

KEMRANJEN-Keluarga besar pengusaha bakmi nyemek di Pasar Wijahan Kemranjen menjalani tracking. Menyusul adanya kasus terkonfirmasi positif corona virus di keluarga tersebut.
Anggota Koramil 11 Kemranjen Serma Agus Wahyudi mengatakan dari hasil tracking terdapat tiga orang yang wajib menjalani isolasi mandiri. Guna memutus mata rantai penyebaran corona virus.
“Kios bakmi nyemek ditutup untuk disterilisasi. Sedangkan untuk Pasar Wijahan tetap buka, tidak ada penutupan, aktivitas perdagangan normal,” kata Serma Agus Wahyudi, Minggu (14/3).
Penutupan kios bakmi hingga masa karantina mandiri dinyatakan selesai. Sedangkan masyarakat tetap dapat belanja di Pasar Wijahan.
Adanya kasus terkonfirmasi positif di Pasar Wijahan. Semua yang ada di pasar diminta untuk meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, pasar tidak menjadi cluster.
“Cukup cluster keluarga pengusaha bakmi nyemek. Jangan sampai pasar juga jadi cluster,” pungkas Serma Agus (R.11/Fijri)
