Tuesday, January 28, 2020

SMP NEGERI 2 KEMRANJEN MENUJU SEKOLAH CALON ADIWIYATA TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2020


Kegiatan Sosialisasi program Adiwiyata SMP Negeri 2 Kemranjen

Kemranjen. Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kemranjen Kabupaten Banyumas telah berbenah diri dan menyiapkan segala persyaratan administrasi dan kegiatan sosial untuk melaksanakan program kegiatan Menuju Sekolah Calon Adi Wiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020.

Pelatihan pembuatan pupuk organik

Diawali dengan mensosialisasikan kepada seluruh stick holder SMP Negeri 2 Kemranjen, Komite Sekolah, para orang tua siswa, masyarakat, Babinsa Koramil 11 Kemranjen dan Darma Wanita Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas yang bertempat di sekolah SMP Negeri 2 Kemranjen. Ibu Puji Astuti, S.Pd yang menjadi penyaji materinya. Pada acara ini diberikan presentasi bahwa SMP Negeri 2 Kemranjen akan menjadi sekolah yang ditunjuk untuk mengikuti Program Menuju Sekolah Calon Adi Wiyata Tahun 2020. Pada acara ini, pihak SMP Negeri 2 Kemranjen juga memberikan sosialisasi kepada Darma Wanita Kecamatan Kemranjen berupa pengolahan sampah organik menjadi kompos bokasi padat dan cair, yang disampaikan oleh Ibu Sri Neni, S.Pd. Kemudian juga diberikan cara untuk pengolahan sampah anorganik menjadi ekobrik. Dan mengharapkan dukungan, saran serta masukan agar SMP Negeri 2 Kemranjen dapat melaksanakan kegiatan Menuju Sekolah Calon Adi Wiyata dengan hasil yang terbaik.

Pembuatan Biopori

Sedangkan untuk lingkungan sekolah, SMP Negeri 2 Kemranjen melaksanakan pembersihan diluar lingkungan sekolah bersama warga dengan membersihkan sampah di pemukiman warga Desa Karangsalam. Juga diberikan bantuan Bibit Durian dan Mahoni kepada warga yang bertujuan untuk dikembangkan dan hasilnya dapat dimanfaatkan.

Maggot yang berhasil diternakkan dari Lalat Tentara Hitam

Selain kegiatan sosialisasi, SMP Negeri 2 Kemranjen juga melaksanakan kegiatan praktek langsung dilapangan pembuatan kompos dari sampah organik. Ibu-ibu PKK Desa Kecila Kecamatan Kemranjen yang menjadi pesertanya. Pembuatan Kompos Bokasi padat dan cair yang dilatihkan oleh Tim SMP Negeri 2 Kemranjen yang dipimpin oleh Bu Sri Neni, S.Pd. Kompos yang dihasilkan sangat bagus untuk pemupukan semua jenis tanaman.

Didalam lingkungan sekolah sendiri, SMP Negeri 2 Kemranjen juga memiliki tempat dan sarana untuk mengolah sampah organik menggunakan media Maggot (sejenis ulat/belatung). Meskipun sejenis Ulat Belatung, namun Maggot dapat dikonsumsi. Digoreng bersama Tepung dan dijadikan Rempeyek. Enak juga, bisa mencobanya. Sedangkan Maggot berasal dari telur ” Tentara Lalat Hitam ” (Black Soldier Fly) yang sudah menetas. Selain untuk dikonsumsi Maggot juga dapat digunakan untuk Sistem Pertanian Terpadu (Integrited Farming System)

Selain itu untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah tanah longsor, di area sekolah juga dibuat saluran serapan untuk air (biopori). Juga memperbanyak tanaman dilahan yang kosong. Rekondisi selokan yang tersumbat. Penanaman Biji Durian, dan penyediaan Bibit Durian yang berada di ” Green House ” sekolah tersebut. Dihalaman belakang sekolah, dekat Mushola juga ditanami biji Kacang Hijau dan Waluh. Sekolah juga menerapkan kedisiplinan menjaga kebersihan. Disediakan tempat sampah bagi siswa untuk bungkus makanan dan minuman yang dari plastik. Dari kebiasaan berperilaku bersih antara murid dan guru ini, menciptakan Spot Selfi yang atraktif berupa bentuk “LOVE” yang disusun dari ekobrik.

Hasil Daur Ulang dari Sampah anorganik

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kemranjen, Bpk Edy Sunarto, S.Pd menuturkan bahwa semua kegiatan yang dilakukan oleh sekolahnya saat ini untuk melengkapi syarat administrasi Menuju Sekolah Calon Adi Wiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020. Hal ini berdasarkan lolos seleksi dari Sekolah Calon Adi Wiyata Tingkat Kabupaten Banyumas tahun 2019. Dan sangat berharap, SMP Negeri 2 Kemranjen mendapat hasil terbaik dari kegiatan ini.

Tim Pelaksana Tugas Program Adiwiyata SMPN 2 Kemranjen

Editor : Agus WA

No comments:

Post a Comment