Wednesday, August 28, 2019

Kami Bangga Dengan Pengorbananmu

” Kami bangga padamu kawan. Selamat Jalan. Seragam Lorengmu bukti Pengabdiamu.

Tidak hanya berteriak NKRI Harga Mati duduk di kursi di ruangan AC dengan seragam loreng. Namun kamu telah membuktikan dan lakukan yang mereka tidak lakukan meski mereka juga berseragam loreng.

Seragam lorengmu kebanggaan semua Prajurit TNI. Kamu gugur untuk NKRI. Pengorbananmu bangkitkan semangat Kami untuk tetap menjaga NKRI agar terus Bersatu ”

Selamat jalan Serda Rikson. Kami bangga padamu. Pengorbananmu menjadi pembakar semangat semua prajurit TNI. Kami siap mendapat panggilan tugas dari negara, dan siap atas segala resikonya ”

Editor : Agus WA

Tuesday, August 27, 2019

Saka Wira Kartika, Bentuk Generasi Muda Berjiwa Patriot

BANYUMAS. Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0701/Banyumas saat menjalani latihan rutin. Kegiatan Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0701/Banyumas terus dilaksanakan setiap bulannya, dengan jadwal rutin yang telah disepakati oleh anggota.

Adapun latihan rutin tersebut diantaranya PBB, yel-yel dan Senam. Anggota Saka Wira Kartika terdiri dari siswa-siswi SMK dan SMA di sekitar Makodim 0701/Banyumas dengan koordinator pelatih Serda Tofik Hidayat. Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol melalui Pasiter Kapten Inf, P Putut Widodo menyampaikan, pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika merupakan Program Kerja TNI AD Bidang Teritorial yang bertujuan membina generasi muda agar mempunyai kegiatan positif, sehingga dapat terhindar dari kegiatan negatif serta dapat membentuk patriot bangsa yang setia, berbhakti dan menjunjung tinggi nilai luhur keutuhan bangsa dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.

“ Menciptakan mental dan jiwa yang kuat pada generasi muda di wilayah perbatasan agar tetap Cinta Tanah Air adalah salah satu tujuan dari gerakan Pramuka di wilayah Kodim 0701/Banyumas,” katanya.

Editor : Agus WA

Pensiun Dari TNI Siap Mengabdi Menjadi Kades Di Tanah Kelahirannya


Kemranjen. Yatirun, purnawirawan TNI AD satuan terakhir di Korem 071 Wijaya Kusuma. Setelah pensiun mengikuti kompetisi Pilkades tempatnya dia tinggal. Kesempatan pertama gagal pada tahun 2013.

Tahun 2019 Pak Yatirun terpilih menjadi Kades Sidamulya Kecamatan Kemranjen mengungguli Dua Calon lainnya. Serah terima jabatan Dilaksanakan pada Selasa, 27 Agustus 2019. Forkompimkec Kemranjen Kabupaten Banyumas hadir pada kegiatan ini, termasuk Warga, Keluarga dan Karib.

” Meski saya sudah purna dari Dinas TNI, namun jiwa prajurit saya masih ada. Saya siap mengemban amanat warga Desa Sidamulya dan melaksanakan tugas yang diberikan negara “, demikian tutur Pak Yatirun yang pernah bertugas di Jasrem 071 Wijaya Kusuma.

Danramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas Kapten Cba Ahmad Mansur memberi tanggapannya terkait adanya mantan anggota TNI yang menjadi Kades. ” Ini sangat luar biasa, kepercayaan warga kepada mantan anggota TNI untuk memimpin desanya. Saya juga ikut bangga, dan ini bisa menjadi tauladan bagi anggota TNI lainnya yang sudah pensiun “.

Danramil juga menjelaskan ada beberapa mantan anggota TNI yang yang pernah menjadi Kades di wilayah binaan Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas. Diantaranya : Slamet Riyadi, Kades Alasmalang. Sutarso, Kades Karangjati. Dan Yatirun, Kades Sidamulya.

Danramil juga berharap, anggotanya yang saat ini masih aktif dapat mengikuti jejak seniornya. Apalagi sebagian besar anggota Koramil 11 Kemranjen putra asli daerah Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas.

Editor : Agus WA

Danramil 11 Kemranjen Hadiri Sertijab Kades Kedungpring

Kemranjen. Perhelatan Akbar Pemilihan Kepala Desa Serentak di wilayah Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas puncaknya dilaksanakan pada 23 Juli 2019. Sebanyak 14 Desa melaksanakan pemilihan dari 15 Desa yang ada. Secara umum dapat terlaksana dengan baik dan tidak meninggalkan permasalahan. Pelantikkanya dilakukan oleh Bupati Banyumas pada 31 Juli 2019.

Namun ada rangkaian kegiatan dari Pilkades yang menjadi pamungkasnya. Yaitu Serah Terima Jabatan Kades dari PLT kepada Kades Terpilih. Ada Tatib Pilkades yang mengatur itu, yang dihadiri oleh unsur Forkompimkec.

Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen melaksanakan momen itu pada Kamis, 22 Agustus 2019. Dihadiri oleh unsur Forkompimkec Kemranjen, BPD Desa Kedungpring, Babinsa, Babinkamtibmas, perangkat desa, dan perwakilan warga. Kades Kedungpring yang terpilih, Sugiyono secara resmi dan sah menjabat Kades hingga 2025.

Menurut Danramil 11 Kemranjen Kapten Cba Ahmad Mansur, figur Sugiyono sangat konsisten. Alasan ini dikemukakan oleh Danramil karena Sugiyono sebelum menjadi Kades aktif pada kegiatan sosial di desanya. Juga pernah menjadi Panitia Lomba Mancing Koramil 11 Kemranjen dalam rangka HUT TNI, yang sukses dengan peserta lebih dari 4000 orang. Luar biasa. Selamat Bekerja, Bro !

Editor : Agus WA

Wednesday, August 21, 2019

Satgas Yonif 406/Candra Kusuma Patroli Perbatasan RI – PNG

Senin, 19/08/19

Patroli patok perbatasan RI-PNG sektor selatan tepatnya di Kab. Boven Digoel, salah satunya tugas pokok Satgas Yonif 406/Candra Kusuma mempunyai tanggungjawab 14 patok perbatasan yaitu Patok MM. 7.3, MM. 7.4, MM. 7.5, MM. 7.7, MM. 8.0, MM. 8.1, MM. 8.2, MM. 9.0, MM. 9.1, MM. 9.2, MM. 10, MM. 11, MM. 11.A, MM. 11.1.

Pasi Ops Satgas Yonif 406/Candra Kusuma (Lettu Inf Dadang Sapridang S. T. Han) mengutarakan “patroli patok perbatasan diwilayah Papua selatan yang dilaksanakan Satgas Yonif 406/Candra Kusuma, masing-masing Pos mempunyai sektor tanggungjawab patok perbatasan di wilayah RI-PNG, patroli patok perbatasan akan dilaksanakan masing-masing pos sesuai jadwal dan persiapan yang matang, tuturnya.

“Sementara itu jajaran Satgas Yonif 406/Candra Kusuma yang sudah melaksanakan patroli patok yakni Pos Kombut 15 orang Dpp Lettu Inf Buyung Asmoro (Dankipur B) melaksanakan Patroli patok batas MM 9.0 dengan jarak 9 KM ditempuh dalam waktu 1 hari, Rawa Bustop 10 orang Dpp Lettu Inf Wayadi (Dankipur C) Patok batas MM 11.A dengan jarak 75 KM menggunakan speed boat dan ditempuh dalam waktu 1 hari, Pos Nienati 15 orang Dpp Letda Inf Nurcholis (Danpos) patok batas MM 8.1 dengan jarak 9 KM ditempuh dalam waktu 2 hari”, sementara hasil dari patoli patok perbatasan di wilayah Papua selatan (Kab. Boven Digoel) masing-masing patok perbatasan yang masih terjaga dengan kondisi baik, imbuhnya.

Editor : Agus WA

Sunday, August 11, 2019

BABINSA KORAMIL 02 BATURADEN LATIH PASKIBRA 2019

Baturaden – Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus mendatang, Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Koramil 02/Baturaden Kodim 0701/Banyumas bersama dengan Bhabinkamtibmas polsek Baturaden memberikan pelatihan dan pembinaan kepada petugas pengibar bendera (Paskibra) siswa-siswi SMA N 1 Baturaden di lapangan Desa Rempoah Kec. Baturaden Kab. Banyumas (05/08/2018). Para pasukan ini nantinya yang akan diterjunkan untuk mengibarkan bendera saat upacara kemerdekaan pada tingkat kecamatan.

Dalam Kegiatan ini para Babinsa melatih teori, praktek peraturan baris berbaris dan disiplin. Derap langkah yang semangat dan kompak akan sangat mempengaruhi jiwa dan semangat Paskibra untuk melaksanakan tugas.

Salah satu pelatih Paskibra dari Koramil 02/Baturaden, Serka Eko Purnomo mengatakan menjadi seorang Paskibra tidaklah mudah dan penuh tenggungjawan. HUT ke-74 RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2018 ini merupakan waktu yang paling di nantikan para siswa-Siswi yang tergabung dalam pasukan Paskibraka.

“Kita berlatih dari pagi sampai dengan sore, semua peserta dalam kondisi yang baik meskipun cuaca di lapangan panas terik tapi semuanya tetap bersemangat,” ucap Serka Eko Purnomo disela-sela kegiatan berlangsung.

Sementara Danramil 02/Baturaden Kapten Inf Ruswanto menyampaikan kepada para pelatih yaitu Babinsa yang telah dipilih dan dipercaya oleh satuan untuk melatih para siswa-siwi yang telah disiapkan. “Kepada siswa-siswi yang dipercaya mewakili sekolahnya untuk menjadi Paskibra, laksanakan latihan dengan baik, penuh semangat dan jaga kesehatan serta jangan lupa sebelum melaksanakan kegiatan terlebih dahulu berdoa,” tegas Danramil.

Hal yang sama juga dilakukan anggota Babinsa Koramil 02/Baturaden di Lapangan Desa Rempoah. Danramil 02/Baturaden Kapten Inf Ruswanto mengatakan kegiatan ini merupakan bagian pembinaan untuk menggembleng semangat pelajar untuk rela berkorban, cinta tanah air dan bertanggung jawab.

Editor : Agus WA

Pangdam IV : Laksanakan Tugas Dengan Baik, Ketahui Manfaat dan Tujuannya

Purwokerto. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. secara resmi membuka Latihan Gladi Posko I Korem 071/Wijayakusuma di Makorem 071/WK, Selasa (6/8/19).

Latihan kali ini mengangkat tema “Korem 071/WK Melaksanakan Operasi Bantuan Kepada Pemerintah Daerah Di Wilayah Dalam Rangka Membantu Penanggulangan Terjadinya Bencana Erupsi Gunung Slamet”.

Untuk diketahui bersama, penanggulangan bencana dalam tugas pokok TNI merupakan salah satu tugas dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Namun demikian, tugas ini bukan tugas TNI secara sendirian, tetapi merupakan tugas bersama yang melibatkan berbagai unsur terkait lainnya.

Pada Latihan Gladi Posko I Korem 071/WK kali ini melibatkan anggota Korem 071/Wk, BPBD Provinsi Jateng, Polda Jateng, Dinas Sosial Provinsi, Pemadam Kebakaran, BMKG, Tagana, PMI, Dinas kesehatan, Orari, Sar, Rapi, Satpol PP, Dinas PU dan Dishub.

Tak hanya itu, Gladi Posko juga dibantu 5 Kabupaten yang terdampak erupsi yakni Purbalingga, Banyumas, Pemalang, Tegal dan Brebes.

Kepada para peserta dan penyelenggara latihan, Pangdam mengingatkan bahwa tujuan dari latihan adalah untuk melatihkan siapa berbuat apa sesuai dengan teori-teori di sekolah. Setiap saat memang kita sudah melakukan penanggulangan bencana dan itu sudah berjalan tetapi masih terjadi kendala, karena belum menerapkan teori/ilmu di sekolah yang hasilnya juga belum diketahui seperti apa.

Menurutnya, teori terkadang memang tidak sesuai kenyataan di lapangan, sehingga masih banyak kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki. Namun bila kita bekerja tidak sesuai dengan teori, bila terjadi sesuatu juga tidak bisa dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, hari ini kita akan melatihkan semua kegiatan dengan mengacu kepada teori, dan yang lebih utama bahwa latihan harus dapat diambil manfaatnya.

“Jangan sampai kita melakukan sesuatu tetapi tidak mengetahui apa manfaat dari apa yang kita lakukan”, tegasnya.

Latihan ini dilakukan agar terjadi kesamaan persepsi antar bagian yang terlibat dalam penanggulangan bencana, sehingga jelas siapa berbuat apa. Bila ada hal penting yang perlu dikomunikasikan/dikoordinasikan, latihkan dengan baik.

“Laksanakan latihan secara serius, dan yang terpenting harus tau apa manfaat dan tujuannya sehingga tidak menjadi sia-sia. Lakukan latihan sesuai dengan urut-urutan/prosedur yang berlaku”, pungkasnya.

Editor : Agus WA

Rapat Koordinasi Pemerintah Tingkat Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas

Kemranjen. Rapat Koordinasi antar Lembaga Pemerintah Tingkat Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas digelar hari ini, Senin 05 Agustus 2019 di Aula Korwilcam Kecamatan Kemranjen. Berbagai program disampaikan oleh masing-masing unsur pemerintah yang hadir, termasuk program pembinaan Teritorial TNI-AD yang disampaikan oleh Danramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas, Kapten Cba Ahmad Mansur.

Pimpinan Rapat adalah Camat Kemranjen, Drs.Kristanto, MS.i yang mengemukakan program prioritias di wilayah Kecamatan Kemranjen, diantaranya ; peningkatan kinerja perangkat desa, terutama Kades yang baru terpilih. Berusaha untuk mensukseskan dan memeriahkan HUT RI ke 74 di desa masing-masing. Selalu menjaga situasi yang kondusif dan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mencegah dan menindak pelaku kejahatan. Menjaga kesehatan lingkungan dengan penanganan sampah yang baik dan tepat, serta menghimbau ke warganya agar tidak buang air besar sembarangan.

Pelatihan Ketrampilan Ibu-ibu Rumah Tangga dan PKK serta Remaja putus sekolah juga menjadi salah satu topik pembahasan. Meskipun Anggaran Dana Desa sebagian besar untuk pembangunan fisik, diharapkan Pemerintah Desa dapat memberikan kebijaksanaan. Karena pembangunan yang berhasil itu itu tidak cuma membangun infrastruktur, namun kualitas Sumber Daya Manusia juga harus diperhatikan. Untuk menjaga keselarasan dan keseimbangan jalannya kehidupan yang ada di masyarakat.

Editor : Agus WA

OPERASI MILITER SELAIN PERANG (OMSP)

*Bersama TNI Membangun Desa Mandiri dan Sejahtera*

Tidak sedikit masyarakat yang masih beranggapan bahwa tugas TNI hanyalah perang untuk menegakkan kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI. Anggapan itu tidak salah, namun sesungguhnya berdasar UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, untuk melaksanakan tugas pokoknya disamping dilakukan melalui operasi militer perang (OMP) juga dilakukan melalui operasi militer selain perang (OMSP).

Sesuai Pasal 7 Ayat (2) UU tersebut, dalam OMSP terdapat 14 macam operasi diantaranya memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta serta membantu tugas pemerintahan di daerah yang diantaranya diimplementasikan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Demikian penjelasan Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum., terkait pelaksanan program TMMD Reguler yang hingga tahun 2019 ini sudah memasuki periode ke-105, di sela-sela kegiatan pemantauan TMMD Kodam IV/Diponegoro.

Diterangkan Kolonel Arh Zaenudin, melalui TMMD, TNI berupaya untuk membinaan dan memberdayakan semua potensi yang ada, mulai dari geografi, demografi maupun kondisi sosial menjadi potensi pertahanan baik pada aspek ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan maupun aspek-aspek berpengaruh lainnya, sehingga dapat meningkatkan ketahanan wilayah dalam menghadapi setiap kemungkinan ancaman.

Secara bottom-up mulai dari musyawarah desa bersama Babinsa, program TMMD diusulkan dengan berdasarkan sekala prioritas. Adapun sasaran kegiatan pada TMMD Reguler ke-105 kali ini adalah wilayah daerah-daerah yang berkategori pra sejahtera, daerah perbatasan maupun daerah rawan yang perlu mendapat perhatian lebih dibanding desa yang lain. Hal ini merupakan bentuk komitmen TNI yang akan selalu hadir bersama-sama masyarakat untuk membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan masyarkat maupun mewujudkan kesejahteraan, baik melalui peningkatan kehidupan ekomomi maupun pembangunan dan peningkatan atau perbaikan fasilitas infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi, sanitasi warga serta fasilitas-fasilitas umum lainnya.

Menurut Kapendam, pembangunan jalan, jembatan, talud irigasi dan pembagunan rumah tidak layak huni (RTLH) serta infrastruktur lainnya pada sasaran fisik TMMD Reguler ke 105 tahun 2019 merupakan hal yang relevan untuk mewujudkan cita-cita nasional dalam rangka memajukan kesejahteraan umum.

“Jalan, jembatan dan irigasi merupakan sarana vital yang mutlak harus terpenuhi bagi masyarakat pedesan yang mayoritas berprofesi sebagai petani”, ungkapnya.

Dengan tersedianya sarana jalan, jembatan dan saluran irigasi yang memadai tentu laju perekonomian juga akan semakin lancar, karena aktifitas para petani mulai dari pengolahan lahan hingga pasca panen maupun aktifitas usaha perekonomian lainnya seperti peternakan, pariwisata dan perdagangan/UMKM akan berjalan lancar, imbuh Kapendam.

Dikatakan Kapendam, Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. saat membuka TMMD Reguler ke 105 di lapangan Trimurti, Dukuh Marangan, Desa Jimbung, Kec. Kalikotes, Kab. Klaten, sudah menerangkan bahwa TMMD merupakan program terpadu antara TNI dan pemerintah dalam rangka pemerataan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat.

“Gubernur ingin seluruh desa di Jateng semakin maju dan mandiri. Beliau juga ingin kehidupan rakyat Jateng semakin sejahtera. Pada prinsipnya, masyarakat kita harus betul-betul dapat hidup secara baik, sehat dan sejahtera”, imbuhnya.

Menurutnya, penyampaian tersebut tidaklah berlebihan dan tidak mengada-ada. Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setyawan, S.E, Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto dan Dandim yang lain selaku Dansatgas TMMD juga meyakini bahwa pembangunan jalan, jembatan dan irigasi sangat strategis untuk mendorong perekonomian masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani, peternak, wiraswasta dan buruh harian lepas.

Senada dengan pernyataan tersebut, Kepala Desa Jimbung, Kec. Kalikotes, Kab. Klaten, Siti Sumarsih juga sangat yakin dengan adanya pembangunan jalan di desanya dapat meningkatkan potensi yang ada seperti penangkaran burung jalak dan wisata Sendang Bulusan yang nantinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat di desanya.

Hal tersebut juga dibenarkan warga Desa Banaran, Kec. Playen Kab. Gunung Kidul, yang salah satunya adalah Sunardi. Dirinya berharap dengan dibangunnya infrastruktur jalan, roda perekonomian bisa lebih berputar. Jika jalan bagus maka aktivitas warga jadi semakin mudah, mau ke sawah jadi gampang, ke pasar atau mengantar anak ke sekolah juga lebih cepat.

Demikian pula dengan pembangunan RTLH bagi warga yang kurang mampu. Dengan telah memiliki rumah yang layak, beban kehidupan akan berkurang dan mereka dapat tinggal lebih sehat dan nyaman. Bila mereka sudah merasa sehat dan nyaman dengan sendirinya akan lebih bersemangat dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya, terang Kapendam.

Seperti apa yang disampaikan Mbah Serun (80) yang tinggal Dusun Grogol, Desa Jatimulya, Kec. Suradadi, Kab. Tegal dan Mbah Yatin (75), yang berdomisili di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota. Keduanya sangat bersyukur karena dengan ketidakberdayaanya, rumah yang sudah puluhan tahun dihuninya direhab TNI. Diungkapkan bahwa keinginannya untuk merehap rumahnya sudah sangat lama, tetapi jangankan untuk merehab rumah, untuk hidup sehari-hari saja serba kekurangan.
Sedangkan terkait aspek kesehatan lingkungan, persoalan sanitasi juga menjadi perhatian serius pada TMMD 105. Masih banyaknya warga yang belum memiliki sanitasi keluarga di selesaikan melalui pembangunan jamban-jamban keluarga.

Kapendam juga mengungkapkan, dari data yang berasil dihimpun, pada program TMMD Reguler ke 105 ini telah dibangun sarana jalan sepanjang 8,8 KM, jembatan sepanjang 12 M, talud pengaman jalan dan irigasi sepanjang 1 KM, RTLH 39 unit dan pembangunan sarana pendukung lain seperti jambanisasi dan rehab tempat ibadah serta pos Kamling. Belum lagi dengan program TMMD Sengkuyung yang digelar di Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro.

“Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana, berkat kerja sama dan peran serta seluruh komponen masyarakat yang telah bergotong-royong untuk memajukan desa mereka”, ungkapnya.

Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., saat meninjau kegiatan TMMD di wilayah Kodim 0712/Tegal beberapa waktu lalu. Semua masyarakat ikut terlibat untuk bersama-sama berpartisipasi dan berperan serta dalam kegiatan di TMMD, agar semua merasa ikut andil dan terlibat sehingga merasa ikut memiliki. Bila sudah merasa memiliki maka merekapun akan menggunakan dan memelihara secara bersama-sama.

“Semua ikut berpartisipasi/berperan sesuai situasi dan kondisi. Yang masih kuat bisa ikut bekerja menata batu, atau ikut menyediakan air minum, atau membantu materiil yang dibutuhkan”, pintanya.

Disamping menumbuhkan semangat gotong royong, salah satu sasaran yang juga harus dicapai adalah terbangunnya hubungan emosional/kedekatan TNI dengan Rakyat. Hal ini diaplikasikan dengan bersatunya TNI-Rakyat dalam setiap kegiatan bahkan Anggota TNI yang terlibat satgas TMMD juga tidur di rumah penduduk. Begitupula dengan uang makan mereka juga dimasak di rumah tersebut dan dimakan bersama-sama keluarga mereka. Selama 1 bulan mereka akan selalu bersama dalam satu keluarga sehingga bisa turut merasakan suka dan dukanya. Diharapkan hubungan ini akan terus dibangun walaupun TMMD telah selesai dilaksanakan dalam hubungan keluarga asuh TMMD.

Bukan hanya itu saja, selain mendapat program pembangunan infrastruktur, dalam rangka mengantisipasi dampak disrupsi teknologi, masyarakat juga dibekali dengan wawasan kebangsaan, bijak bermedsos, penanggulangan terorisme dan radikalisme.
“Masyarakat pedesaan juga harus melek teknologi dan memiliki wawasan yang luas agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi”, imbuhnya.

Sedangkan pada aspek ekonomi, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi rakyat, Satgas TMMD juga memberikan bekal kepada masyarakat desa tetang ilmu pengetahuan dan keterampilan pertanian, peternakan, kesehatan dan sebagainya khususnya tentang ekonomi kreatif. Hal yang cukup menarik adalah adanya bantuan alat penetas telur bagi masyarakat sebagai rangsangan untuk tumbuhnya UMKM di setiap desa sasaran TMMD

Kolonel Arh Zaenudin berharap, dengan telah terbangunnya infrastruktur yang memadahi dan bekal wawasan kebangsaan dan ilmu pengetahuan serta berbagai keterampilan, kehidupan masyarakat di pedesaan dapat lebih sejahtera. Desa-desa dipinggiran menjadi desa madiri yang dapat bersaing dengan desa-desa di perkotaan. Inilah tujuan akhir dari OMSP, bersama TNI membangun desa mandiri dan sejahtera.

Senada dengan Kapendam, Bupati Klaten Sri Mulyani pada saat acara pembukaan TTMD di Desa Jebung Kec. Kalikotes Kab. Klaten juga berharap dengan adanya TMMD di wilayahnya, maka desa yang dahulunya kondisi merah/prasejahtera akan menjadi desa yang hijau/sejahtera dan mandiri.

Editor : Agus WA

Satgas Yonif 406/CK Melatih Drum Band Pelajar SMP N 2 Tanah Merah Kab Boven Digoel

Boven Digoel-Dalam menyambut hari kemerdekaan Group Drum Band SMP N 2 Tanah Merah Kab. Boven Digoel mendapat kehormatan sebagai pengiring musik kegiatan Upacara hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 yang akan dilaksanakan di halaman Pemda Kab. Boven Digoel.

Dalam kesempatan ini Kepala sekolah SMP N 2 Tanah Merah Kab. Boven Digoel Ibu Fereina Yesi meminta bantuan kepada anggota Pos Kotis Yonif 406/CK untuk melatih siswa-siswinya yang tergabung dalam Group Drum Band, hal ini mendapat tanggapan yang baik dari Pos Kotis lewat Pasiter Satgas Yonif 406/CK.

Pasiter Satgas Yonif 406/CK Lettu Inf Puji Wahyono mengutarakan setelah kami mendapat persetujuan dari Dansatgas Yonif 406/CK Mayor Inf Andy Soelistyo K.P., S. Sos., M. Tr. (Han) berkoordinasi dengan pihak sekolah, tuturnya.

Dalam sambutannya kepada siswa Pasiter Satgas Yonif 406/CK Lettu Inf Puji Wahyono menyampaikan “kami bersama 3 orang (Kopda Kelian, Kopda Hendro, Kopda Joko) sampai dengan pelaksanaan hari H akan mendampingi para siwa untuk melaksanakan latihan, saya berharap dalam waktu yang tersisa ini adik-adik dapat bekerjasama dengan kami untuk melaksanakan latihan dengan serius dan sungguh-sungguh agar mendapatkan hasil yang maksimal, kegiatan latihan akan dilaksanakan 2 kali sehari pagi dan sore”, imbuhhya. Kamis (1/08/19)

Sementara itu Kepala sekolah SMP N 2 Tanah Merah Kab. Boven Digoel Ibu Fereina Yesi menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota Satgas Yonif 406/CK yang telah bersedia meluangkan waktu untuk melatih siswanya, saya yakin dengan kedatangan anggota Satgas Yonif 406/CK anak-anak akan termotivasi dan akan berlatih sungguh-sungguh sehingga akan mendapatkan hasil yang maksimal dan membawa harum nama sekolah ditingkat Kabupaten, tuturnya.

Editor : Agus WA

Danramil Dan Camat Kemranjen Tinjau Latihan Paskibra Tahun 2019

Kemranjen. Danramil 11 Kemranjen Kapten Cba Ahmad Mansur meninjau kegiatan Pelatihan Paskibra Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas yang dipusatkan di Lapangan Desa Kecila Kecamatan Kemranjen. Jum’at, 02 Agustus 2019. Camat Kemranjen Drs. Kristanto, M.Si juga hadir di tempat tersebut dan memberikan motivasi kepada Anggota Paskibra.

” Diantara yang terbaik kalian yang terpilih. Harus bangga menjadi Paskibra, tidak semua orang bisa menjadi Paskibra. Harus melewati seleksi yang ketat. Sikap, kecerdasan, kesehatan juga menjadi syarat mutlak menjadi Anggota Paskibra “, demikian tutur Pak Camat yang diamini oleh seluruh anggota Paskibra.

Selanjutnya Danramil 11 Kemranjen Kapten Cba Ahmad Mansur juga menekankan akan pentingnya latihan Paskibra. ” Ikuti yang menjadi petunjuk pelatihmu, kosentrasi dan selalu semangat. Bila kalian ingin menjadi Prajurit TNI atau Polisi latihan Paskibra ini dapat menjadi bekal kalian “, pesan Danramil kepada Paskibra Kemranjen Tahun 2019.

Paskibra Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas sekarang berjumlah 45 orang. Jauh lebih banyak dari sebelumnya yang hanya 17 orang. Menurut Koordinator Pelatih Paskibra Kecamatan Kemranjen Pelda Gabriel Manik Trisianto, pihaknya sengaja menambah quota Paskibra Kecamatan Kemranjen.

Tujuannya agar lebih Heroik dan spektakuler. Memberikan kesempatan yang lebih luas kepada murid SLTA yang bersekolah di wilayah Kecamatan Kemranjen. Diharapkan mereka dapat menularkan ilmunya kepada rekan-rekanya di sekolah. Dan lebih penting lagi mereka sudah tertanam rasa nasionalismenya sejak dini, memiliki dasar kedisiplinan seperti Tentara dan melatih jiwa kepemimpinannya.

Mereka juga bisa digunakan sebagai mitra Koramil untuk mensuplai data tentang Aktifitas Generasi Muda yang ada di Sekolahnya atau di desanya.

Editor : Agus WA

Thursday, August 1, 2019

Musyawarah Luar Biasa Kwarran Kemranjen Kwarcab Banyumas

Kemranjen. Kwarran 02.21 Kemranjen Kwarcab Banyumas menggelar Musyawarah Luar Biasa untuk mengisi kekosongan Jabatan Ketua Kwarran yang mengundurkan diri karena alasan akan purna tugas sebagai ASN. Kamis, 01 Agustus 2019 di Sanggar Bhakti Pramuka Karangjati Kwarran Kemranjen.

Serka Agus Wahyudi, hadir mewakili Danramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas bersama Camat Kemranjen Drs. Kristanto, MS.i dan Wakapolsek Kemranjen Iptu Moehtarom. Camat Kemranjen dalam sambutanya berpesan agar segera diisi kekosongan jabatan Ketua Kwarran guna melaksanakan program kerja yang telah disusun pada AD/ART Kwarran Kemranjen.

” Ketua Kwarran harus segera dipilih dan ditetapkan, agar organisasi dapat berjalan dengan baik. Karena pengurus yang lain masih ada. Kami sangat mendukung dan berharap dengan Ketua yang baru Kwarran Kemranjen menjadi terbaik “, demikian tutur Pak Camat dalam sambutanya.

Rapat ini tidak hanya memilih Ketua Kwarran saja dan mereorganisasi pengurus, namun juga membentuk Panitia Hari Pramuka. Peringatan Hari Pramuka akan digelar secara meriah di Lapangan Desa Kecila Kecamayan Kemranjen pada 14 Agustus 2019. Semua pihak berharap momen itu dapat berjalan dengan baik dan Berhasil !

Editor : Agus WA