
PURWOKERTO – Hujan deras sejak malam pada hari Minggu (2/12) menyebabkan beberapa kejadian bencana diantaranya terjadinya gerakan tanah di areal pesawahan Grumbul Kopak Desa Cikidang RT 03 RW 01Kec. Cilongok menyebabkan irigasi Stana Dawa dengan panjang 15 meter, tinggi 12 meter dan lebar 10 meter. Kejadian terjadi pada hari Minggu (2/12) pukul 10.00 WIB. Penanganan sementara telah dilakukan penguatan pada bagian bawah pondasi saluran irigasi menggunakan trucuk oleh warga dan dibantu karung pasir sejumlah 200 buah oleh Dinas Pengairan.

Kerusakan berupa areal sawah 350 M2, saluran irigasi 15 m dan jalan pertanian 10 m. Kerugian di taksir Rp 50.000.000,-. Pondasi jembatan sungai mengaji yang menghubungkan Desa Singasari Kec. Karanglewas menuju Desa Gununlurah Kec. Cilongok mengalami amblas kedalaman 2,5 meter. Kejadian terjadi pada hari Senin (3/12) pukul 12.00 WIB. Sore harinya langsung dilakukan penanganan darurat dengan cara diurug menggunakan pasir dan batu oleh CV. Konjaya Bersama.
Talud jalan longsor sehingga menimpa bagian dapur rumah Bpk. Akhmad Wahyudi Grumbul Semingkir RT 01 RW 09 Desa Sokawera Kec. Cilongok. Kejadian terjadi pada hari Senin (3/12) pukul 03.00 WIB. Tebing longsor dengan panjang 7 meter dan tinggi 10 meter. Kerugian diperkirakan Rp 17.000.000,-. Pagi harinya Selasa (4/12) dilakukan penanganan darurat oleh Puluhan relawan yang terdiri dari TAGANA Kab. Banyumas, PRAMUKA Peduli, BPBD Kab. Banyumas. MIPL AMIKOM Purwokerto, Purwokerto Rescue, KORAMIL dan POLSEK Cilongok, Perangkat Desa Sokawera dan warga masyarakat bahu membahu membersihkan material lonsoran berupa akar rumpun bambu yang menimpa dapur rumah Pak Akhmad Wahyudi.
Musim penghujan sudah mulai merata, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk waspada dan berhati – hati akan terjadinya bencana yang datangnya sewaktu – waktu. Pahami cuaca, kenali tanda – tanda alam di lingkungan sekitar dan tetap waspada jangan terlalu terlena.
Editor : Agus WA
No comments:
Post a Comment