Monday, March 23, 2020

Babinsa Koramil 11 Kemranjen Sosialisasikan Pencegahan Penyebaran Virus Corona


Woro Woro. Serma Budiono. Anggota Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas memberikan sosialisasi kepada warga tentang pencegahan penyebaran Virus Corona

NKRI Bersatu Melawan Corona || Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Virus Corona oleh Koramil 11 Kemranjen, Polsek Kemranjen dan Puskesmas I Kemranjen


NKRI Bersatu Melawan Corona || Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Virus Corona oleh Koramil 11 Kemranjen, Polsek Kemranjen dan Puskesmas I Kemranjen

Click here :
https://youtu.be/yN3lXOVNnwg

Bupati Banyumas Bagikan “Hand Sanitizer” Bagi Pengguna Jalan


Bupati Banyumas Achmad Husein membagikan 400 botol hand sanitizer dengan bahan baku alkohol dari olahan ciu. Hand sanitizer dibagikan kepada pengguna jalan di sekitar Alun-alun Purwokerto, Senin (23/32020). Bupati mengatakan, hand sanitizer tersebut dibuat sendiri dengan dibantu ajudannya dengan bahan baku menggunakan ciu yang telah diolah sehingga memiliki kadar alkohol hingga 96 persen.

Dia agak enggan untuk dibilang ciu, lebih senang disebut alkohol Wlahar. Mengingat kalau dibilang ciu konotasinya cenderung jelek yakni mendem atau mabuk dan segala macam. Karena itu dirinya mendapatkan bully terus, dan kesan negatif terhadap dirinya.

Dalam kesempatan itu Husein membeberkan komposisi hand sanitizer buatannya. Menurutnya hand sanitizer dibuat dengan komposisi alkohol 85 persen, hidrogen peroksida 5 persen, gliserol 1,5 persen ditambah pewangi dan sisanya air.

Selain pembagian kali ini dirinya segera membuka posko isi ulang hand sanitizer dalam waktu dekat di sekitar alun-alun Purwokerto, agar masayarakat yang membutuhkan hand sanitizer dapat mendapatkan dengan membawa botol sendiri. Menurutnya dirinya masih memiliki banyak, namun botol kemasan habis, jadi nantinya masyarakat kalau mau isi ulang disilahkan, dengan dibantu petugas

Menurutnya pembuatan hand sanitizer memanfaatkan minuman tradisional ciu masyarakat Wlahar Kecamatan Wangon adalah hal yang darurat. Ide tersebut muncul untuk mengatasi kelangkaan hand sanitizer yang terjadi beberapa waktu terakhir akibat penyebaran virus corona (Covid-19)

Sunday, March 22, 2020

Babinsa Nusamangir Koramil 11 Kemranjen bersama, Bhabinkamtibmas dan Tim Penanggulangan Virus Corona Desa Nusamangir melaksanakan penyemprotan Desinfektan di Fasilitas Umum dan Tempat Ibadah


Diary Babinsa : Sertu Slamet Supriadi Babinsa Nusamangir Koramil 11 Kemranjen bersama, Bhabinkamtibmas dan Tim Penanggulangan Virus Corona Desa Nusamangir melaksanakan penyemprotan desinfektan di fasilitas umum dan tempat ibadah. Minggu, 22 Maret 2020

Click here :
https://youtu.be/wyETQVaO0Qo

Friday, March 20, 2020

Satgas TMMD Kodim 0701/ Banyumas Bangun Rumah Milik Sudaryono


Memasuki hari ke 5 TMMD di Karangmanngu Purwojati, Satgas TMMD Kodim 0701 Banyumas bersama masyarakat membangun rumah milik Sudaryono, Jumat (20/03/2020). Bedah rumah merupakan sasaran tambahan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2020 di Desa Karangmangu. TNI bersama masyarakat bahu membahu bergotong royong dengan warga melakukan pengerjaan kegiatan sasaran fisik pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol melalui Pasiter Kapten Inf Putut Widodo mengatakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Program TNI Manunggal membangun Desa (TMMD) milik Sudaryono ini bantuan dari Baznas Kabupaten Banyumas. Pembangunan rumah nantinya berjumlah 6 rumah diberikan kepada warga yang benar-benar tidak mampu dalam segi perekonomian dan tempat tinggal sudah tidak layak dihuni.

“Tujuan TMMD diantanya adalah agar warga yang tidak mampu bisa menikmati kenyamanan tempat tinggal serta kesehatan tempat tinggal,” katanya

Kapten Inf Putut widodo menabahkan TNI dalam bekerja melibatkan rakyat, yang berarti memberi gambaran cara tepat melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan. Budaya gotong royong yang dianggap telah hilang kembali dihadirkan TNI ditengah masyarakat.

“Sebuah contoh budaya yang positif yang perlu dilestarikan dan diwariskan untuk generasi milenial saat ini,” tambahnya.

Hal tersebut juga merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama Rakyat di Bumi Pertiwi masih tetap terjaga dengan baik.

Sementara itu Sudaryono pemilik rumah ini mengaku merasa sangat senang dan terharu dengan bantuan pembangungan rumah miliknya

“Saya merasa sangat senang dan sangat berterima kasih kepada TNI atas program ini dan berharap bagi warga yg senasib rumahnya seperti saya mohon di perhatikan untuk di bantu,” katanya.

Aksi Nyata Babinsa dan Bhabinkamtibmas mencegah Penyebaran Virus Corona


Aksi nyata Babinsa dan Bhabinkamtibmas mencegah Penyebaran Virus Corona dengan penyemprotan desinfektan di tempat ibadah

Click here :
https://youtu.be/t-pQtrXKFMs

Thursday, March 19, 2020

PRAMUKA PEDULI BANYUMAS SIAP BANTU DISINFEKTAN PENCEGAHAN COVID 19


Banyumas (19/3) – Dompet Dhuafa Jateng Unit Purwokerto mengadakan
Pelatihan Relawan CEKAL (Cegah Tangkal) Pencegahan Covid – 19 yang terdiri dari beberapa unsur relawan sipil di Purwokerto Kab. Banyumas Jateng. Diikuti oleh lebih dari 20 relawan seperti TAGANA Kab. Banyumas, RAPI, PRAMUKA Peduli KWARCAB Banyumas, Dompet Dhuafa Volunteer, Kamis (19/3) di Kantor Unit Purwokerto Dompet Dhuafa Jateng.

Pelatihan dan pembekalan relawan meliputi :

  1. Edukasi COVID 19
  2. PHBS Relawan
  3. Praktik 6 langkah cuci tangan
  4. Praktik penyemprotan
  5. Edukasi penggunaan formula disinfektan.

Ketua PRAMUKA Peduli KWARCAB Banyumas, Kak Ady Chandra mengapresiasi langkah Dompet Dhuafa dalam pencegahan penyebaran covid 19. Dan berharap kegiatan ini diikuti oleh instansi dan lembaga lainnya. “Selesai kami dibekali, langsung kita bentuk Tim yang terdiri 15 Personil Gabungan dari RAPI dan TAGANA, kemudian kami tadi langsung Belanja Peralatan APD diantaranya alat Penyemprot, Sarung Tangan Karet, Mantel Baju dari Karet, Sepatu Both, Masker, Kaca mata dan Helm, sehingga Insya Allah kami siap membantu bila dibutuhkan” tutur Ady. “Kedepan yang mungkin nanti jadi kendala dilapangan, adalah Pengadaan Cairan Disinfektannya, karena kami ini bergerak Mandiri, ketika Kekurangan cairan ini jadi kendala. Mudah – mudahan nanti dari KWARCAB ada Solusi atau barangkali ada Dermawan yang mau membantu kami. Ibarat kata kita punya senjata, pelurunya habis dan tidak ada, tentunya jadi kendala. Sementara ini untuk cairan disinfektan kita disuplay oleh Dompet Dhuafa. Terimakasih buat Dompet Dhuafa” akhir Ady.

Titi Ngudiati, Direktur LKC Purwokerto menyebutkan, sejak direlease Rabu (18/3), pelatihan dan rekruitmen Relawan Cekal Purwokerto banyak mendapatkan respon postif. Pelatihan dan pertemuan perdana hari ini bahkan sampai dibuat beberapa sesi jadi agar meminimalisisir perkumpulan massa.

Sebelum mengikuti pelatihan semua relawan menjalani screening sesuai prosedur kontigensi kewaspadaaan Covid 19 oleh tim medis Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC).

Dompet Dhuafa berharap, koalisi masyarakat / komunitas sipil ini menjadi pergerakan gotong royong meminimalisir penyebaran COVID 19 di kab. Banyumas.

DANDIM BERSAMA BUPATI DAN KAPOLRESTA BANYUMAS PANTAU POSKO PEMERIKSAAN KESEHATAN DI LUMBIR


Lumbir – Usai memantau Posko pemeriksaan kesehatan di perbatasan pintu masuk Wilayah Banyumas dengan Kabupaten Banyumas yaitu di Desa Buniayu Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas, Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Chandra, S.E., M.I.Pol bersama Bupati Banyumas Ir Achmad Husein, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka, SIK dan Forkopimda Kab. Banyumas kembali melanjutkan melakukan pemantauan Posko Siaga Terpadu Screening Covid-19 desa Kedunggede Kec. Lumbir (Perbatasan wilayah Kab. Banyumas – Kab. Cilacap).

Kamis (19/03/2020)
Turut hadir dalam kegiatan yaitu Danramil 20/Lumbir Kapten Inf Hadi Suroso, Forkopimcam Lumbir, Polsek Lumbir, Petugas Puskesmas Wangon, dan pegawai Kecamatan Lumbir.
Dandim dan rombongan langsung melaksanakan pengecekan Screening Covid 19 kepada para penumpang bus, mini bus dan kendaraan pribadi serta membagikan stiker yang berisikan : Himbuan terkait Pencegahan Penularan Virus Corona (Covid 19).
Bupati Banyumas Ir Achmad Husein dalam kesempatan itu menyampaikan kepada petugas untuk melaksanakan Screening ke setiap penumpang dan pengendara mobil baik Bus, mini bus dan kendaraan pribadi.
“Jaga wajah dan tangan kita jangan sampai tersentuh oleh orang lain. Setiap selesai melaksanakan kegiatan harus cuci tangan, ‘ pesan Bupati.
Usai melakukan pengecekan, pada pukul 16.25 WIB Rombongan Forkompimda Kab. Banyumas meninggalkan Posko Siaga Terpadu Screening Covid-19 di desa Kedunggede Kec. Lumbir (Perbatasan wilayah Kab. Banyumas – Kab. Cilacap) Menuju ke Posko Siaga Terpadu Screening Covid-19 Wilayah Kec. Pekuncen.

DANDIM BERSAMA BUPATI DAN KAPOLRESTA BANYUMAS PANTAU POSKO PEMERIKSAAN KESEHATAN DI SOKARAJA


Banyumas – Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Chandra, S.E., M.I.Pol bersama Bupati Banyumas Ir Achmad Husein, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka, SIK dan Forkopimda Kab. Banyumas memantau Posko pemeriksaan kesehatan di perbatasan pintu masuk Wilayah Banyumas dengan Kabupaten Purbalingga yaitu di Desa Jompo Wetan Sokaraja Perbatasan dengan Sokaraja. Kamis (19/3/2020).
Di posko ini dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, dan kesehatan penumpang kendaraan umum dan pribadi, yang akan memasuki wilayah Banyumas.


Sebelum memeriksa petugas gabungan memperkenalkan diri, kepada sopir dan penumpang. Selanjutnya satu persatu, suhu tubuh penumpang mobil pribadi dan umum dari luar Banyumas diperiksa.


Dalam kesempatan itu, Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Chandra, S.E., M.I.Pol mengatakan bahwa langkah ini adalah tindakan preventif yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyaraka tentang covid – 19.
“Jika didapati suhu tubuh penumpang diatas 38 derajat celsius, penumpang tersebut akan diminta turun untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan di tenda yang telah disiapkan oleh Petugas Gabungan,” jelas Dandim.
Bupati juga menyampaikan bahwa posko pemeriksaan ini dilakukan guna mencegah adanya warga di luar Banyumas, yang dimungkinkan membawa bibit virus corona dan mencegah penularan virus corona di Banyumas. Pemeriksaan ini dilakukan selama 24 jam, dibagi menjadi tiga shift.
“Kita lakukan pemeriksaan, untuk penumpang kendaraan roda empat atau lebih dari luar Banyumas. Ini mencegah adanya penyebaran virus corona, namun demikian warga tak perlu panik, tujuan utama adalah edukasi agar masyarakat ikut peduli, baik untuk kesehatan diri maupun lingkungan,” katanya
Pemeriksaan dilakukan dengan mempergunakan termometer tembak. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan, jika suhu tubuh penumpang mencapai lebih 38 derajat celsius. Kemudian akan dibawa ke Puskesmas terdekat, jika kondisi penumpang mengarah terjangkit virus corona, maka akan dirujuk ke RSUD Banyumas atau RSUD Margono Soekarjo.
“Penumpang yang akan masuk ke Banyumas akan diperiksa kesehatan, jika didapati menunjukkan gejala akan ditindaklanjuti, apakah dirawat di Puskesmas atau dirujuk ke rumah sakit,” imbuh Bupati Banyumas.

Danramil 11 Kemranjen Sosialisasikan Pemakaian Hand Sanitizer


Kemranjen. Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas menanggapi dengan antusias imbauan dan anjuran Pemerintah agar mencegah meluasnya penularan Corona Virus (Covid-19) dengan menyediakan fasilitas Hand Sanitizer di Kantor Koramil 11 Kemranjen. Rumah Sakit Manunggal Kemranjen juga memberikan dukungan atas kinerja Koramil 11 Kemranjen dalam menghadapi penyebaran virus corona dengan memberikan satu set Hand Sanitizer.

” Ini merupakan bentuk kerja sama antara instansi Koramil 11 Kemranjen dan Rumah Sakit Manunggal Kemranjen dalam membendung meluasnya penyebaran Virus Corona “, demikian tutur Danramil 11 Kemranjen Kapten Cba Ahmad Mansur saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Menurut Danramil, selain Hand Sanitizer ada fasilitas lain yang disediakan oleh Koramil 11 Kemranjen, yaitu Kran Air Bersih yang mengalir, dan Sabun Mandi Dettol dari Toko Risky Jaya Kecila. Bila ada kegiatan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran virus corona di wilayah, Koramil 11 Kemranjen juga aktif ikut pada kegiatan tersebut. Bila ada yang ingin kerja sama untuk penyemprotan desinfektan Danramil juga siap memerintahkan anggotanya untuk bergabung pada kegiatan itu.

Kita berharap, masa tanggap darurat Covid-19 dan karantina mandiri ini segera berakhir. Semoga Allah melindungi umatnya yang selalu memohon perlindungannya. Aamiin.

Ibadah Tetap Dijalankan Meski Virus Corona Mewabah


Diary Babinsa : Pak Babinsa tetap beribadah meskipun virus corona mewabah.

Sengkuyung Mencegah Penyebaran Virus Corona


Kemranjen. Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas menanggapi dengan antusias imbauan dan anjuran Pemerintah agar mencegah meluasnya penularan Corona Virus (Covid-19) dengan menyediakan fasilitas Hand Sanitizer di Kantor Koramil 11 Kemranjen. Rumah Sakit Manunggal Kemranjen juga memberikan dukungan atas kinerja Koramil 11 Kemranjen dalam menghadapi penyebaran virus corona dengan memberikan satu set Hand Sanitizer.

” Ini merupakan bentuk kerja sama antara instansi Koramil 11 Kemranjen dan Rumah Sakit Manunggal Kemranjen dalam membendung meluasnya penyebaran Virus Corona “, demikian tutur Danramil 11 Kemranjen Kapten Cba Ahmad Mansur saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Menurut Danramil, selain Hand Sanitizer ada fasilitas lain yang disediakan oleh Koramil 11 Kemranjen, yaitu Kran Air Bersih yang mengalir, dan Sabun Mandi Dettol dari Toko Risky Jaya Kecila. Bila ada kegiatan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran virus corona di wilayah, Koramil 11 Kemranjen juga aktif ikut pada kegiatan tersebut. Bila ada yang ingin kerja sama untuk penyemprotan desinfektan Danramil juga siap memerintahkan anggotanya untuk bergabung pada kegiatan itu.

Kita berharap, masa tanggap darurat Covid-19 dan karantina mandiri ini segera berakhir. Semoga Allah melindungi umatnya yang selalu memohon perlindungannya. Aamiin.

Tuesday, March 17, 2020

DANDIM 0701/BANYUMAS DAN BUPATI BANYUMAS TANDA TANGANI NASKAH TMMD


Banyumas – Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap 1 tahun 2020 di Desa Karangmangu Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas yang sedianya dibuka Senin 16 Maret 2020 dibatalkan, menyusul adanya edaran himbauan dari pemerintah untuk mengurangi aktifitas di luar rumah/kantor dengan pengumpulan masa banyak mengantisipasi adanya penyebaran virus Novel Coronavirus (COVID-19) sehingga diganti dengan acara penandatanganan berita acara Notulen TMMD secara sederhana yang bertempat di Ruang Joko Kaiman Pendopo

Sipanji Banyumas.
Setelah penandatanganan Notulen TMMD, resmi menandakan bahwa sasaran pembangunan infrastruktur di Desa Karangmangu Kecamatan Purwojati diserahkan pemerintah daerah untuk dimulai Satgas TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2020 Kodim 0701/Banyumas.
Bupati Banyumas Ir Achmad Husein., mengawali penandatanganan notulen disusul Dansatgas TMMD/Dandim, Letkol Infanteri Candra, S.E., M.I.Pol. dengan disaksikan Pasiter Kapten Inf P Putut Widodo,Pasipers Lettu Arh Wagim dan para pejabat Forkopimda Kab. Banyumas.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran TNI, dengan Kodim sebagai pelaksana teknis lapangan dalam upaya membantu pemerintah daerah. Bupati juga mengapresiasi warga masyarakatnya yang telah bekerja keras membantu TNI dan pihaknya selaku tangan kanan pemerintah pusat di daerah untuk membangun desa.
“Program TMMD salah satunya merupakan bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong-royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita hari ini. Sinergitas dan kemanunggalan TNI – rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti ini menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi. Kita ingin seluruh desa di Kabupaten Banyumas semakin maju dan mandiri serta rakyat semakin sejahtera”, jelas Bupati.
Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf. Candra, S.E., M.I.Pol menyampaikan ”Kegiatan TMMD merupakan penjabaran kegiatan pembinaan teritorial sebagai fungsi utama TNI AD sekaligus merupakan penjabaran 5 prioritas kebijakan Presiden RI yaitu diantaranya percepatan pembangunan dan peningkatan SDM yang unggul.
Dalam TMMD selain sasaran pembangunan fisik juga ada non fisik, perkembangan situasi saat ini dengan adanya pandemi virus Novel Coronavirus (COVID-19) kegiatan non fisik jg akan disampaikan edukasi untuk hidup sehat serta upaya pencegahannya kepada masyarakat. Untun pembangunan fisik TMMD dilaksanakan sesuai sasaran dan jadwal yang telah ditentukan” pungkas Dandim. (Kodim 0701/Banyumas)

Bapak Mas. Film pendek produksi Kodim 0701 Banyumas. Tonton di chanel you tube : Agus Wahyudi Asmana

Monday, March 16, 2020

Fasilitas Hand Sanitizer di Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas


Bapak Mas. Film pendek produksi Kodim 0701 Banyumas. Episode : HOAX Virus Corona Di Banyumas.
Trailer Film Bapak Mas. Episode : HOAX Virus Corona Di Banyumas.

Saturday, March 14, 2020

SARUNG ALTERNATIF MASKER


” Tiada Rotan, akarpun jadi “.
Darurat Covid-19 menjadikan Masker barang yang sangat dibutuhkan. Sarung mungkin bisa digunakan sebagai alternatif. Seperti nampak pada gambar.

(Insert photo film BaPakMas)

Friday, March 13, 2020

Diary Babinsa : Pak Babinsa melatih PBB Murid TK


Sertu Jiono, Babinsa Alasmalang Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas melatih PBB Murid TK.
Click here :
https://youtu.be/P3WGUus8uAU

Wednesday, March 11, 2020

HOAX !! Virus Corona Di Banyumas

Thursday, March 5, 2020

TNI Berperan Pada Pendidikan Sekolah Dan Membentuk Karakter Generasi Muda


Kemranjen. Pemuda merupakan Tunas Bangsa. Masa depan suatu negara juga ditentukan kualitas pemudanya. Setiap negara memiliki tempat untuk menyiapkan dan menggembleng pemudanya menjadi generasi penerus agar dapat melangsungkan jalannya pemerintahan dan kemajuan negaranya.

Sekolahan merupakan tempat formal suatu negara untuk mendidik warga negaranya dengan berbagai Ilmu Pengetahuan. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah dan Perguruan Tinggi. Kurikulum dibuat untuk memberi arah dan tujuan dari pendidikan itu. Setiap jenjang pendidikan ada evaluasi yang berbentuk Ujian Akhir Sekolah.

Pendidikan di Sekolah lebih menekankan prestasi akademik. Memiliki nilai akademik yang baik di akhir pendidikan merupakan kebanggaan. Dan dianggap sukses menempuh pendidikan. Namun selain akademik, sebenarnya setiap manusia memiliki potensi prestasi pada kegiatan fisik, dan kepribadian. Dua poin terakhir (fisik dan kepribadian) diberikan porsinya yang lebih pada Lembaga Pendidikan Militer. Mulai dari Sekolah Calon Tamtama (Secata), Sekolah Calon Bintara (Secaba), Sekolah Calon Perwira (Secapa) dan di Akademi Militer (Akmil).

Pada lingkungan Pendidikan Militer juga diajarkan Sikap, Jiwa Korsa dan Karekter yang kuat. Sehingga lulusannya diharapkan memiliki dedikasi yang baik, integritas yang tinggi dan memiliki rasa nasionalisme yang tidak diragukan lagi. Hal tersebut selaras dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai Garda Terdepan Penjaga Negara dan Benteng Terakhir Pertahanan Negara.

Pada situasi khusus, TNI juga berperan pada dunia pendidikan dengan mengajarkan Kedisiplinan, Kepemimpinan dan Kejuangan. TNI telah memiliki panduan dari Departemen Pertahanan RI untuk mengajarkan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara pada tiap jenjang pendidikan, termasuk pada Organisasi Pramuka. Para Babinsa biasanya paling banyak berperan, karena anggota TNI tersebut berada langsung di wilayah desa binaannya (aw)

Tuesday, March 3, 2020

Koramil 11 Kemranjen Bersihkan Cagar Budaya Petilasan Gunung Mujil


Kemranjen. Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas melaksanakan kegiatan Karya Bakti TNI di komplek Cagar Budaya TPU Gunung Mujil Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Selasa, 3 Maret 2020. Polsek Kemranjen juga ikut pada kegiatan ini bersama warga dan Pemerintah Desa Kedungpring.

Menurut Danramil 11 Kemranjen Kapten Cba Ahmad Mansur yang berada langsung di tempat kegiatan menyampaikan tentang kegiatan yang sedang dilaksanakan, ” Karya Bakti ini merupakan perintah dan petunjuk dari Pimpinan TNI. Dilaksanakan hingga tingkat Koramil. Sasaran kegiatan meliputi pembersihan lingkungan pemukiman, fasilitas umum dan tempat ibadah.” Danramil juga menjelaskan kegiatan Karya Bakti sebagai sarana komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat.

” Rasa kebersamaan antar warga juga dapat diwujutkan dengan kegiatan karya bakti seperti ini. Karena ini merupakan warisan leluhur yang juga dikenal dengan tradisi gotong royong dan merupakan akar dari persatuan dan kesatuan “, demikian tutur Danramil saat dikonfimasi oleh media yang meliputnya.

Danramil juga memberikan apresiasi kepada Kades Kedungpring, Sugiono, yang selalu menjalin komunikasi sangat baik dengan Koramil dan menyatakan siap menerima program apapun dari TNI untuk kebaikan desanya. Hal senada juga disampaikan oleh Sertu Syamsul Ma’arif yang menjadi Babinsa di Desa Kedungpring.

” Saya sangat salut dan bangga dengan Pak Sugiono (Kades Kedungpring), beliau memiliki jiwa sosial yang tinggi, loyal, cerdas dan juga militan. Apapun program dari Koramil yang akan dilaksanakan di desanya, beliau tidak banyak pertanyaan. Hanya kata “Siap” yang beliau sampaikan,” demikian tutur Syamsul Ma’arif yang nampak haru dengan cerita yang disampaikannya. Syamsul juga meyakini Desa Kedungpring akan lebih cepat maju pada kepemimpinan Sugiono.
Aamiin.

Monday, March 2, 2020

Istri Ditemukan Gantung Diri Saat Ditinggal Kerja Bakti


BANYUMAS-Rasa terkejut sekaligus kesedihan mendalam menyergap Budiarso. Warga Desa Watuagung Kecamatan Tambak itu harus kehilangan istri, Sumiati untuk selamanya. Sumiati meninggal dunia setelah gantung diri dengan seutas tali plastik sepanjang satu meter dengan ketebalan sekitar kelingking orang dewasa. Korban nekat mengakhiri hidupnya di gawangan pintu kamar. Peristiwa bermula ketika Budiarso pada Minggu (1/3) pagi berpamitan kepada korban untuk kerja bakti. Sebab, di wilayah RT sedang melakukan pembangunan rabat beton jalan lingkungan. Ketika Budiarso (52) pulang dari kerja bakti sekitar pukul 14.30 siang. Warga RT 4 RW 7 itu masuk melalui pintu samping sembari memanggil Sumiati (57). Akan tetapi, tidak ada jawaban sama sekali dari korban dan rumah dalam kondisi sepi. Budiarso yang tidak menaruh curiga beraktivitas seperti biasanya. Karena tubuh kotor usai kerja bakti, Budiarso mandi. Setelahnya, lantaran tak kunjung melihat korban, Budiarso mencari. “Budiarso masuk ke kamar dan mendapati istrinya tergantung di gawangan pintu dengan sebuah kursi plastik di bawahnya. Budiarso langsung memanggil dan mendatangi rumah anaknya, Waluyo, yang bersebelahan dengan rumahnya,” jelas Kapolsek Tambak AKP Embar Yuliono SH Minggu (1/3). Polsek Tambak mencatat berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas I Tambak bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab kematian murni akibat gantung diri. “Korban gantung diri diduga dipicu oleh rasa putus asa. Sebab, anaknya yang seorang janda tetap menikah meski tanpa restu dari korban,” tandas Kapolsek.