
PURWOKERTO – Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Banyumas dipimpin langsung oleh Koordinator TAGANA melaksanakan kegiatan pembersihan material longsor yang terjadi di Grumbul Angkruk Sidoharjo RT 05/09 Desa Darmakradenan Kec. Ajibarang Kab. Banyumas yang menimpa bagian kanan dinding rumah Pak Sartim (52 th) pada hari Sabtu, 1 Desember 2018.
Berdasarkan penuturan Sartim, longsor terjadi saat hujan lebat pada hari Kamis, 29 November 2018 pukul 22.00 WIB. “saya sangat terkejut tiba – tiba mendengar suara brak, ternyata tebing dibagian sebelah kanan rumah saya longsor. Ruang tamu saya sampai jebol karena ada pohon yang ikut terbawa longsor, hingga menjebol tembok. Saya bangunkan anak dan istri, lalu saya ajak turun ke rumah tetangga di bagian bawah karena saya khawatir akan terjadi longsor susulan” tutur Sartim.
“Pembersihan material longsoran ini telah dilakukan sejak hari Jum’at (30/11) kemaren oleh warga masyarakat dibantu oleh KORAMIL Ajibarang dan POLSEK Ajibarang. Hari ini dilanjutkan oleh TAGANA, PRAMUKA Peduli KWARCAB Banyumas, Unit PRAMUKA Peduli KWARRAN Ajibarang, Gumelar, Lumbir dan Pekuncen serta dari RAPI CIPAKULARANG” tutur KADES Darmakradenan H. Harjono Fauzan. Dari Unit PRAMUKA Peduli KWARRAN Gumelar membantu Pak Sartim berupa mie instan, beras, gula pasir, kopi dan teh. “Kami atas nama Pemdes Darmakradenan dan Pak Sartim mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan kepada warga kami dari rekan – rekan relawan. Semoga dibalas dengan pahala dari Allah SWT” tambah Dia.
“Kami hanya melanjutkan apa yang telah kemaren dilakukan. Fokus utama hari ini kami menyingkirkan material longsoran yang menempel ke dinding rumah Pak Sartim dengan jarak 1,5 meter. Selanjutnya besok akan dilanjutkan kembali dengan membuat talud menggunakan karung pasir dan trucuk dengan bambu. Minimal tanah dibagian atas kuat dan tidak longsor lagi mengenai dinding rumah Pak Sartim” tutur Koordinator TAGANA Banyumas Ady Candra. Longsoran yang terjadi dengan panjang 12 meter dengan tinggi 6 meter, mengenai dinding bagian ruyang tamu, kamar dan dapur serta dibagian halaman rumah ada material longsoran yang belum sempat disingkirkan. “pembersihan kita utamakan material yang menempel pada dinding rumah Pak Sartim, agar aman dihuni” tambah Ady.
Di musim penghujan ini, bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaanya. Ketika hujan lebat turun dimalam hari, agar jangan sampai terlena tertidur terus. Galakan ronda dan kalau perlu lebih baik berpindah dulu ke rumah saudara/tentangga yang lebih aman dari ancaman bencana.
Editor : Agus WA
No comments:
Post a Comment