Pembinaan Satuan Pelindung Masyarakat (SatLinMas) Desa Nusamangir Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas

Kemranjen. Pembinaan Satuan Pelindung Masyarakat (SatLinMas) Desa Nusamangir Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Jum’at, 31 Desember 2021. Bertempat di halaman Kantor Desa Nusamangir dengan instruktur/pelatih Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Untuk materi Peraturan Baris – Berbaris

Sedangkan Camat Kemranjen Dwi Irawan Sukma memberikan pembekalan tentang tugas pokok dan fungsi anggota SatLinMas dan memotivasi anggota SatLinMas agar tetap semangat saat menjalani tugas yang diberikan. Karena menjadi anggota SatLinMas merupakan bentuk pengabdian murni dan tanpa mengenal batasan usia. Kesejahteraan anggota SatLinMas tergantung kebijaksanaan dari Pemerintah Desa setempat.

SatLinMas yang dulunya HANSIP, merupakan unsur Komponen Cadangan dalam Sistem Pertahanan Rakyat Semesta. Di Masa Orde Baru, pembinaan HANSIP langsung di bawah TNI atau ABRI saat itu. Dan harus menjalani Latihan Dasar Kemiliteran di Lembaga Pendidikan Bela Negara.

Setelah Reformasi, keberadaan HANSIP atau SatLinMas berada dibawah pembinaan Pemerintahan Daerah. Termasuk operasional SatLinMas banyak digunakan oleh Pemerintah Desa. Terutama pada momen Pemilu, Pilkada atau Pilkades. Juga digunakan bila ada kegiatan lain di Desa, seperti Pengamanan Hajatan, Hiburan, atau Turnamen.

Bahkan ada yang menyebutnya Pak Sujat, Pasukan Khusus Hajatan. Tapi perlu dihargai dan dibanggakan, karena tidak semua orang dapat dan bersedia menjadi Anggota SatLinMas. Terutama generasi mudanya. Karena survey membuktikan bahwa Anggota SatLinMas yang di desa sebagian besar sudah beruban alias tidak muda lagi (R.11/Kmj)

Tinggalkan Balasan

Masuk sebagai Berita Banyumas RayaKeluar?

 

 


Partisipasi Babinsa Koramil 11 Kemranjen Pada Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak Usia 6 s d 11 Tahun


Kemranjen. Launching Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 s/d 11 tahun di wilayah Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas sudah dimulai pada Hari Senin, 27 Desember 2021. Bertempat di Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Kebarongan. Forkompimcam Kemranjen turut hadir dan memberi dukungan penuh pada kegiatan ini.

Pelaksa Tugas Vaksinasi ini adalah Tenaga Medis dari Puskesmas Kemranjen I dan II. Juga melibatkan unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk membantu memberikan motivasi dan edukasi pada peserta vaksinasi yang kategori masih anak-anak dan duduk di Sekolah Dasar. Guru dan orang tua juga dihadirkan untuk menenangkan bila ada yang takut, menangis atau berontak.

Jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac untuk dozis pertama. Dozis kedua akan dilakukan sekitar satu bulan setelah pemberian vaksin pertama. Pemberian vaksin untuk murid Sekolah Dasar atau yang masih berumur antara 6 s/d 11 tahun akan dilakukan di semua sekolah di wilayah kerja Puskesmas Kemranjen I dan II. Tujuannya agar dapat dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka secara penuh. Dan berharap memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di Indonesia.

Indonesia Sehat, Kuat dan Cerdas Tanpa Virus Corona. Let’s get it done !

Danar Widianto, Peserta X Factor Ketemu Bupati Banyumas

Bupati Banyumas, Achmad Husein menerima kunjungan Danar Widianto, salah satu peserta X Factor Indonesia asal Purwokerto yang viral membawakan lagu ciptaannya berjudul Dulu, Senin (27/12/2021) di Ruang Tamu Bupati Banyumas.

Menu Seafood Bu Wiwik 3 di Pantai Jetis Cilacap : Klik disini :

Dalam kesempatan tersebut Danar sempat menceritakan perjalanannya dalam mengikuti audisi X Factor. Anak pertama dari empat bersaudara ini lahir di Banyumas 11 April 2003 merupakan pemuda yang biasa menyanyi di kafe-kafe.

Berkat kepopuleran lagu Dulu, jumlah followernya yang semula hanya 1.800 sekarang, sudah mencapai 122 ribu hanya dalam waktu 12 hari. Dia bercerita tahu ada audisi X Factor dari temannya yang pernah ikut Indonesian Idol. Hingga akhirnya dia disarankan ikut audisi X Factor Indonesia dengan mengirim video lewat instagram.

Terkait lagu dulu yang menceritakan kisah dibully, Danar mengaku itu memang benar-benar ungkapan isi hatinya. Dia yang berasal dari keluarga sederhana ini senang membuat kata-kata yang indah. Danar tidak menyangka akan begitu viral seperti sekarang ini.

Bersepeda bersama isteri saja. Biar sehat, aman dan bahagia. Klik disini :

Dia bercerita bahwa lagu Dulu dibuat sduah lama, sejak ia masih duduk di bangku SMK, yaitu tahun 2019. Lagu Dulu yang viral tersebut saat ini kerap dijadikan konten.

Terkait apakah akan dibuatkan versi rekamannya, Danar mengaku belum tahu karena saat ini masih dalam tahapan kompetisi.

“Respons temen ikut bangga dan senang, dan keluarga sangat support, temen yang dulu mem-bully juga ada yang menghubungi dan mengucapkan selamat,” katanya

Ia mengaku referensi musiknya adalah seperti Jason Ranti, sejak kecil dia juga suka dengan Iwan Fals khususnya musik akustik.

Menjaga kebugaran tubuh di masa pandemi covid-19 dengan latihan beban, seated cable row. Klik disini :

“Waktu kecil sebenarnya suka denger gendingan, tapi sama bapak didengerin lagunya Panbers.
Kalau band luar itu suka The Beatles,” katanya.

Ditanya mengenai harapan mengikuti X Factor Indonesia dia ingin dapat gelar juara. Sementara kalau mentor dia berharap kalau bisa dapat dimentori oleh Bunga Citra Lestari (BCL). Danar juga sempat menyampaikan pesan anti bullying.

“Stop bullying karena mempengaruhi mental. Saya Terima kasih kepada para pembully sehingga saya jadi termotivasi membuat lagu,” ungkapnya.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengaku bangga salah satu Putra Banyumas bisa lolos 15 besar X Factor. Karena setelah nanti tampil secara live secara otomatis akan mempromosikan Banyumas ke Tingkat Nasional.

Tips Fitnes dari Master Gymnastic Indonesia Ade Rai. Klik disini :

“Saya berharap Danar ini agar bisa membawa branding Banyumas ke nasional dan menjadi ajang promosi juga. Kita harus ambil kesempatan ini agar juga memperkenalkan Banyumas ke tingkat nasional,” katanya.

Bupati juga siap mensupport apabila Danar ada kesulitan atau tidak. Danar menyampaikan masih kekurangan dresscode mengingat dibutuhkan sedikitnya 15 pasang sementara dirinya baru mempunyai sekitar 8 dan Bupati melalui Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata siap membantu, termasuk saat keberangkatanan nanti (penamas)

Tetap bugar dan sehat dengan Fitnes di Masa Pandemi Covid-19 (Bicep Double Cable Curl)
Klik disini :

Tinggalkan Balasan

Masuk sebagai Berita Banyumas RayaKeluar?

 

 


Banyumas Raih Penghargaan Kepatuhan Tinggi Bidang Pelayanan Publik

Pemerintah Kabupaten Banyumas berhasil masuk kedalam daftar zonasi hijau dalam Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Public Tahun 2021. Penghargaan diberikan oleh Ombudsman Republik Indonesia yang diikuti secara virtual di Graha Satria Purwokerto Smart Room, Rabu (29/12/2021).

Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Public ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada kinerja baik yang sudah terjadi selama 2021 demi memotivasi untuk bisa menjadi yang lebih baik lagi bagi kemeterian, lembaga pemerintahan, pemerintah provinsi, pemerintah kota maupun pemerintah kabupaten.

Pimpinan Ombudsman RI Mokhammad Najih mengatakan penilaian terhadap kepatuhan tinggi standar pelayanan public ini sebagai basis dari pemberian penghargaan dengan tujuan untuk perbaikan dan penyempurnaan kebijakan pelayanan public dalam rangka pencegahan maladministrasi.

“Nilai dari hasil penilaian ini dikategorikan ke dalam tiga zonasi yaitu zonasi hijau dengan predikat kepatuhan tinggi , zonasi kuning dengan predikat kepatuhan sedang dan zonasi merah dengan predikat kepatuhan rendah,” katanya

Dari hasil penilaian lemabaga yang menerima Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Public Tahun 2021 yang berhasil masuk daftar zonasi hijau ada 103 pemerintah kabupaten, 34 pemerintah kota, 13 pemerintah provinsi, 13 lembaga pemerintahan, dan 17 kementerian di Indonesia.

Kabupaten Banyumas menjadi salah satu dari 5 kabupaten/kota yang berhasil masuk di daftar zonasi hijau di Jawa Tengah yang masuk dalam zonasi hijau kepatuhan standar pelayanan public di Indonesia dengan nilai kepatuhan sebesar 82,15.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengaku bersyukur karena jerih payah jajaran Pemkab Banyumas dalam melayani warganya mendapat apresiasi dari Ombudsman Republik Indonesia.

“Alhamdulillah Banyumas kembali meraih penghargaan. Mudah-mudahan ini kedepan bisa ditingkatkan karena sekali lagi inikan output untuk masyarakat. Karena masyarakat bisa dibantu, dimudahkan terus manfaatnya besar untuk masyarakat khususnya untuk Banyumas,” kata Bupati Husein (penamas)

Tinggalkan Balasan

Masuk sebagai Berita Banyumas RayaKeluar?