
Wangon. Masjid Almubarok yang berada di Desa Klapa Gading Kulon Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas berencana dibongkar oleh Ta’mirnya. Alasannya sudah tidak diperbolehkan Sholat di tempat tersebut. Surat Pemberitahuannyapun dikirimkan ke Bupati Banyumas dan Forkompimcam Wangon. Fuad yang menjadi inisiatornya, yang merupakan anak dari pemberi tanah waqaf tempat dibangunnya Masjid tersebut.

Masjid Almubarok awalnya adalah Mushola, dikarenakan Masjid Al-Huda sebagai induknya tidak melaksanakan Sholat Jum’at karena adanya Wabah Covid-19. Sedangkan masyarakat khususnya Rw 07 menghendaki tetap Sholat Ju’mat dengan jamaah sekitar 60 orang. Akhirnya Mushola Almubarok naik setatus menjadi Masjid Almubarok tepatnya pada tgl 19 Maret 2020.
Setelah di tegur oleh pihak keamanan (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) Desa Klapagading Kulon dengan nada mengancam akan di pidanakan apabila masih sholat berjamaah di Masjid/Mushola, Jamaah sholat Jum’at menjadi berkurang dikarenakan takut dengan ancaman. Selain itu Ta’mir Masjid Almubarok ada yang merasa tersinggung, karena melihat Babinsa dan Bhabinkamtibmas memasuki rumah ulama / Kyai Badarudin tidak melepas Sepatu.
Atas dasar kejadian tersebut, surat itu dibuat karena keresahan warga yang diintimidasi dari atas untuk tidak melaksanakan ibadah di masjid dan rasa ketersinggungan melihat Babinsa dan Bhabinkamtibmas memasuki rumah kiyai tanpa melepas sepatunya.
Kemudian alasan tetap melaksanakan beribadah di Masjid, agar Masyrakat tidak sampai kosong pikiranya, dikarenakan sekarang ini kebanyakan dirumah pada saat Pandemi Covid19, maka diisi kegiatan dengan ibadah berjamaah di masjid. Pada surat yang dikirim memang mengatasnamakan Ta’mir Masjid, untuk mencari perhatian pemerintah khususnya Forkompimcam Wangon agar segera ada respon, sebab kalau hanya atas nama pribadi maka tidak akan di respon oleh pemerintah.
Informasi diatas didapat dari Rapat Klarifikasi di Kantor Camat Wangon, Jum’at, 01 Mei 2020. Antara Ta’mir Masjid Almubarok dengan Forkompimcam Wangon Kabupaten Banyumas. Setelah rapat, saudara Fuad juga memberikan klarifikasi melalui rekaman video yang intinya meminta maaf atas tindakanya yang mungkin tidak nyaman bagi orang lain dan akan mematuhi himbauan dari Pemerintah.
wgn.blogspot.com
No comments:
Post a Comment