Monday, December 31, 2018

PBB Sarankan ke Jokowi Naikkan Pangkat TNI yang Sita Buku PKI

Komando Distrik Militer 0809 Kediri menyita sebanyak 138 buku yang diduga berisi ajaran tentang PKI dan komunisme. Penyitaan tersebut dilakukan di dua toko buku di Kediri. Penyitaan tersebut juga berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat.

Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban menyarankan Presiden Jokowi melalui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, untuk menaikkan pangkat para prajurit yang terlibat dalam penyitaan buku tentang organisasi terlarang itu. \”Pres.Jkwi betapa elok jika perintahkan panglima TNI,untuk menaikkan pangkat seluruh aggt TNI yg telah menyita buku2 PKI atau komunis di Kediri,\” kata Kaban dalam akun media sosial twitternya @hmskaban, Minggu (30/12/2018). Dia menegaskan, PKI harus terus digayang. Tidak ada tempat bagi PKI dan simpatisannya dibumi pertiwi. \”Sekali ganyang PKI ganyang sampai akhir zaman,\” tegasnya.

Sebelumnya, penyitaan buku PKI itu dilakukan setelah Komando Distrik Militer 0809 Kediri mendapat laporan dari masyarakat terkait beredarnya buku-buku yang berisi tentang dugaan ajaran PKI.

Editor : Agus WA

2018Ganti2019

Kemranjen – Babinsa Karangjati Koramil 11 Kemranjen Kodim 0701 Banyumas, Serka Agus Wahyudi, dan anggota Pramuka Kwarran Kemranjen melepas Lampion yang bertuliskan #2018Ganti2019 tepat pukul 00.01 WIB. Selasa, 01 Januari 2019. Puluhan lampion dilepaskan ke udara yang warna-warni menghiasi langit Kemranjen dan sekitarnya.
Lagu “Do’aku Untukmu Sayang” mengiringi terbangnya Lampion yang melambung tinggi ke angkasa terbawa hembusan angin malam. Selain itu ada api unggun yang indah dan wangi.

” Kami tiap tahun menyelenggarakan kegiatan serupa, yang bertujuan memupuk rasa persaudaraan diantara anggota pramuka “, ujar Deva, cewek cantik dari SMK MPU Tantular yang menjadi koordinator aksi tersebut (dkr kmj)

Editor : Agus WA

PERINGATI HARI IBU, KORAMIL DAN WARGA BERSIHKAN SUNGAI SERAYU

Pada hari minggu tanggal 30 Desember 2018 pukul 08.00 s.d selesai, anggota Koramil 03/Patikraja Kodim 0701/Banyumas melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan sekitar sungai serayu (Glinggang)dan program jemput sampah bersama.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka hari ibu tahun 2018 dan program PKK di RT 01/01 desa Sokawera Kec. Patikraja Kab. Banyumas,” jelas Danramil 03/Patiktaja Kapten Inf P Putut Widodo disela-sela kegiatan.

Kegiatan kerja bhakti dihadiri oleh Danramil 03/Patikraja Kapten Inf P. Putut Widodo, Kades Sokawera bapak Karsam, Ibu ketua PKK, .Babinkamtibmas Bripka Heru, Babinsa desa Sokawera Sertu Suprihanto, Perangkat desa dan Anggota PKK desa Sokawera.

Kegiatan pembersihan ini dimulai dari memungut sampah, memotong rumput yang tumbuhnya tidak beraturan dan selanjutnya membakar sampah.

Ditempat terpisah, Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. mengapresiasi apa yang dilakukan anggotanya berupa kerja bhakti TNI yang dilakukan bersama masyarakat. Hal itu menurutnya sebagai bagian dari program yang harus selalu dilakukan oleh Koramil jajarannya, contohnya bersama-sama masyarakat dalam melakukan kegiatan pembersihan.

Editor : Agus WA

Kapendam V/Brw : Pengamanan Buku Berbau Propaganda Komunisme sesuai prosedur dan melibatkan Kepolisan dan Kejaksaan

SURABAYA,- Pengamanan buku yang diduga berisikan paham komunisme di Kediri, Jawa Timur, beberapa waku lalu ternyata tidak hanya dilakukan oleh pihak TNI saja namun oleh Tim Gabungan dari TNI, Polri, Kejari dan Pemda Kedir. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya, Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto, S. IP, M. M, dalam rilis tertulisnya yang diberikan ke media, Surabaya, Senin (31/12/2018).

Menyikapi adanya tanggapan terkait pengamanan buku yang tengah ramai dibicarakan tersebut, Kapendam V/Bwj mengklarifikasikan dan memastikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan oleh TNI saja, melainkan melibatkan berbagai pihak yang berwenang lainnya.

“Penyitaan itu dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari pihak Kodim, Intelkam Polres Kediri, Kejari, Satpol PP dan Kesbangpol Pemkab setempat,” jelasnya.

Dijelaskannya, penyitaan buku tersebut dinilai sudah memenuhi prosedur. Hal tersebut dikarenakan menurutnya berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan adanya salah satu toko yang memperjualbelikan buku-buku propaganda berbau Komunis.

“Ini berawal dari pengaduan masyarakat ke Koramil Pare pada tanggal 25 Desember 2018 yang menyatakan bahwa buku-buku yang di jual di toko buku di Pare Kediri tersebut ada berbau propaganda komunis. Selanjutnya sebelum melaksanakan penyitaan/pengamanan,
Komandan Kodim melaksanakan koordinasi dengan para stake holder setempat yaitu Kepala Kejari Kab. Kediri, Kapolres Kab. Kediri, Kakesbangpol Kab. Kediri, Kasatpol PP Kab. Kediri, kemudian membentuk Tim Gabungan guna menindaklanjuti informasi tersebut. ,” jelasnya.

“Jadi tidak benar, jika langkah penyitaan buku-buku tersebut merupakan aksi sepihak dari TNI,” imbuh Singgih.

Ia pun mengungkapkan, sesuai TAP MPRS nomor XXV tahun 1966 lalu, sudah jelas jika Pemerintah sangat menentang berkembangnya paham, maupun ideologi Komunisme, Marxisme dan Lenimisme. Bahkan pada tahun 1999 telah dikeluarkan Undang-Undang nomor 27 tentang Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Yang Berkaitan Dengan Kejahatan terhadap Keamanan Negara.

“Dalam Undang-undang tersebut (UU Nomor 27/1999), menambahkan enam ketentuan baru diantara Pasal 107 dan Pasa 108 Bab I Buku II KUHP tentang Kejahatan Terhadap Keamanan Negara yaitu pasal 107a, 107b, Pasal 107c, 107d , 107e dan 107f,” tandasnya.

““Pada pasal 107 a berbunyi, Barang siapa yang melawan hukum di muka umum dengan lisan, tulisan dan, atau melalui media apapun, menyebarkan atau mengembangkan ajaran Komunisme/Marxisme-Lenimisme dalam segala bentuk apapun dan perwujudannya, dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 tahun,” Singgih menambahkan.

Bahkan katanya, pada pasal 107 e di perjelas kembali bahwa bagi pihak yang mengadakan hubungan, atau memberikan bantuan kepada organisasi, baik di dalam maupun luar negeri, yang diketahui berasaskan pemahaman Komunisme/Marxisme-Lenimisme, atau dalam segala bentuk dan perwujudannya dengan maksud mengubah dasar negara, atau menggulingkan Pemerintah yang sah, juga wajib mendapatkan hukuman sesuai peraturan yang sudah di berlakukan.

“Hukumannya pun jelas, yaitu penjara paling lama 15 tahun,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui bersama, beberapa waktu lalu aparat gabungan di Kabupaten Kediri mendatangi sebuah toko yang disinyalir memperjualbelikan berbagai jenis buku yang berisikan paham komunisme. Alhasil, ketika tim gabungan tersebut mendatangi toko yang dimaksud (di Jalan Brawijaya, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri), berhasil mengamankan 136 buku yang terdiri dari 18 judul buku berisikan paham Komunisme.

Saat ini, buku-buku yang berbau paham Komunisme tersebut, langsung diamankan dan diserahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Kediri.

“Bahkan, guna dilakukan penelitian terkait dugaan unsur propaganda Komunisme yang telah diterbitkan di dalam buku-buku tersebut, rencana dari kejaksaan negeri kediri, buku tersebut akan diserahkan ke pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,”jelasnya lebih lanjut.

Dengan adanya pernyataan ini, Kapendam menghimbau kepada pihak-pihak yang memberikan komentar bahwa pengamanan terhadap buku tersebut seolah tindakan yang tidak prosedural, agar memahami fakta –fakta dilapangan dimana hal tersebut dilakukan bersama dengan kepolisian dan kejaksaan yang tentunya mereka memahami duduk persoalan.

Lebih lanjut Kapendam, mengajak berbagai pihak dapat memahami dan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh anggotanya. Selain menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak dikehendaki dilkalangan masyarakat sendiri, dirinya menegaskan bahwa langkah yang dilakukan anggota Kodim, merupakan wujud nyata dari sumpahnya sebagai prajurit yang diantaranya adalah Bahwa Prajurit akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 (pendam v/brw)

Editor : Agus WA

Sunday, December 30, 2018

SENAM AEROBIK TINGKATKAN STAMINA UNTUK BEKERJA

Kemranjen – Di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Hal ini yang menjadi alasan setiap Hari Jum’at di lingkungan instansi Pemerintahan Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas untuk melaksanakan Senam Aerobik dengan iringan musik dangdut koplo.
” Selain menyehatkan, juga menjadi sarana silaturahmi dan berbagi informasi “, tutur Agus, anggota Koramil 11 Kemranjen yang ikut pada kegiatan tersebut.

Editor : Agus WA

Saturday, December 29, 2018

DANRAMIL HADIRI LOMBA PKK DALAM RANGKA HARI IBU

Wangon – Pada hari Kamis 27 Desember 2018, pukul 10 s.d 11.30 WIB, Danramil 19/Wangon Kodim 0701/Banyumas Kapten Chb Bambang Budiyono menghadiri lomba ibu-ibu PKK dan KWT, dalam rangka Hari Ibu tahun 2018, bertempat BUMDES (Badan usaha milik Desa) Desa Klapagading Kec Wangon Kab Banyumas.

Hadir pada acara tersebut Danramil 19/Wangon Kapten Cba Bambang Budiyono, Kapolsek Wangon (AKP Sutrisno Utomo SH), Kepala desa klapagading (H.M . Rudianto), Bhabinkamtibmas Aipda M.Mugiono, Babinsa Koramil 19/Wangon Serka Sunarto serta warga Masyarkat .

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. dalam sambutannya melalui Danramil 19/Wangon Kapten Cba Bambang Budiyono mengucapkan terimakasih atas waktu yang di berikan. Mari kita bekerja sama untuk menjaga wilayah Klapagading khususnya, umumnya wilayah Wangon, karena kami selalu menjalin silaturahmi, sehingga mendapat kan manfaat dan informasi -informasi yang lain.

Editor : Agus WA

Thursday, December 27, 2018

MABESAD KIRIM LOGISTIK KORBAN TSUNAMI

Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada warga masyarakat terdampak tsunami Selat Sunda di wilayah Banten dan Lampung sejumlah 28 truk dengan total keseluruhan senilai Rp. 4 Milyar. Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya usai mengikuti acara pemberangkatan pemberian bantuan kemanusiaan di lapangan Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis pagi (27/12/2018).

Pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut diberangkatkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa yang didampingi para Pejabat teras di lingkungan Mabesad dan Mitra TNI AD.

Dikatakan oleh Kadispenad bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI AD dan Mitra TNI kepada warga masyarakat yang tertimpa bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

“Bantuan yang kita kirimkan pagi ini, masing – masing truk membawa logistik berupa makanan siap saji serta kebutuhan wanita dan bayi. Nominal bantuan tersebut jika di kalkulasi setiap truk senilai 145 juta rupiah atau total keseluruhan 4 milyar rupiah,”jelasnya.

Diuraikannya bahwa rincian logistik bantuan kemanusiaan tersebut terdiri dari air mineral 200 dos, mie instan 200 dos, biskuit 100 dos, susu bayi 100 dos, susu kental manis 50 dos, gula/kopi/teh 200 dos, serta pembalut wanita 50 dos dan pampers 100 dos.

Bantuan kemanusiaan ini selain berasal dari Mabesad dan Persatuan Istri Prajurit (Persit) menurut Kadispenad juga datang dari para donatur mitra TNI, yakni PT Sritex, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Yayasan KEP, PT Arwana, PLN Persero, Toyota Motor, PT Ascon Indonesia Internasional, Rotary Club, Walubi, Yayasan Pelangi Indonesia Ministry, PT Mora Production, dan PPI.

“Bantuan kemanusiaan ini, langsung dibawa ke lokasi dan disalurkan kepada warga masyarakat pengungsi yang terdampak bencana. Dalam pengiriman bantuan kemanusiaan ini juga disertakan 3 truk personel TNI AD, berkekuatan sekitar 80 prajurit dari Yon Bekang Kostrad. Dalam perjalanannya, dikawal langsung aparat Polisi Militer TNI AD, untuk selanjutnya bantuan logistik akan diserahkan kepada Posko Bencana yang sudah ada dan disalurkan kepada yang berhak,”tegasnya.

Adapun sasaran pengirimannya adalah 23 truk ke wilayah Banten (Cilegon dan Pandeglang) bagi lebih dari 21 ribu warga pengungsi yang tersebar di 11 titik (Anyer, Carita, Pulo Sari, Cinangka, Labuan, Angsana, Patia, Munjul, Tj. Lesung, Cigeulis dan Sumur) serta 5 truk ke wilayah Lampung.

” Harapan kami, bantuan kemanusiaan ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita, warga masyarakat yang terdampak bencana tsunami di tempat pengungsian,” tandas Candra.

Ditambahkan oleh Kadispenad bahwa kegiatan semacam ini merupakan salah satu bagian dari tugas pokok TNI di bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yaitu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan.

Sejak terjadinya bencana tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung Sabtu lalu, satuan jajaran TNI, termasuk TNI AD bersama-sama dengan komponen masyarakat lainnya bergerak cepat melakukan berbagai langkah penanganan dengan mengerahkan personel, materiil, Alutsista dan perlengkapan yang dimiliki ke lokasi bencana.

“Kita bergerak cepat melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi korban, mencari jenazah korban, mendirikan tenda lapangan, dapur lapangan, posko kesehatan, membuka jalan yang tertutup, pembersihan puing- puing dan lain sebagainya”, ujar Kadispenad..

“Harapan kita, semuanya dapat ditangani dengan baik, karena penderitaan yang dialami masyarakat yang tertimpa bencana adalah penderitaan TNI dan juga penderitaan kita semua sebagai sesama warga bangsa,” pungkasnya.

Editor : Agus WA

Wednesday, December 26, 2018

HADIAH AKHIR TAHUN, KAKI PALSU DARI BABINSA

Baturaden – Babinsa Desa Kutasari Koramil 02/Baturaden Kodim 0701/Banyumas Sertu Eko P (Saba Langit) serahkan bantuan Kaki Palsu kepada Bp Iwan (36 th) RT 03 RW 01 Desa Kutasari Kecamatan Baturraden Kebupaten Banyumas. Kamis (27/12/2018)
Dalam rangkaian HJK ke-73 Tahun 2018 banyak program program bantuan sosial yang sudah dilaksanakan oleh Komando Atas hal ini juga tak lepas dari peran para Babinsa dimana Babinsa sebagai ujung tombak diwilayah mempunyai peran yang cukup besar untuk mensukseskan kegiatan tersebut.
Bp Iwan mengucapkan rasa terima kasihnya atas bantuan tersebut dan apresiasi sebesar besarnya dalam rangka HUT TNI yang sangat memperhatikan kesulitan rakyat disekelilingnya untuk itu beliau berharap agar kegiatan semacam ini akan terus digalakkan oleh TNI sebagai Bukti TNI dan Rakyat adalah satu.

Apa yang diperbuat oleh Babinsa merupakan bentuk kasih sayang yang tulus kepada warganya. Meskipun bukan asli dan sebatas hanya kaki palsu, ini sangat bermanfaat. Dan bukan cuma janji palsu, tapi bukti kerja nyata Babinsa di lapangan.

Editor : Agus WA

BABINSA DAN BABINKAMTIBMAS BERSINERGI AMANKAN PERAYAAN NATAL DI BANYUMAS

Banyumas – Dalam menjaga kondusifitas di wilayah binaannya, anggota Koramil 07/Banyumas, Kodim 0701/Banyumas Serma Rokhim dan Pelda Bakhrul Huda bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Polsek Banyumasmelaksanakan kegiatan pengamanan di GKI Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. (25/12/2018)

Kegiatan Pengamanan yang dilakukan oleh Babinsa di wilayah teritorialnya, khususnya tempat Ibadah merupakan perintah dari komando, agar dapat selalu tercipta kondisi wilayah yang aman dan nyaman.

Pelda Bakhrul Huda disela-sela pengamanan mengatakan, kegiatan pengamanan tempat ibadah maupun kegiatan keagamaan yang lain, merupakan tugas kewajiban dan kegiatan rutin yang harus kami lakukan.

“Harapannya dengan hadirnya Babinsa bersama Bhabinkamtibmas ditempat ibadah, dalam melakukan kegiatan pengamanan seperti pada saat ini, umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah Natal dapat menjalankan ibadah dengan khidmat, tenang, nyaman dan aman,”ungkap Pelda Bakhrul Huda.

Editor : Agus WA

Monday, December 24, 2018

Menuai Kritik, Gubernur Lukas yang Minta TNI-Polri Tinggalkan Nduga

Jakarta – Pernyataan Gubernur Papua Lukas Enembe yang meminta personel TNI dan Polri ditarik dari Nduga menjadi kontroversi. Tokoh Papua yang juga merupakan mantan Bupati Tolikara, Jhon Tabo, mengkritik keras pernyataan Lukas.

“Saat Gubernur dilantik oleh Presiden RI, dirinya telah mengucapkan sumpah dan janji pejabat negara, yakni kami akan setia kepada Undang-Undang Dasar 1945 dan juga Pancasila sehingga jika dilihat dari pernyataan Gubernur Papua Lukas Enembe sangat berbeda dari janji dan sumpah jabatan tersebut dan telah memprovokasi masyarakat Papua sehingga seakan-akan membuat Papua ini tidak lagi aman melainkan selalu menimbulkan kekacauan di mana-mana,” ujar Jhon Tabo kepada wartawan saat ditemui di kediamannnya, Jl Angkasa Distrik, Jayapura, Minggu (23/12/2018).

Jhon mengatakan bahwa kehadiran TNI-Polri di Kabupaten Nduga bukan karena atas kemauan mereka, melainkan karena ingin menyelamatkan warga Papua dari kejahatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan Kabupaten Nduga merupakan wilayah yang sah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“TNI-Polri adalah alat negara yang bekerja untuk mempertahankan kedaulatan negara sesuai dengan sumpah dan janji prajurit serta protap kerjanya. Pekerjaan TNI-Polri adalah pekerjaan yang sangat mulia,” kata Jhon.

Kasus penembakan di Nduga, tambah Jhon, adalah masalah berskala internasional setelah pembantaian warga sipil yang telah berjuang mengabdikan diri untuk membangun Tanah Papua.

“Saya minta kepada pemerintah agar segera menangani masalah Nduga ini dengan cepat dan tidak perlu mendengar aksi-aksi protes dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab karena mereka punya banyak kepentingan politik. TNI dan Polri segera lakukan penindakan kepada pelaku pembunuh masyarakat sipil di Nduga karena mereka adalah pahlawan pembangunan,” ujar Jhon.

Baca juga: Kapolda: Saya Tak Mau Komentari Pernyataan Gubernur Papua

Jhon sangat menyayangkan tidak ada adanya koordinasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah daerah Nduga dan pihak-pihak terkait untuk mencari jalan terbaik dalam menyelesaikan kasus Nduga tersebut. Malah menurutnya para pejabat pemerintah itu memberikan pernyataan yang mendukung TPN-OP.

“Seharusnya seorang pejabat pemerintah tidak membuat statement yang seakan-akan menyalahkan TNI-Polri. Padahal kehadiran TNI-Polri di Nduga adalah untuk melindungi masyarakat dari kekejaman KKB,” tegasnya.

Sebelumnya, Lukas Enembe meminta Presiden Joko Widodo menarik semua pasukan atau personel TNI dan Polri dari Kabupaten Nduga menjelang perayaan Natal 2018 dan tahun baru 2019.

“Saya sebagai Gubernur Papua meminta kepada Presiden Jokowi untuk menarik semua pasukan yang ada di Nduga, karena masyarakat mau merayakan Natal,” katanya setelah mengikuti rapat Paripurna V di Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), di Kota Jayapura, Kamis (20/12), seperti diwartakan Antara.

Menurut dia, permintaan ini juga telah mendapat restu dari pimpinan dan anggota DPRP, MRP, tokoh gereja, adat, aktivis HAM, Pemkab, dan masyarakat Nduga.

“Kehadiran personel TNI dan Polri di Nduga kurang tepat dengan waktu perayaan Natal yang sudah dekat, sehingga ada baiknya ditarik dari Kabupaten Nduga. Masyarakat mau merayakan Natal. Ini momen Natal, tidak boleh ada TNI dan Polri di sana (Nduga),” ucapnya kala itu. (fjp/fjp)

Editor : Agus WA

KORAMIL BANTU PEMBUATAN JALAN TEMBUS

Cilongok – Pada hari sabtu tgl 23-12-2019 jam 08.00 wib s/d selesai di Desa Kasegeran Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas, Babinsa Desa Kasegeran Koramil 23/Cilongok Kodim 0701/Banyumas Serda Sartono bersama warga melaksanakan pembuatan jalan tembus antara Desa Kasegeran ke Desa Sudimara Kec Cilongok Kab Banyumas.

Hadir dalam kegiatan antara lain Babinsa Desa Kasegeran (Serda Sartono), Babinkatib Desa Kasegeran (Bribka Roni), Kadus 2 (Bpk Riwin), Ketua RW 05 (Bpk Arjo suwitno), Ketua Rt 03/05 (Bpk Trisno) dan Masyarakat Rt 03/05 Desa Kasegeran.

“Pembuatan jalan tembus antara Desa Kasegeran menuju Desa Sudimara panjang 120M lebar 3 M. Semoga akses jalan ini nantinya bisa meningkatkan kegiatan perekenomian di Desa Kasegeran dan Desa Sudimara,” jelas Serda Sartono.

Editor : Agus WA

FORKOMPINDA BANYUMAS TINJAU POS PAM NATARU

Banyumas – Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S., Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.I.K bersama unsur Forkompinda Kab. Banyumas bersinergi melaksanakan pengecekan pos pam ops natal 2018 dan tahun baru 2019. Senin (24/12/2018)

Pengecekan kali ini meliputi kesiapsiagaan petugas pos pam maupun kesiapan administrati serta memberikan bingkisan kepada petugas yang melaksanakan pengamanan di Pos Pam. Pengecekan di prioritaskan ke 8 pos pam yang diawali dari Pos pam gereja katedral, Juru Selamat, GKI, GKJ, Santo Yosep , Pantekosta dan Gereja Bethel. Pengamanan delapan pos pengamanan didirikan jajaran Polres Banyumas selama pelaksanaan operasi lilin candi, dalam rangka pengamanan Natal 2018 dan menyambut tahun baru 2019.

Dalam kegiatan ini, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S., berpesan kepada petugas agar tetap jaga kewaspadaan dan kesehatan serta solidaritas antar instansi terkait dalam pelaksanaan tugas

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.I.K mengemukakan bahwa maksud pengamanan operasi lilin ini tidak lain untuk memberikan rasa aman, nyaman dan tenang kepada jamaat yang sedang melaksanakan ibadah khususnya dan kepada masyarakat pada umumnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan di Kabupaten Banyumas agar tetap selalu kondusif dalam rangka pengamanan perayaan Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019.

Editor : Agus WA

Kisah Gunung Krakatau Membelah Pulau Jawa dan Sumatera

Induk Krakatoa bernama Gunung Batuwara–nenek moyang Anak Krakatau yang baru saja dituduh memicu tsunami. Nun jauh di kelampauan, ia punya cerita…

Sebuah naskah tua tak bertahun. Berkisah tentang ledakan gunung yang memisahkan Jawa dan Sumatera.

Pustaka Raja Parwa, begitu tajuknya. Orang-orang yang disebut ilmuwan mengira-ngira, naskah itu bertarekh 416 masehi.

Lebih kurang begini cuplikannya…

“Ada suara guntur. Menggelegar. Berasal dari Gunung Batuwara.

Ada pula goncangan bumi. Menakutkan. Gelap. Petir. Kilat.

Datanglah badai angin. Hujan. Mengerikan, seluruh badai menggelapkan seluruh dunia.

Banjir besar datang dari Gunung Batuwara. Mengalir ke Timur menuju Gunung Kamula.

Ketika air menenggelamkannya, pulau Jawa terpisah menjadi dua. Menciptakan pulau Sumatera.”

Para ilmuwan, dipelopori pakar Geologi Berend George Escher berpendapat, Gunung Batuwara dalam naskah Pustaka Raja Parwa adalah Krakatoa Purba.

Sebagaimana tersurat dalam naskah itu, mereka menaksir, tinggi Gunung Batuwara mencapai 2000 meter di atas permukaan laut.

Entah buaya entah katak, entah iya entahlah tidak. Peristiwa itu digadang-gadang ilmuwan Barat mengakhiri selapis peradaban di muka dunia.

Antara lain, melumat kejayaan Persia Purba. Mengakhiri peradaban Arabia Selatan. Melahap kota besar Maya, Tikal dan peradaban Nazca di Amerika Selatan.

Disebut-sebut juga punya andil dalam transmutasi Kerajaan Romawi ke Kerajaan Byzantium.

Ensiklopedia mencatat itu semua.

“Ledakannya diperkirakan berlangsung selama 10 hari. Perkiraan kecepatan muntahan massa mencapai satu juta ton per detik. Membentuk perisai atmosfer setebal 20 hingga 150 meter. Menurunkan temperatur sebesar 5 hingga 10 derajat selama 10 hingga 20 tahun.”

Setelah meledak, Gunung Batuwara melahirkan Gunung Krakatoa, yang ledakannya pada 1883 juga mengguncang selapis dunia.

Sama seperti induknya, Gunung Krakatoa pun melahirkan anak setelah meledak.

Itulah yang kini dikenal sebagai Anak Krakatau.

Cucu Gunung Batuwara yang tempo hari memisahkan Jawa dan Sumatera itu sedang menjadi buah bibir. Dan bisa jadi seperti leluhurnya suatu saat kedahsyatantnya akan dia tunjukan.

Ilmuwan BMKG menuduhnya memicu air laut pasang yang menjilati ujung Jawa dan Sumatera, baru-baru ini. Dan banyak korban dari aksinya ini.

Editor : Agus WA

Sunday, December 23, 2018

KODIM 0701/BANYUMAS GELAR UPACARA HARI IBU KE-90

Banyumas – Dalam rangka memperingati Hari Ibu Indonesia yang jatuh pada 22 Desember setiap tahunnya, jajaran prajurit Kodim 0701/Banyumas menggelar upacara peringatan ke 90 di lapangan Makodim 0701/Banyumas. Sabtu (22/12/2018)

Bertindak selaku Inspektur Upacara Ws Pasipers Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Untung NA. Sementara Komandan Upacara Danramil 01/Purwokerto Kapten Arh Sumarsono.

Dalam sambutan Menteri Pendayagunaan Perempuan yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Ws Pasipers Kapten Inf Untung NA menyampaikan bahwa Hari Ibu Indonesia lahir dari pergerakan bangsa Indonesia, dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan, peran perempuan. Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaannya. Keterlibatan perempuan dibuktikan melalui Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.

Lebih lanjut disampaikan bahwa hakekat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai Hari Nasional bukan hari libur. PHI juga diharapkan mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, lanjut Kapten Untung.

PHI juga diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan. Di lain sisi juga memberikankeyakinan yang besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Saat ini bahkan terbukti perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change).

Pedoman Peringatan Hari Ibu Ke-90 Tahun 2018 perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. Prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perempuan dan laki-laki keduanya adalah “parthnership” sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional.Bertepatan dengan PHI ke-90 Tahun 2018 ini telah diusung tema: “Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa”. Tema ini dibangun dengan melihat situasi dan kondisi Bangsa Indonesia Tahun 2018 dan menyelaraskan dengan arah kebijakan pembangunan PP dan PA sebagaimana telah tercantum dalam RPJMN 2015-2019 serta mewujudkan Nawacita sebagai salah satu agenda nasional.

Editor : Agus WA

Saturday, December 22, 2018

Tsunami Selat Sunda 20 Meninggal, 2 Hilang dan 165 Luka Luka

Liputan6.com, Jakarta – Korban dari tsunami yang menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan, dan Serang pada Sabtu malam 22 Desember 2018 sekitar 21.27 WIB terus bertambah.

“Data sementara hingga 23/12/2018 pukul 04.30 WIB tercatat 20 orang meninggal dunia, 165 orang luka-luka, 2 orang hilang dan puluhan bangunan rusak,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan yang diterima pada Minggu (23/12/2018).

Sutopo mengatakan, data korban tsunami kemungkinan masih akan terus bertambah mengingat belum semua daerah terdampak di data.
Dia menuturkan, dari 20 orang meninggal, 165 orang luka dan 2 orang hilang, terdapat di tiga wilayah yaitu di Kabupaten Padenglang, Lampung Selatan, dan Serang.

Di Kabupaten Pandeglang daerah yang terdampak terdapat di Kecamatan Carita, Panimbang dan Sumur. Data sementara tercatat 14 orang meninggal dunia, 150 orang luka-luka, 43 rumah rusak berat, 9 unit hotel rusak berat dan puluhan kendaraan rusak. Daerah yang terdampak parah adalah permukiman dan wisata di Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita.

Di Kabupaten Lampung Selatan terdapat 3 orang meninggal dunia dan 11 orang luka-luka. Sedangkan di Kabupaten Serang terdapat 3 orang meninggal dunia, 4 orang luka dan 2 orang hilang. Daerah yang terdampak di Kecamatan Cinangka.

Sutopo mengatakan, faktor penyebab tsunami masih dilakukan penyelidikan oleh BMKG untuk mengetahui secara pasti.
“Kemungkinan disebabkan longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang pasang akibat bulan purnama. Dua kombinasi tersebut menyebabkan tsunami yang terjadi tiba-tiba yang menerjang pantai. BMKG masih berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memastikan faktor penyebabnya,” tutur Sutopo.

Dia mengatakan, penanganan darurat masih terus dilakukan oleh BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, Tagana, PMI, relawan dan masyarakat. Bantuan logistik disalurkan. Sementara itu Jalan Raya penghubung Serang-Pandeglang putus akibat tsunami.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan. Update penanganan darurat akan terus disampaikan,” Sutopo menandaskan.

Editor : Agus WA

Friday, December 21, 2018

Kaki Palsu Untuk Arip Di Hari Juang Kartika

Arip Sudarsono (25) putra dari Dasum (50) tukang batu warga Dusun Randegan Rt. 09 Rw. 01 Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan, adalah salah satu penerima bantuan kaki palsu TNI Kodam IV Diponegoro dalam memperingati Hari Juang Kartika Ke-73 Tahun 2018.

Kini pemuda tersebut dapat tersenyum dan kembali ambisius melanjutkan hidup setelah kaki palsu diserahkan Danramil 11 Paguyangan Kodim 0713 Brebes, Kapten Cpl. Harsono bersama Babinsa, terlebih adik perempuannya yang berumur tahun.

Dijelaskan Danramil, warga binaannya itu terpilih mendapatkan kaki palsu dari Kodam yang bekerja sama dengan Kick Andy Foundation yang mencanangkan bantuan seribu kaki gratis bagi para penyandang disabilitas gerak bawah kepada masyarakat Indonesia. Diketahui bahwa, sekitar April 2016, Arip tertabrak motor di Jalan Raya Kretek Kecamatan Paguyangan. Mengingat tulang kaki patah dan remuk, sehingga kaki kirinya harus rela diamputasi.

“Saya mewakili Pak Dandim Brebes, dalam rangka Hari Juang Kartika yang Ke-73 ini mudah-mudahan bantuan kaki palsu ini dan dapat sedikit meringankan beban. Kedepan dapat mengerjakan kegiatan ringan-ringan kemasyarakatan dan bekerja untuk membantu keluarga,” harap Harsono.

Selain Arip, dua warga binaan dari Koramil 09 Tonjong/Kecamatan Tonjong, yaitu Wahyono (35) tukang cukur asal Dusun/Desa Tonjong Rt. 001 Rw. 003 yang kakinya terlindas kereta api serta Mufrodi (60) mantan supir Bus Dedy Jaya asal Dusun Balaikambang Rt. 001 Rw. 008 Desa Linggapura, juga akan segera mendapatkannya pasca pengukuran kaki di Kesdam Semarang pada Senin sore (26/11/2018) lalu. Kedua warga Tonjong juga mengalami kecelakaan lalu lintas dan terpaksa dilakukan hal senada (amputasi).

Sementara saat ditanya Danramil, Dasum sangat berterima kasih kepada pimpinan TNI Jawa Tengah dan Yayasan Kick Andy melalui Danramil. Keterbatasan ekonomi harus memaksa anaknya menggunakan kaki palsu sebelumnya dari bahan yang kurang nyaman. Ia sadar, tak sedikit biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan kaki idaman. Ia juga berharap mendapatkan bantuan berupa pinjaman lunak guna memulai usaha bagi dirinya dan anaknya tersebut.

Editor : Agus WA

Thursday, December 20, 2018

JIWA PRAMUKA MBAH HERMAN PICU SEMANGAT PELETON BERANTING YUDHA WASTU PRAMUKA

Ada yg unik dan membuat prajurit Kodam Jaya lebih semangat saat melaksanakan kegiatan Pleton beranting setiap tahunnya.

Bapak Herman Sulistyo (63) inilah sosok yang penuh semangat dan sudah 32 Kali dengan jarak 200 km Mengikuti Tonting Kodam Jaya sejak tahun 1988-2018. Rabu (19/12/18)

Dengan semangat kejuangan Bp Herman yang tinggal Jl. Taman Makam Pahlawan Taruna Tangerang No. 4 RT 02/01 Kel. Sukasih Kota Tangerang, mendapatkan penghargaan dari Kodam Jaya yg diserahkan Kasdam Jaya Brigjen TNI Suharyanto.

Saat di tanya mengapa selalu ikut tonting, “awalnya saya tertarik mengiringi pasukan tentara yang berjalan kaki sambil bernyanyi dengan riang dan gembira namun saya tidak kuat ikut berjalan kaki seperti pasukan tentara jadi saya mengikuti pasukan dengan bersepeda, ujarnya.

#pramukapeduli

Editor : Agus WA

Wednesday, December 19, 2018

TNI – POLRI BERSAMA MASYARAKAT LAKUKAN KARYA BHAKTI  

Babinsa Desa Purbadana Koramil 06/Kembaran Kodim 0701/Banyumas Serka Sujarwo bersama Babinkamtibmas Aiptu Oktony laksanakan kegiatan karya bakti di grumbul Keduwur RT 04/3 dan RT 5/3 menuju grumbul cingkrang RT 3/3 desa Purbadana yaitu Pembuatan jalan lebar 260 cm panjang kl 260 m.

Karya bhakti perbaikan jalan tersebut bertujuan untuk memperlancar akses dan memperlancar kegiatan perekonomian warga. Karya bakti jalan ini langsung dikoordinir Babinsa Desa Purbadana Serka Sujarwo.

“Karya bakti yang kami lakukan bersama masyarakat ini diharapkan jalan menjadi lebih baik dan bisa memperlancar perekonomian masyarakat desa, sehingga kegiatan sehari-hari warga yang mayoritas petani dapat berjalan lancar,” ujar Serka Sujarwo.

Editor : Agus WA

BABINSA HADIR PADA PENGAJIAN UNTUK PERESMIAN MASJID

Wangon – Pada hari Selasa, 18 Desember 2018, pkl 08.30 s.d 10.30 WIB di Masjid Baitul Mutaqqiin Grumbul Kali petung Ds Klapagading Kec Wangon Kab Banyumas, telah dilaksanakan pengajian dan Peresmian Masjid Baitul Mustaqiin Desa Klapagading Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas.

Hadir pada acara tersebut Pimpinan Muhammadiyah Kab Banyumas, Pimpinan Muhammadiyah Kec Wangon, Pimpinan ranting Muhammadiyah Klapagading, Kades Klapagading, Panitia Masjid Baitul Mutaqiin, Takmir masjid Baitul Mutaqiin, Kokam Muhammadiyah Wangon, Toga , Tomas Desa Klapagading, Bhabinkamtibmas dan AnggotaKoramil 19/ Wangon.

Ketua Muhammadiyah Purwokerto dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat grumbul Kalipetung Desa Klapagading atas diresmikanya masjid Baitul Mutaqiin ini, semoga selalu ramai jama’ah nya.

Selanjutnya dalam tausiahnya Ketua Muhammadiyah Purwokerto menyampaikan , masuklah Islam seutuhnya sehingga dapat melaksanakan ajarannya, dengan istiqomah dan benar agar kita selamat dunia akhirat.

“ Orang tua mempunyai tugas menyiapkan Putra putrinya menjadi seorang pemimpin yang punya iman dan bisa membuktikan iman kepada Alloh SWT dan Rosulnya,” lanjutnya.

Bahwa kemajuan suatu negara dapat di lihat dari 3 keriteria yaitu tingkat studi, kesehatan dan kemakmuran. Maka dari itu kita melaui Muhamadiayah mari kita tingkatkan kemajuan bangsa. Jadikan anak-anak kita yang ahli Al Quran demi kemakmuran negara dan bangsa amin.

Editor : Agus WA

Bupati Minta Masyarakat Gemar Makan Ikan Agar Anak Cerdas

BANYUMAS : Bupati Banyumas Ir Achmad Husein mengharapkan masyarakat gemar memakan ikan, karena kandungan daging ikan mengandung gizi dan protein yang dibutuhkan tubuh. Ikan baik ikan laut maupun ikan tawar gizinya sangat bagus karena dalam daging tersebut juga kandungan omega cukup tinggi.

“Menu makanan yang terbuat dari ikan sangat dibutuhkan bagi kebutuhan hidup manusia, karena di dalamnya mengandung berbagai unsur vitamin dan protein,” kata Bupati saat saresehan Selasa (11/12) di Grumbul Menggala Desa Karangtengah Kecamatan Cilongok.

Bupati menambahkan kandungan omega sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan otak. Bagi perempuan yang mengandung cabang bayi sangat baik makan makanan terbuat dari ikan segar.

“Kandungan Ikan kaya akan manfaat karena merupakan sumber protein bagi tubuh. Selain itu ikan juga mengandung berbagai zat yang sangat bermanfaat bagi kesehata,” jelasnya

Kandungan zat gizi yang terdapat pada ikan segar dan manfaatnya, antara lain omega tiga, untuk proses perkembangan otak pada janin dan penting untuk perkembangan fungsi syaraf dan pengelihatan bayi dan juga bisa mencegah stunting.

“Orang orang Jepang itu pandai karena mereka suka makan ikan, termasuk Pak Habibie juga mempunyai kebiasaan makan ikan sejak kecil,” tambahnya

Kepala Dinas Perikanan Ir Sugiyatno. MM mengatakan masyarakat Banyumas baru mengonsumsi 13.7 kg per kapita pertahun, dari target 36 kg per kapita pertahun. Baru 40 % masyarakat Banyumas menkonsumsi Ikan. Demikian halnya kebiasaan minum susu, juga belum menjadi kebiasaan masyarakat, karena produksi susu yang berasal Banyumas justru dikirim keluar daerah untuk dibuat susu kemasan.

Sugiyatno mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi dan upaya upaya dalam meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap ikan, daging dan telur melalui bebagai kegiatan. Selain sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan, pihaknya juga melakukan penebaran ikan diperairan umum.

Untuk penebaran ikan di perairan umum, tambah Sugiyatno dari dana APBD mencapai 500 ribu bibit ikan yang ditebar diperairan umum di Banyumas. Sedangkan dalam jumlah yang sama diperoleh dari Propinsi dan Kementrian kelautan dan Perikanan. Hal tersebut untuk restoking dan dapat dijadikan sumber makanan bagi masyarakat setelah besar.

“Sepanjang tahun 2018 kita menebar ikan diperairan umum mencapai 1 juta” katanya.

Editor : Agus WA

Bupati Banyumas Buka Pameran Pembangunan Infrastruktur

BANYUMAS : Bupati Banyumas Ir Achmad Husein membuka secara resmi Pameran Pembangunan yang di kemas dalam Gebyar Infrastruktur 2018 Kabupaten Banyumas, Jumat (14/12) di Taman Sumber Daya Air (Tesda) Purwokerto. Pameran ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Bakti ke-73 Pekerjaan Umum dan akan digelar mulai hari ini Jumat(14/2) hingga Minggu 16/2). Pada kesempatan ini juga dirangkai dengan peresmian TESDA Sungai Kranji.

Kepada Dinas Pekerjaan Umum Dr Ir Irawadi Ces mengatakanGebyar Infrastruktur diikuti 7 OPD dengan menampilkan 13 Stand. Antara lain Stand Balai Pengelola Sumber Daya Air Serayu Citanduy Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Balai Pengelola Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Jawa Tengah, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Yogyakarta, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah, Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto dan Darma Wanita Persatuan DPU Kabupaten Banyumas.

“Pameran ini memamerkan kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten Banyumas antara lain peningkatan jaringan jalan sebanyak 175 paket, peningkatan kualitas jembatan sebanyak 36 unit, percepatan pembangunan underpass dan overpass 3 unit, peningkatan luas lahan yang teraliri air irigasi 44 paket, rehabilitasi 10 unit kantor kecamatan 10 unit dan kantor kelurahan 10 unit. Kemudian reorganisasi 99 P3A berbadan hukum, Reaktifasi Formas Pejal 27 kecamatan serta Reaktifasi Formas pesung di Sungai Kranji dan Banjaran.” jelas Irawadi.

Sementara itu Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan infrastuktur merupakan organ yang penting demi kelangsungan hidup sebuah daerah. Infrastruktur sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi, mengingat gerak laju dan pertumbuhan ekonomi tidak dapat pisahkan dari ketersediaan infrastruktur seperti transportasi, telekomunikasi, sanitasi, dan energi.

“Mengingat penting infrastruktur ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menetapkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu Misi Kabupaten Banyumas tahun 2018 – 2023, yaitu “Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar yang merata dan memadai sebagai daya ungkit pembangunan”, dengan tujuan untuk peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur sebagai penunjang kesejahteraan masyarakat dan pewujudan pembangunan berwawasan lingkunga.

“Wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas ini bisa kita saksikan dalam “gebyar infrastruktur”, masyarakat bisa menyaksikan apa yang sedang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Banyumas, ini sekaligus sebagai peratnggungjawaban publik,” katanya

Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama sama mengawasi pelaksanaan proyek agar berjalan baik, tepat waktu, tepat mutu dan memberi azas manfaat untuk masyarakat luas. Walaupun pembangunan infrastruktur terus ditingkatkan, namun demikian tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Hal ini ditandai dengan dibangunnya taman-taman kota untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH), seperti halnya Taman Pangripta Brubahan Kranji, serta pembangunan Taman Edukasi Sumber Daya Air (TESDA) Sungai Kranji, untuk menjadikan kawasan sungai kranji sebagai waterfront city, dalam rangka pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan keberlanjutan mulai dari hulu (wilayah konservasi), tengah (wilayah pendayagunaan), hingga hilir (wilayah pengendalian daya rusak air).

“Saya berharap TESDA akan menjadi salah satu ikon baru di Banyumas, dan akan terus ditingkatkan untuk edukasi,” tambahnya.

Editor : Agus WA

Vihara Avalokitesvara Banjarpanepen Kembali Berfungsi

Selasa , 18 Desember 2018 Danramil 10/Sumpiuh Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Sentot Priyatno yang diwakili Serka Wartadi menghadiri acara difungsikannya kembali Vihara Avalokitesvara desa Banjarpanepen RT 01/01 Kec. Sumpiuh Kab. Banyumas.

Vihara Avalokitesvara Desa Banjarpanepen Kec. Sumpiuh diresmikan pada tanggal 22 Desember 1996, aktif dalam kegiatan selama 5 tahun kemudian pada tahun 2001 Vihara Avalokitesvara tidak digunakan lagi ( vakum ) karena bangunan rusak setelah tahun 2018, Vihara Avalokitesvara direhab dan mulai tanggal 18 Desember 2018 Vihara Avalokitesvara diresmikan dan di fungsikan kembali,

Acara dihadiri oleh Kemenag kab. Banyumas, Drs. KH. Ahsin Aedi, M.Ag, Danramil 10/Sumpiuh Kapten Inf Sentot Priyatno yang diwakili Serka Wartadi, Forkompimcan Sumpiuh, Pimpinan FKUB kab. Banyumas, Pimpinan FKUB kec. Sumpiuh, Kepala KUA Sumpiuh yang diwakili Bp. Budiman, Majelis Budayana Indonesia Banyumas, Majelis Teravasa Indonesia Banyumas, Majelis Maitera Indonesia Banyumas, Majelis PSBDI Indonesia Banyumas, Jemaat Budha Vihara Avalokitesvara, Kades Banjarpanepen, dan Pengurus Gereja Purwokerto,

Sambutan Ketua FKUB kab. Banyumas Bp. KH. Moh. Rokib, M.Ag, memperkenalkan pengurus FKUB kab. Banyumas, yang terdiri dari perwakilan agama Islam, agama Kristen, agama budha dan penghayat kepercayaan, sedangkan perwakilan dari agama hindu dan penghayat kepercayaan tdk bisa hadir,

Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan dibentuknya FKUB yaitu untuk menjalin kerukunan antar umat beragama dan saling hormat menghormati. Walaupun banyak majelis yang berbeda-beda justru malah meningkatkan kerukunan antar umat beragama.

Editor : Agus WA

DANRAMIL ISI MATERI BELA NEGARA PADA PELATIHAN LINMAS AJIBARANG

Ajibarang – Danramil 13/Ajibarang Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Kuswandi memberikan pembinaan dan pelatihan Linmas Desa Ciberung Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas yang diikuti 45 orang anggota Linmas, bertempat di Aula Balai Desa Ciberung. Selasa (18/12/2018)

Kegiatan itu dihadiri Camat Ajibarang Eko Heru Surono,S.Sos, Danramil 13/Ajibarang Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Kuswandi, Kades Ciberung Sigit Sdan perangkat, Kasi Trantib Pol PP Ajibarang Surono dan Babinsa Ciberung Serda Wahyono.

Kapten Inf Kuswandi dalam sambutannya menitikberatkan peran Linmas dalam Kamtibmas. Lebih lanjut dikatakan Linmas dalam melaksanakan tugas agar selalu berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas maupun dengan Kepala Desa dimana Linmas itu bertugas.

Lebih lanjut Danramil menyampaikan bahwa Indonesia menganut Sistem Pertahanan Semesta dimana ketika Negara Indonesia di serang oleh negara luar maka yang ikut berperang bukan Cuma tentara, tetapi seluruh Warga Negara Indonesia. Keikutsertaan warga negara dalam bela negara melalui Pendidikan Kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, Pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau wajib dan Pengabdian sesuai profesi.

Komponen Pertahanan ada 3 komponen, yaitu Komponen Utama (Alat pertahanan negara, Tentara Nasional Indonesia), Komponen Cadangan (Sumber Daya Nasional yang telah disiapkan untuk memperkuat komponen utama dan cadangan).

“Dalam Linmas ada unsur pertahanan secara kelembagaan di tiap desa sehingga peran linmas di masyarakat harus selalu menjadi pelopor dan contoh dlm menegakan keamanan ketertiban di masyarakat,” lanjut Danramil.

“Dalam bidang ketanggapsiagaan Anggota Linmas juga harus mampu bergerak dg cepat untuk memberikan pertolongan dan mengabil langkah cepat sebagai antisipasi apabila dlm keadaan bencana di wilayah sehingga warga merasa terayomi.

Lebih lanjut Danramil menyampaikan bahwa tugas Linmas dimasa sekarang sangat komplek, diharapkan anggota Linmas harus mampu mengikuti perkembangan situasi yg berkembang di masyarakat dan mau belajar mengisi dirinya dengan pengetahuan akan hukum, tata tertib sehingga anggota linmas dapat mencegah apabila terjadi situasi di masyarakat.

“Dalam bidang pertahanan negara anggota linmas dalam pelaksanaan tugasnya harus berkoordinasi dengan instansi terkait. Satuan Linmas diharapkan dapat menjadi komponen pendukung bagi tugas-tugas TNI juga Polri dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di masyarakat,” pungkas Danramil.

Selain itu Danramil juga mengharapkan kepada anggota Linmas agar selalu waspada terhadap perkembangan di desa, selalu waspada terhadap perkembangan yang ada di Desa, pinta Danramil.

Editor : Agus WA

Forum Penanggulangan Resiko Bencana Desa Gumelar – Banyumas Telah Terbentuk

Bertempat di Balai Desa Gumelar Kec. Gumelar Kab. Banyumas, Babinsa Desa Gumelar Koramil 14/Gumelar Serka Yatno menghadiri acara Pembentukan Forum PRB Desa Gumelar Kec. Gumelar Kab. Banyumas oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kab. Banyumas. Rabu (12/12/2018)

Acara dihadiri oleh Camat Gumelar yang diwakili oleh Kasi Trantib Bpk Khariri S.Ag, Polsek Gumelar yang diwakili Aiptu Jumanta, Danramil 14/Gumelar Kapten Cba Budi Priyatno yang diwakili Babinsa Gumelar Serka Yatno, Kades Gumelar Bpk Susilo Urip Suprapto, Tim BPBD Kab. Banyumas yang diwakili Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bpk Catur Hari Susilo, dengan jumlah peserta 50 orang.

“Adapun materi yang disampaikan antara lain Peran serta Relawan, Dapur Umum dan Komunikasi pada saat bencana,” jelas Serka Yatno.

Kepala seksi BPBD Kab. Banyumas Bpk Catur Hari Susilo menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun didaerah yang rawan bencana. Kebetulan hari ini dilaksanakan di wilayah Kec. Gumelar di Desa Gumelar.

Lebih lanjut disampaikan bahwa tujuan diadakan dari kegiatan ini adalah utk menyiapkan tenaga/organisasi penanggulangan bencana baik sebelum, selama dan sesudah apabila terjadi bencana. Bila bencana terjadi adalah menjadi ranah pemerintah, pemerintah harus hadir dalam penanganan resiko bencana. Petugas/relawan harus mempunyai skil, ketrampilan dan kemampuan jangan niatnya mau menolong tetapi justru menjadi korban.

Editor : Agus WA

26 RUMAH DI CILONGOK TERVERIFIKASI RTLH

Cilongok – Rabu, 12 Desember 2018. Bertempat di Desa Jatisaba Kecamatan Cilongok Kab Banyumas telah dilaksanakan Verifikasi rumah tidak layak huni sebayak 26 rumah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadus desa jatisaba (Bpk Sukirno), Babinsa Jatisaba Koramil 23/Cilongok (Kopda Sriyono), Babinkamtibmas (Bripka Oky), Perangkat desa jatisaba (Bp mubarok), Din Perkim (Bpk Wahyono).

“Kami mendampingi tim teknis RTLH Kab. banyumas melaksanakan penilaian indikator rumah warga yang layak mendapatkan bantuan RTLH untuk usulan pemugaran RTLH th 2019,” ujar Kopda Sriyono.

Editor : Agus WA

Monday, December 17, 2018

SINERGITAS BABINSA DAN BABINKAMTIBMAS DI BANYUMAS

Patikraja – Anggota Polsek Patikraja, Koramil 03 / Patikraja dan komunitas Patikraja Peduli Kabupaten Banyumas bersinergi berbhakti bersama dalam rangka pembangunan rumah tinggal anak yatim piatu untuk Ali Nurudin, yang beralamat di Desa Kedungwuluh Kidul Rt 6 Rw 1 Ds. Kedungwuluh Kidul Kec. Patikraja, Banyumas. Selasa, 18 Desember 2018.

#sinergitastnipolri

Sunday, December 16, 2018

KORAMIL 23/CILONGOK BENAHI TANGGUL YANG LONGSOR

Pada hari minggu tanggal 09 Des 2018 pukul 08.00 wib s.d selesai, di RT 02/01 Desa Pejogol Kec. Cilongok Kab Banyumas, anggota Koramil 23/Cilongok Kodim 0701/Banyumas melaksanakan kerja bakti perbaikan tanggul saluran irigasi yang longsor akibat hujan besar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kades Pejogol (Bpk Arwan), Babinsa Desa pejogol (Koptu Kusmedi), Babinkamtibmas Desa pejogol (Aiptu Susilo), Kadus 1 Desa Pejogol (Bpk Kiswo), Kadus 2 Desa Pejogol (Bpk Kus’tad), Ketua RT 02 dan masyarakat.

Danramil 23/Cilongok Kapten Inf Subandi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan aplikasi program pembinaan teritorial diwilayahnya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat diwilayahnya.

Seperti yang dilakukan Babinsa sebagai kepanjangan tangan Kodim dan Koramil dalam berkolaborasi bersama masyarakat yang sedang menyelesaikan pembangunan jembatan, sehingga masyarakat lebih termotivasi dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

Kegiatan yang dilaksanakan yaitu memperbaiki irigasi yang longsor karena hujan yang deras, irigasi yang longsor panjang 5 meter dan lebar 1.5 meter.

Editor : Agus WA

KORAMIL 03/PATIKRAJA BERSAMA LINTAS LAKUKAN PLESTERISASI RUMAH WARGA

Pada hari Minggu tanggal 09 Desember 2018 pukul 08.00 WIB s.d selesai, Koramil 03/Patikraja Kodim 0701/Banyumas bersama Komunitas Patikraja Peduli dan Komunitas Inyong Lan Rika(ILR) lakukan plesternisasi rumah bapak Slamet (36 th) yang anaknya disabilitas an. Febrianto (10th) warga Rt.09/02 Wlahar Kulon Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas.

Kegiatan dihadiri oleh Camat Patikraja bpk Edi Prayitno, S.I.P, Danramil 03/Patikraja Kapten Inf P Putut Widodo diwakili Peltu Tri Hartono, Kapolsek Patikraja AKP Sunarto, Kades Wlahar Kulon Bpk Kusriadi, Ketua Paguyuban Patikraja Peduli yang diwakili Bpk Karno, Ketua Komunitas ILR yang diwakili Bpk Wahid, Ketua Rt 09/02 Bpk Slamet, Babinsa Wlahar Kulon Sertu Suprihanto, Babinkamtibmas Aipda Agus Budiono, Anggota Koramil 03/Patikraja, Komunitas dan warga masyarakat Desa Wlahar Kulon.

Danramil 03/Patikraja Kapten Inf P Putut Widodo melalui Peltu Tri Hartono mengatakan, Ini yang bisa kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, dengan sedikit membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan.

Ucapan terima kasih dari Bp Slamet kepada TNI khususnya Koramil 03/Patikraja dan Lintas Komunitas yang tealh membantu plesterisasi rumahnya. Tidak lupa Bp Slamet juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang ikut turut membantu dalam perbaikan rumah miliknya. “Semoga bantuan bapak TNI dan warga sekalian dibalas kebaikan oleh Allah AWT,” ucap Bp Slamet.

Editor : Agus WA

KORAMIL 11/KEMRANJEN LAKUKAN PENGAMANAN TES KEBUGARAN JASMANI CALON JEMAAH HAJI

Dalam rangka kegiatan pembekalan kesehatan calon jamah haji tahun 1439H/2019 H Kecamatan Kemranjen yang dilaksanakan di Puskesmas 1 Kemranjen, sejumlah anggota Koramil 11/Kemranjen ikut dalam acara pengamanan kegiatan tersebut. Jumat (07/12/2018)

Hadir dalam acara tersebut Serma A Junaedi yang mewakili Danramil 11/Kemranjen Kapten Cba Ahmad Mansur, Polsek Kemranjen dan tamu undangan lainnya. Jarak yang ditempuh pada.kegiatan ini sekitar 2Km.

Editor : Agus WA

Wednesday, December 12, 2018

JEMBATAN KALI GENTENG DI KAB PEKALONGAN PUTUS

PEKALONGAN – Jembatan Kali Genteng yang menghubungkan Desa Bojongkoneng dan Kandangserang putus, kabupaten pekalongan, Selasa (12/12/2018).

Putusnya jembatan dikarenakan derasnya air sungai Kali Genteng yang menggerus pondasi jembatan. Ambruknya jembatan yang dibangun tahun 1970 dan mempunyai panjang 55 meter tersebut mengakibatkan akses kedua desa terputus, dan sementara warga harus menglingkar melewati Kecamatan Kajen jika ingin menuju ke Pemalang.

Dijelaskan Danramil Kandangserang Lettu Inf Jumatno, jembatan rubuh sekitar pukul 17.15 WIB, walaupun tidak ada korban jiwa, namun akses warga terputus.

“Pondasi jembatan tidak kuat saat digerus derasnya aliran sungai, yang mengakibatkan jembatan tersebut putus. Saat ini jalur penghubung Desa Bojongkoneng ke Kandangserang tidak bisa di lalui warga,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, Polsek Kandangserang membantu mengamankan area sekitar jembatan dengan memasang garis pembatas.

“Untuk sementara kerugian materi belum bisa diprediksi, dan masih ditindaklanjuti oleh BPBD dan Pemkab Pekalongan,” katanya.

Editor : Agus WA

SAPU UNIK DARI SERABUT KELAPA DARI DESA SIBALUNG

Sapu Unik Dari Serabut Kelapa (model : galung)

Banyumas – Desa Sibalung Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas merupakan sentra produksi Sapu dari bahan kulit (serabut) kelapa. Ada sekutar 200 KK yang menekuni usaha ini. Setiap harinya dapat diproduksi 800 hingga 1000 sapu.

Untuk distribusinya sampai keluar Jawa. Sedangkan bahan bakunya tersedia di wilayah dan sangat mencukupi. Namun terkadang masih kekurangan stok sapu, karena banyaknya permintaan. Pemerintah desa berusaha menambah tenaga dari warga untuk memenuhi permintaan. Hal ini menurut Kades Sibalung, Muklas, dapat mengurangi pengangguran dan menekan hasrat warganya yang ingin mencari kerja keluar negeri atau di Kota Metropolitan.

Editor : Agus WA

Tuesday, December 11, 2018

BABINSA KODIM BANYUMAS IKUTI SOSIALISASI PEMILU

PURWOKERTO – Meski netral dalam Pemilu, anggota Babinsa TNI AD diharapkan bisa membantu tugas KPU untuk memberikan informasi yang benar tentang tahapan Pemilu kepada masyarakat. Peran babinsa yang berada di desa dan koramil dianggap penting untuk mendukung kelancaran Pemilu hingga pelosok desa.

Demikian disampaikan Anggota KPU Kabupaten Banyumas, Hanan Wiyoko saat mengisi acara sosialisasi dalam acara ‘Apel Danramil dan Babinsa Tersebar Kodim 0701/Banyumas’, Rabu (12/12) di Aula Makodim Banyumas. Dalam acara tersebut, Hanan menyampaikan kesiapan penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Banyumas serta permasalahan dan antisipasi terkait kerumitan penyelenggaraan Pemilu serentak.

“Babinsa bisa menyebarkan informasi yang benar tentang tahapan Pemilu kepada masyarakat di desa-desa. Misalnya tentang pelaksanaan Pemilu, peserta Pemilu, dan informasi lainnya,” kata Hanan.

Saat tanya jawab, peserta sosialisasi aktif bertanya di antaranya tentang kebingungan masyarakat tentang hoaks orang gila boleh mencoblos, pencermatan data pemilih ganda, dan apakah unsur TNI boleh menghadiri acara undangan dalam pleno pemutakhiran data pemilih di tingkat kecamatan.

“Orang gila permanen jelas tidak boleh mencoblos. Yang kami catat dalam DPT adalah disabilitas mental/tunagrahita. Jadi tidak benar, kalau di media sosial rame bahwa orang gila bisa memilih,” tegas Hanan.

Soal data ganda, disampaikan bahwa KPU Banyumas beserta PPK dan PPS telah selesai melakukan pemutakhiran DPTHP-2 dengan mencoret pemilih ganda dan tidak memenuhi syarat. Saat ini, jumlah pemilih di Kabupaten Banyumas sebanyak 1.350.981 orang, terdiri 674.636 pemilih laki-laki dan 676.345 pemilih perempuan.

Di depan peserta yang hadir, komisioner bidang Divisi Teknis ini juga menunjukkan spesimen surat suara Pilpres, DPD dan surat suara pemilihan legislatif. Meski tidak memiliki hak pilih, para anggota TNI yang hadir terlihat antusias mengikuti sosialisasi. Hanan menegaskan, anggota TNI harus netral dalam Pemilu.

“Kami juga mohon dukungan dan kerjasama dengan unsur TNI agar Pemilu 2019 berjalan aman, lancar dan demokratis. Mari jaga bersama agar Banyumas tetap kondusif,” pungkasnya.

Editor : Agus WA

Monday, December 10, 2018

Tujuh Jabatan Strategis TNI Angkatan Darat Diserahterimakan

Jakarta – TNI Angkatan Darat melakukan rotasi tujuh jabatan stategis di lingkungan internalnya. Upacara serah terima jabatan (Sertijab) digelar di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad, dan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya menjelaskan bahwa tujuh jabatan yang diserahterimakan adalah penyerahan jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) dari Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Mayjen TNI Besar Harto Karyawan yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi dan penyerahan jabatan Asrena Kasad dari Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto yang menempati jabatan baru sebagai Irjenad kepada Kasad, karena belum ada pejabat pengganti.

Selanjutnya, serahterima jabatan Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) dari Mayjen TNI Johny Lumban Tobing kepada Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto, Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Besar Harto Karyawan kepada Mayjen TNI Tri Soewandono.

“Selain itu, juga diserahterimakan jabatan Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Wuryanto kepada Mayjen TNI Mochamad Effendi, Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Danpusintelad) dari Brigjen TNI Djaka Budhi Utama kepada Brigjen TNI Sonny Aprianto, Direktur Perbekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Dirbekangad) dari Brigjen TNI Taat Agus Budianto kepada Kolonel Cba Helly Guntoro serta Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat (Kadispsiad) dari Brigjen TNI Arief Budiarto kepada Kolonel Cku Eri Radityawara Hidayat,” imbuh Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya.

Dijelaskan juga oleh Kadispenad bahwa kegiatan Sertijab yang rutin dilakukan di lingkungan organisasi TNI AD ini merupakan sebuah proses alamiah regenerasi kepemimpinan dalam rangka menjaga kualitas kinerja dan produktivitas organisasi.

Dihadapkan pada tantangan dan tuntutan tugas yang semakin kompleks dan dinamis saat ini dan di masa mendatang, sambung Kadispenad maka TNI AD harus mampu mengantisipasi perkembangan yang terkait tuntutan tugas dan profesionalisme TNI AD.

“Pergantian pejabat ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel dalam rangka mewujudkan TNI AD yang profesional, modern, dan adaptif,” jelasnya.

Upacara Sertijab yang berlangsung secara sederhana namun khidmat tersebut ditandai dengan penyerahan lambang satuan kepada Kasad dari pejabat lama, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pemasangan pangkat dan penyerahan tongkat komando, dan penandatanganan naskah Sertijab serta diakhiri dengan laporan resmi dari masing-masing pejabat kepada Kasad.

Dalam rangkaian upacara penyerahan jabatan dan Sertijab tersebut menurut Kadispenad juga dilaksanakan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas yang dipimpin oleh Kasad. Penandatanganan pakta integritas tersebut menegaskan komitmen TNI AD untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih, transparan dan bebas dari korupsi, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Usai upacara penyerahan jabatan dan Sertijab dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Kasad didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa kepada para pejabat yang melakukan Sertijab dengan didampingi istri masing-masing, diikuti Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman beserta istri, serta undangan pejabat TNI AD lainnya.

You Tube Channel.

Editor : Agus WA

DANRAMIL HADIRI PEMBENTUKAN LOUNCHING FORUM WARGA PEDULI AIDS

Bertempat di pendopo Kecamatan Tambak, Danramil 12/Tambak Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Muklis, S. Sos. menghadiri acara pembentukan Louncing Forum Warga Peduli Aids (WPA) Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas. Rabu (05/11/2018)

Hadir dalam kegiatan yaitu Danramil 12/Tambak Kapten Inf Muklis, S. Sos., M.M.S., Forkompimkec Tambak, Kepala Puskesmas Tambak I dan II, Komisi Penanggulangan AIDS KPA Kabupaten Banyumas, Kepala UPK Tambak, Kepala KUA Tambak, Koordinator KB, Kades se Kecamatan Tambak, Ketua FKD se Wilayah Kec. Tambak, Ketua Tim PKK Desa se-Kecamatan Tambak.

Camat Tambak Dwi Irawan Sukma S. STP. Mhum dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemarin sudah diadakan perwakilan pemulasaran jenazah kusus yang terkena Aids, untuk para kayim bisa terlindungi karena untuk keamanan kita harapkan setelah dibentuk mudah mudaham saja semuanya bisa menanggulangi penyakit yang berbahaya. Untuk itu saya bacakan SK Forum Peduli Aids Kecamatan Tambak, yaitu :

– Bahwa forum ini membantu Masyarakat dan mendorong untuk mengetahui penyakit HIV, akan tetapi kalau kita sudah tahu orang itu sdh terkena HIV AIDS jangan sampai dikucilkan.

– Bahwa semua unsur terlibat dalam pelaksanaan penanggulangan peduli Aids

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S dalam sambutannya yang disampaikan Danramil 12/ Tambak Kapten Inf Muklis S Sos. menyampaikan bahwa kegiatan ini pada intinya kami mendukung sepenuhnya bahwa berdasarkan fakta yang ada memang harus dilaksanakan, setelah dibentuk dalam susunan organisasi mari kita bersama sama menindak lanjuti, termasuk dari koramil dan polsek kita semua ikut menjalankan tanggung jawab dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang hal penyakit AIDS.

“Oleh karen itu kita bisa menyemangati masyarakat untuk berprilaku hidup sehat, perlu diketahui bahwa penyakit Aids sudah ada obatnya,” pungkas Danramil.

Editor : Agus WA