a Comment