Thursday, July 30, 2020

I Leave My Heart In Petahunan


Pekuncen – Selamat tinggal, hanya untuk mereka yang mencintai dengan mata mereka, namun bagi yang mencintai dengan hati dan jiwa tidak ada yang namanya perpisahan. Meskipun jauh karena jarak, tapi dekat karena cinta.

Itulah kata-kata mutiara yang pantas untuk menggambarkan kedekatan antara Prada Saifur, anggota Yonif 405 Surya Kusuma, dengan Nurul (16), warga Dukuh Semingkir RT. 04 RW. 03, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

Nurul mengantarkan kepergian sahabatnya itu, mantan anggota Satgas TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, yang akan melaksanakan Serpas (Pergeseran Pasukan) untuk kembali ke Home Base Yonif 405 di Wangon, Kabupaten Banyumas.

“ Dek Nurul mengantarkan keberangkatan saya untuk pulang ke kesatuan saya. Ia sudah seperti adik saya sendiri, dan kami akrab selama satu bulan bertugas di desanya,” ujar Prada Saifur. Nurul juga menitipkan sesuatu yang sangat privasi, dan harus dibuka setelah tiba di Home Base nanti.

Disinggung terkait hubungan asmara, Prada Saifur menyatakan Nurul masih sekolah. Masih senang di sanjung dan dimanja. Tunggu waktu yang tepat untuk ” Menembak ” Si Nurul katanya.

“ Kita lihat saja nanti kedepannya. Jika dek Nurul kita tawarkan siap menjadi istri prajurit, maka yang saya tawarkan kepadanya adalah hidup sederhana, tinggal di asrama dan sering ditinggal tugas operasi militer atau TMMD seperti di desanya,” tandasnya.

Namun demikian, mereka akan terus menjalin silaturahmi melalui komunikasi ponsel, hubungan secara daring. Sama seperti warga lainnya yang sudah dianggap dan menganggapnya sebagai saudara dan bahkan anak.

” I leave my heart in Petahunan “, demikian tutur Prada Saifur yang juga nampak berat meninggalkan Desa Petahunan.

Sementara itu Nurul saat disinggung menyatakan, dirinya kagum kepada sosok TNI karena memiliki kapasitas dalam memimpin dan menggerakkan warga masyarakat. Mengayomi dan melindungi juga nampak dari sosok TNI. Ketika ditanya apakah dirinya siap menjadi isteri tentara, dia hanya tersenyum dan mengangguk saja (penamas)

Wednesday, July 29, 2020

Satgas TMMD 108 Kodim 0701 Banyumas Banyak Tinggalkan Air Mata


Pekuncen – Banyak air mata yang mengiringi kepergian para TNI dari Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Rabu (28/7/2020). Meraka telah menyelesaikan tugasnya dengan baik pada TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, dan kembali ke satuan masing – masing,

Pelukan perpisahan dari para mantan anggota Satgas TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, tak dapat dielakkan untuk menenangkan ibu-ibu desa setempat yang akan kehilangan anak-anaknya untuk kembali ke kesatuannya masing-masing. Ada beberapa gadis yang hadir juga meneteskan air mata, mungkin ada cerita sendiri dari mereka.

Prada Makatita (22), anggota Yonif 405 Surya Kusuma, menyampaikan bahwa perpisahaan itu ada agar kita bisa menghargai sebuah pertemuan. Meskipun perpisahan itu meninggalkan sejuta kenangan yang indah. Pada saatnya nanti mungkin bisa bertemu lagi dengan cerita yang lebih indah.

“ Mak mohon pamit dulu, ibu kami yang lain sedang menunggu, dan di lain waktu
kita bisa berjumpa lagi. Maafkan kami bila telah merepotkan,” ujar Makatita membesarkan hati Rositi (46), Dukuh Semingkir RT. 05 RW. 02, Desa Petahunan.

Selain itu ada yang memberikan Setangkai Bunga Mawar untuk anggota Satgas, sayangnya tidak berkenan diambil gambarnya. Tapi tampak jelas air mata membasahi pipinya yang tertutup masker. Sabar ya sayang, Abang akan kembali…
(Penamas)

Saturday, July 25, 2020

Thursday, July 23, 2020

Wadan Pusterad Kunjungi Kodim 0701 Banyumas

Wadan Pusterad Kunjungi Kodim 0701 Banyumas.
Click here :
https://youtu.be/XDtP48PwuVo

Wednesday, July 22, 2020

Film Bapakmas 5 Episode : Mengko Ana Dalane


Produksi Kodim 0701 Banyumas, tentang kisah hidup Penderes di masa Pandemi Covid-19.

Click here :
https://youtu.be/bMkubNTjE5k

Babinsa Kowad Satu-satunya di Kodam IV Diponegoro Ini Terus Lakukan Tugasnya di TMMD


Banyumas – Jika dilihat sekilas memang tampaknya biasa saja gambar kebersamaan antara Babinsa wanita satu-satunya di Kodam IV Diponegoro ini, Serma Kowad Iska, Babinsa Pasiraman Kidul, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, dengan Ribut (56), salah satu warga Desa Petahunan RT. 05 RW. 03, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kamis (16/7/2020).

Namun makna tersirat yang coba disampaikan tersurat adalah upaya TNI dalam menggalang humanisme dengan warga di tempat tugasnya, Desa Petahunan, untuk menggalang partisipasi membantu tugas Satgas TMMD Reguler 108 Banyumas dalam membangun infrastruktur jalan beton 1,8 kilometer lebar 3,75 meter.

Terpisah, Dansatgas TMMD Reguler 108 Banyumas atau Dandim, Letkol Infanteri Candra, SE, M.I.Pol mengatakan (15/7), tujuan khusus ditugaskannya Babinsa wanita tersebut untuk memperkuat Satgas TMMD melaksanakan pembangunan non fisik TMMD, yaitu penyuluhan maupun sosialisasi kepada masyarakat baik kelompok maupun door to door, terkait tujuan dan fungsi TMMD.

“Saya tugaskan Serma Kowad Iska untuk ikut berpartisipasi khususnya di kegiatan non fisik TMMD. Dengan sentuhannya sebagai seorang ibu dan wanita, diharapkan mudah untuk melakukan komunikasi sosial kepada masyarakat agar lebih maksimal lagi membantu pekerjaan TNI,” ungkapnya.

Menurutnya, dampak positif kehadiran salah satu anggotanya tersebut telah memberikan suasana yang berbeda di masyarakat, yaitu sebagai trigger bagi ibu-ibu untuk membantu pekerjaan TNI dan warga laki-laki.

“Semoga dedikasi Serma Kowad Iska dapat menambah dampak positif lainnya dari TMMD Reguler ini, yaitu aspek humanisme TNI-Rakyat dan kedekatan atau kemanunggalan,” pungkasnya.

Dibenarkan Letda Armed Sukirno, Ketua Tim Publikasi TMMD Reguler 108 Banyumas, bahwa selain tugas, Serma Kowad Iska juga tak canggung-canggung ikut membantu mengecor jalan sehingga membakar semangat para pekerja agar lebih maksimal lagi.

“Sampai dengan hari ke-17 pelaksanaan TMMD Reguler ini, keterlibatan masyarakat setempat terus terjaga antusiasnya. Wajar jika progres pengecoran jalan mencapai diatas 1,2 kilometer, karena terus didorong motivasi mereka,” ujarnya.

Ditambahkannya, ritme capaian kerja pengecoran jalan setebal 20 centimeter itu adalah 45-50 meter di waktu terang dan 17-20 meter saat lembur malam.

Editor : Agus WA

Saturday, July 11, 2020

Film Pendek Kodim 0701 Banyumas Mengangkat Kisah Hidup Penderes


Pekuncen. TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas Tahun 2020 dilaksanakan di Desa Petahunan Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri Pemda Banyumas, Mahasiswa, Organisasi Pemuda dan warga Desa Petahunan.

Untuk menyampaikan informasi tentang kegiatan TMMD, dipublikasikan melalui berbagai media, baik media cetak, elektronik dan on line. Dibuat juga film pendek di lokasi TMMD yang mengangkat kisah penderes.

Film pendek ini dapat disaksikan di Saluran You Tube. Film serupa juga sudah diproduksi. Hanya di film ini yang melibatkan warga sekitar. Ada yang menarik pada pembuatan film ini, salah satu pemain dari warga Desa Petahunan sangat menjiwai perannya. Sehingga menangis terus sepanjang syuting film. Mungkinkah cerita pada film itu menggambarkan kisah hidup sesungguhnya ?

Tonton di Channel You Tube : Pendim 0701 Banyumas, atau versi Traillernya di Channel You Tube : Agus Wahyudi Asmana. Jangan lupa untuk Subscribe, Like, Comment dan Share.

Editor : Agus WA