Friday, May 6, 2016

DANREM 071 CUP CIPTAKAN KEBANGGAAN UNTUK BERPRESTASI



Sepekan lebih Turnamen Sepak Bola tingkat pelajar SLTA yang merebutkan Piala Danrem 071 Wijaya Kusuma digelar di Satadion GOR Satria Purwokerto. Turnamen tersebut digelar dalam rangka Hardiknas. Sebagai Juara Pertama adalah SMK Dr. Sutomo dari Cilacap. Sedangkan Sebagai Runner Up adalah SMK Wiwirotomo Purwokerto. Danrem 071 Wijaya Kusuma, Kolonel Inf Dwi Wahyu Winarto, S.I.P menyerahkan Piala Tetap dan Bergilir serta uang pembinaan kepada Sang Juara. Sedangkan Dandim 0701 Banyumas, Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P memberikan Piala tetap dan uang pembinaan kepada Runner Up.
Untuk diketahui, Delapan Belas Tim Sepak Bola dari Pelajar Putih Abu-abu se eks Karisidenan Banyumas ini merupakan duta dari sembilan Kabupaten yang telah terseleksi sebelumnya pada Piala Dandim. Secara perorangan mereka memiliki kemampuan tehnik sepak bola yang bagus dan merupakan pelajar yang memiliki kepribadian, berprestasi dan dedikasi yang baik di sekolahnya. Mereka ditangani oleh pelatih yang sudah memiliki sertifikat. Sedangkan sekolah mereka telah terakriditasi dan diakui.
Sejak awal dimulainya kompetisi di akhir Bulan April lalu, sudah terlihat permainan dari masing-masing tim yang menggunakan tehnik dan skill tinggi. Penuh motivasi, ambisius, dan pertaruhan harga diri dan sekolah untuk menjadi yang nomer satu. Usia yang masih muda menambah performance mereka untuk lebih garang dan tangguh dalam aksi berebut si kulit bundar untuk saling membobol gawang lawan mencari kemenangan.
GOR Satria Purwokerto yang menjadi kebanggan dan merupakan simbol sportifitas olahragawan dari Kota Mendoan ini, ikut bergairah dengan digelarnya kompetisi yang tergolong bergengsi dan penuh adu nyali ini. Pertandingan yang sangat atraktif, variatif disuguhkan dengan kemampuan menerima dan membagi bola yang sangat tepat dan akurat kepada rekan. Adu strategi pun terjadi dalam setiap pertandingan antar tim. Sehingga menyuguhkan pertunjukan yang memang layak untuk ditonton.
Fair Play menjadi pondasi turnamen ini. Sehingga sepanjang gelaran kompetisi hingga Final dilaksanakan tidak ada masalah yang serius. Bila ada kendala dalam tim dapat diselesaikan secara internal. Semua itu juga didukung oleh Wasit yang sangat profesional, jujur dan tidak memihak. Para official pun bertindak sesuai aturan yang ditentukan oleh panitia. Pemain ke Dua Belas, Para Sporter, dapat dieliminir sedini mungkin sehingga mereka tidak menggangu sepanjang pertandingan.
Tanggapan positif dan sangat mendukung diberikan oleh para orang tua dan guru pendamping atas terselengaranya turnamen ini. Banyak yang berharap dari even ini dapat mengantarkan dan memunculkan bibit-bibit pemain yang berbakat agar mereka dapat berlaga ditingkat nasional ataupun internasional. Bila memungkinkan dan memenuhi syarat para pelajar yang pernah berlaga di Danrem Cup ini dapat mengikuti seleksi menjadi Prajurit TNI. Karena diantara mereka banyak yang berminat menjadi Tentara untuk menjadi Garda Terdepan Pembela Tanah Air. (awa)    

No comments:

Post a Comment