Wednesday, February 24, 2016

DANDIM HADIRI ACARA MOU UNSOED DAN WANTANAS


IMG-20160223-WA0061Universitas Jenderal Soedirman Purrwokerto dan Wantanas menyelenggarakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pengembangan ekonomi kreatif guna meningkatkan daya saing dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Nota kesepahaman (MoU) tersebut ditandatangani oleh Sekjen Wantanas Letjen TNI M Munir dan Rektor UNSOED Dr. Ir Ahmad Iqbal, MSi di gedung Rektorat UNSOED Purwokerto. Selasa (23/2/2016)
Hadir dalam kegiatan tersebut Mayjen TNI dr TSL Toruan, Brigjen TNI Firman Achmadi, Brigjen TNI Robert L, Brigjen TNI Firman, Danrem 071/Wk Kol Inf Dwi Wahyu Winarto, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P, Kombes Polisi Bambang Sigi, Civitas Akademika UNSOED Purwokerto.
Rektor UNSOED Dr. Ir Ahmad Iqbal, MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa UNSOED yang berdiri sejak sejak tahun 1963 yang didirikan oleh masyarakat bersama TNI pada awalnya hanya ada tiga fakultas dan hingga sekarang ada dua belas fakultas. Kedepannya UNSOED harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan hasilnya dapat dirasakan masyarakat.
Dikatakan juga bahwa lulusan UNSOED mempunyai karakter yang berbeda dengan Universitas lainnya dalam mata kuliah. Di UNSOED ada salah satu pelajaran khusus tentang jatidiri Panglima Besar Jenderal Soedirman.
“Program UNSOED ke depan akan menciptakan desa mandiri karena dengan terciptanya desa mandiri akan tercipta ketahanan nasional. Untuk kedepan, UNSOED tidak hanya menerima mahasiswa saja akan tetapi bagaimana kampus UNSOED bermanfaat bagi masyarakat Banyumas maupun daerah lainnya. Untuk program Dosen di UNSOED dalam penelitian bukan hanya untuk penelitian saja tetapi meneliti untuk kesejahteraan masyarakat bagaimana menciptakan desa yang mandiri dengan menciptakan sumber daya sendiri dan bahan-bahan pokok lainnya sendiri,” jelas Rektor.
Sementara itu, Sekjen Wantanas Letjen TNI M. Munir menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif guna meningkatkan daya saing dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang dilakukan antara Wantanas dengan UNSOED. Hal ini sebagai langkah untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dikatakan bahwa Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar ke depan dengan adanya kerjasama ini dapat memenangkan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
“Wantanas dalam tugasnya bertujuan untuk membantu Dewan Ketahanan Nasional, oleh karena itu dengan dengan adanya kegiatan seperti ini dengan bekerja sama dengan UNSOED untuk mempersiapkan diri sebagai pemenang dalam persaingan bisnis dan menjadi raja bagi negaranya sendiri,” papar Letjen TNI M Munir. (awa)

No comments:

Post a Comment