Saturday, January 19, 2019

Banjir dan Longsor Landa Banyumas Selatan

Akibat hujan deras Selasa (15/01/2019) malam hinggha Rabu (16/01/2018) yang terjadi di Banyumas menyebabkan bencana banjir di Kecamatan Sumpiuh, Tambak dan pergeseran tanah di Kecamatan Kemranjen. Pergeseran tanah di Dusun Manggungan, Desa Petarangan RT 03 RW 01 Kemranjen, Banyumas mengakibatkan enam unit rumah warga terancam longsor.

Koordinator Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Banyumas, Ady Candra menjelaskan ke enam rumah warga yang terancam longsor yakni milik rumah Khoerun (47), Muhromah (60), Ani (46), Maemunah (70), Nasilah (38) dan Umiyati (50). Untuk sementara mereka sebagian mengungsi di rumah saudaranya,karena takut terjadi longsoran yang lebih besar.

“Pergerakan tanah terjadi akibat hukan hujan deras sejak semalam mengakibatkan gerakan tanah yang terjadi pada pukul 04.00 WIB,” kata Ady Candra.

Sedang luas pergerakan tanah sekitar panjang 200 meter dan lebar 150 meter. Dijelaskan dari enam rumah terancam, rumah Ani (46) yang cukup parah karena mengalami rusak bagian atap yakni genteng merosot, retak pada bagian tembok ruang tamu karena getaran tanah.

Untuk mengantisipasi terjadinya pergerakan tanah berkelanjuta tim sar relawan gabungan Tagana, Polsek dan Koramil Kemranjen, Pemde Petarangan Rapi, Banser dan warga masyarakat menebang pohon yang mengancam apabila tanah mengalami longsor. Kepada pemilik enam unit rumah yang terancam longsor juga diminta untuk segera mengosongkan rumah apabila sore dan malam masih terjadi hujan.

Warga juga diminta untuk melaksanakan ronda malam oleh guna memantau pergerakan tanah. Sedang di Desa Karanggintung, Kemranjen jalan desa ambles sepanjang 20 meter setelah sebelumnya diguyur hujan.

Selain mengakibatkan pergerakan tanah, hujan deras yang mengguyur wilayah Banyumas juga menyebabkan Sungai Angin di Dusun Karet Kelurahan, dan Kecamatan Sumpiuh meluap. Kemudian di Desa Prembung, Kecamatan Tambak puluhan rumah juga terndam banjir.

Banjir luapan Sungai Angin mulai terjadi pukul 04.30 WIB. Hingga kemarin petugas gabungan terdiri Polsek, Koramil Sumpiuh dan Tagana masih berada di lapangan untuk melakukan asessmen dan pendataan jumlah rumah warga yang terdampak. “Saat ini kondisi cuaca masih gerimis dan mendung tebal,” kata Koordinator Tagana Banyumas, Ady Candra.

Editor : Agus WA

No comments:

Post a Comment