Wednesday, September 30, 2020

Penghormatan Untuk Pahlawan Revolusi


Kemranjen. Rabu, 30 September 2020. Hari ini, 55 tahun silam telah terjadi tragedi nasional dengan gugurnya 7 Prajurit TNI Terbaik di Jakarta, 6 Perwira Tinggi 1 Perwira Pertama. Peristiwa ini dikenal dengan G 30 S PKI. Untuk mengenang jasanya, pemerintah menganugerahkan Gelar Pahlawan Revolusi.

Saat ini Pemerintah juga telah menerbitkan Surat Edaran untuk mengibarkan Bendera Setengah Tiang pada 30 September 2020 dan Satu Tiang Penuh pada 01 Oktober 2020. Menyikapi ini, Pak Poniman yang merupakan purnawirawan TNI dengan penuh semangat mengibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang di depan rumahnya. Saat itu, juga dibantu oleh Babinsa Karangjati Serka Agus Wahyudi, yang kebetulan melintas dan melihat aktifitas Pak Poniman.

” Saya memang sudah pensiun, dan tidak muda lagi. Namun jiwa prajurit saya masih ada. Setiap saat saya masih siap berperang untuk mempertahankan Kedaulatan NKRI dan Ideologi Pancasila. Apapun resikonya saya siap “, demikian jawaban Pak Poniman kepada Pak Babinsa yang bertanya mengapa bersedia memasang Bendera Merah Putih Setengah Tiang.

Nampak air mata Pak Poniman meleleh di pipinya yang mulai mengeriput, ketika memberi penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih Bersama Pak Babinsa Karangjati, Serka Agus Wahyudi. Dan besok pagi, 01 Oktober 2020 setelah Sholat Subuh, Bendera Merah Putih berkibar penuh di depan rumah Pak Poniman. Dan diharapkan banyak warga Desa Karangjati yang mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Pak Poniman (R.11/Fijri)

Saturday, September 26, 2020

Pesan Tokoh Agama Dan Purnawirawan TNI Kepada Babinsa Karangjati


Kemranjen. Komunikasi Sosial merupakan kegiatan silaturahmi Babinsa dengan warga desa tempatnya bertugas. Tidak dibatasi oleh ruang, waktu dan jarak. Kapan saja, dimana saja dan apa saja. Namun tetap menjaga etika, saling menghargai dan saling berbagi keberkahan.

Seperti yang dilakukan oleh Serka Agus Wahyudi, Babinsa Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 yang bertugas di Desa Karangjati Kecamatan Kemranjen, melaksanakan Komunikasi Sosial dengan Tokoh Agama dan Purnawirawan TNI ketika sedang melaksanakan Ibadah Sholat Jum’at di Masjid Almurtadlo Desa Karangjati.

Sertu (purn) Poniman, adalah purnawirawan TNI yang memberi motivasi dan pesan agar selalu semangat dan ikhlas saat bertugas. Namun tetap waspada terhadap bahaya laten komunisme. Karena hanya TNI yang masih konsisten melawan ideologi ini, sehingga keberadaan Babinsa dianggap menghalangi langkah mereka.

Tidak jauh berbeda dengan yang disampaikan oleh Poniman, Tokoh Agama Desa Karangjati (kayim) Sumedi juga memberikan wejangan kepada Babinsa, agar turut memberikan rasa aman kepada para Imam Masjid dan Jama’ah ketika sedang melaksanakan sholat berjama’ah di Masjid. Karena ada Imam Masjid dan Ustad yang ditusuk oleh orang yang tidak dikenal atau orang gila.

Apa yang disampaikan oleh Pak Poniman dan Pak Sumedi merupakan trigger bagi Serka Agus Wahyudi sebagai Babinsa di Desa Karangjati. Tidak sekedar pesan, namun ada makna mendalam yang terkandung. Mungkin harus lebih hati – hati dan waspada saat bertugas, karena ancaman itu bisa datang secara tiba – tiba tanpa pernah kita sadari (R.11/Fijri)

Faiz Hidayat, Petani Anggur Dari Banyumas Yang Rela Belajar Sampai ke Ukraina


Faiz Hidayat, Warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas berhasil mengembangkan kebun anggur diatas lahan seluas sekitar 3000 meter pesergi. Ada ratusan varietas tanaman anggur import yang ia datangkan dari berbagai negara seperti Amerika, Ukraina, Rusia, Jepang, Italia, Thailand, dan Turki. Kebun anggur percobaan miliknya ini diberi nama Jayasri Nursery.

Awalnya Faiz yang penggemar buah anggur ini, mulai menekuni bidang pertanian tanaman anggur sejak tahun 2013 dengan mulai mencoba menanam berbagai bibit varietas anggur dari berbagai negara.

“Pemikiran saya bagaimana tanaman anggur ini bisa tumbuh di Indonesia khususnya di Banyumas, maka saya mencoba menanam sekaligus observasi jenis anggur apa saja yang cocok disini,” kata Faiz, Kamis (24/9/2020).

Untuk belajar tentang anggur ia bahkan belajar sampai ke Ukraina. Awalnya berkenalan dengan salah satu petani anggur di Ukraina melalui internet, hingga kemudian pada pertengahan tahun 2015 ia diundang oleh petani tersebut untuk belajar disana.

“Saya tak menyangka bisa diundang ke Ukraina untuk belajar tentang anggur. Ini kesempatan yang langka, kemudian saya putuskan kesana dengan biaya pribadi,” ujar pria yang akrab disapa Fafa ini.

Selama kurang lebih 15 hari Faiz belajar tentang tanaman anggur mulai dari pemilihan bibit sampai cara memanen buah tersebut. Kini sudah ada lebih dari 400 pohon anggur dengan berbagai varietas berhasil ia tanam di kebun miliknya. Dari ratusan jenis anggur, setidaknya ada 7 jenis anggur yang sudah beberapa kali panen dengan hasil yang lumayan bagus, yakni Jupiter Seedless, Akademik Avidzba, Fourchette, Laura, Ninel, Everest dan Anggur jenis Fuji Minori dari Jepang.

“Sementara ini anggur yang berhasil melewati uji coba ada 7 jenis, salah satunya yang paling banyak ditanam itu varietas anggur Jupiter dari Amerika,” ungkap Faiz yang juga sebagai perangkat desa setempat.

Faiz menuturkan untuk mencapai masa panen hampir semua jenis anggur dikebunnya memakan waktu 90 hari. Tergantung dari proses pembuahannya, ada beberapa jenis anggur yang penyerbukannya harus dibantu untuk menghasilkan kualitas buah yang maksimal.

“Anggur laura dari Ukraina untuk proses pembuahannya melalui tahap polinasi buatan, sebetulnya bisa saja secara alami tapi tentu akan mempengaruhi kualitas buahnya,” tuturnya.

Usaha yang digelutinya ini perlu memakan waktu 5 tahun penelitian, observasi uji coba tanaman anggur ini sudah memperlihatkan hasilnya. Pada tahun 2018 kebun anggur Jayasri Nursery yang menyewa lahan desa ini mulai dibuka untuk umum. Konsep pemasaran yang diusungnya ini cukup unik, pembeli bisa datang ke lokasi untuk menikmati sensasi memetik buah anggur langsung dari pohonnya. Bukan hanya buah anggurnya saja tetapi Jayasri Nursery ini juga menyediakan 15 varietas bibit anggur siap jual.

“Disini tidak hanya menjual buah anggurnya saja, tetapi bagi yang ingin belajar merawat tanaman anggur kami juga menjual 15 varietas bibit anggur yang sudah teruji dari segi proses pembuahannya, kualitas buah hingga segi perawatannya yang cenderung lebih mudah. Jadi kami ingin mengedepankan wisata berbasis edukasi,” ujarnya.

Bagi pengunjung yang akan merasakan sensasi petik anggur segar dari pohonnya, Faiz mematok harga Rp100 ribu per kilonya. Sedangkan untuk bibitnya sendiri dijual Rp125 ribu.

Faiz berencana ingin mengembangkan kebun anggur miliknya menjadi agrowisata. Konsepnya pengunjung bisa menikmati suasana kebun anggur hanya dengan membeli jus anggur sebagai ganti tiket masuk, selain itu juga akan membuka pelatihan perawatan tanaman anggur sebagai wisata edukasinya.

“Kalau sarana dan prasarananya sudah memadai kami ingin membuka wisata agrowisata dengan konsep tiket masuknya hanya dengan membeli jus anggur pengunjung bebas menikmati suasana disini sambil berfoto,” jelasnya. (Dinkominfo Banyumas)

Kodam IV Diponegoro Berikan Paket Sembako Untuk Warga Desa Alasmalang


Kemranjen. Kodam IV Diponegoro, melalui Koramil 11 Kemranjen memberikan Paket Sembako untuk warga Desa Alasmalang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Kamis, 23 September 2020. Danramil 11 Kemranjen Kapten Cba Ahmad Mansur bersama Babinsa Alasmalang Sertu Jiono memberikan langsung paket Sembako tersebut ke warga secara door to door.

” Ada paket Sembako untuk warga Desa Alasmalang dari Kodam IV Diponegoro, untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Ini merupakan wujut kepedulian TNI kepada warga yang sangat membutuhkan di masa Pandemi Covid-19 “, demikian ungkap Danramil saat ditemui pada kegiatan pembagian Sembako tersebut.

Sedangkan warga Desa Alasmalang Kecamatan Kemranjen yang mendapat bantuan paket Sembako ini diantaranya ; Mudakir, 75 tahun, Rt.04/01, Samijo, 65 tahun, Rt.03/07, Sudir, 58 tahun, Rt.04/07, Juminem, 85 tahun, Rt.02/04, Inem, 68 tahun, Rt.04/07.

Kades Alasmalang, Katam melalui Danramil 11 Kemranjen memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Kodam IV Diponegoro yang telah memberikan atensi untuk warganya berupa paket Sembako. Sangat bangga dan salut atas kepedulian TNI terhadap warganya, semoga berkah dan amanah (R.11/Fijri)

Wednesday, September 23, 2020

Operasi Penertiban Penggunaan Masker Tahap VI Tingkat Kecamatan Kemranjen Di Perempatan Desa Karangsalam


Kemranjen. Operasi Penertiban Penggunaan Masker Tahap VI Tingkat Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas digelar pada Hari Kamis, 24 September 2020 di Perempatan Desa Karangsalam. Sasaran kegiatan ini adalah warga yang tidak memakai masker yang sedang melintas di jalan, yang berkendaraan sepeda motor, mobil, pesepeda dan pejalan kaki.

Pelaksana Tugas dari kegiatan ini adalah Koramil 11 Kemranjen, Polsek Kemranjen dan Satgas Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Kemranjen. Juga melibatkan Organisasi Pemuda Pancasila.

Warga yang tidak memakai masker dicatat datanya sesusai Kartu Identitas yang dimiliki. Ada berbagai alasan yang disampaikan mereka yang tidak memakai masker, seperti : lupa, hilang atau rusak. Petugas juga memberikan Masker secara gratis bagi yang tidak memakai masker, setelah yang bersangkutan dapat mengucapkan Pancasila dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan lancar.

Tindakan pembinaan fisik juga diberikan, seperti Push Up, Sit Up dan Squat Jump. Bila tidak mampu melakukan ini, petugas memerintahkan Sikap Tobat (nungging) selama 15 Menit, dengan salah satu Tangan atau Kaki diangkat. Tujuan diberikan sanksi di tempat agar selalu ingat memakai masker saat keluar rumah (R.11/Fijri)

Inyong Wis Donor, Rika Kapan ???


Banyumas. Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyumas berlokasi di Jalan Pekaja No 37 Sokaraja. Memberikan pelayanan Donor Darah bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan darahnya untuk sesama secara suka rela.

Tidak terkecuali dengan Serka Agus Wahyudi, Babinsa Karangjati Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas secara rutin setiap 60 Hari mendatangi Kantor Pusat PMI Banyumas itu untuk menyumbangkan darahnya, termasuk juga bila ada kegiatan Donor Darah di instansinya. Keinginan berbagi terhadap sesama yang membutuhkan yang memotivasi Serka Agus Wahyudi rutin mendonorkan darahnya.

” Saya sudah tercatat 31 kali mendonorkan darah secara suka rela. Meskipun awalnya takut, tapi atas rasa ingin berbagi dengan sesama, bila ada kesempatan untuk donor, saya pasti donor “, demikian tutur Serka Agus Wahyudi yang mengaku sudah mendapat Piagam Penghargaan Donor Darah untuk yang ke 10 dan ke 25 (R.11/Fijri)

Monday, September 21, 2020

Operasi Penertiban Penggunaan Masker Tahap VI Tingkat Kecamatan Kemranjen Di Perempatan Si Duda Desa Nusamangir


Kemranjen. Operasi Penertiban Penggunaan Masker Tahap VI Tingkat Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas digelar pada Hari Selasa, 22 September 2020 di Perempatan Si Duda Desa Nusamangir. Sasaran kegiatan ini adalah warga yang tidak memakai masker yang sedang melintas di jalan, yang berkendaraan sepeda motor, mobil, pesepeda dan pejalan kaki.

Pelaksana Tugas dari kegiatan ini adalah Koramil 11 Kemranjen, Polsek Kemranjen dan Satgas Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Kemranjen. Danramil 11 Kemranjen Kapten Cba Ahmad memimpin langsung kegiatan ini sebagai unsur Forkompimkec Kemranjen. Ada 14 warga yang terjaring pada kegiatan razia ini.

” Warga yang tidak memakai masker dicatat datanya sesusai Kartu Identitas yang dimiliki. Ada berbagai alasan yang disampaikan mereka yang tidak memakai masker, seperti : lupa, hilang atau rusak “, demikian papar Danramil di lokasi kegiatan.
” Selanjutnya petugas juga memberikan Masker secara gratis bagi yang tidak memakai masker, setelah yang bersangkutan dapat mengucapkan Pancasila dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan lancar, imbuh Danramil.

Tindakan pembinaan fisik juga diberikan, seperti Push Up, Sit Up dan Squat Jump. Bila tidak mampu melakukan ini, petugas memerintahkan Sikap Tobat (nungging) selama 15 Menit, dengan salah satu Tangan atau Kaki diangkat. Tujuan diberikan sanksi di tempat agar selalu ingat memakai masker saat keluar rumah (R.11/Fijri)

Saturday, September 19, 2020

Thursday, September 17, 2020

Kereen.., Babinsa Asal Koramil 11 Kemranjen Ajari Emak- Emak Membuat Konten Youtube


Banyumas – Sersan Kepala (Serka) Agus Wahyudi, Babinsa Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas berbagi ilmunya tentang pengenalan YouTube kepada Ibu – ibu Desa Kalibagor Kecamatan Kalibagor. Rabu Sore, 16 September 2020. Agus, begitu namanya akrab disapa berbagi ilmu di Kelas Literasi Digital yang dikelola oleh Hanan Wiyoko.

“ Saya merasa senang dapat kesempatan berbagi pengalaman dan ilmu dengan emak-emak pembelajar ini. Harapan saya mereka menjadi melek digital sehingga tidak mudah terhasut provokasi dan berita hoaks,” kata Agus yang memiliki akun Instagram dengan nama @agusasmana.

Di depan emak-emak pembelajar ini, pria berkumis tebal ini menceritakan muasal Youtube. Kemudian Agus juga memotivasi peserta untuk berani membuat konten video di internet dengan memperhatikan etika unggahan dan UU ITE.

“ Saat ini harus kreatif, inovatif membuat konten video untuk Youtube. Banyak hal menarik yang bisa direkam dan bagikan,” ujar bapak berputra tiga yang aktif membuat konten Youtube kegiatan TNI Angkatan Darat di lingkungan Koramil 11 Kemranjen dan Kodim 0701 Banyumas. Channel Youtube miliknya adalah Agus Wahyudi Asmana, sembari berharap jumlah subcribernya bertambah yang saat ini lebih dari 8.900 subscriber.

“ Konten yang sesuai untuk Youtube antara lain tutorial, hiburan, game, berita, olahraga, dan vlog,” ujarnya di depan peserta. Di awal penyampaian materi, Agus mengajak emak-emak ini menyaksikan film pendek kisah Babinsa Ngapak Banyumas (Bapakmas). Meski Agus seorang Tentara, ia bisa menyampaikan materi dengan rileks dan jenaka membuat emak-emak ini asyik mengikuti sesi ceramah hingga berakhir pukul 17.30 WIB.

Penyelanggara kelas literasi digital, Hanan Wiyoko mengatakan, pertemuan tersebut diadakan tiap Rabu sore dengan materi dan narasumber berganti-ganti. Dengan menghadirkan Serka Agus Wahyudi, ia berharap bisa memotivasi peserta kelas digital untuk lebih kreatif.

“Pak Agus seorang Tentara, namun beliau kreatif dengan terus membuat video untuk konten media Youtube. Semoga semangat ini diteladani ibu-ibu,” ujar Hanan.

Sementara itu seorang peserta, Muji (35) mengatakan cukup senang dengan kehadiran narasumber. Karena humanis sehingga mudah menerima materi yang diberikan. Selain itu Pak Agus lucu dan ganteng imbuhnya. Ia sangat berterima kasih atas ilmu dan pengalaman yang dibagikan. Dan Muji juga berniat membuat Channel Youtube tentang kuliner (R.11/hwo)

Monday, September 14, 2020

Serka Agus Wahyudi, Babinsa Yang Menjadi You Tuber Dari Kodim 0701 Banyumas


Kemranjen. Serka Agus Wahyudi, Babinsa Karangjati Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas merupakan You Tuber yang kontennya berisi kegiatan TNI, Hiburan dan Vlog. Menjadi You Tuber sejak 2014 setelah mengikuti Kursus Sepesialisasi Bintara Penerangan di Pusdik Pengmilum Cimahi, Bandung. Hobi mengabadikan momen dalam bentuk video juga menjadi dasar sebagai You Tuber. Meskipun subscribernya baru diangka 8.900 namun tidak membuatnya kendor untuk berkarya.

” Saya harus lebih kreatif lagi agar yang subscribe ke Channel You Tube saya bertambah. Karena sudah Enam Tahun menjadi You Tuber subscriber saya baru 8.910 “, demikian tutur Serka Agus Wahyudi yang tetap bersyukur kapada Allah dan mengucapkan Terimakasih kepada subscribernya. Selain menjadi You Tuber, Serka Agus Wahyudi juga pernah menjadi Member Citizen Journalist Net TV. Pernah juga menjadi Pemain Film Bapakmas 2 yang diproduksi oleh Kodim 0701 Banyumas.

Hobinya mengabadikan momen dalam bentuk video ini, Serka Agus Wahyudi pernah menerima bonus dari You Tube dan Net TV untuk video yang dikirim ke media tersebut. Termasuk bonus dari Polresta Banyumas saat mengikuti Lomba Vlog HUT Ke 73 Hari Bhayangkara.

” Hobi yang kreatif adalah cara kita mendapatkan rejeki. Karya kita yang baik menjadi kebanggaan generasi penerus kita “, demikian tutur Serka Agus Wahyudi yang juga berpesan agar jangan lupa subscribe di Channel You Tubenya, Agus Wahyudi Asmana (R.11/Fijri)

Serka Agus Wahyudi, Babinsa Yang Menjadi You Tuber Dari Kodim 0701 Banyumas


Kemranjen. Serka Agus Wahyudi, Babinsa Karangjati Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas merupakan You Tuber yang kontennya berisi kegiatan TNI, Hiburan dan Vlog. Menjadi You Tuber sejak 2014 setelah mengikuti Kursus Sepesialisasi Bintara Penerangan di Pusdik Pengmilum Cimahi, Bandung. Hobi mengabadikan momen dalam bentuk video juga menjadi dasar sebagai You Tuber. Meskipun subscribernya baru diangka 8.900 namun tidak membuatnya kendor untuk berkarya.

” Saya harus lebih kreatif lagi agar yang subscribe ke Channel You Tube saya bertambah. Karena sudah Enam Tahun menjadi You Tuber subscriber saya baru 8.910 “, demikian tutur Serka Agus Wahyudi yang tetap bersyukur kapada Allah dan mengucapkan Terimakasih kepada subscribernya. Selain menjadi You Tuber, Serka Agus Wahyudi juga pernah menjadi Member Citizen Journalist Net TV. Pernah juga menjadi Pemain Film Bapakmas 2 yang diproduksi oleh Kodim 0701 Banyumas.

Hobinya mengabadikan momen dalam bentuk video ini, Serka Agus Wahyudi pernah menerima bonus dari You Tube dan Net TV untuk video yang dikirim ke media tersebut. Termasuk bonus dari Polresta Banyumas saat mengikuti Lomba Vlog HUT Ke 73 Hari Bhayangkara.

” Hobi yang kreatif adalah cara kita mendapatkan rejeki. Karya kita yang baik menjadi kebanggaan generasi penerus kita “, demikian tutur Serka Agus Wahyudi yang juga berpesan agar jangan lupa subscribe di Channel You Tubenya, Agus Wahyudi Asmana (R.11/Fijri)

Saturday, September 12, 2020

Operasi Penertiban Penggunaan Masker Tingkat Kecamatan Kemranjen Di Pertigaan Jalan Pramuka Desa Karangjati


Kemranjen. Operasi Penertiban Penggunaan Masker Tingkat Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas digelar pada Hari Sabtu, 12 September 2020 di Di Pertigaan Jalan Pramuka Desa Karangjati.

Sasaran kegiatan ini adalah warga yang tidak memakai masker yang sedang melintas di jalan, yang berkendaraan sepeda motor, mobil, pesepeda dan pejalan kaki. Pelaksana Tugas dari kegiatan ini adalah Koramil 11 Kemranjen, Polsek Kemranjen dan Satgas Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Kemranjen.

Warga yang tidak memakai masker dicatat datanya sesusai Kartu Identitas yang dimiliki. Ada berbagai alasan yang disampaikan mereka yang tidak memakai masker, seperti : lupa, hilang atau rusak. Namun, petugas juga memberikan Masker secara gratis bagi yang tidak memakai masker, setelah mengucapkan Pancasila dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan lancar.

Tindakan pembinaan fisik juga diberikan, seperti Push Up, Sit Up dan Squat Jump. Bila tidak mampu melakukan ini, biasanya petugas memerintahkan Sikap Tobat (nungging) selama 15 Menit, dengan salah satu Tangan atau Kaki diangkat. Tujuan diberikan sanksi di tempat agar selalu ingat memakai masker saat keluar rumah (R.11)

Editor : Agus WA

Friday, September 11, 2020

Olah Raga Bersama Forkompimkec Kemranjen Kabupaten Banyumas


Olah Raga Bersama Forkompimkec Kemranjen Kabupaten Banyumas. Walking in the morning.

Click here :
https://youtu.be/qVjUl9RM66w

Thursday, September 10, 2020

Tuesday, September 8, 2020

Film Monolog | Episode Bangun Pagi

Pemeran : Serka Agus Wahyudi 

Click here :
https://youtu.be/oi2OEV6rioQ

Gerakan Pengendalian Massal Hama Tikus Desa Sibrama


Kemranjen. Hama Tikus (rat pests) merupakan jenis hewan pengerat yang hingga kini belum ada metode yang tepat untuk menuntaskannya. Kegagalan panen, Tikus menjadi salah satu penyebabnya.

Kelompok Tani Desa Sibrama Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas melaksanakan Gerakan Pengendalian Massal Hama Tikus (Gropyokan) di Komplek Persawahan Orimalang. Selesa, 08 September 2020. Kegiatan ini juga melibatkan Babinsa Sibrama Koramil 11 Kemranjen Serda Pujiono.

Kades Sibrama, Hj.Wagiyah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut rutin dilaksanakan menjelang musim tanam tiba. Tujuanya untuk mengendalikan Hama Tikus agar hasil panen petani bagus (R.11)

Saturday, September 5, 2020

Kodim 0701 Banyumas Meraih Dua Penghargaan Pada Lomba Karya Jurnalistik TMMD Reguler 108


Banyumas, Kodim 0701/Banyumas berhasil meraih juara II Lomba Karya Jurnalistik TMMD Reguler ke -108 Tahun 2020 tingkat nasional untuk kategori Dansatgas dan juara III lomba karya jurnalis TMMD reguler ke 108 katagori wartawan cetak/online tingkat nasional atas nama Anas Masruri Hidayat dari Banyumas Ekspres dengan judul ” Manunggal TNI-Rakyat Bangun Negeri Di Atas Awan” dengan nilai 313,1.

Hadiah diserahkan langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.IP, M.Si dan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Widi Prasetijo pada saat acara Rakornis TMMD ke – 109 Tahun 2020 di Ruang Bina Yudha Markas Kodam IV/Diponegoro Semarang, Kamis (3/9/2020).

Sebelumnya, Kodim 0701/Banyumas juga pernah meraih juara III dalam Lomba Karya Jurnalistik TMMD Reguler ke – 99 Tahun 2017 silam, sehingga prestasi ini menambah daftar penghargaan yang membanggakan bagi satuan.

Selepas menghadiri acara Rakornis TMMD Reguler Ke-109 dan penerimaan penghargaan, Dandim 0701/Banyumas Letkol Infanteri Candra, S.E.,M.I.Pol menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih oleh Kodim 0701/Banyumas dalam mengikuti perlombaan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh personil Kodim 0701/Banyumas, para awak media dan rekan – rekan yang telah bekerja sama berperan aktif dalam pemberitaan TMMD Reguler 108 Tahun 2020 di Desa Petahunan Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas”, ungkapnya.

Dengan berhasilnya Kodim 0701/Banyumas meraih juara II, dirinya berharap kerja sama dan dukungan dengan awak media yang sudah terjalin harmonis agar terus ditingkatkan sehingga ke depannya prestasi yang pernah diraih dapat terus dipertahankan.

Diketahui, untuk juri dalam perlombaan karya jurnalistik TMMD Reguler ke-108 Tahun 2020 adalah dari Dinas Penerangan Angkatan Darat, media MNC grup dan media Buana Jati Jakarta.

Lomba karya jurnalistik TMMD Reguler ke-108 Tahun 2020 terdiri atas empat kategori, yakni kategori Wartawan Elektronik, Wartawan Cetak/Online, Pendam, dan Dansatgas.

Kategori Pendam, juara I diraih Pendam XIV/Hasanudin dengan nilai 591, 75 selanjutnya juara II Pendam XII/Tanjungpura dengan nilai 590,94 dan juara III Pendam IM dengan nilai 589,53.

Editor : Agus WA

Thursday, September 3, 2020

Tuesday, September 1, 2020

Swab Massal Serentak Untuk Seluruh Wilayah, Diperlukan ?


Pandemi Covid-19 belum berlalu. Rilis yang dikeluarkan selalu ada penambahan yang terkonfirmasi positif. Hal ini mungkin diperlukan Metode Swab Massal Serentak untuk seluruh wilayah. Swab adalah metode yang direkomendasikan oleh WHO karena akurat. Agar data yang diperoleh dapat digunakan untuk pengambilan kebijakan penanganan selanjutnya.

Metode swab massal serentak untuk seluruh wilayah di Indonesia dapat dilakukan pada warga yang datang pada saat pembagian BLT, BPNT, dan Baksos Sembako. Atau bisa juga Pemerintah Desa mengajukan secara resmi kegiatan Swab massal di wilayahnya.

Pedagang dan pembeli yang ada di Pasar atau Mall, Pegawai Pemerintah, Karyawan Swasta, dan warga yang datang di acara hajatan dan hiburan perlu dilakukan swab juga. Meskipun saat ini pemerintah sudah melaksanakan penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui Operasi Penertiban Penggunaan Masker yang digelar setiap hari.

Kegiatan Swab Massal Secara Serentak untuk seluruh wilayah, pihak Dinas Kesehatan dapat menggandeng anggota TNI dan Polri yang ada di wilayah. Terutama Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk membantu memobilisasi massa. Karena Babinsa dan Bhabinkamtibmas berada di desa atau kelurahan yang merupakan Unsur Tiga Pilar Kekuatan di Desa bersama Kepala Desa.

Semua orang berharap, Pandemi Covid-19 segera berlalu, untuk menyambut Indonesia dalam Tatanan Baru di Hari Proklamasi Kemerdekaan ke 75.

Apakah anda sudah di Swab hari ini ? Jangan takut, pasien Covid-19 bisa disembuhkan. Cerita cinta yang indah pada hidupmu belum berakhir, meskipun terpapar Covid-19. Tetap semangat, selalu ikhtiar dan tawakal (penamas/opini.com)