Banyumas Kotanya Para Satria https://rajaview.id/IfvMWWOVnYc6IbWstYsd3QBHVRxlCK6cpa4sCABV
Search This Blog
Monday, December 30, 2019
Saturday, December 28, 2019
BPBD Kabupaten Banyumas Eksekusi Sarang Lebah Vespa Affinis Di Desa Sibrama Kecamatan Kemranjen
BPBD Banyumas Eksekusi Sarang Lebah Vespa Affinis Di Desa Sibrama Kecamatan Kemranjen

Kemranjen. Lebah/Tawon merupakan jenis Hewan Serangga yang memiliki alat pembelaan diri yang desebut Sengat (entop = bhs jawa). Jenis Lebah Vespa Affinis (tawon ndas = bhs jawa) merupakan Lebah yang memiliki sengatan sangat berbahaya. Senyawa feromon yang dimiliki dapat mengundang Lebah yang lain ikut menyengat. Ini sangat berbahaya bagi korban sengatan Lebah ini, apalagi alergi terhadup racunnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyumas telah melakukan eksekusi/pemusnahan dari sarang Lebah ini diberbagai wilayah di Kabupaten Banyumas. Selama ini dapat ditangani dengan baik. Termasuk yang ada di Desa Sibrama Kecamatan Kemranjen. Tepatnya di rumah Bpk Slamet, alamat Rt 2 Rw 5.
Sarang Hewan yang memiliki ciri khusus warna kuning melingkar di badanya ini berukuran sekitar Satu Meter Persegi dengan ketebalan dinding sarang sekitar 20 Centimeter. Berdasarkan informasi dari perugas BPBD yang menanganinya, sarang tersebut berisi Ribuan Ekor Lebah yang hidup berkoloni. Dan ini yang paling banyak jumlahnya.
Kepala BPBD Kabupaten Banyumas, Bpk Ariyono yang ikut terjun langsung melaksanakan eksekusi ini menceritakan sudah ada Kasus tersengatnya warga Desa Sibrama. Hal senada juga disampaikan oleh Kades Sibrama, Wagiyah. Sehingga segera dilaksanakan eksekusi yang dilaksanakan pada malam hari, Sabtu 28 Desember 2019.
Juga melibatkan anggota Babinsa dari Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas, Sertu Syamsul Ma’arif dan Kopda Saeful Anam.
Selanjutnya sarang Lebah tersebut akan dimusnahkan dengan cara dibakar kemudian dikubur. Dihimbau warga sekitar lokasi sarang tersebut agar tetap hati-hati, siapa tahu masih ada Lebah yang hidup atau lolos dan mencari sasaran untuk disengat.
Waspadalah !
Editor : Agus Wahyudi Asmana
Nyanyi Bareng Babinsa dan Warga Sebagai Sarana Komunikasi Sosial
Sinergitas Babinsa dan Warga dalam menjalin Tali Silaturahmi

Click here :
https://youtu.be/kLStdRg6NZU
Friday, December 27, 2019
Launching Kantor Pelayanan Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas
Kantor Baru Untuk Pelayanan Publik Pemerintah Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas
Click here :
https://youtu.be/fo_IeaGuNLM

Babinsa Membersihkan Tugu Peringatan Bukti Sejarah Perjuangan Bangsa
Babinsa Bersihkan Tugu Peringatan Jejak Pejuang Kompi Yasir Hadibroto

Kemranjen. Serda Teguh, anggota Babinsa dari Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas membersihkan bangunan berupa Tugu Peringatan yang didedikasikan untuk Kompi Yasir Hadibroto di Desa Karanggintung Kecamatan Kemranjen. Kompi Yasir Hadibroto pernah bertempur dengan Tentara Belanda di wilayah Grumbul Bengkelung Desa Nusamangir Kecamatan Kemranjen. Di wilayah tersebut juga dibuatkan bangunan Tugu Peringatan yang dikenal dengan Monumen Tugu Pelor

Tugu tersebut sebagai bukti Perjuangan Rakyat Indonesia melawan Penjajah di wilayah Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Meski generasi milenium zaman now tidak banyak yang tahu tentang Sejarah Perjuangan Bangsa, karena sudah tidak ada lagi pelajaran tentang Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa yang menjadi Mata Pelajaran wajib di sekolah. Namun tetap menjadi kewajiban bagi anggota TNI dari Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas untuk merawat bukti – bukti sejarah perjuangan Bangsa Indonesia ini.
Generasi Muda Indonesia harus bangga menjadi Generasi Penerus Bangsa Pejuang, Bangsa Petarung Sejati dan Bangsa Penjelajah Dunia. Sejarah telah mencatat, bahwa luas wilayah Nusantara di Zaman Majapahit lebih luas dari wilayah NKRI saat ini.
Editor : Agus Wahyudi Asmana
Thursday, December 26, 2019
Kantor Baru Untuk Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas
Kantor Baru Untuk Pemerintah Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas

Kemranjen. Pemerintah Tingkat Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas memiliki Kantor Baru yang berfungsi sebagai Ruang Pelayanan Publik untuk masyarakat yang mengurus segala keperluan administrasinya. Launchingnya pada Jum’at, 27 Desember 2019 yang diwarnai dengan Senam Aerobik, Pemotongan Tumpeng dan Pemotongan Pita. Kemudian dilanjut ramah tamah dan Hiburan Orjen Tunggal.

Camat Kemranjen Drs Kristanto, M.Si mengatakan dalam sambutanya bahwa dibangunnya kantor tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dari pegawai Pemerintah Kecamatan Kemranjen. Dan ucapan terimakasih kepada seluruh unsur yang membantu pelaksanaan pembangunan Kantor Kecamatan Kemranjen.
Danramil 11 Kemranjen Kapten Cba Ahmad Mansur memberikan sambutan pada kegiatan ini yang mengharapkan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat. ” Tinggalkan kebiasaan yang dapat memberikan citra negatif, dan ikuti perkembangan saat ini serta senantiasa menjalin hubungan baik dengan instansi lainnya “, demikian isi sambutan Danramil yang mewakili unsur Forkompimkec Kemranjen.

Editor : Agus Wahyudi Asmana
Tuesday, December 24, 2019
Pendapat Warga Tentang Balapan Motor Cross Hari Juang TNI AD
Testimoni Motor Cross Hari Juang TNI AD di Sirkuit Wijaya Kusuma Banyumas
Click here :
https://youtu.be/tl307EZfSN4
Sunday, December 22, 2019
Obyek Wisata Baru di Banyumas
Destinasi Selusur Sungai Serayu Obyek Wisata Baru di Banyumas
Bupati Banyumas Achmad Husein meresmikan Kampung Batik Pesona Wisata Kalisuren yang berada di Desa Papringan Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas Minggu (22/12/2019). Destinasi wisata baru dengan unggulan selusur sungai serayu dengan perahu itu diharapkan mampu menarik para wisatawan.


Bupati Banyumas mengapresiasi upaya Desa Papringan yang dipimpin oleh Kepala Desa Atam untuk mengembangkan desanya dengan menggali potensi yang ada. Dengan dibukanya selusur sungai serayu di Desa Papringan, tentunya akan sangat mendukung perkembangan pariwisata yang sekaligus dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Bupati berharap tempat ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya yakin obyek wisata selurus sungai serayu ini akan menjadi daya tarik dan dapat menjadi destinasi wisata baru yang menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Apalagi nanti setelah Bandara Soedirman diresmikan, nanti saya akan ajukan ke pemerintah pusat “River Bus” dan 3 dermaga agar tempat ini akan menjadi tujuan” kata Bupati
Peresmian ini menurut Bupati juga akan memunculkan sebuah aktivitas-aktivitas baru masyarakat seperti kuliner, batik Papringan yang sudah lebih terkenal lebih dahulu juga magoot, sehingga dampak pariwisata memiliki keuntungan yang bisa dinikmati oleh masyarakat.
“Namun mengingat ini wisata air yang mengandung risiko, agar semua penumpang perahu agar menggunakan pelampung,” pesanya
Bupati juga mengatakan, sekecil apapun potensi wisata yang dimiliki oleh Desa jika memang bermanfaat, Pemkab Banyumas akan serius menggarap serta mendukung sepenuhnya. Bupati Banyumas langsung menunjuk anggota dewan yaitu Rachmad Imanda, Didi Rudianto dan Dedi Supriyanto yang ikut menghadiri peresmian untuk menyalurkan dana aspirasi di destinasi wisata baru ini. Dan secara sepontan ketiga anggota dewan itu menyanggupinya.
Kepala Desa Papringan Atam mengatakan, awal dibangunnya Pesona Wisata Kalisuren ini berawal dari mimpi dan angan-angan yang dibangun serta dituangkan dalam ide dan gagasan. Mimpi itu berawal dari adanya festival serayu, dengan semangat dan dukungan semua pihak, khususnya warga Desa Papringan sehingga terwujud menjadi salah satu obyek wisata baru di Sungai Serayu.
“Kita wujudkan dulu mimpi itu dengan membuka Pesona Wisata Kalisuren. Selanjutnya kita akan bersama sama merawat, menjaga serta mengembangkan agar mendapat hasil maksimal, untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Atam.
Pengelola Pesona Wisata Kalisuren Gatot Supriyanto mengatakan dengan peresmian ini, pihaknya siap melayani wisatawan yang akan berkunjung di Papringan.
“Hari ini kita uji coba untuk warga setempat, mencoba naik perahu. Selanjutkan akan berlaku untuk umum, biaya masuk tempat wisata ini hanya Rp 3 ribu, parkir motor Rp seribu dan naik perahu Rp 10 ribu ,” katanya
Pendapat Pak Menteri Nadiem Makarim Tentang Pendidikan
Kata Nadiem MakarimMematahkan Mitos NEM, IPK dan Rangking

Ada 3 hal ternyata tidak terlalu berpengaruh terhadap Kesuksesan yaitu :
- NEM
- IPK
- Rangking
Saya mengarungi Pendidikan selama 22 Tahun :
- 1 Tahun TK
- 6 Tahun SD
- 6 Tahun SMP-SMA
- 4 Tahun S1
- 5 Tahun S2 & S3
Kemudian Saya mengajar selama 15 Tahun di Universitas di 3 Negara Maju :
- AS
- Korsel
- Australia
Dan juga di Tanah Air.
Saya menjadi saksi betapa tidak relevannya ke-3 konsep di atas terhadap kesuksesan.
Ternyata sinyalemen Saya ini di dukung oleh Riset yang di lakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan survey terhadap 733 Millioner di US
Hasil penelitiannya ternyata nilai yang baik (yakni NEM, IPK dan rangking) hanya lah faktor sukses urutan ke-30
Sementara faktor IQ pada urutan ke-21
Dan bersekolah di Universitas/Sekolah Favorit di urutan ke-23.
Jadi Saya ingin mengatakan secara sederhana :
“Anak Anda Nilai Raportnya rendah Tidak masalah”
NEM Anak Anda tidak begitu besar?
Paling banter akibatnya tidak bisa masuk Sekolah Favorit.
Menurut hasil Riset, tidak terlalu pengaruh terhadap kesuksesan
Lalu apa faktor yang menentukan kesuksesan Seseorang itu?
Menurut Riset Stanley berikut ini adalah 10 faktor teratas yang akan mempengaruhi KESUKSESAN :
- Kejujuran (Being honest with all People)
- Disiplin keras (Being well-disciplined)
- Mudah bergaul (Getting along with People)
- Dukungan pendamping (Having a supportive spouse)
- Kerja keras (Working harder than most people)
- Kecintaan pada yang di kerjakan (Loving my career/business)
- Kepemimpinan (Having strong Leadership qualities)
- Kepribadian kompetitif (Having a very competitive spirit/Personality)
- Hidup teratur (Being very well-Organized)
- Kemampuan menjual Ide (Having an ability to sell my Ideas/Products)
Hampir kesemua faktor ini tidak terjangkau dengan NEM dan IPK.
Dalam Kurikulum semua ini kita kategorikan : Softskill.
Biasanya peserta didik memperolehnya dari kegiatan Ekstra-Kurikuler.
10 faktor di atas ada di dalam Pendidikan Pramuka
Bangsa Indonesia bukan tidak butuh orang yg pinter karena bangsa Indonesia sudah banyak orang2 pinter namun bangsa Indonesia membutuhkan orang2 yg punya Karakter beradab sopan santun dan ber akhlak mulia
Membentuk karakter adalah kebutuhan utama
Mengejar kecerdasan Akademik semata hanya akan menjerumuskan diri, Amin.
Thursday, December 19, 2019
Saturday, December 14, 2019
Senam Aerobik Bersama Tumbuhkan Jiwa Kebersamaan Dan Memahami Arti Hidup Sehat
Senam Aerobik di Hari Jum’at Agar Sehat dan Semoga Berkah
Click here :
Linmas Desa Sibrama Dirlatih oleh Koramil 11 Kemranjen
Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas Melatih Linmas Desa Sibrama Kecamatan Kemranjen
Click here :
Thursday, December 12, 2019
Donor Darah Korem 071 Wijaya Kusuma Dalam Rangka Hari Juang TNI AD
Donor Darah Dalam Rangka Hari Juang TNI AD Korem 071 Wijaya Kusuma
Click here :
Donor Darah Korem 071 Wijaya Kusuma Dalam Rangka Hari Juang TNI AD
Apel Bersama Danramil Dan Babinsa Untuk Meningkatkan Kinerja
Wednesday, December 11, 2019
Gagal Meraih Emas, Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Minta Maaf
Permintaan Maaf Serda Andy Setyo Nugroho, Kapten Timnas Sepakbola U-22 Sea Games Philipina

Adalah Serda Andy Setyo Nugroho, Bintara asal Yonif Mekanis Raider 412/6/2 Kostrad, Kapten Timnas Sepakbola U-22, adalah salah satu kepingan dari Kontingen Indonesia yang berlaga di ajang Sea Games XXX/2019 Philippines.

Pemuda bertinggi badan tinggi 180 centimeter, kelahiran Pati, 16 September 1997 silam itu, juga menjadi salah satu dari 37 orang personel TNI AD yang tergabung dalam multi cabang olahraga kontingen Sea Games Indonesia, dimana para prajurit gabungan ini telah berhasil menyumbangkan 31 medali (10 emas, 16 perak dan 5 perunggu).
Gagal menambah emas untuk Indonesia, pemain bernomor punggung 5 dan merupakan bek tengah Timnas dan PS Tira-Tira Persikabo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meminta maaf kepada masyarakat Indonesia. Mewakili Timnas, ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh rakyat Indonesia.
Dijelaskannya, kegagalan Timnas Merah Putih setelah dikandaskan Vietnam dengan skor 3-0 di Stadion Rizal Memorial, Filipina. Negara yang pertama kalinya meraih medali emas sepak bola sejak menggunakan format SEA Games. Kekalahan Garuda Muda juga tak terlepas dari cederanya gelandang kreator serangan, Evan Dimas Darmono, yang dicederai pemain lawan, Doan Van Hau, pada menit ke-21. Evan mengalami cedera engkel dan harus ditarik dan digantikan pada menit ke-23.
Keluarnya Evan Dimas membuat permainan Timnas Indonesia tidak berkembang. Hasilnya, gol-gol dari Doan Van Hau (39′, 73′) dan Do Hung Dung (59′), bersarang ke gawang Timnas Indonesia yang dikawal Nadeo Argawinata. Dua gol terjadi dari set piece, padahal secara performa, permainan Timnas Indonesia U-22 yang lebih terbuka, lebih baik dari pertandingan sebelumnya, sedangkan Vietnam cukup rapat bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Dengan demikian Timnas Vietnam berhasil mengawinkan gelar di ajang sepakbola putra dan putri untuk Sea Games kali ini.
Ditambahkan pemuda lulusan SMA Negeri 5 Magelang ini, sejak 28 tahun silam, Indonesia belum berhasil meraih kembali medali emas dari cabor sepakbola. Emas Sea Games terakhir diraih pada 28 tahun silam oleh Ferril Raymond Hattu dan kawan-kawan, juga di Stadion Rizal Memorial.
“Kami sudah berjuang maksimal dengan mengalahkan juara bertahan yaitu Thailand dan Singapura dengan skor 2-0 di penyisihan grup, serta mengalahkan Myanmar 4-2 di semifinal. Sekali lagi saya mewakili Timnas meminta maaf dan mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya melalui pesan whatsapps, Rabu (11/12/2019).
Pertandingan Timnas U-22 selanjutnya adalah mengikuti Piala AFF U-22 akhir tahun ini juga serta kualifikasi Piala Asia U-23 pada 2020 mendatang.
Sampai dengan Selasa (10/12), jumlah medali yang diraih Indonesia yaitu 72 emas, 83 perak dan 111 perunggu, membawa menempati peringkat ke-4 dari 11 kontestan, dibawah Filipina (149, 117, 119), Vietnam (96, 85, 104), dan Thailand (92, 102, 122). Sedangkan peringkat 5, 6 dan 7, masing-masing diraih Malaysia (55, 58, 71), Singapura (52, 46, 69), dan Myanmar (4, 18, 51).
Sekedar diketahui, dari ke-37 atlet prajurit, yang berhasil menyumbangkan medali antara lain :
Putra :
1. Serda Andi Agus M, Rindam III Siliwangi, 4 emas dan 1 perak cabor dayung.
2. Lettu Inf Agus Prayogo dari Secapa AD di cabor atletik, 1 emas dan 1 perak.
3. Serda Fathur Gustafian, Ditpalad, 1 emas dan 1 perak cabor menembak.
4. Serda Mandeg Suharno, Kodim 1719 Jepara Korem 073 Makutarama Kodam IV Diponegoro, 1 emas sepak takraw.
5. Pratu Rio Dano Utama, Grup 1 Kopassus, 1 emas cabor menembak.
6. Serda Bastian Tantomo, Kodim 0733 BS, Kodam IV Diponegoro, 1 emas cabor volly.
7. Lettu Infanteri Safrin Sihombing, Perwira Satuan 81/Gultor, 1 perak cabor menembak.
8. Lettu Infanteri Totok Trimartanto, Denma Kopassus, 1 perak cabor menembak.
9. Serda Rifki Ardiansyah, kodam V Brawijaya, 1 perak cabor karate.
10. Serda Andy Setyo Nugroho, 1 perak cabor sepakbola.
11. Serda M. Ahlul Firman, Disjasad, 2 perunggu triathlon.
12. Serda Fernando Sanger, Yon Bekang 3/Darat Ditbekangad, 1 perunggu cabor soft tennis.
Atlet Putri/Kowad meliputi :
1. Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini, Jasdam IX Udayana, 1 emas dan 1 perak cabor judo.
2. Sertu (K) Pratiwi Kartikasari, Denma Kopassus 2 perak cabor menembak.
3. Serda (K) Dini Mitasari, Minvetcad IV-25 Jepara Kodam IV Diponegoro, 1 perak sepak takraw.
4. Serda (K) Endang, Ditpalad, 1 perak cabor tinju.
5. Serda (K) Huswatun Hasanah, Ditpalad, 1 perak cabor tinju.
6. Serka (K) Triya Resky Adriyani, Ditbekangad 1 perak panahan.
7. Serka (K) Eva Triana, Denma Kopassus 1 perak menembak.
8. Serka (K) Ayu Dini, Denma Kopassus 1 perak menembak.
9. Serda (K) Irsalina, Jasdam Iskandar Muda, 1 perunggu cabor muay thai.
10. serda (K) Wintang Dyah KS, Hubdam Jaya 1 Perunggu di cabor volly.
Editor : Agus WA
Monday, December 9, 2019
Sunday, December 8, 2019
Saturday, December 7, 2019
Babinsa Tangkap Pelaku Pembunuhan Langsung Di TKP
Babinsa Berkelahi Dengan Pelaku Pembunuhan

Purworejo. Seorang pria yang menjadi Marbot tewas bersimbah darah setelah dibacok seorang pria yang hendak mencuri kotak amal di Musala Al Ikhlas, Desa Dlangu, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sabtu (7/12/2019). Pelaku berhasil ditangkap tidak lama setelah kejadian itu.

Korban diketahui bernama Tugiono (75), warga RT 02 RW 02 Desa Dlangu, Kecamatan Butuh. Sementara pelaku bernama Widiyantoro (30), wagra Dukuh Keputihan, RT 02 RW 04 Desa Adikarso, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Serka Jakfar Sodiq
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi Sabtu, sekitar pukul 15.20 WIB. Saksi mata, penjual dawet di seberang jalan musala mengatakan, pembunuhan berawal dari perkelahian antara korban yang menjadi penjaga musala di Musala Al Iklas dengan pelaku. Diduga, korban menegur pelaku pencurian kotak amal itu.
Saksi mata bernama Wagimun itu selanjutnya menyampaikan informasi ke piket Koramil Serka Jakfar Sodik. Selanjutnya Jakfar segera ke TKP dan menemukan korban sudah terkapar bersimbah darah di halaman masjid dengan kondisi luka parah di bagian kepala.
Serka Jakfar kemudian terlibat duel sengit dengan pelaku. Mantan Prajurit Cakra Kostrad ini akhirnya dapat membekuk pelaku dan berhasil mengamankannya. Meski pelaku memiliki badan lebih besar, namun Pak Babinsa ini tidak gentar. Naluri prajuritnya dan keikhlasannya dalam bertugas, Jakfar dapat melawan pelanggar hukum tersebut.
Beberapa saat kemudian, petugas dari Polsek Butuh datang setelah mendapat laporan dari masyarakat.
Pelaku selanjutnya diserahkan Polsek Butuh Polres Purworejo. Sementara korban yang tewas dievakuasi ke Rumah Sakit dr Tjitrowardojo.
Menurut warga setempat, pembunuhan ini diduga terjadi karena Tugiyono memergoki pelaku mencuri kotak amal. Pelaku yang kesal akhirnya membacok korban. Hingga kini, Polres Purworejo masih menyelidiki kasus pembunuhan itu. Pelaku telah diamankan dan dibawa ke Mapolres Purworejo.
Salut dan bangga untuk Serka Jakfar Sodik, anggota Koramil 06 Butuh Kodim 0708 Purworejo, yang cepat tanggap atas laporan warga dan dapat meringgkus pelaku pelanggar Hukum.
Friday, December 6, 2019
Banyumas Miliki Sirkuit Motor Cross bertaraf Nasional.
Launching Sirkuit Motor Cross Wijaya Kusuma Banyumas
Click here :
Thursday, December 5, 2019
Tabrakan Maut Di Lumajang Jawa Timur
Laka Maut Jalur Ranuyoso Lumajang Yaris vs Truck Angkut Tiang Listrik

Lumajang. Jalur maut Ranuyoso kembali terjadi kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan. Mobil Yaris nopol N-1577-YM mengalami kecelakaan dengan mobil pengangkut tiang listrik. Saking kerasnya benturan, tiang listrik sampai menembus kaca mobil Yaris dari depan hingga belakang.

“Iya, ada kecelakaan di jalur rawan Ranuyoso antara kendaraan Yaris dan truck pengangkut tiang listrik,” ujar Ipda Joko Tri, Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, Kamis (05/12/2019).
Petugas langsung melakukan upaya pengaturan lalulintas agar tidak menimbulkan kemacetan parah. Korban kecelakaan langsung dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang. “Kita pinggirkan dulu kendarannya agar tidak sampai macet,” paparnya.
Penyebab kecelakaan tragis tersebut masih belum dikethui. Petugas dari Satlantas Polres Lumajang masih melakukan oleh TKP. “Petugas masih dilapngan mas, data korban meninggal dan penyebab kecelakaan menyusul,” pungkasnya.
Editor : Agus WA
Wednesday, December 4, 2019
Senam Aerobik Hari Juang TNI AD di Alun Alun Kota Purwokerto
Senam Aerobik Hari Juang TNI AD di Alun Alun Kota Purwokerto
Click here :
Tuesday, December 3, 2019
Pendapat Warga Tentang Hari Juang TNI AD di Banyumas
Opini Warga Tentang Hari Juang TNI AD Kodim 0701 Banyumas
Click here :
Babinsa Bekali Pengetahuan Tanggap Bencana Untuk Linmas
BABINSA LATIH TANGGAP BENCANA ANGGOTA SATLINMAS

Banyumas – Kedisiplinan adalah modal pokok dalam keberhasilan melaksanakan tugas ataupun kegiatan, baik itu kegiatan pribadi maupun kegiatan dalam pekerjaan, tanpa kedisiplinan pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidak akan bisa maksimal.
Demi melatih kedisiplinan Linmas sebagai persiapan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana Bagi Linmas Tahun 2019, Danramil 07/Banyumas Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Mulyanto bersama anggota dan Bhabinkamtibmas berikan pelatihan PBB kepada Linmas bertempat di Agro Wisata Durian Desa Karangrau Kec. Banyumas Kab. Banyumas, Senin (02/12/2019).

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol melalui Danramil 07/Banyumas Kapten Inf Mulyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah untuk untuk memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan dan keamanan, Linmas merupakan bagian dari masyarakat yang harus bisa memberi contoh bagi masyarakat lainnya dalam penanaman disiplin dan sebagai persiapan kesiapan tanggap bencana.
Pada kegiatan tersebut Babinsa Pelda Mashuri dan Bhabinkamtibmas Brigadir Suratman mengajarkan metode praktek langsung berupa gerakan ditempat yang diikuti oleh 50 orang anggota Linmas Desa Karangrau yang sudah terpilih. Gerakan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dilatihkan terdiri dari lencang kanan, hadap kanan/kiri, balik kanan, penghormatan dan sikap istirahat. Selain itu juga diberikan materi dalam kesiapsiagaan dalam tanggap bencana.
Sementara itu para Linmas yang mendapat pelatihan terlihat antusias dalam melaksanakan latihan ini dengan penuh rasa semangat dan senang hati. Semangat anggota Linmas itu membuat Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Karangrau merasa bangga, walau rata — rata sudah berumur tidak muda lagi tetapi mereka (Linmas) tetap semangat dalam menjalankan pelatihan.
Editor : Agus WA
Monday, December 2, 2019
Amazing ! Sekitar Sepuluh Ribu Warga Meriahkan Hari Juang TNI AD di Alun Alun Kota Purwokerto
Sepuluh Ribu Warga Meriahkan Hari Juang TNI AD di Alun Alun Kota Purwokerto
Click here :
Sepuluh Ribu Warga Meriahkan Hari Juang TNI AD di Banyumas
Meriah ! Fun Bike Hari Juang TNI AD di Alun Alun Kota Purwokerto
Click here :
Sunday, December 1, 2019
Pelatihan Linmas Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas
Pelatihan Linmas Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas (slide show )
Click here :
Luar Biasa ! Tembus Angka Sepuluh Ribu Warga Hadir Pada Kegiatan Hari Juang TNI-AD Kodim 0701 Banyumas
Dandim 0701 Banyumas : Sekitar Sepuluh Ribu Warga Meriahkan Hari Juang TNI-AD di Alun – Alun Purwokerto

Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI-AD, Kodim 0701 Banyumas menyelengarakan kegiatan sepeda sehat, jalan sehat dan senam sehat yang di pusatkan di Alun-alun Kota Purwokerto, Minggu (1/12/2019) pagi.

Hari Juang TNI AD yang diperingati setiap tanggal 15 Desember, merupakan peristiwa bersejarah perjuangan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin Jenderal Soedirman pada pertengahan Desember 1945, membuat Tentara Sekutu terjepit dan akhirnya mundur dari Ambarawa menuju Semarang.
Untuk Sepeda Sehat, Jalan Sehat dan Senam Sehat diikuti oleh ribuan warga masyarakat dari penjuru wilayah di kabupaten Banyumas. Dari Pihak Panitia berdasar tiket yang terjual menyebutkan angka diatas Lima Ribu. Hal senada juga diungkapkan oleh Bupati Banyumas Ir.H.Achmad Husein saat memberi sambutan. ” Kita harus bangga menjadi warga Banyumas. Kegiatan hari ini ada Lima Ribu orang lebih yang mendaftar mengikuti Sepeda Sehat, Jalan Sehat dan Senam Sehat di Alun Alun Kota Purwokerto, yang mendukung kegiatan TNI. TNI-AD banyak berkorban untuk negeri ini “, demikian sambutan Pak Bupati yang disambut tepuk tangan oleh seluruh masyarakat yang hadir di Alun Alun Kebanggaan warga Banyumas.
Untuk Rute sepeda sehat dimulai dari :
Alun-alun Purwokerto – Jalan Masjid – Jl. A.Yani – Jl. Letjen Pol. R. Sumarto – Pasar Cerme Purwosari – Beji – Karangsalam Kidul – Stasiun KA Purwokerto – Kodim 0701 Banyumas dan kembali ke Alun-alun Purwokerto.
Peserta kegiatan dilepas oleh Bupati Banyumas Achmad Husein, Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf. Chandra, SE, Mi. Pol beserta Wakapolres Banyumas Kompol Davis Busin Siswara.
Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf. Chandra mengungkapkan, ribuan warga Banyumas yang mengikuti sepeda sehat, jalan sehat dan senam sehat di alun-alun tersebut menunjukkan kecintaannya terhadap prajurit TNI khususnya TNI AD.
Menurut Dandim, kemanunggalan masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti even itu.
” Kemanunggalan masyarakat terlihat dari banyaknya animo masyarakat yang mengikuti even kali ini. Sampai bendera Start dikibarkan mungkin ada sekitar Sepuluh Ribu warga yang hadir. Jumlah ini berdasar dari tiket yang terjual, warga yang hanya ingin melihat kegiatan ini, dan keluarga dari anggota Kodim 0701Banyumas. Kita juga mengajak komunitas-komunitas warga, Pemerintah Daerah Banyumas, Polres Banyumas dan seluruh unsur-unsur masyarakat yang ada di Banyumas,” tuturnya kepada Awak Media yang mengkonfirmadinya.
Selain itu, lanjutnya, melalui kegiatan tersebut juga digunakan untuk menyampaikan TNI semakin ke depan harus semakin profesional.
“Profesionalitas itu tentu saja harus manunggal dengan masyarakat, manunggal dengan rakyat. Ini yang ingin kita angkat sehingga dengan adanya TNI ini kita juga dapat mengatasi kesulitan masyarakat, kemudian bersama-sama kita membangun terutama kabupaten Banyumas,” ungkap Letkol Inf. Chandra.

Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf. Chandra menambahkan, semangat patriotisme para pejuang saat melawan sekutu di Ambarawa tahun 1945 itu diharapkan terus ada pada generasi-generasi muda sekarang untuk menambah kecintaan terhadap NKRI dengan profesionalisme di bidangnya masing-masing.
Editor : Agus WA
Thursday, November 28, 2019
Upacara HUT KORPRI, PGRI, Hari Guru Nasional di Cilacap
Upacara HUT Korpri, PGRI, Hari Guru Nasional, dan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2019 Di Cilacap

Cilacap – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0703 Cilacap Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian menghadiri Upacara Bendera dalam rangka peringatan HUT ke-48, HUT ke-47 PGRI, Hari Guru Nasional, Hari Kesehatan Nasional ke-55 tingkat Kabupaten Cilacap bertempat di Stadion Wijayakusuma, Jln. Setia Budi, Kelurahan Kebon Manis, Cilacap Utara, Jumat (29/11).
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cilacap H.Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Syamsul Aulia Rahman, S.TP, M.Si, Palaksa Lanal Letkol Laut (P) Bambang Hartono, Kabag Sumda Polres Cilacap Kompol Sukirwan, Sekda Drs. Farid Maruf, ST, MM, para Asisten, Kepala Dinas Instansi, Camat dan Kepala Desa jajaran Pemkab Cilacap, dan para ASN dari berbagai instansi yang terdiri dari 13 kompi upacara berjumlah sekitar 1500 orang.
Bertindak selaku Pembina Upacara H. Tatto Suwarto Pamuji dan Pemimpin Upacara dipercayakan kepada Luhur Satria Muksin yang sehari hari menjabat sebagai Camat Kroya.

Diawal sambutan Bupati mengajak kepada seluruh hadirin untuk merenung sejenak, menghayati dan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat memperingati Hari Ulang
Tahun ke-48 Korpri, Hari Guru Nasional, Hari Ulang Tahun ke-74 PGRI serta Hari Kesehatan Nasional Ke-55 tingkat Kabupaten Cilacap tahun 2019.
Dalam kesempatan itu Bupati membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Menurut Presiden momentum hari ulang tahun ini sebagai pijakan untuk seluruh anggota Korpri agar berlari lebih cepat, melompat lebih tinggi, dalam berkarya yang penuh inovasi untuk terus melayani masyarakat.
“Sebagai sebuah Korps Profesi, Korpri juga harus mampu mewujudkan Jiwa
Korps Aparatur Sipil Negara yang menjadi perekat dan pemersatu bangsa. Jiwa Korps ini
harus terus dijaga meskipun dalam suasana politik apapun, karena Korpri bukan
organisasi politik tetapi merupakan organisasi kedinasan yang berfokus pada penyelenggaraan pemerintahan untuk memastikan setiap target dan tujuan yang sudah ditetapkan dapat terwujud dengan baik,” ucapnya.
“Anggota Korpri saya minta terus fokus, tetap
fokus dan selalu fokus kepada pencapaian tujuan bernegara, karena pengabdian setiap
anggota Korpri adalah tegak lurus terhadap bangsa dan bernegara, ” tegas Presiden.
Sementara itu usai upacara, Kasdim turut memberikan berbagai bantuan dari Pemkab Cilacap. Salah satunya bantuan bedah rumah bersama Baznas kepada anggota Korpri Kabupaten Cilacap. Kasdim juga menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat.
“Kami atas nama Kodim 0703 Cilacap, mengucapkan Selamat Ulang Tahun
kepada segenap keluarga besar Korpri, keluarga besar PGRI dan kepada seluruh jajaran Kesehatan
di Kabupaten Cilacap. Semoga dengan bertambahnya usia ini, akan semakin memotivasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ” tandasnya.
Editor : Agus WA
Monday, November 25, 2019
Kami Harap Anda Yang Membawa Hadiah Utamanya
Kami Berharap Anda Pemenangnya

Purwokerto. Hadir dan Ikuti Luwak White Koffie, Sepeda Sehat dan Senam Sehat dalam rangka Hari Juang TNI-AD Kodim 0701 Banyumas. Pada Hari Minggu, 01 Desember 2019 di Alun – Alun Kota Purwokerto.
Harga Tiket Rp. 35.000, mendapatkan Satu T-Shirt, Air Mineral dan Snack.
Tiket dapat anda beli di Koperasi Kodim 0701 Banyumas dan Jajaran Koramil di wilayah Kodim 0701 Banyumas.

Hadiah Utama : Satu Unit Mobil.
Hadiah Kedua : 3 Unit Sepeda Motor.
Hadiah Hiburan : Kulkas, Televisi, dispenser, Kompor Gas, Kipas Angin, Setrika dan lain lain.
Acara ini juga dimeriahkan oleh Karman Musik dengan Artis dari Kota Purwokerto.
Melu bae yaa..,
Editor : Agus WA
Sunday, November 24, 2019
Senam Aerobik Bersamana Sarana Menjalin Silaturahmi
Senam Aerobik Bersama Forkompimkec Kemranjen Untuk Menjalin Silaturahmi
Click here :
Saturday, November 23, 2019
Apa Yang Anda Pikirkan, Bu Sukma ?
BUSUKMA MELAWAN ? UMAT ISLAM KALAH ?

Oleh : Nasrudin Joha
Nampaknya Busukma tidak akan mengadopsi cara-cara pada saat penghinaan adzan dan cadar, pada kasus penghinaan Rasulullah SAW ini. Busukma sadar, kemarahan umat Islam telah bertumpuk dan berakar kuat, karena ini bukan kasus pertama Busukma berurusan dengan umat Islam.
Pada kasus pertama, Busukma masih menggunakan cara-cara merunduk, tiarap, cari aman dengan berpura-pura menyatakan menyesal dan meminta maaf. Karena ada himbauan MUI untuk memaafkan, akhirnya kasus selesai,
Pada kasus Kedua ini Busukma sadar tak lagi bisa menggunakan MUI sebagai benteng untuk tiarap. MUI bahkan menolak untuk menerima klarifikasi dari Busukma.
MUI saat ini tegas, menyebut Busukma telah menyakiti perasaan umat Islam. Elemen umat Islam juga banyak yang komplain, dan MUI juga mensuport agar semua pihak menempuh jalur hukum yang tersedia.
Harapan Busukma menjadikan MUI sebagai bunker kandas sudah. MUI sendiri tak mau untuk yang kedua kalinya memediasi kasus, terakhir Ma’ruf Amien yang telah menjadi Wapres, mendorong pihak kepolisian sebagai mediator.
Tuntutan proses hukum juga semakin meluas. Jumat (22/1) di Jakarta dan sejumlah daerah elemen umat Islam mengadakan unjuk rasa menuntut Busukma dipenjara. Unjuk rasa ini, berpotensi meluas dan dilakukan di banyak tempat di berbagai daerah.
Umat Islam sendiri tak mau kecolongan untuk kasus yang kedua ini. Pada kasus pertama, mungkin saja ada sebagian yang melihat faktor keteledoran Busukma. Namun pada kasus kedua ini, siapapun tak akan mungkin menerima dalih-dalih yang disampaikan Busukma. Semua umat Islam marah !
Jika ada umat Islam tidak marah, maka dipertanyakan keimanannya, dipertanyakan kecintaannya kepada baginda Rasulullah Muhammad SAW. Pelecehan Busukma begitu kontras, baik dari pilihan kata, cara menanyakan, mimik wajah, aura sombong saat bertanya dan membandingkan. Siapapun yang menonton video Busukma, pasti kontan marah.
Beberapa seri pembelaan Busukma jika di kumulasi, terdiri dari beberapa model :
Pertama, mempersoalkan video yang dipotong, video tak dipahami secara utuh sehingga misspersepsi. Bahkan, Busukma meminta aparat penegak hukum menindak Pengedit video.
Dalam hal ini sebenarnya, baik menonton video secara utuh atau fokus pada ujaran yang membandingkan nabi Muhammad SAW dengan Soekarno, semua pasti akan marah. Bedanya, jika video utuh yang ditonton marahnya nunggu loading sesuai durasi video. Jika video fokus pada ujaran perbandingan, penonton langsung marah.
Bahkan, detik.com memviralkan ulang video utuh Busukma. Penontonnya jutaan. Diawal video, pasti penonton langsung marah karena video detik diawali dari adegan yang melecehkan Rasululah SAW yang dibandingkan dengan Soekarno.
Kedua, Busukma tidak mau meminta maaf karena tak merasa bersalah. Pernyataan ini merupakan strategi melawan, setelah Busukma yakin tak lagi bisa menggunakan MUI sebagai sarana untuk menghentikan kasusnya.
Namun sayangnya, Busukma akan terbentur karena hukum tak memerlukan pengakuan kesalahan juga tak membutuhkan permaafan. Kasus penistaan agama adalah delik umum yang tak bisa berhenti karena adanya upaya damai.
Apalagi, polisi juga tak mau ambil resiko dianggap membela penista Nabi SAW jika tidak memproses Busukma. Kapolri Idham Azis dikenal taat agama, tak mungkin akan melepas penista agama.
Ketiga, Busukma menuding pelapor sembrono mengadukan kasus ke ke polisi. Ancaman model ini diharapkan menggentarkan pelapor dan mencabut laporannya.
Sayangnya, ini tidak mungkin karena pelapor adalah orang yang mencintai dan membela Nabi SAW. Jangankan cuma melapor, berkorban nyawa untuk Rasulullah SAW pun mereka sudah siap.
Terlebih lagi mengadu ke polisi adalah saluran hukum yang sah dan dijamin konstitusi. Pasca keluarnya sikap MUI dan himbauan MUI agar masyarakat menempuh jalur hukum, jelas akan mendorong banyak laporan lainnya baik di Jakarta maupun di daerah. Jika laporan lebih banyak, akan sulit menghentikan dengan cabut perkara. Apalagi, penistaan agama adalah delik umum bukan delik aduan.
Yang lebih substansi, perkara ini adalah perkara antara Busukma dengan umat Islam. Umat Islam jelas tak mau Rasulullah SAW dihina oleh Busukma. Umat Islam juga tak mungkin mau kalah dengan Busukma.
Siapa menang ? Busukma ? Umat Islam ? Kita lihat kelanjutan kasusnya.
Editor : Agus WA
Babinsa dan Warga Bersihkan Selokan Untuk Antisipasi Banjir Pada Musim Hujan
Antisipasi Banjir, Babinsa dan Warga Bersihkan Selokan

Kemranjen. Menurut perhitungan iklim, Musim Hujan dimulai Bulan Oktober. Namun diawal bulan November hujan baru turun.
Serka Agus Wahyudi, Babinsa Karangjati Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas dan warga Desa Karangjati Kecamatan Kemranjen membersihkan saluran air agar lancar tidak tersumbat bila ada hujan.
Menurut Agus, saluran air yang ada di Desa Karangjati pada umumnya sudah bagus, karena sudah diperkeras semua. Namun warga harus tetap mengantisipasi bila ada hujan deras yang disertai angin dan petir.
Sebaiknya tidak menggunakan peralatan elektronik ketika hujan, terutama hujan yang disertai petir. Bila ada pohon yang rimbun sebaiknya dikurangi.
Editor : Agus WA
Thursday, November 21, 2019
Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam Kabupaten Banyumas Tahun 2019
Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Banyumas
Click here :