Search This Blog

Thursday, January 31, 2019

Pencipta Mars Babinsa Dapat Motor Dari Panglima TNI


Jakarta – “Mars Babinsa” Tak disangka pencipta lagu ini, Pelda (Purn) Andadio Prabowo, disaat pensiunnya dapat bertatap muka dan menerima penghargaan langsung dari Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, saat acara Rapim TNI Tahun 2019 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur.

Mars tersebut kental bernuansa pengabdian Babinsa TNI dalam membina desa di satuan teritorial Koramil dan Kodim. “Makna nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit juga menyelimuti liriknya. Intinya adalah kemampuan kita dalam bermasyarakat serta komunikasi sosial di wilayah masing-masing,” ungkap Hadi Tjahjanto.

Menurutnya juga, di dalam lagu digambarkan bahwa TNI selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Oleh karenanya, mewakili seluruh Prajurit TNI AD, Laut dan Udara, Panglima TNI memberikan apresiasi secara simbolis kepada Andadio Prabowo berupa piagam serta kunci sepeda motor yang disaksikan oleh Menhan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji SE, MM dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE, MM.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak atas semangat yang luar biasa. Bapak adalah prajurit sejati,” imbuh Panglima TNI.

Sebelumnya, Andadio Prabowo (jabatan terakhir sebagai Bati Tuud Koramil 0818/27 Lawang, Kodim 0818/Malang-Batu, Korem 083/Baladhika Jaya) bersama Wanita TNI menyanyikan lagu Mars Babinsa dengan diiringi Kartika Simponi Orkestra dan diikuti ratusan peserta Rapim.

Diketahui, pada waktu penciptaan lagu, Pelda tersebut mendapatkan perintah dari Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Inf. Besar Harto Karyawan, dengan tujuan memberikan semangat kepada para Babinsanya. Mars itu pertama kali dilantunkan saat acara serah terima jabatan Dandim Letkol Inf. Besar Harto Karyawan kepada Letkol Art. Eko Ponco Widodo, 2004 silam. Kini menjadi lagu wajib dan kebanggaan seluruh Babinsa TNI di seluruh wilayah NKRI.

Editor : Agus WA

ECO RACING, Solusi Cerdas Hemat BBM.

Wednesday, January 30, 2019

DURIAN HARGA RP.14 JUTA DARI BANYUMAS

Detik.com – Di Tasikmalaya Durian Asal Banyumas Ini Dihargai Rp 14 Juta Sebuah, Mau Beli?
Deden Rahadian – detikFood
Foto: Deden Rahadian/detikcom Foto: Deden Rahadian/detikcom
Tasikmalaya – Durian berharga fantastis ini menggemparkan pengunjung pusat perbelanjaan di Tasikmalaya. Durian asal Banyumas ini dibandrol dengan harga Rp 14 juta per buah.

Tentu saja orang ingin tahu seperti apa durian ini. Mengingat harganya hampir sama dengan harga satu buah sepeda mktor jenis matic. Padahal umumnya durian lokal harganya berkisar puluhan ribu rupian.

Durian ini bernama J- Queen asal Banyumas Jawa Tengah. Hebatnya lagi, dari empat yang dibawa oleh penjual, dua buah dirian J-Queen sudah laku masing maisng 14 juta rupiah.

Baca juga: Makan Durian Merah & Pelangi, Jadi Pingin Liburan ke Banyuwangi

Di Tasikmalaya Durian Asal Banyumas Ini Dihargai Rp 14 Juta Per Buah, Mau Beli?FDyrian asal Banyumas J-Queen ditaruh dalam wadah kaca khusus. oto: Deden Rahadian/detikcom

“Bersyukur dua buah durian J- Queen sudah laku mas,” ujar Sudarno, petani sekaligus pedagang durian saat di temui di Asia Plaza, Tasikmalaya Sabtu (26/1)petang.

Tampilan durian ini sepintas tak ada beda dengan gurian pada umumnya. Namun, durian lokal asal Banyumas ini ukuranya sedikit lebih besar dibanding durian lainya dengan warna kulit kecokelatan.

Di Tasikmalaya Durian Asal Banyumas Ini Dihargai Rp 14 Juta Per Buah, Mau Beli?Harga Rp 14 juta ditulis jelas dan mencolok. Foto: Deden Rahadian/detikcom

Keunggulannya durian J- Queen berulang kali menjadi juara kontes durian di berbagai tempat di tanah air. Selain rasanya super manis, pohon durian J-Queen diklaim oleh petaninya sebagai jenis langka serta tidak bisa dibudidayakan.

“Selain rasanya super manis dan juara kontes, durian ini sangat mahal karena pohonya langka, berbuah tiga tahun sekali serta buahnya terbatas hanya belasan saja,” ujar Sudarno

Di Tasikmalaya Durian Asal Banyumas Ini Dihargai Rp 14 Juta Per Buah, Mau Beli?Pengunjungpun dibuat heboh dengan durian super mahal ini. Foto: Deden Rahadian/detikcom

Tak hanya itu aeoma semerbak wangi satu buah durian ini bisa mengalahkan ratusan durian yang dikumpulkan jadi satu. “Harumnya bisa kalahin ratusan durian biasa satu butir durian j queen ini mas,” tambah Sudarno.

Tak ayal, kehadiran durian mahal ini mengundang antusias pengunjung. Mereka melakukan swafoto di depan durian untuk bisa diunggah di media sosial.

” Duh penasaran jadi saya foto mau ungah di instagram ah sama durian super mahal,” ujar Weni Herliawati, salah satu pengunjung.

Di Tasikmalaya Durian Asal Banyumas Ini Dihargai Rp 14 Juta Per Buah, Mau Beli?Jenis durian lokal unggulan lain juga tersedia dengan harga terjangkau. Foto: Deden Rahadian/detikcom

Selain dueian J-Queen, Sudarno juga membawa belasan jenis durian lokal Banyumas. Durian musang king, D 24, mustika, meriam, pawor,utak udang, king bawor, chery, mutiara hingga durian hitam. harga yang dibandrol mulai 50 ribu hingga 120 ribu rupiah per kilogram.

Meski tidak bisa mencicipi durian mahal, sebagian besar pengunjung bisa membeli durian jenis lain yang harganya jauh lebih murah.. Bahkan, mereka bisa mencicipi durian langsung di tempat.

“Ini pilih durian murah saja, sambil lihat yg harganya mahal, yah kalau urusan beli sekitar 100 ajah pengen nyoba,” ungkap Romi Romansyah, pembeli durian.

Baca juga: Sepi Peminat, Harga Durian Musang King di Singapura Turun.

Editor : Agus WA

ECO RACING, Solusi Cerdas Hemat BBM.

Asah Daya Tempur, Yonif 406/CK Menembakan Senjata Lintas Lengkung

Purbalingga – Prajurit Yonif 406/CK melaksanakan Latihan Menembak Senjata Kelompok lintas lingkung dipimpin oleh Komandan Batalyon Infanteri 406/CK Mayor Inf Andy Soelistyo K.P., S. Sos., M. Tr. (Han). dilaksanakan pada tanggal 30 Januari s.d 2 Februari 2018 bertempat di Desa Bulupesantren Kec. Ambal Kab. Kebumen. Selasa (30/01/2019).

Pada pelaksanaan menembak senjata lintas lingkung ini Prajurit Yonif 406/CK yang merupakan awak senjata bantuan melaksanakan latihan menembak basah mortir 60/Long Range dan mortir 80/Komando yang diikuti lebih kurang 100 orang personel Yonif 406/CK.

Kegiatan menembak senjata kelompok lingkung ini merupakan kegiatan latihan lanjutan pada pelaksanaan latihan menembak senjata kelompok yang terdahulu dilaksanakan menembak senjata kelompok lintar dengan harapan dengan adanya menembak basah mortir ini nantinya Prajurit Yonif 406/CK yang menjabat sebagai pibak.

Tamunisi dapat mengetahui dengan pasti babak babak penembakan pada senjata lingkung dan juga kegiatan latihan ini nantinya dapat bermanfaat dan juga meningkatkan kemampuan personel awak senjata kelompok dalam menembak mortir khususnya personel yang telah memegang jabatan awak senjata bantuan sehingga kedepan dengan adanya latihan ini Prajurit Yonif 406/CK akan semakin profesional dalam melaksanakan tugas sesuai dengan yang diharapkan.

Danyonif 406/CK mengatakan kegiatan latihan menembak senjata kelompok lingkung ini merupakan kegiatan latihan lanjutan pada pelaksanaan program kerja dan kalender latihan Yonif 406/CK dikarenakan beberapa waktu yang lalu personel Yonif CK telah melaksanakan latihan menembak senjata kelompok lintar sehingga dengan adanya latihan tahap kedua ini para personel yang telah menduduki sebagai awak senjata bantuan lebih mahir dan profesional sehingga kedepan diharapkan dengan adanya latihan ini maka Prajurit Yonif 406/CK yang terlibat akan dapat memahami dan mampu baik dari segi karekteristik senjata, munisi maupun babak babak penembakan mortir sehingga nantinya tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan satuan.

Editor : Agus WA

Eco Racing, Solusi Cerdas Hemat BBM

Prajurit Kodam IV/Diponegoro Siap Amankan Pemilu 2019

Menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Kodam IV/Diponegoro menggelar Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden TA. 2019 secara serentak yang digelar seluruh Korem jajaran Kodam IV/Diponegoro dan Kodim 0733-BS/Semarang.

Latihan Pengamanan Pemilu secara serentak yang dilaksanakan mulai Januari hingga Februari 2019, diikuti oleh pasukan gabungan dari Satuan Jajaran Kodam IV/Diponegoro yang diawali dengan apel kesiapan pelaksanan latihan di masing-masing wilayah, Rabu (30/1).

Adapun materi yang dilatihkan diantaranya, penanggulangan kerusuhan massa, penanggulangan konflik sosial dan pengamanan objek vital seperti kantor pemerintahan, PLN, Telkom, Pertamina, PDAM, dan lainnya. Latihan ini selain diisi dengan materi ceramah juga dilanjutkan dengan drill teknis, drill taktis dan drill tempur.

Latihan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran bagaimana prosedur dan mekanisme yang harus dilakukan, sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu sehinga dapat berjalan tertib, lancar, aman dan sukses. Kodam IV/Diponegoro sudah menyiapkan sedikitnya 13.000 prajurit dan bila perlu akan ditambah sesuai dengan permintaan pihak Kepolisian. Semua akan terlibat, mulai dari unsur pimpinan hingga prajurit terendah.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Efendi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa latihan pengamanan Pemilu memiliki arti yang penting karena Kodam IV/Diponegoro beserta satuan jajarannya juga dituntut senantiasa memiliki kesiapsiagaan dan kecepatan bergerak untuk mem-backup Polri khususnya Polda Jateng dan DIY, dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi 2019 yang aman dan damai.

Dijelaskan, upaya untuk mensukseskan pelaksanaan perbantuan TNI kepada Polri dalam pengamanan Pemilu tidak bisa dicapai secara instan. Maka untuk mencapai keberhasilan, diperlukan sosialisasi dari masing-masing pihak tentang aturan yang berlaku, mekanisme perbantuan, prosedur pengamanan dan penyamaan persepsi tentang tujuan perbantuan untuk mencapai keterampilan yang tinggi dan kemampuan interoperability.

Editor : Agus WA

Eco Racing, Solusi Cerdas Hemat BBM.

Tuesday, January 29, 2019

SERAH TERIMA DANYONIF 405/SURYA KUSUMA

Wangon – Jabatan Komandan Yonif (Danyonif) 405/Surya Kusuma secara resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Chandra, S.E., M.I.Pol kepada Mayor Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo, S.I.P melalui rangakaian Upacara Sertijab yang dipimpin langsung oleh Komandan Brigade Infanteri (Dan Brigif) – 4/Dewa Ratna Letkol Inf Aliyatin Mahmudi, S.I.P., M.Si berlangsung di lapangan Mayonif 405/ Surya Kusuma, Wangon, Banyumas, Rabu (30/1).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Danbrigif – 4 Dewa Ratna Letkol Inf.Aliyatin Mahmudi, S.I.P., M.Si, Dandim 0703/Cilacap yang diwakili Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian, Danlanal Cilacap yang diwakili Mayor (laut) Okta Yudi.P, SH., Kasipers Korem 071/Wijaya Kusuma Letkol Caj Ngatino, Danyonif 406/Cakra Kusuma Mayor Inf Andi Sulistiyo, Danyonif 407/Padma Kusuma Letkol Inf Enrico dan Camat Wangon Drs. M. Wahyu Agusnur beserta unsur Forkopimcam.

Dalam amanatnya Danbrigif – 4/Dewa Ratna mengatakan, Yonif 405/ Surya Kusuma dibawah kepemimpinan Danyonif yang baru Mayor Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo, S.I.P memiliki tanggung jawab besar sebagai satuan tempur yang harus memiliki mobilisasi tinggi, dan reaksi yang cepat sebagai satuan penangkal yang handal, dan siap ditugaskan diseluruh wilayah NKRI, sebagai jawaban terhadap tantangan tugas kedepan yang semakin berat.

Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Brigif – 4 Dewa Ratna, kami ucapkan, “terimakasih kepada Letkol Inf Chandra, S.E., M.I.Pol yang telah melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Danyonif 405/Surya Kusuma dengan baik, semoga ini menjadi pengalaman sebagai bekal ditempat tugas yang baru menjadi Komandan Kodim 0701/ Banyumas.” Ungkap Letkol Inf Aliyatin Mahmudi.

Editor : Agus WA

Eco Racing, Solusi Cerdas Hemat BBM.

Prajurit Korem 071/WK Latihan Pengamanan Pemilu

Banyumas – Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam jumpa persnya seusai membuka Apel Kesiapan Pelaksanaan Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019, menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan sesuai perintah pimpinan dan kegiatan ini harus dilatihkan, Rabu (30/1/2019) di Makorem 071/Wk Sokaraja Banyumas.

Dijelaskan lebih lanjut, latihan ini tidak hanya dilaksanakan kali ini saja, namun di tahun-tahun sebelumnya sudah pernah dilakukan. Hal ini, agar prajurit memahami dan menguasai dalam pengamanan Pemilu nantinya.

“Pada intinya, dalam kegiatan ini, jajaran TNI untuk memback up Polri”, tegasnya.

Tentang konsep dan prosedur, lanjutnya. Sudah diterapkan secara teori dan akan dilaksanakan secara aplikasi.

Menanggapi perkuatan pengerahan pasukan menghadapi Pemilu mendatang, Danrem menyampaikan perkuatan personel 1000 personel dari seluruh satuan jajaran Korem 071/Wk (9 Kodim).

“Latihan akan dilaksanakan di tingkat Kodim jajaran Korem 071/Wk mulai hari ini Rabu, 30 Januari 2019, berlanjut dan ada pentahapannya. Mulai practical for game, dan ada aplikasi latihan secara bersama melibatkan satuan Polri, Sabhara dan Brimob”, ungkapnya.

Perkuatan personel ditiap Kodim jajaran Korem 071/Wk 75 orang, dari 1000 personel yang tergabung tersebut terbagi tiap Kodim jajaran Korem 071/Wk ada 9 Kodim. Yang masing-masing Kodim nantinya bergabung dengan Polres dimasing-masing wilayah. “Pengamanan seluruh jajaran Korem, memback up Polri sesuai direktif dari pimpinan. Dalam latihan ini juga terlibat pasukan Satbanpur jajaran Brigif 4/DR yakni Yonif 406/Sk,406/Ck dan 407/PK”, terangnya.

Menyinggung tentang Netralitas, Danrem 071/Wk menegaskan Netralitas sudah jelas dan sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. “Bagi kami, Netralitas Harga Mati”, tegasnya.

“Netral tidak terlibat politik praktis, dan anggota pun harus tahu bagaimana berbuat di lapangan, tidak terpengaruh provokasi maupun ajakan-ajakan yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu. Netralitas, sudah berulang kami tegaskan dan sampaikan kepada prajurit. Untuk perlengkapan, sifatnya kita hanya memback up, cukup dengan tameng dan tongkat. Dulu memang ada Pasukan Huru Hara (PHH), namun sudah dihapus dan diserahkan ke Kepolisian semenjak ada UU TNI”, pungkasnya.

Editor : Agus WA

Pemenang Pada Penegakkan Hukum Pandang Bulu

Fahri Hamzah

Kalau ada yang tidak melihat kezaliman dengan mata hatinya, semoga Allah membutakan mata fisiknya.

Koruptor itu jahat.
Begal itu jahat.
Perampok dan pemerkosa jahat.
Penista Agama itu jahat.

Tapi mulai hari ini, di negeri ini saja. Memaki predikatnya (bukan orangnya) dapat membuat anda masuk penjara.

Inilah negara hukum warisan rezim sekarang. Waspadalah!

Tapi yang lebih tragis dari semua itu adalah karena pemerintah memilih-milih dari semua yang dianggap sebagai kejahatan serupa: “Siapa yang akan dipenjara dan mana yang akan hanya penghias berita”. Inilah pemandangan kita hari ini. Nusantara mendung, bangsa meneteskan airmata.

Saya ingat ceramah KH. Zainuddin MZ. Saya dengar saat SMP. “Dalam negara yang hukumnya pandang bulu, maka yang menang adalah yang banyak bulu-nya. Siapa dia? Dia itu monyet!”.
Demikiankah negara hukum yang akan kita warisi?
Saya menyatakan Tidak!

Semakin banyak alasan untuk tidak tinggal diam kawan, pikiran yang adil harus jadi pegangan, dan memperjuangkannya adalah kewajiban. Kita harus melawan kezaliman itu di manapun tempatnya dan siapapun pelakunya.

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya. (Almaidah:2)

Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. (Almaidah:8).

Negara, sebagai organisasi bersama adalah harapan. Harapan bagi pencari keadilan dan harapan bagi siapapun dengan latar yang beragam sebagaimana telah kita sepakati dalam konstitusi negara. Mari kita selamatkan negara dari kecenderungan perbuatan zalim.

Melindungi negara dari kezaliman adalah dengan terus menolak perbuatan zalim di dalamnya. Sebab negara tidak selalu benar, negara tidak harus menang. Kebenaran-lah yang jadi pedoman bukan kekuasaan. Teruslah melawan kawan!

Aku adalah korban kezaliman, dari orang-orang yang mengaku terbiasa melekatkan diri dengan nama Tuhan. Tapi, tetap harus dilawan. Jangankan atas nama negara, atas nama Tuhan pun, kezaliman harus dilawan. Sebab ini adalah penyalahgunaan nama Tuhan dan Negara.

Di atas teks seriap keputusan hakim ada tertulis, “Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. Maka, atas nama Tuhan pula kita menggugat kezaliman. Sebab manusia tempat alpa dan lemah. Melawan Kezaliman adalah cara menegakkan akal budi manusia dan cinta Tuhan.

Semoga Tuhan menolong kita, dan semoga kita terus terbangun melawan lupa dan melawan kezaliman kepada manusia dan seisi dunia. Selama berjuang kawan! Allah maha besar! Merdeka!

Twitter @Fahrihamzah 29/1/2019.

Monday, January 28, 2019

PREDIKSI SUARA PILPRES 2019. UNTUK INDONESIAKU DAN INDONESIAMU


PAPUA Prabowo 45^% Jokowi 55%
ACEH Prabowo 75% Jokowi 25%
SUMUT Prabowo 70% Jokowi 30%
RIAU Prabowo 80% Jokowi 20%
KEPRI Prabowo 63% Jokowi 27%
SUMBAR Prabowo 68% Jokowi 32%
JAMBI Prabowo 57% Jokowi 43%
SUMSEL Prabowo 72% Jokowi 28%
Bengkulu Prabowo 79% Jokowi 21%
BABEL Prabowo 51% Jokowi 49%
Lampung Prabowo 48% Jokowi 52%
JAKARTA Prabowo 68% Jokowi 32%
BANTEN Prabowo 75% Jokowi 25%
JABAR Prabowo 76% Jokowi 24%
JATENG Prabowo 44% Jokowi 56%
JATIM Prabowo 48% Jokowi 52%
JOGJA Prabowo 52% Jokowi 48%
BALI Prabowo 35% Jokowi 65%
NTB Prabowo 79% Jokowi 21%
NTT Prabowo 39% Jokowi 61%
KALBAR Prabowo 64% Jokowi 36%
KALTARA Prabowo 57% Jokowi 43%
KALTENG Prabowo 52% Jokowi 48%
KALTIM Prabowo 70% Jokowi 30%
KALSEL Prabowo 59% Jokowi 41%
SULUT Prabowo 48% Jokowi 52%
SULTRA Prabowo 51% Jokowi 49%
Gorontalo Prabowo 57%Jokowi 43%
SULSEL Prabowo 62% Jokowi 38%
SULTENG Prabowo 52% Jokowi 48%
MALUT Prabowo 37% Jokowi 63%
MALUKU Prabowo 48% Jokowi 52%

Output.door @.gmail.com
PRABOWO 68% ,,Jokowidodo 32%.
BILA suka silakan anda ucapkan AMIIN.Dari jumlah DPT… 186 juta…. #02

Free Party

KEGIATAN KHATAM ALQUR’AN PRAJURIT YONIF 406 CANDRA KUSUMA

Purbalingga – Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME, Prajurit Yonif 406/CK melaksanakan kegiatan Khotmil (Khatam Al Qur’an 30 Juz). Kegiatan Khotmil Al- Qur’an dilaksanakan di Masjid Istiqomah Yonif 406/CK.(28/01)

Menindaklanjuti arahan

Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., Komandan Brigif -4/DR Letkol Inf Aliyatin Mahmudi, S.I.P., M.Si, memerintahkan seluruh Satpur di jajaran Brigif -4/DR melaksanakan kegiatan Khotmil (Khatam Al-Qur’an) setiap satu bulan sekali untuk Triwulan pertama dan Triwulan yang kedua dilaksanakan dua kali dalam 1(satu) bulan.

Komandan Brigif -4/DR Letkol Inf Aliyatin Mahmudi, S.I.P., M.Si, menyampaikan bahwa pada kegiatan Khotmil (khataman Al-Qur’an) akan dilaksanakan secara berlanjut. Disamping Khotmil Qur’an juga akan digelar lomba hafal Al-Qur’an dengan memilih surat-surat yang panjangnya sedang dikalangan prajurit, seperti Q.S. Al Waqiah, Q.S Al Mulk dan Q.S. Sajdah. Sedangkan untuk putra-putri Prajurit dilombakan membaca(Qiroah) meliputi Q.S. Yaasin dan Q.S. Ar Rahman.

Editor : Agus WA

TNI BANTU UMAT ISLAM BANGUN MASJID

Patikraja – Kegiatan karya bakti merupakan bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap desa binaanya dan juga sebagai wahana untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dilakukan Babinsa Koramil 03/Patikraja Kodim 0701/Banyumas dengan membantu pengecoran Masjid Siroqjul Muttaqin RT 01 RW 07 di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Minggu (27/01/2019)

Dipimpin Peltu Tri Hartono beserta 5 orang anggota Babinsa Koramil melaksanakan karya bakti pengecoran Masjid Siroqjul Muttaqin bersama perangkat desa, Takmir Masjid dan masyarakat Desa Patikraja.

Danramil 03/Patikraja Kodim 0701/Banyumas P Putut Widodo mengatakan, TNI akan selalu menjadi penggerak dan pendorong serta membantu masyarakat. Kegiatan karya bakti merupakan salah satu bentuk upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Kepala Desa Patikraja Bp Nugroho Adi Wibowo, SPd, mewakili Takmir Masjid Siroqjul Muttaqin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Koramil 03/Patikraja yang telah membantu kegiatan ini.

Editor : Agus WA

ECO RACING, SOLUSI CERDAS HEMAT ENERGI

Produk Eco Racing membantu anda menghemat Bahan Bakar, merawat mesin dan bebas polusi. Juga dapat menjadikan anda pebisnis dengan penghasilan lumayan.

Presiden Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama Kepada Kasad

JAKARTA – tniad.mil.id – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa atas jasa dan pengabdiannya dalam memajukan TNI AD. Hal tersebut disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya, Jakarta, Senin (28/1/2019).

Dijelaskan Kadispenad, penganugerahan tanda kehormatan negara tersebut disematkan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap.

“Tadi pagi, atas nama Presiden RI, Panglima TNI menyematkan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama di Mabes TNI Cilangkap dan dihadiri para Kepala Staf Angkatan, Kasum TNI, dan pejabat TNI lainnya”, ungkap Kadispenad.

Lebih lanjut dijelaskan Kadispenad bahwa Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama hanya diberikan kepada prajurit TNI Angkatan Darat yang dibidang kemiliteran menunjukan kamampuan, kebijaksanaan dan jasa luar biasa melebihi panggilan kewajiban untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat tanpa merugikan tugas pokoknya.

“Penghargaan tertinggi ini, hanya diberikan kepada prajurit TNI Angkatan Darat yang telah berjasa dan mengabdikan dirinya untuk memajukan Angkatan Darat,” tegasnya.

Dalam acara penganugerahan yang berlangsung dengan khidmat tersebut, dibacakan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3 / TK / 2019 tanggal 25 Januari 2019 tentang penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.

Turut hadir dalam acara tersebut para Kepala Staf Angkatan, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, para asisten Panglima TNI, Aspers Kasad dan pejabat teras Mabes TNI. (Dispenad)

Editor : Agus WA

BANGUN KEBERSAMAAN MELALUI TRAIL ADVENTURE

Banyumas – Kodim 0701/Banyumas bersama PT RSA IV menggelar latihan bersama komunitas Trail Darmakradenan, bertempat di lahan PT RSA Desa Darmakradenan Kec. Ajibarang Kab. Banyumas dengan jumlah peserta 200 orang dari Banyumas Raya. Minggu (27/01/2019)

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos.,M.M.S. yang melepas langsung peserta latihan trail ini mengungkapkan bahwa acara yang dilaksanakan hari ini adalah bentuk sinergitas dari semua unsur pemerintahan,TNI dan Polri yang menyatu dalam kebersamaan dengan wujud diadakannya latihan bersama trail adventure ini.

“Dengan acara yang dilaksanakan hari ini kita berharap agar TNI semakin jaya dan selalu bisa untuk bersinergi dengan pemerintah daerah serta pihak yang lainnya dalam bersama-sama memajukan Kabupaten Banyumas ini. Selain itu, diharapkan akan semakin memupuk kebersamaan antara para off roader bersama TNI dan PT RSA,” terang Dandim.

Acara yang kita laksanakan hari ini tidak lepas dari kerjasama semua pihak yang mendukung baik itu dari PT RSA IV, Polri, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas serta Klub Darmakradenan Adventurte Trail (Danger). Dandim juga memberikan ucapan terima kasih kepada Danger selaku inisiator pada kegiatan ini.

“Ke depan kita berencana akan mengadakan event perlombaan yang mengundang para off roader, dengan jalur medan yang lebih menantang, bervariasi dan dengan hadiah yang lebih menarik,” pungkas Dandim.

Editor : Agus WA

Sunday, January 27, 2019

BABINSA BERSAMA WARGA LAKUKAN PEMBERSIHAN JALAN DESA

Banyumas – Babinsa Desa Kejawar Koramil 07/Banyumas Kodim 0701/Banyumas Serka Edy bersama masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan fasilitas umum jalan desa di Kejawar Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas, Minggu (27/01/2019).

Danramil 07/Banyumas Kapten Arm Siswandi melalui Serka Edy mengatakan, Kegiatan ini adalah salah satu bhakti nyata sekaligus penguatan paradigma kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan karya bhakti sebagai implementasi dari pembinaan teritorial, hal itu sudah menjadi bagian dari Tugas pokok TNI AD khususnya Babinsa sebagai ujung tombak Aparat Teritorial Kewilayahan.

Sasaran kerja bakti tersebut adalah pembersihan sektor kanan kiri jalan desa, saluran-saluran air yang yang terhambat, pemangkasan pohon-pohon besar yang rantingnya membahayakan bagi masyarakat pengguna jalan.

Lebih lanjut Serka Edy menyampaikan bahwa ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk peduli akan kebersihan lingkungan, sehingga dengan adanya kerja bakti semacam ini akan menciptakan nuansa desa yang bersih.

Sartiman salah satu warga setempat mengatakan “terima kasih kepada Koramil 07/Banyumas yang telah peduli dan memotivasi masyarakat dalam setiap kegiatan-kegiatan positif yang bertujuan membangun masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, akan lebih memberikan semangat bagi kami untuk semakin peduli dengan pentingnya kebersihan lingkungan,” tandasnya.

Editor : Agus WA

Adventure Tour Resort Wisata RSA Ajibarang

Friday, January 25, 2019

Eco Racing Hadir Di Kodim 0701 Banyumas

BABINSA DAN PETUGAS KESEHATAN LAKUKAN PSN

Sumbang – Mengantisipasi berkembang biaknya Nyamuk demam berdarah (DBD) atau dengan nama lain Aedes Aegypti, Desa Karanggintung RW 01, yang dibantu masyarakat dari Desa Karanggintung serta Babinsa Desa Karanggintung Koramil 05/Sumbang Kodim 0701/Banyumas Serka Sarno, Bidan Desa Ibu Umu, Tim dari Puskesmas Sumbang melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Jumat (25/01/2019)

Danramil 05/Sumbang Kapten Inf Budi Hari melalui Serka Sarno menyampaikan kepada warga bahwa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit dengan gejala demam yang sering disertai pendarahan dan renjatan yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue. Pada manusia virus tersebut ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Melaui PSN ini pencegahan demam berdarah dengue, dapat dilakukan dengan memberantas sarang nyamuk Aedes yakni dengan jalan pengasapan dan melenyapkan tempat berkembang biaknya serta membersihkan bak kamar mandi. Hal ini dilakukan agar nyamuk tidak mendapat kesempatan untuk berkembang biak.

Dalam kesempatan tersebut Serka Sarno juga mengarahkan serta mengingatkan kepada warga membudayakan 3M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur serta menaburkan bubuk abate sebagai langkah pencegahan demam berdarah yang dapat dilakukan setiap warga.

Kegiatan 3M ini lebih efektif gerakan pemberantasan sarang nyamuk karena dapat membunuh ratusan telur nyamu daripada dengan cara Fogging atau penyemprotan,” ujar Serka Sarno saat mendampingi para petugas PSN.

Editor : Agus WA

Thursday, January 24, 2019

53 KECAMATAN TERENDAM BANJIR DI SULAWESI SELATAN

8 TEWAS, 4 HILANG, PULUHAN LUKA-LUKA DAN RIBUAN WARGA MENGUNGSI

Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang dan gelombang pasang telah menyebabkan sungai-sungai meluap sehingga banjir di wilayah Sulawesi Selatan pada 22/1/2019 siang hari. Data sementara tercatat 53 kecamatan di 9 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami banjir yaitu di Kabupaten Jeneponto, Gowa, Maros, Soppeng, Barru, Wajo, Bantaeng, Pangkep dan Kota Makassar.
Dampak sementara akibat banjir, longsor dan angin kencang yang berhasil dihimpun Posko BNPB berdasarkan laporan dari BPBD, tercatat 8 orang meninggal dunia, 4 orang hilang, ribuan rumah terendam banjir, ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman, dan 10.021 hektar sawah terendam banjir. Korban meninggal dunia ditemukan di Jeneponto 5 orang dan Gowa 3 orang, sedangkan korban hilang terdapat di Jeneponto 3 orang dan Pangkep 1 orang. Hingga 23/1/2019 pukul 14.00 WIB banjir masih banyak melanda di daerah. Penanganan darurat dan pendataan masih terus dilakukan sehingga update data akan berubah.
Di Kabupaten Jeneponto, banjir melanda 21 desa di 10 kecamatan yaitu Kecamatan Arung Keke, Bangkala, Bangkala Barat, Batang, Binamu, Tamalatea, Tarowang, Kelara, dan Turatea dengan tinggi banjir 50 – 200 centimenter. Banjir akibat hujan deras sehingga sungai-sungai meluap, diantaranya Sungai Topa, Allu, Bululoe, Tamanroya, Kanawaya, dan Tarowang. Dampak yang ditimbulkan adalah 5 orang meninggal dunia, 3 orang hilang, 5 rumah hanyut, 51 rumah rusak berat, ribuan warga mengungsi dan ribuan rumah terendam banjir. Evakuasi, pencarian, penyelamatan dan distribusi bantuan masih terus dilakukan. Banyak warga yang mengungsi sementara di atap rumah sambil menunggu dievakuasi. Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI, Tagana, relawan dan lainnya melakukan penanganan darurat.
cek IG Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk informasi lebih lengkap.

Editor : Agus WA

Belajar Bersama, Rajin, Rukun dan Cerdas

Wednesday, January 23, 2019

BABINSA BANTU RUMAH WARGA YANG TERTIMPA POHON

Pekuncen – Rabu tanggal 23 Januari 2019 terjadi hujan besar di sertai Angin kencang yang menerjang di wilayah Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas mengakibatkan terjadi pohon tumbang yang menimpa rumah Bp Ahmad Wakrun. Rabu (23/01/2019)

Mendapat laporan adanya kejadian tersebut, Danramil 15/Pekuncen Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Suwarto langsung memerintahkan anggota dan Babinsa untuk turun langsung meninjau langsung lokasi bencana.

Dalam kejadian ini Bp Ahmad Wakrun mengucapkan terimakasih kepada Anggota TNI kususnya Babinsa Koramil 15/Pekuncen yang dengan cepat, cekatan dan penuh semangat membantu saya dan warga yang terkena musibah ini, entah bagaimana keadaan rumah mereka jika tidak segera ditangani. Maka dari itu, kami beserta seluruh warga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Danramil 15/Pekuncen dan anggota Koramil atas bantuan yang cepat diberikan kepada kami” kata Bp Ahmad.

Editor : Agus WA

DANRAMIL IKUT SURVEY PEMBUATAN JALAN TEMBUS ANTAR DESA

Sumbang – Danramil 05/Sumbang Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Budi Hari S, Staf Ter Kodim 0701/Banyumas mendampingi Tim dari DPU Kab. Banyumas dan Dinsospermasdes, terkait survei rencana pembuatan jalan tembus dengan panjang 2200 meter dan Lebar 5 meter. Rabu (23/01/2019)

Pasiter Kodim 0701/Banyumas Kapten Arm Sugeng Supriyadi menyampaikan bahwa rencananya jalan tembus itu akan menghubungkan Desa Banjarsari Wetan dan Desa Kotayasa Kec. Sumbang Kab. Banyumas.

“Selama ini warga Desa Banjarsari Wetan jika akan ke Desa Kotayasa harus menempuh jalan memutar, yang memakan waktu lama. Diharapkan dengan pembuatan jalan tembus ini, akan mempermudah warga dalam memasarkan hasil pertaniannya,” pungkas Pasiter.

Editor : Agus WA

Babinsa Dampingi Tim Monitoring dan Evaluasi Penggunaan APBDes

Ajibarang – Pada hari Senin tgl 21 Januari 2019 pkl 10.15 sd 11.45 Wib bertempat di balai desa Tipar Kidul Kec. Ajibarang Kab. Banyumas, Babinsa Tipar Kidul Koramil 13/Ajibarang Pelda Joko Suhono mendampingi acara monitoring dan evaluasi APBDes Tipar Kidul.

Acara dihadiri oleh Wardoyo ( Kasi Pemerintahan Kec. Ajibarang), Bpk Riyanto ( Kades ) dan perangkat Desa Tipar Kidul, Tim monitoring dari kecamatan, Suyadi (Ketua BPD), Aiptu Rojatil (Babinkabtimas) dan Pelda Joko Sahono ( Babinsa Tipar Kidul).

Kasi pembangunan Kec. Ajibarang Bp Wardoyo menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini dilakukan baik di Tipar dan karang bawang dengan tujuan agar tidak terjadi penyalahgunaan dan penyimpangan dana pembangunan .

“Kegiatan ini sekaligus untuk mengevaluasi kerja selama tahun 2018 dan pelaksanaan penggunaan dana yang ada sehingga kedepan penggunaan dana akan sesuai program dan rencana yang sudah dibuat,” jelas Bp Wardoyo.

Editor : Agus WA

MEREKA IKHLAS MELAKSANAKAN TUGAS, BUKAN PENCITRAAN

TNI Berjibaku Membuka Jalan Provinsi Banjarharjo-Salem Brebes Yang Lumpuh

Brebes – Puluhan orang yang tergabung dalam Peduli Bencana Alam Banjarharjo-Salem, melaksanakan pembukaan Jalan Raya Provinsi di ruas Banjarharjo-Salem Kab. Brebes, tepatnya di perbatasan kedua kecamatan yaitu di wilayah Desa Bandungsari Kecamatan Salem. Senin (21/1/2019).

Diketahui sebelumnya, tebing bukit Gunung Lio di Bandungsari, longsor sehari sebelumnya (20/1) sehingga menutup akses tersebut, dikarenakan tanah labil akibat guyuran hujan yang sangat deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Salem dan sekitarnya dari pukul 13.00 WIB.

“Karya bakti pembersihan material ini juga telah dilaksanakan malam hari pasca longsoran, namun karena volume material yang sangat banyak sehingga pagi ini, bersama 30 warga masyarakat Desa Bandungsari dan Pasirpanjang, TNI Koramil 13 Salem dan 14 Banjarharjo serta Polsek, kami melanjutkan pembukaan jalan,” ungkap Danramil 14 Banjarharjo Kodim/0713 Brebes, Kapten Inf. Agus Sulistyo.

Sampai berita ini ditayangkan Senin siang (21/1) kondisi jalan belum bisa dilewati, pasalnya hanya menggunakan peralatan seadanya ditambah chainsaw.

Hal senada juga dibenarkan Pjs. Danramil 13 Salem, Pelda Jahri bahwa, TNI-Polri bersinergi memotivasi masyarakat binaannya guna mengevakuasi longsoran dan terus menghubungi segenap elemen guna membantu serta mempercepat pekerjaan.

“Jika jalan ini tidak segera terbuka maka perekonomian masyarakat khususnya Salem dan Majenang Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, akan lumpuh menuju ke Brebes Kota,” tegas Jahri.

Editor : Agus WA

Tuesday, January 22, 2019

KODIM 0701/BANYUMAS MENUJU ZONA INTEGRITAS DAN BEBAS KORUPSI

Purwokerto – Kodim 0701/Banyumas melaksanakan pencanangan pembangunan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Pencanangan ditandai dengan penandatanganan oleh Komandan Kodim Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. dan para Komandan Koramil Jajaran Kodim 0701/Banyumas.

Kegiatan yang gelar di Aula Makodim 0701/Banyumas itu bertema “Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kodim 0701/Banyumas”.

Dandim Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. mengatakan sejalan dengan program reformasi birokrasi yang telah dicanangkan oleh pemerintah sejak Tahun 2010, Kodim 0701/Banyumas khususnya telah menetapkan program reformasi birokrasi sebagai salah satu program prioritas.

Dandim mengakui bahwa komitmen dan kebijakan Pembangunan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sangat diperlukan untuk menjamin kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Reformasi Birokrasi di lingkungan Kodim 0701/Banyumas secara konsisten dan berkelanjutan.

“Marilah kita semua selaku anggota Kodim 0701/Banyumas untuk berkomitmen dan membuat suatu lingkungan yang bersih dan bebas dari korupsi, kita merupakan satuan teritorial yang menjadi garda terdepan bagi TNI AD untuk menjadi birokrasi yang melayani kepada masyarakat,” tegas Dandim.

Editor : Agus WA

Saturday, January 19, 2019

Dandim 0703/Cilacap : Siapapun yang Berani Mengganti Ideilogi Pancasila Berhadapan Dengan Prajurit Kodim Cilacap

Cilacap | Jateng. Usai memimpin Upacara 17-an Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol.Inf.Wahyo Yuniartoto, S.E, M.Tr(Han) beri jam Komandan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI jajarannya bertempat di halaman Makodim, Jln. Jenderal Soedirman No. D 1 Cilacap, Kamis ( 17/1).

Dalam arahanya Dandim mengatakan, bahwa saat mendengar derap lagu Indonesia Raya jika kita manusia Pancasila, manusia Patroit, yang cinta NKRI, yang bangga tanah air pasti merasa, inilah adalah bagian dari mengisi kemerdekaan, bahwa cita – cita proklamasi tidak boleh bergeser, jangankan bergeser bergemingpun tidak. Itulah cita – cita yang luhur bangsa.” Tegas Dandim.

Jadi, tekad kita untuk menaikan Sang Merah Putih di puncak tertinggi dan menggemakan lagu Indonesia Raya disetiap jengkal tanah air, termasuk di halaman Makodim yang dikuti prajurit dan PNS jajaran Kodim 0703/Cilacap.

“Bagaimana dulu para pejuang kita mempertahankan merah putih, dengan air mata dan darah, kita bertekad seluruhnya untuk berkomitmen, siapapun yang akan menurunkan merah putih dan mengganti ideilogi pancasila akan berhadapan dengan prajurit Kodim 0703/Cilacap.” Tandas Letkol Inf Wahyo Yuniartoto.

Editor : Agus WA

PENERTIBAN LAHAN PERTAMINA DI BANYUMAS

Pendam IV Gandeng Media Mainstream Adakan Pelatihan Peliputan dan Editing

Semarang,- Pendam merupakan satuan yang dalam melaksankakan fungsinya selalu dan berkaitan erat dengan teknologi informasi, mulai dari saat peliputan hingga publikasi. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat menjadi suatu keniscayaan yang tak mungkin bisa dihindari terlebih oleh personel Pendam IV/Diponegoro.

Menyikapi tantangan tugas kedepan yang semakin dinamis dan komplek seiring perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, Pendam bekerjasama dengan Metro TV Semarang mengadakan pelatihan peliputan dan editing video, Sabtu (19/1).

Hal tersebut merupakan tindak lanjut apa yang disampaikan Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum. saat memberikan petunjuk dan perencanaan program kerja tahun 2019 khususnya peningkatan kemampuan (skill) personel.

“Perkembangan teknologi informasi adalah suatu keniscayaan yang tak bisa dihindari, personel Pendam harus mampu memanfaatkan keniscayaan tersebut untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi penerangan, yang salah satunya bagaimana menggunakan teknologi tersebut untuk menedit video menjadi sebuah informasi yang menarik”, urai Kapendam.

Dari awal saya sudah komit untuk senantiasa meningkatkan kinerja Pendam IV/Diponegoro melalui 5S 1T (strategi, sistem, struktur, skill, speed dan target). Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kinerja dan profesionalisme Pendam IV/Diponegoro berupaya melakukan terobosan-terobosan demi untuk meningkatkan skill anggota agar mampu bersaing dan dapat memenuhi tuntutan tugas, terang orang nomor satu di Pendam IV/Diponegoro.

Diterangkan pula mengapa pelatihan ini dilaksanakan dengan menggandeng media mainstream, disamping untuk sharing juga study banding karen media mainstream miliki pengalaman yang lebih dalam publikasi/penyampaian berita, terutama bagaimana mengolah konten-konten menjadi lebih humanis, menarik dan diminati masyarakat.

“Pendam juga ingin memilki kemampuan yang setara minimal mendekati dengan senantiasa terus belajar mengolah dan mengemas informasi menjadi berita yang himanis dan menarik sehingga dapat diterima dengan baik oleh prajurit dan keluarganya maupun masyarakat”, ungkap Kolonel Arh Zaenudin.

“Harus kita sadari bahwa informasi dan berita audio visual yang kekinian sangat diminati dan mendapat tempat di masyarakat milenial. “Dengan pelatihan ini, diharapkan Pendam kedepan dapat lebih profesional yang bekerja menggunakan strategi berdasarkan sistem yang sudah terstruktur sehingga mampu menyajikan informasi secara cepat sesuai target yang telah ditentukan,” pungkas Kapendam.

Editor : Agus WA

Banjir dan Longsor Landa Banyumas Selatan

Akibat hujan deras Selasa (15/01/2019) malam hinggha Rabu (16/01/2018) yang terjadi di Banyumas menyebabkan bencana banjir di Kecamatan Sumpiuh, Tambak dan pergeseran tanah di Kecamatan Kemranjen. Pergeseran tanah di Dusun Manggungan, Desa Petarangan RT 03 RW 01 Kemranjen, Banyumas mengakibatkan enam unit rumah warga terancam longsor.

Koordinator Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Banyumas, Ady Candra menjelaskan ke enam rumah warga yang terancam longsor yakni milik rumah Khoerun (47), Muhromah (60), Ani (46), Maemunah (70), Nasilah (38) dan Umiyati (50). Untuk sementara mereka sebagian mengungsi di rumah saudaranya,karena takut terjadi longsoran yang lebih besar.

“Pergerakan tanah terjadi akibat hukan hujan deras sejak semalam mengakibatkan gerakan tanah yang terjadi pada pukul 04.00 WIB,” kata Ady Candra.

Sedang luas pergerakan tanah sekitar panjang 200 meter dan lebar 150 meter. Dijelaskan dari enam rumah terancam, rumah Ani (46) yang cukup parah karena mengalami rusak bagian atap yakni genteng merosot, retak pada bagian tembok ruang tamu karena getaran tanah.

Untuk mengantisipasi terjadinya pergerakan tanah berkelanjuta tim sar relawan gabungan Tagana, Polsek dan Koramil Kemranjen, Pemde Petarangan Rapi, Banser dan warga masyarakat menebang pohon yang mengancam apabila tanah mengalami longsor. Kepada pemilik enam unit rumah yang terancam longsor juga diminta untuk segera mengosongkan rumah apabila sore dan malam masih terjadi hujan.

Warga juga diminta untuk melaksanakan ronda malam oleh guna memantau pergerakan tanah. Sedang di Desa Karanggintung, Kemranjen jalan desa ambles sepanjang 20 meter setelah sebelumnya diguyur hujan.

Selain mengakibatkan pergerakan tanah, hujan deras yang mengguyur wilayah Banyumas juga menyebabkan Sungai Angin di Dusun Karet Kelurahan, dan Kecamatan Sumpiuh meluap. Kemudian di Desa Prembung, Kecamatan Tambak puluhan rumah juga terndam banjir.

Banjir luapan Sungai Angin mulai terjadi pukul 04.30 WIB. Hingga kemarin petugas gabungan terdiri Polsek, Koramil Sumpiuh dan Tagana masih berada di lapangan untuk melakukan asessmen dan pendataan jumlah rumah warga yang terdampak. “Saat ini kondisi cuaca masih gerimis dan mendung tebal,” kata Koordinator Tagana Banyumas, Ady Candra.

Editor : Agus WA

BABINSA BANTU BPN DISTRIBUSIKAN SERTIFAT TANAH WSRGA

Gumelar – Bertempat di Balai Desa Kedung urang Kec. Gumelar Kab. Banyumas, Babinsa Kedung urang Koramil 14/Gumelar Koptu Kusworo ikut mendampingi kegiatan penyerahan Sertifikat Tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada warga pemohon Desa Kedungurang Kec.Gumelar Kab. Banyumas. Kamis (17/01/2019)

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim BPN Banyumas ( Bp.Paimun & 3 anggota ), Babinsa Kedungurang ( Koptu Kusworo ), Babinkamtibmas Kedungurang (Brigadir Wawan P), SatPol PP Kec Gumelar.( Bp.Karsono ), Kepala Desa Kedungurang ( Surwanto S.pd ), dan Warga pemohon sekitar 300 orang.

Kepala Desa Kedungurang Dp surwanto, SPd dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada warga.

“Untuk tahun depan sudah diusulkan pengajuan lagi sebanyak 1500 sertifikat,” jelas Kepala Desa kedung Urang.

Tim BPN Banyumas Bp Paimun menyampaikan bahwa hak setiap warga negara untuk mendapatkan pelayanan terbaik warga, dan program ini akan berlanjut sampai 2023. Untuk itu sertifikat supaya dijaga jangan sampai rusak dan hilang,sebab kalo membuat sendiri lebih lama.

Adapun rincian jumlah sertifikat yaitu :

1. Penyerahan tahap I tanggal 12 Desember 2018 sebanyak 500 sertifikat.

2. Penyerahan tahap II tanggal 17 Januari 2019 sebanyak 650 Sertifikat.

3. Sebanyak 100 sertifikat akan diserahkan langsung oleh Bp.Presiden melalui perwakilan pada kesempatan yang lain.

4. Sebanyak 51 tidak membuahi syarat ( K3 ) karena masih bermasalah.

5. Untuk Tahun 2019 baru diusulkan lagi ke BPN sebanyak 1500 sertifikat.

Editor : Agus WA

Friday, January 18, 2019

BABINSA BANTU WAEGA BERSIHKAN TEBING LONGSOR

Tambak – Akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Banyumas, mengakibatkan adanya bencana alam berupa tebing longsor di Desa Watuagung Kecamatan tambak kabupaten Banyumas.
Babinsa Desa Watuagung Koramil 12/Tambak Kodim 0701/Banyumas Serda Sariyono bersama babinkamtibmas Polsek Tambak, Tim Relawan Mahamameru pagi ini (Sabtu) bahu membahu bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan material akibat tebing longsor di Grumbul Karandadap Rt08/02 desa Watuagung Kecamatan Tambak. Akibatnya menutup akses jalan sepanjang 20 M dengan ketinggian 4 M. Sabtu (19/01/2019)
Danramil 12/Tambak, Kapten Inf Muklis, S. Sos menyebutkan, cuaca dalam beberapa hari terakhir memang kurang bersahabat. Hal ini mengakibatkan adanya tanah longsor di beberapa daerah di wilayah Tambak, salah satunya di Desa Watuagung tersebut.
Menurut Danramil, kegiatan kerja bakti tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tentu saja dengan kehadiran anggota TNI membuat warga Desa Watuagung semakin semangat dalam bekerja bakti.
” Kami akan terus berupaya bersinergi dengan pihak-pihak terkait dalam membantu menangani bencana alam yang terjadi wilayah Tambak,” jelas Danramil.

Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. juga menghimbau kepada Danramil untuk memerintahkan anggota Babinsanya untuk rajin terjun ke wilayah dikarenakan wilayah Kabupaten Banyumas sekarang saat ini sedang dalam musim hujan dan rawan akan terjadinya bencana longsor. Dandim juga menambahkan dengan kerja bakti pula diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan hubungan antara TNI dengan rakyat semakin terjalin dengan baik.

Editor : Agus WA

Danramil 25/Purwokerto Selatan, Pimpinan Apel Kesadaran Nasional Kopri

Banyumas – Pada Hari Kamis Tanggal 17 Januari 2019 Pukul 07.30 s.d 08.30 Wib bertempat di halaman kelurahan Kantor Kelurahan Pasirmuncang Kec. Purwokerto Barat Kab. Banyuma, Danramil 25/Purwokerto Selatan Kapten Inf Syukur menjadi pimpinan Apel Kesadaran Nasional Kopri Se-Kec. Purwokerto Barat.

Turut hadir dalam kegiatan apel, Totot Subagyo S.os. Msi. ( Camat Purwokerto Barat ), Kapten Inf Syukur ( Danramil 25/ Purwokerto Selatan ), Drs Agus Ekobudianto ( Sekcam Purwokerto Barat ), Bu Salimah ( Kepala UPK Purwokerto Barat ), Drs Eko Budi Siswanto ( Kasi Trantib kec. Purwokerto Barat ), Lurah Se-Kecamatan Purwokerto Barat,Seluruh ASN Se- Kec. Purwokerto Barat, Bribka Hidayat ( BabinKantibmas Kel. Basirmuncang ), Serda Dody ( Babinsa Kel. Pasirmuncang )

Amanat Bupati Banyumas Ir. Achmad Husaen yang di bacakan oleh Kapten Inf Syukur ( Danramil 25/ Purwokerto Selatan) menyampaikan bahwa apel kesadaran nasional Korpri Kabupaten Banyumas di awal tahun 2019 ini membawa spirit untuk bekerja lebih baik, lebih rajin, lebih disiplin, lebih tekun, lebih ulet, disertai sikap yang jujur ksatria dan pantang menyerah untuk meraih sukses

Lebih lanjut disampaikan bahwa tahun 2018 yang lalu Kabupaten Banyumas tidak sepi dari prestasi atau penghargaan di tingkat provinsi Jawa Tengah maupun di tingkat nasional seperti Kwarcab tergiat 31 kali berturut-turut tingkat kwarda Jateng kabupaten kota dengan kinerja terbaik dalam penerapan sistem akun akuntabilitas kinerja dan penyelesaian tindak lanjut tingkat Jawa Tengah opini WTP 7 kali dari BPK penghargaan dari Kementerian Kesehatan atas kinerja program imunisasi terbaik selama tahun 2015 hingga 2017 penghargaan nasional Awards 2018 dari lembaga kebijakan pengadaan barang jasa pemerintah penghargaan kepatuhan terhadap standar pelayanan publik penghargaan Anugerah Parahita ekapraya dan lainnya, Kita juga harus bersyukur pada hari Senin tanggal 14 Januari 2019 yang lalu saya menerima penghargaan Anugerah Adipura periode 2017-2018 untuk Purwokerto

“Ke semua itu bisa kita raih berkat kerjasama yang Sinergi dan profesional dari segenap pemangku kepentingan serta kerja keras dari kita semua Untuk itu saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus tulus nya dan penghargaan yang setinggi-tingginya saya juga berharap kerjasama yang indah dan Sinergi yang telah terbangun dengan baik ini kita jaga dan tingkatkan dalam membangun Banyumas yang kita cintai bersama,” lanjut Bupati dalam amanatnya.

“Hal ini perlu saya sampaikan karena pada tahun 2019 ada beberapa agenda perlu mendapat perhatian serius dari kita semua antara lain terkait penyelenggaraan Mall pelayanan publik perubahan pengelolaan sampah peringatan hari jadi ke 448 Kabupaten Banyumas penyelenggaraan pemilu presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif serta beberapa agenda penting lainnya terutama pelaksanaan tahun pertama RPJMD Kabupaten Banyumas tahun 2018 – 2023,” lanjut Bupati dalam amanatnya.

Peserta apel yang berbahagia Insya Allah besok pagi akan dilaksanakan Grand Opening Mall pelayanan publik Kabupaten Banyumas oleh menteri berdaya gunaan aparatur negara dan Reformasi birokrasi selain pengurusan perizinan melalui Mall pelayanan publik warga masyarakat juga bisa mengurus kartu kuning, password ,perpanjangan SIM, perpanjangan dan rekomendasi Surat Keterangan Catatan Kepolisian SKCK, BPJS kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, layanan terpadu Satu Atap penetapan tenaga kerja luar negeri dan lain-lain

Di mal pelayanan publik juga terdapat aduan Banyumas sebagai sarana bagi warga masyarakat untuk Menyampaikan keluhan saran kritik tentang pelayanan publik atau hal-hal lain secara langsung kepada petugas selain melalui media sosial yang tersedia

Inilah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk memberikan pelayanan publik secara yang cepat mudah terjangkau aman dan nyaman melalui pengintegrasian pelayanan publik melalui prinsip prinsip keterpaduan berdaya guna koordinasi akuntabilitasi aksebilitas dan kenyamanan

Diakhir amanatnya, Bupati berpesan bahwa sejak tanggal 2 Januari 2019 pola pengolahan sampah di Kabupaten Banyumas berubah dari pola kumpul angkut buang Ketempat ke pengolahan sampah dari sumbernya dengan pola pilah sampah manfaatnya sampah dan musnahkan sisa sampah di Sumber penghasil sampah, terutama sampah rumah tangga untuk mendukung pola baru pengolahan sampah, pemerintah Kabupaten Banyumas telah membangun pusat pengolahan sampah agar pemilihan sampah di 5 lokasi yaitu Desa Tipar Kidul Kecamatan Ajibarang, desa banteran Kecamatan Wangon, Desa Karangcegak Kecamatan Sumbang, desa kedungrandu Kecamatan Patikraja, Kelurahan Randegan Kecamatan Sumpiuh, selanjutnya warga masyarakat bisa melakukan kerjasama dengan kelompok swadaya masyarakat pengolahan sampah yang ada di wilayah masing-masing dengan membayar iuran sampah yang besarnya telah disepakati bersama.

Editor : Agus WA

DANRAMIL BERSAMA FORKOMPIMKEC LAKUKAN KEGIATAN PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK

Tambak – Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam, serta flora dan fauna yang tumbuh di darat maupun di dalam laut, lingkungan terdiri dari dua komponen biotic dan abiotic.

Bertempat di desa Karangpetir kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas, Puskesmas Tambak, Danramil 12/Tambak Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Muklis, S. Sos. Beserta anggota, Forkompimkec Tambak, Polsek Tambak dan Kepala Desa Tambak melaksanakan pengecekan dan pemberantasan Sarang Nyamuk serta Pemeriksaan Jentik- jentik Nyamuk Hal ini menindaklanjuti rangkaian kediatan Rapat Lintas Sektoral tingkat Kecamatan Tambak di Bidang Kesehatan Bersama Muspika Kecamatan Tambak beberapa hari yang lalu. Jumat (18/01/2019)

Giat tersebut mengajak masyarakat terlibat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan dengan membersihkan dari jentik nyamuk. Menjaga lingkungan yang bersih dan sehat merupakan suatu upaya pencegahan penyakit dari berbagai gangguan kesehatan, khususnya penyakit-penyakit berbasis lingkungan yang tidak bersih dan sehat seperti diare, filiriasis, TB paru, Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), malaria, Cikunguya,Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit berbasis lingkungan lainnya.

Sekcam Tambak Ika Supriyatin, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa penyakit yang disebarkan oleh nyamuk sebagai vektor tak sebatas demam berdarah dengue (DBD). Karena itu tiap rumah harus memastikan bebas dari jentik nyamuk guna untuk menghadang penyakit tersebut.

Melalui anggota Koramil 12/Tambak, kegiatan Pemantauan Jentik Nyamuk dan Lingkungan, dilakukan pengecekan langsung, di tempat-tempat penampungan air, di rumah-rumah warga. “Kita akan dukung sepenuhnya program PSN di wilayah Desa Karangpetir ini. Yang kita laksanakan bersama-sama dengan instansi terkait”, ucap Babinsa Karangpetir di sela-sela kegiatan.

“Dilaksanakannya pemberantasan sarang nyamuk, bertujuan agar masyarakat terbebas dari serangan penyakit demam berdarah (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti, jenis nyamuk ini merupakan dapat membawa virus dengue, penyebab penyakit demam berdarah saya menghimbau dan mengharap kepada warga untuk selalu menjaga lingkungan, karena dengan lingkungan yang bersih dan sehat, warga terhindar dari segala macam penyakit,” tegas Danramil.

“Mari kita tingkatkan kepedulian dan kebersihan lingkungan dengan selalu membersihkan selokan-selokan dan tempat penampungan air , Karena nyamuk berkembang di tempat yang lembab,”pungkas Danramil.

Editor : Agus WA

BABINSA CEK LOKASI TANAH LONGSOR

Banyumas – Babinsa Desa Dawuhan Koramil 07/Banyumas Sertu Sarino mendapatkan informasi langsung melakukan pengecekan dilokasi kejadian dengan di dampingi Babinkamtibmas Polsek Banyumas.

Upaya Babinsa dan Babinkamtibmas adalah mengajak perangkat desa dan warga setempat untuk segera melakukan pembersihan material longsoran dengan menggunakan alat seadanya, dan rencana akan dilakukan besok pagi, mengingat sore ini masih diguyur hujan lebat.

Babinsa menghimbau untuk semua masyarakat terutama bagi warga yang tinggalnya di daerah rawan bencana longsor untuk lebih berhati-hati pada saat curah hujan tinggi apabila ada kejadian bencana baik tanah longsor maupun bencana yg lain sekecil apapun segera berkordinasi dengan pihak koramil dan polsek setempat,”tegas Sertu Sarino.

Editor : Agus WA

MENGUAK TABIR KELAM DIBALIK’98

SIAPA AKTOR INTELEKTUAL DIBALIK KERUSUHAN MEI 1998

Sejarah telah mencatat bahwa lengsernya Presiden Soeharto akibat tuntutan remormasi yang harus dibayar mahal oleh mahasiswa dan elemen masyarakat dengan pengorbanan materi, raga bahkan jiwa dalam peristiwa yang dikenal dengan istilah “Tragedi mei 1998”.

TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) mencatat tidak kurang 288 orang korban meninggal, 101 korban luka, 92 orang wanita menjadi korban pemerkosaan, Ratusan rumah serta puluhan Mall / Dept. Sore terbakar. Kerugian fisik diperkirakan mencapai Rp 2,5 Triliun.

Protes mahasiswa berawal saat mahasiswa UI mendatangi DPR/MPR untuk menyatakan penolakan terhadap pidato pertanggung jawaban Presiden Soeharto yang di sampaikanpada Sidang Umum MPR 5 Maret 1998. Mahasiswa menyerahkan agenda “Reformasi Nasional”. Mahasiswa di terima oleh Fraksi ABRI.

Aksi mahasiswa tidak di hiraukan oleh Soeharto dan 11 maret 1998 Harmoko sebagai Ketua DPR/MPR dalam SU MPR melantik Soeharto sebagai Presiden RI.

9 Mei 1998 Soeharto berangkat ke Kairo, Mesir untuk menghadiri pertemuan KTT G -15. Ini merupakan lawatan terakhirnya keluar negeri sebagai Presiden RI.

Setelah terjadi penembakan mahasiswa Trisakti 12 Mei 1998 menewaskan 4 orangmahasiswa (Elang Mulia, Hafidin Royan, Hendriawan danHeri Hartanto. Semoga mereka mendapat tempat disisi Allah). Dan puluhan yangluka. Namun aparat membantah telah menggunakan peluru tajam,Tetapi uji balestik di Belafast Irlandia thn 2000, peluru yang tertanam di tubuh korban adalah peluruh tajam berkaliber 5,56 mm dari senjata Polri unit Satuan Gegana

Di beberapa lokasi aksimimbar bebas seperti di depan kampus UI terdapat sekelompok massa “BERAMBUT CEPAK” ada juga yang GONDRONG memprovakasimassa untuk melakukanunjuk rasa. pakai baju ormas mengajak mahasiswa UI keluar kampus untuk demo bersama, namun mahasiswa tidak terpancing, akhirnya massa bermabut cepak mulai melemparkan batu ke dalam kampus dan membakar ban mobil. Massa tersebut jumlah kecil itu mulai memprovakasi masyarakat yang berada di sekitar Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo, mereka berorasi memancing masyarakat sekitar. Tiba2 banyak yang datang bergabung lalu mereka membakar Show Room mobil Timor. Massa tersebut akhirnya disebut “KELOMPOK SILUMAN”

Ada yang aneh, kelompok siluman ini mahir melempar bom moltov dan lihai memprovakasi rakyat, menyulut kemarahan massa, mereka selalu datang bergerombol di terjunkan kelokasi demo dengan mobil pick up, truk serta menghilang tiba2 begitu kerusuhan meletup

13 Mei 1998 Jakarta mencekam, rusuh dimana mana, Jakarta berkobar, kerusuhan, penajarahan, pembakaran toko, perkantoran bahkan Yogya Depatement Store terhabakar habis, Supermarket Hero, Super Indo, Makro, Goro, Ramayana dan Borobudur , sekitar 500 orang meninggal dunia terpanggang hidup2,pekerkosaanterhadap wanita,

Pada tgl 14 Mei ada pasukan dari Solo di berangkatkan ke Jakarta, mendarat di Bandara Halim. Pada saatyang bersamaan antara Jakarta & Solo, kerusuhan terjadi dalam waktu tepat bersamaan yaitu pagi hari. Jakarta benar2 lumpuh. Hariitu merupakan puncak dari huru hara di Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia.

Soeharto, mengatakan bersedia mengundurkan diri jika rakyat menginginkan. Ia mengatakan itu di depan masyarakat Indonesia di Kairo.

15 Mei ‘98, Soeharto mempersingkat lawatannya di Kairo & kembali ke Indonesia serta mengatakan bersedia mengundurkan diri.

Dari rangkaian rangkuman singkat peristiwa lengsernya Soeharto & kerusuhan yang berkobar pada Mei 1998 banyak keanehan yang terjadi

Siapa dibali kerusuhanMei 1998. Apakah WIRANTO?? atau PRABOWO SUBIANTO ??

Apakah kerusuhan yang terjadi hampir bersamaan waktunya di beberapa kota besar di Indonesia secara SPONTANITAS?? atauBY DESIGN ??

Siapa dibalik penembakan mahasiswa serta penculikan aktifis Mei 1998. WIRANTO?? Atau PRABOWO SUBIANTO ??

Siapakah massa “berambut cepak berseragam ormas” yang memprofakasi masyarakat

Kemana Polri & TNI saat kerusuhan melanda Ibu kota membuat Jakarta lumpuh total, masyarakat ketakutan

Kenapa pemerintah dalam hal ini TNI tidak memberlakukan jam malam sebagai situasi darurat keamanan Ibu kota

Apakah kerusuhan yang terjadi di Ibu kota & beberapa kota besar lainnya merupakan PEMBIARAN PEMERINTAH”

Kenapa Wiranto sebagai Menhamkam / Pangab berangkat ke Malang pd 14 Mei 1998 untuk serah terima PPRC, padahal sitiasu Ibu kota sangat “GENTING”

Jawabannya sangat sederhana. Mari simak dengan akurat tanpa KEBERPIHAKAN pada individu atau kelompok tertentu.

ØKemarahan elemen masyarakat atas terjadinya penembakan & ahrnya 4 orgmahasiswa Trisakti tewas menuntut REFORMASI oleh aparat keamanan.

ØInfo beredar bhw Anggt Kopasus pakai seragam Polri sebagai pelaku penembakan “Sniper” atas perintah Prabowo.

ØTeori konspirasi ini TIDAK TERBUKTI, krn uji balestik Di BELFAST IRLANDIA thn 2000 peluru di tubuh korban berkaliber 5,56 mm, Uji balestik thn 2000 peluru di tubuh korban berkaliber 5,56 mm, berasal dr anggt Polri Unit GEGANA.

ØJika penembakan di lakukan oleh Kopasus dgn SNIPER, kalibernya diatas 7 mm. Teori konspirasi TIDAK TERBUKTI. @Prabowo

ØJika penembakan pakai Sniper, maka sasaran tembak dipilih sesuai target, tapi faktanya penembakan yang terjadi secara Random

ØJka kerusuhan yg terjadi adlh spontanitas, maka kerusuhan akan BERSIFAT MENJALAR ke daerah2, tetapi faktanya KEJADIAN BERSAMAAN.

ØJadi jelas bahwa kerusuhan di Jakarta & kota2 besar lainnya merupakan PEMBIARAN serta TERENCANA

ØFakta lain keterlibatan Polri pemicu kerusuhan, Dan Puspom ABRI Syamsu Djalal, tidak berhasil meminta Kapolri Dibyo Widodo untuk menyerahkan anggotanya yg dicurigai terlibat penembakan mahasiswa Trisakti. Lebih 2 minggu stlh insiden berlalu 29 Mei, barulah Wiranto memanggil Kapolri & memerintahkan agar menyerahkan anggotanya,

ØYang ANEH, Kapolri menyerahkan anggota Polri ke Polda, BUKAN ke POM ABRI, karena saat itu Polri masih bagian dari ABRI.

ØYang LEBIH ANEH, senjata Polri baru di serahkan sebagai barang bukti nanti 19 Juni 1998, 1 bulan lebih setelah peristiwa.

ØApabila Prabowo yang dituduh berada di balik penembakan itu, Prabowo sebagai Pangkostrad TIDAK PUNYA AKSES memerintah Polri.

ØYang dapat member perintah langsung pada Polri adalah Wiranto sebagai Menhankam / Pangab. JELAS KETERLIBATAN WIRANTO.

ØSebelum Wiranto berangkat ke Malang membawa petinggi2 ABRI “hanya sekedar upacara serah terima dari Dev. I ke Dev. II , malamnya tgl 13 Mei 1998 Wiranto memimpin rapat Garnisun menerima laporan situasi & kondisi Ibu kota pasca kerusuhan. Dari rapat dg Garnisun seharusnya Wiranto membatalkan ke berangkatannya ke Malang bersama petinggi2 ABRI

ØWiranto sebagai Menhankam / Pangab hrs bertanggung jawab penuh terhadap situasi keamanan Ibu kota & RI.

ØUpacara serah terima PPRC adalah hal rutin di TNI, tidak perlu Wiranto bertindak sebagai Komandan Upacara terlebih Ibu kota dalam keadaan genting.

ØMenurut info yang beredar Prabowo sudah menunjuk Kasum TNI Fahrus Razi sebagai Inspektur, namun di ambil alih oleh Wiranto. SENGAJA ??!!

ØAda info bhw Prabowo S sudah menghubungi Wiranto agar membatalkan berangkat ke Malang. Namun hal ini di bantah oleh Wiranto, bhw tidak telepon Prabowo yang di terima oleh Ajudannya maupun Sekretarisnya.

ØSekarang faktanya, terlepas apakah Prabowo melarang Wiranto berangkat ke Malang atau tidak, WIRANTO JELAS2 MENGABAIKAN SITUASI IBU KOTA YG SEDANG GENTING, berangkat ke Malang. Apalagi dr hsl rapat Garnisun 13 Mei 1998 malam, Ketua Badan Intelj. ABRI Zaki Anwar melporkan situasi Ibu kota sedang genting.

ØDisini terlihat FAKTOR PEMBIARAN dari Wiranto soal keamanan Ibu kota pasca kerusuhan Mei 1998.

ØFakta lain bahwa Dan Puspom ABRI Syamsul Djalal ingin memberlakukan JAM MALAM di Ibukota, namun di tolak oleh Wiranto.

ØFakta lain KEANEHAN SIKAP WIRANTO, Mabes ABRI perintahkan Pangdam Jaya membantu pengamanan Ibu kota, Pangdam Jaya minta bantuan pada Prabowo S untuk mendatangkan tambahan pasukan dari kerrawang, Cilodong, Malang & Makassar. Tapi Wiranto TIDAK MEMBERI IZIN PEMAKAIAN PESAWAT HERCULES, untuk mengangkut pasukan tambahan pengamanan.

ØSebagai Menhankam / Pangab seharusnya Wiranto mengambil alih Komando dan secara fisik wajib berada di lokasi kerusuhan.

ØFakta lain keterlibatan Wiranto adlh pembentukan PAM SWAKARSA, Ini adalah trik Wiranto menangani protes rakyat dalam SI MPR. Pam Swakarsa yang dibentuk dari rakyat sipil berbasis Islam untuk melawan rakyat sipil, agar TNI cuci tangan dari konflik vertical.

ØKesaksian Kivlin Zein yang diperintah oleh Wiranto untuk minta dana dari Setiawan Djodi lewat Jimmly Asshidiqie untuk membentuk Pam Swakarsa

ØKembali pada peristiwa 12 mei’98 penembakan pada mahasiswa & korban tewas 4 orang mahasiswa Trisakti Dituduh Prabowo S sebagai dalangnya. Fakta bhw 14 Mei terjadi pertemuan di Makostrad dengan tokoh2 masyarakat Adnan Buyung Nasution, Fahmi Idris (mantan Ketua Golkar), Bambang Widjajanto (Skrg Pimp. KPK) atas inisiatif Setiawan Djodi. Ke 4 tokoh masyarakat ini menanyakan keterlibatan Prabowo S atas penembakan mahasiswa Trisakti. Prabowo Subianto menjawab : :Demi Allah saya tidak terlibat, saya di set-up”

ØFakta berikutnya 5 hari setelah insiden penembakan, Prabowo dating ke rumah Herry hartanto (salah seorg korban), Di depan Syahril Mulyono (org tua orban) Prabowo di bawah Al-Qur’an bersumpah : “Demi Allah saya tidak pernah memerintahkan pembantaian mahasiswa”. Sebagai ummat Islam kita sangat yakin Prabowo bersumpah atas nama Allah, bukanlah pelaku atau pemberi komando.

ØIni jelas menandakan bukan Prabowo S di balik penembakan mahasiswa Terisakti 12 Mei 1998.

ØKasus penculikan beberapa org aktifis di curigai adalah keterlibatan Prabowo . Namun DKP (Dewan Kehormatan Perwira) yang menyelidiki kasus ini TIDAK PERNAH MENGUNGKAPKAN hasil pemeriksaannya kepada publik. Tidak juga kepada Prabowo S yang notabene menjadi tertuduhnya.Sampai saat ini masyarakat TIDAK PERNAH MENGETAHUI HASIL PENYELIDIKAN DKP.

ØArtinya DKP merahasiakan fakta yg sesungguhnya di balik penculikan aktifis

ØJika Prabowo sebagai dalang penculikan, kenapa korban2 penculikan seperti Pius L. Lanang & Desmond J. Mahesa menjadi pengurus Partai Gerindra

ØDisini jelas Wiranto mengulur waktu atas hasil penyelidikan DKP, tentunya punya maksud tertentu yg patut di curigai.

ØDari rangkaian fakta insiden Mei 1998 tidak ada tuduhan yg mengarah ke Prabowo S, sebagai dalang kerusuhan Mei 1998.

ØSilahkan masyarakat menilai sendiri siapa sesungguhnya AKTOR INTELEK DI BALIK KERUSUHAN MEI 1998 yang membawa korban harta & nyawa rakyat Indonesia yang merupakan sejarah kelam ORBA dan munculnya REFORMASI.

ØSalam Reformasi
Sumber Kompasiana 28 Mei 2013