Banyumas Kotanya Para Satria https://rajaview.id/IfvMWWOVnYc6IbWstYsd3QBHVRxlCK6cpa4sCABV
Friday, August 31, 2018
PENGAJIAN RUTIN PERSIT KCK CAB XVI DIM 0701/BANYUMAS

Banyumas – Bimbingan rohani atau biasa disebut Pengajian anggota Persit KCK Cab XVI Kodim 0701/Banyumas berlangsung di Aula Kehormatan Kodim 0701/Banyumas. Pengajian yang termasuk jadwal rutin bulanan ini diikuti seluruh anggota Persit. Kamis (23/08/2018)

Sebelum pengajian dimulai diawali dengan membaca ayat-ayat suci Al-qur’an. Antusias ibu –ibu persit dalam kegiatan ini sangat besar. Lantunan ayat-ayat Al-qur’an dibaca sampai akhir. Momentum pengajian ini hendaklah digunakan unutk mengevaluasi diri, merenung, introspeksi, sekaligus mensyukuri bahwa persit tetap eksis sampai sekarang
“Pengajian ini bertujuan untuk menjalin silahturahmi, mempererat ukhuwah islamiyah, mendapatkan pahala, ilmu, memperkuat iman, dan takwa kepada Allah SWT. Dan diharapkan selesai kegiatan ini, tali silaturahmi semakin erat, dan hubungan kekeluargaan semakin baik, ungkap Ketua Persit KCK Cab XVI Kodim 0701/Banyumas Ny Wahyu Ramadhanus.
Editor : Agus WA
BABINSA MEMBANTU PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN

Kemranjen – Babinsa Desa Karangjati Koramil 11/ Kemranjen Kodim 0701/Banyumas Serka Agus Wahyudi membantu kegiatan penyembelihan hewan qurban di komplek Masjid Al-Murtadlo Desa Karangjati Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Sebanyak 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang disembelih. Rabu (22/08/2018)

Penyembelihan hewan qurban dilaksanakan setelah pelaksanaan Sholat Idul Adha. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk melaksanakan perintah Allah SWT agar menyembelih hewan Qurban pada Hari Raya Idul Adha.
Dalam ceramahnya, Khotib KH.Mukhlisin, S.Pd menyampaikan bahwa Idul Adha merupakan salah satu peristiwa penting dalam Agama Islam. Karena pada kegiatan ini terkandung makna keimanan dan keikhlasan. Berkorban pada idul adha diharuskan bagi yang mampu. Karena pahalanya sangat besar “.
Editor : Agus WA
DANDIM LAKSANAKAN SHOLAT IDUL ADHA DI MAKODIM

Banyumas – Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. beserta jajaran dan masyarakat, melaksanakan Shalat Idul Adha 1439 H (2018 M) di halaman Makodim 0701/Banyumas dihadiri 1500 jamaah. Rabu (22/08/2018)
Pada pelaksanaan Shalat Idul Adha 1439 H, Selaku Khotib Bp Son Haji, S.Ag (Ka. SD UMP) dan Imam Bp H Sudarman, S.Ag (Takmir Masjid Agung Purwokerto). Dengan tema “Dengan Hikmah Idul Adha 1439 H 2018 M Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Guna Membentuk Prajurit Profesional, Rela Berkurban dan Manunggal Dengan Rakyat,”.

Khotbah yang di sampaikan oleh khatib Ustad Son Haji, S.Ag mengatakan, Alangkah bangganya kaum muslimi pada hari yang cerah ini, diikat oleh rasa persatuan dan persamaan hak, berdiri berbaris dalam satu saf, mengibarkan panji-panji Tauhid, mengumandankan seruan Takbir dan juga Pada hari ini kaum Muslimin dianjurkan selain memuja dan memuji Allah dalam bentuk shalat Idul Adha, Dzikir dan Takbir juga melaksanakan penyembelihan Qurban, berwujud penyembelihan binatang ternak, menurut hukum yang ditetapkan, Qurban berarti pendekatan maksudnya dengan menyembeli binatang Qurban itu kita telah berbuat sesuatu yang mendekatkan diri kita kepada ridha Allah dan rahmat ampunannya, Agam Islam mempunyai pendirian bhwakehidupa yang aman dan adil makmur di dunia ini, tak mungkin akan terwujud apabila par Dlu’afa, Fuqora dan masakin tiada mendapat layanan dari masyarakat yang berada dan mampu. Setiap ibadah itu mengandung dua aspek yang menguntungkan ialah aspek Jasmani dan Rohani, aspek moril dan aspek materieel, Ibadah Qurban adalah suatu lambang dan petunjuk bahwa hanya dengan pengurbanan itu lah suatu cita dapat di capai.
Setelah selesai melaksankan Shalat Idul Adha dilanjutkan acara penyerahan hewan qurban oleh Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. kepada Bp Soim, Takmir masjid At Taqwa masjid PHBI di lingkungan Makodim 0701/Banyumas.
Editor : Agus WA
KORAMIL HADIRI SOSIALISASI PEMBANGUNAN TROTOAR

Wangon – Pada hari Selasa tanggal 21 Agustus 2018 pada pukul 09.00 wib sd 12.00 wib, Bati Bhakti TNI Koramil 19/Wangon Pelda Istadi menghadiri Sosialisasi Pekerjaan Pembanggunan Trotoar Perkotaan Wangon, bertempat di Aula Kecamatan Wangon. Wangon (21/08/2018)

Pelda Istadi (Bati Bakti TNI koramil 19/Wangon) mewakili Danramil 19/Wangon, Aiptu Krisnawan ( Babinkamtibmas Polsek Wangon), Marsono (Dari kecamatan Wangon), Ibu Kristin (Dari Dinas Cipta Karya), Kepala Desa Wangon serta tamu undangan.
Editor : Agus WA
BABINSA HADIRI RAPAT PANITIA LOMBA GALANG TANGGUH PRAMUKA

Kemranjen – Pada Hari Selasa tanggal 21 Agustus 2018 pukul 09.30 s.d 12.30 WIB, Babinsa Desa Karangjati Kec. Kemranjen Kab. Banyumas menghadiri kegiatan Rapat Panitia Lomba Galang Tangguh Pramuka di Kwarran 02.21 Kemranjen Kwarcab Banyumas. Tujuan kegiatan ini untuk mendidik dan melatih ketrampilan pramuka. Penggalang. Selasa (21/08/2018)
Acara tersebut dihadiri Babinsa Desa Karangjati Koramil 11/Kemranjen Serka Agus Wahyudi, Ka Kwarran 02.21 Kemranjen Eko Arista Hirin, S.Pd, Pengurus Kwarran 02.21 Kemranjen, Pembina Pramuka SD dan SLTP, OSIS dan Pramuka.

Ketua Kwarran Kak Eko Arista Hirin, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan Lomba Galang Tangguh untuk Pramuka Penggalang merupakan salah satu ajang kreatifas positif bagi anak didik diluar kurikulum sekolah, dan untuk membentuk karakter murid.
Editor : Agus WA
DANDIM 0701/BANYUMAS IRUP UPACARA BENDERA DI SMU N 5 PURWOKERTO

Untuk menumbuh-kembangkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. bertindak sebagai Inspektur Upacara bendera di SMU N 5 Purwokerto. Senin (20/08/2018)
Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan bahwa rasa cinta terhadap tanah air Indonesia dapat ditunjukkan melalui upacara bendera yang dalam pelaksanaannya memberi penghormatan terhadap bendera merah putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Selain itu, Dandim juga meminta kepada pelajar harus senantiasa mempelajari dan mempedomani sejarah perjuangan bangsa oleh para pahlawan pejuang kemerdekaan. Sampai saat ini perjuangan bangsa belum berhenti, para pelajar tetap harus berjuang demi bangsa dan negara.
“Perang saat ini bukanlah perang fisik yang menggunakan senjata api, namun sesuai perkembangan teknologi yaitu Perang Proxy (Proxy War) yang merupakan ancaman baru Bangsa Indonesia,” kata Dandim.
Proxy War, merupakan wujud perang menggunakan pemain pengganti secara langsung dengan alasan mengurangi konflik yang beresiko pada kehancuran. “Contoh Proxy War yang dilakukan bangsa lain terhadap Bangsa Indonesia diantaranya gerakan separatis, demonstrasi massa yang tidak sesuai undang-undang, sistim regulasi yang merugikan serta peredaran Narkoba dan bentrok antar kelompok/ tawuran pelajar,” jelasn Dandim.
Dalam kesempatan upacara bendera tersebut, Dandim berpesan agar pelajar berpartisipasi dalam menjamin tetap tegaknya keutuhan & kedaulatan NKRI karena pelajar merupakan generasi muda tulang punggung bangsa, hal ini dapat diperlihatkan dalam bentuk prestasi dan tidak melanggar hukum dan Undang-Undang.
“Jika bukan generasi muda saat ini, siapa lagi yang akan menjaga kedaulatan NKRI. Mereka ini yang akan mewarisi dan penerus bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,” pungkas Dandim.
Editor : Agus WA
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRAJURIT KODIM 0701/BANYUMAS


Banyumas – Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. membuka kegiatan Binsiap Apwil Puanter Babinsa tersebar yang diikuti 50 orang Babinsa perwakilan masing-masing Koramil bertempat di Aula Makodim 0701/Banyumas. Senin (20/08/2018)
Kegiatan direncanakan selama 4 hari kedepan dengan sasaran peningkatan kemampuan para Babinsa di bidang pembinaan wilayah, sehingga akan terjadi sinergitas antara Giat Binter di lapangan sehingga sasaran dapat mencapai optimal.
Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan, “Jadikan kegiatan ini, sebagai barometer bagi kita selaku aparat kewilayahan mulai Danramil sampai dengan Babinsa guna menunjang tugas pokok Kodim dengan tujuan sebagai bekal tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat melalui kegiatan metode Binter di lapangan sekaligus untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas kerja. Kegiatan ini juga merupakan bagian terpenting bagi kesiapan seluruh aparat kewilayahan dalam menjalankan fungsi pembinaan teritorial sekaligus sebagai fungsi utama TNI AD. Jadikanlah kegiatan ini sebagai suatu kehormatan tersendiri guna menunjang setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Kepada seluruh Prajurit Kodim 0701/Banyumas suatu keharusan dalam berbaur dan beradaptasi bersama lingkungannya dengan baik, sehingga bisa diterima oleh segenap lapisan masyarakat serta menjadikan masyarakat binaan sebagai sahabat dan mitra kerja kita.
Pacu dan budayakan terus semangat belajar dan berlatih, sehingga tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai secara lebih optimal, efektif dan efesien sekaligus kegiatan ini bisa sebagai daya dorong peningkatan kemampuan prajurit dalam menyiapkan potensi wilayah untuk kepentingan pertahanan di darat secara berkesinambungan,” jelas Dandim.
Kegiatan dilanjutkan pemberian materi oleh Pasiintel Kapten Chb Kamiyono, SH, MH tentang Radikalisme, “Materi ini jangan hanya lewat begitu saja, tetapi manfaatnya harus diutamakan, sehingga bisa mempertajam kembali tugas dan tanggungjawabnya sekaligus sebagai ajang sosialisasi, agar para Babinsa lebih memahami tugasnya serta lebih profesional, sehingga tidak terjadi keraguan dalam mengaplikasikan Binter di tengah-tengah masyarakat. Selain itu kita juga dituntut untuk bisa menyamakan langkah dan tindakan dalam menjalankan fungsi sebagai ujung tombak TNI AD,” jelas Pasiintel.
Editor : Agus WA
Thursday, August 30, 2018
PERSIT KCK CAB XVI DIM 0701/BANYUMAS IKUTI SENAM AEROBIK DAN GEMU FAMIRE BERSAMA DI ALUN-ALUN PURWOKERTO

Banyumas – Ketua Persit KCK Cab XVI Dim 0701/Banyumas Ny Wahyu Ramadhanus bersama anggota ikut ramaikan senam aerobik bersama dan gemu famire pada Minggu (19/8/2018) di Alun-alun Purwokerto.

Ketua Persit KCK Cab XVI Dim 0701/Banyumas Ny Wahyu Ramadhanus mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT TNI ke 73 Tahun 2018, yaitu rencana kegiatan pemecahan Rekor Muri Senam Gemu Famire.
Bersama ribuan masyarakat sekitar kota Purwokerto, acara tersebut tambah meriah, acara tambah meriah setelah diakhir acara disuguhkan hiburan musik dangdut.
Editor : Agus WA
SAKA WIRA KARTIKA KODIM 0701/BANYUMAS IKUTI SENAM GEMU FAMIRE BERSAMA DI ALUN-ALUN PURWOKERTO

Banyumas – Anggota Saka Wira Kartika Kodim 0701/Banyumas ikut ramaikan senam aerobik bersama dan gemu famire pada Minggu (19/8/2018) di Alun-alun Purwokerto.
Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. melalui Pasiter Kodim 0701/Banyumas Kapten Arm Sugeng Supriyadi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT TNI ke 73 Tahun 2018, yaitu rencana kegiatan pemecahan Rekor Muri Senam Gemu Famire.

“Ikut senam itu manfaatnya banyak sekali, sehat, badan enteng bisa untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh ,” jelas Irma salah satu anggota Saka Wira Kartika.
Bersama ribuan masyarakat sekitar kota Purwokerto, acara tersebut tambah meriah, acara tambah meriah setelah diakhir acara disuguhkan hiburan musik dangdut (aw)
Editor : Agus WA
Wednesday, August 29, 2018
SEKULARISME ADALAH :
Sekularisme atau sekulerisme dalam penggunaan masa kini secara garis besar adalah sebuah ideologi yang menyatakan bahwa sebuah institusi atau badan negara harus berdiri terpisah dari agama atau kepercayaan. Sekularisme dapat menunjang kebebasan beragama dan kebebasan dari pemaksaan kepercayaan dengan menyediakan sebuah rangka yang netral dalam masalah kepercayaan serta tidak menganakemaskan sebuah agama tertentu.
Sekularisme juga merujuk ke pada anggapan bahwa aktivitas dan penentuan manusia, terutamanya yang politis, harus didasarkan pada apa yang dianggap sebagai bukti konkret dan fakta, dan bukan berdasarkan pengaruh keagamaan.
Sekularisme dalam kehidupan bernegara
Lihat juga: Negara sekuler
Dalam istilah politik, sekularisme adalah pergerakan menuju pemisahan antara agama dan pemerintahan. Hal ini dapat berupa hal seperti mengurangi keterikatan antara pemerintahan dan agama negara, menggantikan hukum keagamaan dengan hukum sipil, dan menghilangkan pembedaan yang tidak adil dengan dasar agama. Hal ini dikatakan menunjang demokrasi dengan melindungi hak-hak kalangan beragama minoritas.
Sekularisme, seringkali dikaitkan dengan Era Pencerahan di Eropa, dan memainkan peranan utama dalam perdaban barat. Prinsip utama Pemisahan gereja dan negara di Amerika Serikat, dan Laisisme di Perancis, didasarkan dari sekularisme.
Kebanyakan agama menerima hukum-hukum utama dari masyarakat yang demokratis namun mungkin masih akan mencoba untuk memengaruhi keputusan politik, meraih sebuah keistimewaan khusus atau. Aliran agama yang lebih fundamentalis menentang sekularisme. Penentangan yang paling kentara muncul dari Kristen Fundamentalis dan juga Islam Fundamentalis. Pada saat yang sama dukungan akan sekularisme datang dari minoritas keagamaan yang memandang sekularisme politik dalam pemerintahan sebagai hal yang penting untuk menjaga persamaan hak.
Negara-negara yang umumnya dikenal sebagai sekuler di antaranya adalah Kanada, India, Perancis, Turki, dan Korea Selatan, walaupun tidak ada dari negara ini yang bentuk pemerintahannya sama satu dengan yang lainnya.
Masyarakat Sekuler
Dalam kajian keagamaan, masyarakat dunia barat pada umumnya dianggap sebagai sekuler. Hal ini dikarenakan kebebasan beragama yang hampir penuh tanpa sanksi legal atau sosial, dan juga karena kepercayaan umum bahwa agama tidak dapat menentukan keputusan politis. Tentu saja, pandangan moral yang muncul dari tradisi keagamaan tetap penting di dalam sebagian dari negara-negara ini.
Sekularisme juga dapat berarti ideologi sosial. Di sini kepercayaan keagamaan atau supranatural tidak dianggap sebagai kunci penting dalam memahami dunia, dan oleh karena itu dipisahkan dari masalah-masalah pemerintahan dan pengambilan keputusan.
Sekularisme tidak dengan sendirinya adalah Ateisme, banyak para Sekularis adalah seorang yang religius dan para Ateis yang menerima pengaruh dari agama dalam pemerintahan atau masyarakat. Sekularime adalah komponen penting dalam ideologi Humanisme Sekuler.
Beberapa masyarakat menjadi semakin sekuler secara alamiah sebagai akibat dari proses sosial alih-alih karena pengaruh gerakan sekuler, hal seperti ini dikenal sebagai Sekularisasi
Alasan-alasan pendukungan dan penentangan sekularisme
Pendukung sekularisme menyatakan bahwa meningkatnya pengaruh sekularisme dan menurunnya pengaruh agama di dalam negara tersekularisasi adalah hasil yang tak terelakkan dari Pencerahan yang karenanya orang-orang mulai beralih kepada ilmu pengetahuan dan rasionalisme dan menjauhi takhayul. Namun hal tersebut juga menjaga persamaan hak-hak sipil dalam kebebasan memeluk suatu kepercayaan dan berkeyakinan baik individu ataupun kelompok, dengan kata lain sekularisme justru menjadi ideologi yang mendukung kebebasan beragama tanpa ada agama superior yang dapat mefonis kepercayaan lain adalah salah dan sesat dan mendaat konsekwensi hukum.
Penentang sekularisme melihat pandangan di atas sebagai arogan, mereka membantah bahwa pemerintaan sekuler menciptakan lebih banyak masalah daripada menyelesaikannya, dan bahwa pemerintahan dengan etos keagamaan adalah lebih baik. Penentang dari golongan Kristiani juga menunjukkan bahwa negara Kristen dapat memberi lebih banyak kebebasan beragama daripada yang sekuler. Seperti contohnya, mereka menukil Norwegia, Islandia, Finlandia, dan Denmark, yang kesemuanya mempunyai hubungan konstitusional antara gereja dengan negara namun mereka juga dikenal lebih progresif dan liberal dibandingkan negara tanpa hubungan seperti itu. Seperti contohnya, Islandia adalah termasuk dari negara-negara pertama yang melegal kan aborsi, dan pemerintahan Finlandia menyediakan dana untuk pembangunan masjid.
Namun pendukung dari sekularisme juga menunjukkan bahwa negara-negara Skandinavia di atas terlepas dari hubungan pemerintahannya dengan agama, secara sosial adalah termasuk negara yang palng sekuler di dunia, ditunjukkan dengan rendahnya persentase mereka yang menjunjung kepercayaan beragama.
Komentator modern mengkritik sekularisme dengan mengacaukannya sebagai sebuah ideologi antiagama, ateis, atau bahkan satanis. Kata Sekularisme itu sendiri biasanya dimengerti secara peyoratif oleh kalangan konservatif. Walaupun tujuan utama dari negara sekuler adalah untuk mencapai kenetralan di dalam agama.
Beberapa filsafat politik seperti Marxisme, biasanya mendukung bahwasanya pengaruh agama di dalam negara dan masyarakat adalah hal yang negatif. Di dalam negara yang mempunyai kepercayaan seperti itu (seperti negara Blok Komunis), institusi keagamaan menjadi subjek di bawah negara sekuler. Kebebasan untuk beribadah dihalang-halangi dan dibatasi, dan ajaran gereja juga diawasi agar selalu sejalan dengan hukum sekuler atau bahkan filsafat umum yang resmi. Dalam demokrasi barat, diakui bahwa kebijakan seperti ini melanggar kebebasan beragama.
Beberapa sekularis menginginkan negara mendorong majunya agama (seperti pembebasan dari pajak, atau menyediakan dana untuk pendidikan dan pendermaan) tetapi bersikeras agar negara tidak menetapkan sebuah agama sebagai agama negara, mewajibkan ketaatan beragama atau melegislasikan akaid. Pada masalah pajak Liberalisme klasik menyatakan bahwa negara tidak dapat "membebaskan" institusi beragama dari pajak karena pada dasarnya negara tidak mempunyai kewenangan untuk memajak atau mengatu agama. Hal ini mencerminkan pandangan bahwa kewenangan duniawi dan kewenangan beragama bekerja pada ranahnya sendiri-sendiri dan ketka mereka tumpang tindih seperti dalam isu nilai moral, kedua- duanya tidak boleh mengambil kewenangan namun hendaknya menawarkan sebuah kerangka yang dengannya masyarakat dapat bekerja tanpa menundukkan agama di bawah negara atau sebaliknya.
Editor : Agus WA
Tuesday, August 28, 2018
DANDIM DAN ANGGOTA KODIM 0701/BANYUMAS SENAM AEROBIK DAN GEMU FAMIRE BERSAMA DI ALUN-ALUN PURWOKERTO

Banyumas – Ribuan orang ramaikan senam aerobik bersama dan gemu famire pada Minggu (19/8/2018) di Alun-alun Purwokerto. Selain Dandim 0701/Banyumas, anggota Kodim 0701/Banyumas, Persit KCK Cab XVI Kodim 0701/Banyumas, masyarakat dari berbagai kalangan ASN, Polri dan masyarakat, termasuk Pejabat Bupati Banyumas Budi Wibowo dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyumas, terlihat antusias, bergoyang, menggerakkan badan bersama.
Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT TNI ke 73 Tahun 2018, yaitu rencana kegiatan pemecahan Rekor Muri Senam Gemu Famire.
“Ikut senam itu manfaatnya banyak sekali, sehat, badan enteng bisa untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dan karena ini diikuti oleh semua dinas instansi juga sebagai sarana menjalin silaturahmi, jadi lengkap, bisa senam, refreshing dan silaturahmi sekaligus,” kata Sudarto yang ikut senam aerobik bersama.
Editor : Agus WA
DANDIM 0701/BANYUMAS HADIRI RESEPSI HUT RI KE 73

Banyumas – Hadir pada resepsi ini Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.Si (Danrem 071/WK), Ir. Budi Wibowo, MSi (Pj.Bupati Banyumas) beserta Ibu, Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan S.Sos M,M.S. (Dandim 0701/Bms) beserta Ibu, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, SIK (Kapolres Banyumas) beserta Ibu, Kombes Pol Djuwito Purnomo,S.I.K (Ka SPN Polda Jateng) beserta Ibu, Forkopimda Kab. Banyumas, Para Ka OPD Kab. Banyumas, Para staf dan Jajaran Kodim 0701/Banyumas, Para staf dan Jajaran Polres Banyumas, Elemen masyarakat Kab. Banyumas turut menghadiri kegiatan ini.
Sekda Banyumas Ir. Wahyu Budi Saptono, M.Si selaku Ketua Panitia melaporkan rangkaian kegiatan HUT RI di Kabupaten Banyumas. Termasuk melaporkan hasil kejuaraan lomba yang dilaksanakan.
Pj Bupati Banyumas menyerahkan penghargaan dan hadiah berbagai loma dan dalam sambutan singkatnya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta memeriahkan HUT RI Ke 73 di Kabupaten Banyumas.

Editor : Agus WA
Monday, August 27, 2018
Sunday, August 26, 2018
DANDIM 0701 BANYUMAS HADIR PADA FESTIVAL MUSIK KENTHONGAN 2018 KABUPATEN BANYUMAS
DANDIM 0701/BANYUMAS PIMPIN APEL KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI DI TMP TANJUNG NIRWANA

Banyumas – Jelang detik-detik Proklamsi HUT RI ke 73, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. memimpin apel kehormatan dan renungan suci yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanjung Nirwana Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas Jumat (17/08/2018) dini hari.

Apel kehormatan dan renungan suci ini bertujuan untuk menghormati dan mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Usai kegiatan, Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan mengatakan kegiatan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap jelang peranyaan HUT RI ke 73 sebagai salah satu cara untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.
“Ini juga merupakan gambaran serta motivasi bagi anak-anak generasi penerus bangsa khususnya diwilayah Kabupaten Banyumas dalam mempertahankan kemerdekaan dan melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan untuk membangun bangsa ini.”Ujarnya.
Sementara kegiatan ini diikuti Pj Bupati Banyumas, Unsur Forkopimda Kab. Banyumas, para Kepala SKPD Kab. Banyumas, para Danramil jajaran Kodim 0701/Banyumas, Perwira Polres Banyumas, Personel Kodim 0701/Banyumas, Personel Polres Banyumas, Personel Satpol PP Kab. Banyumas, Siswa SMA di Kabupaten Banyumas, Ormas serta para anggota Pramuka Saka Wira Kartika.
Editor : Agus WA
Saturday, August 25, 2018
Purwokerto Pecahkan Rekor Dunia dengan Menggoreng 17.818 Tempe Mendoan
Purwokerto - Siang ini rekor dunia tempe mendoan dipecahkan oleh Purwokerto. Menumbangkan rekor sebelumnya dari Wonosobo, telah berhasil digoreng 17.818 tempe mendoan.
Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke -73, Hotel Meotel Purwokerto bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Korem 071 / Wijayakusuma Banyumas menggelar acara menggoreng mendoan sebanyak 17.818 dan makan mendoan masal. Kegiatan ini memecahkan rekor dunia terbaru menggoreng mendoan dan makan mendoan terbanyak.
Foto: Arbi Anugrah/detikcom
"Kita coba memecahkan rekor yang sudah bertahan selama 12 tahun di Wonosobo saat itu membuat 12.212 tempe mendoan. Kali ini kita akan pecahkan rekor itu menjadi 17.818 medoan, sesuai dengan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73, dalam waktu 73 menit dan menggunakan 45 penggorengan," kata General Manager Hotel Moetel Purwokerto, Andre Harso Binawan kepada wartawan, Sabtu (25/8/2018).
Menurutnya. untuk membuat 17.818 buah mendoan setidaknya membutuhkan sebanyak 20 ribu tempe, dan menggunakan tepung terigu sebanyak 225 kilogram, tepung beras 40 kilogram, tepung tapioka 40 kilogram, minyak goreng 270 liter, garam 10 kilogram, bawang putih 5 kilogram, ketumbar 2 kilogram, kencur 2 kilogram, daun muncang 15 kilogram, kecap 19,2 kilogram serta bumbu penyedap rasa sebanyak 12 kilogram.
Foto: Arbi Anugrah/detikcom
"Banyumas tidak boleh kalah, mendoan makanan khas Banyumas, bukan dari negara lain. Purwokerto dan Banyumas merupakan daerah tujuan wisata. Kita punya Desa Pliken, Kecamatan Kembaran Banyumas sebagai desa pengrajin tempe mendoan, dari desa ini, kita ingin mengangkat mendoan dan kita tidak boleh lupa mendoan hanya ada di Banyumas," ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk dapat memecahkan rekor memasak mendoan selama 73 menit dengan menggunakan 45 penggorengan, pihaknya membutuhkan sekitar 135 orang yang terdiri dari karyawan Meotel Purwokerto, Perkumpulan Chief Profesional Indonesia (PCPI) dan anggota Korem 071/Wijayakusuma.
Foto: Arbi Anugrah/detikcom
"Yang memasak ada 135 orang dari tim Meotel, dari PCPI, dan anggota Korem 071 / Wijayakusuma, dimana setiap 1 wajan terdapat 3 orang personil dengan 400 tempe. Kita latihan seminggu 3-4 kali, bahwa 73 menit itu waktu yang tepat untuk memecahkan rekor," jelasnya.
Sementara menurut salah satu anggota Perkumpulan Chief Profesional Indonesia (PCPI) asal Kudus, Feronica Julia mengatakan jika dirinya sudah pernah memasak mendoan. Namun berbeda antara mendoan asli Banyumas dengan mendoan yang ada di luar Banyumas.
"Kita pernah masak mendoan, kalau mendoan asli di sini (Banyumas) beda dengan yang diluar, kalau di sini agak setengah matang dan tipis, jadi menggorengnya tidak terlalu lama dan rasanya memang beda dengan yang lainnya," ujarnya.
Memasak mendoan terbanyak dan makan mendoan masal ini juga dicatat dalam Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) sebagai rekor ke 389 dan 390. Menurut Ketua Umum Leprid, Paulus Pangka, menggoreng mendoan ini menciptakan rekor baru dengan menggoreng tempe sebanyak 17.818 buah mendoan dan makan mendoan terbanyak.
Foto: Arbi Anugrah/detikcom
"Ada dua rekor, ini bukan memecahkan rekor, tapi ini menciptakan rekor baru, dengan nama rekor menggoreng tempe terbanyak sebanyak 17.818 dalam waktu 73 menit dan ini rekor baru di Lembaga Prestasi Indonesia Dunia. Mengandung makna 17 agustus 2018 dengan menggunakan 45 penggorengan melambangkan kelahiran Republik Indonesia dan makan mendoan terbanyak," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, seribuan warga Banyumas tumpah ruah di halaman Hotel Meotel Purwokerto, usai waktu menggoreng mendoan habis, mendoan kemudian dihidangkan dan dimakan oleh masyarakat Banyumas yang hadir dalam pemecahan rekor tersebut.
"Enak, mendoan selalu enak. Acara ini bagus dan sangat luar biasa, kita memang tidak boleh lupa kalau mendoan itu makanan asli Banyumas yang harus terus dijaga," kata Dani, salah satu warga yang hadir dalam acar tersebut.
Editor : Agus WA
Friday, August 24, 2018
DANRAMIL 08 KALIBAGOR HADIRI PENGUKUHAN PASKIBRA


Pada hari Rabu (15/8/2018) pukul 12,00 Paskibra Kecamatan Kalibagor sejumlah 70 0rang telah dikukuhkan oleh Muspika Kecamatan Kalibagor. Dalam pengukuhan ini juga dihadiri oleh perwakilan instansi terkait.tak lupa para pelatih dari Koramil 08/Kalibagor, Polsek, Pol PP Kec. Kalibagor dan para Purna Paskibra (PPI) Kecamatan Kalibagor.
Dalam sambutanya Camat Kalibagoryang didampingi Danramil 08/Kalibagor Kapten Inf Mulyanto dan Kapolsek Kalibagor mengatakan selamat kepada para peserta paskibra yang telah selesai melaksanakan pelatihan yang sangat menguras tenaga pikiran serta waktu.inilah hasilnya.tapi jangan berbangga dulu karena puncak acara belum kalian laksanakan.pada tanggal 17 Agustus 2018 nanti kalian tunjukan hasil dari pelatihan ini. Bapak camat juga mengucapkan terima kasih kepada para pelatih yang dengan kerelaan sudah menggembleng siswa siswi sehingga menjadi seorang paskibra yang tangguh dan bermental baja.
Pada akhir acara pengukuhan dilaksanakan tradisi mencium bendera merah putih sebagai rasa hormat terhadap lambang negara.

Editor : Agus WA
BABINSA HADIRI ACARA ADVOKASI DAN SOSIALISASI IMUNISASI

Baturaden – Pada hari i Rabu (15/08/2018) pukul 09.00 WIB s/d selesai di RM Suren Desa Karang Tengah, Kec. Baturraden Kab. Banyumas telah di laksanakan giat advokasi dan imunisasi dlm rangka program BIAS ( Bulan Imunisasi Anak Sekolah ) oleh Puskesmas Baturraden 1.

Dalam acara ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas 1, Kabul Dharsono. SKM, Camat Baturaden Diwakili Kasi Permas. Reni Rahayu, Danramil Baturaden Kapten Inf Ruswanto yang diwakili Sertu Wahyu Hidayat, Kepala sekolah Paud, TK, SD/MI diwilayah Puskesmas1 Kec. Baturraden.
Editor : Agus WA
BABINSA HADIRI “IMPLEMENTASI FSC CONTROLLED WOOD” PERHUTANI KPH BANYUMAS

Banyumas – Bertempat gedung exBakorwil III di Purwoekerto, Danramil 03/Patikraja Kapten Inf Rosidun yang diwakili oleh Serka Mugiono menghadiri acara“Konsultasi Publik ImplementasiFSC Controlled wood PerumPerhutani KPH Banyumas Timur . Rabu (15/08/2018)
Hadir dalam acara tersebut .KphKab. Banyumas Bpk Didit Widayat, S. Hut, Wakil Kph Banyumas Bpk Muhammad Arta, S. Hut., KphCilacap, Kph Banjarnegara, Kph Purbalingga, Kapolsek patikraja, Camat Patikraja, Danramil03/Patikraja yang di wakili SerkaMugiono, Para pecinta hutan dan LSM.

Editor : Agus WA
ANGGOTA KODIM 0701/BANYUMAS LATIH PASKIBRA

Banyumas – Dalam rangka memperingati HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI, anggota Kodim 0701/Banyumas menyiapkan siswa-siswi SMA di Kabupaten Banyumas untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang dipersiapkan dari bulan Juli sampai dengan 16 Agustus 2018.
Pemilihan Paskibraka ini terlebih dahulu dilakukan seleksi secara ketat untuk mendapatkan putra-putri terbaik serta mampu untuk menjadi pasukan Paskibraka.
Latihan yang dipusatkan di Alun-alun Purwokerto melibatkan 3 orang pelatih/instruktur yang terdiri dari anggota Kodim 0701/Banyumas dan anggota Polres Banyumas diantaranya yaitu Pelda Asrokhin, Serma Jufri dan Sertu Supriyadi. Selain untuk mendapatkan pelatihan dalam bidang baris-berbaris, para Siswa-siswi juga mendapatkan bimbingan dan pengasuhan dari para pelatih/instruktur tentang wawasan kebangsaan.

Pada kesempatan ini pula, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. melalui W.s Pasi Ops Kodim 0701/Banyumas Kapten Inf Subandi menegaskan, kegiatan pelatihan penggemblengan PBB bagi personel Paskibra Kabupaten Banyumas ini adalah agar pada saat Pengibaran Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 2018 mereka sudah siap dalam pelaksanaannya dan dapat menampilkan dengan baik.
Editor : Agus WA
BABINSA HADIRI RAPAT PLENO DPSHPA PEMILU TAHUN 2019

Ajibarang – Pada hari Selasa tanggal 14 Agustus 2018 mulai pukul 20.30 Wib s.d 21.50 Wib bertempat di Pendopo Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas telah dilaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHPA ( Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Akhir ) PPK Kecamatan Ajibarang untuk Pemilu Tahun 2019 yang dihadiri lk 65 orang. Rabu 915/08/2018)

Hadir dalam kegiatan tersebut Sarwoko SH ( Sekcam Ajibarang ), Iptu Haryatmo ( Wakapolsek Ajibarang ), Serma Budi S ( Koramil 13/Ajibarang ), Juni Widihartono ( Ketua PPK Ajibarang ), Prayitno ( Ketua Panwas Ajibarang ), Ketua Parpol Kec Ajibarang, Ketua PPS dan Anggota PPS Div Muntarlih se Kec Ajibarang dan Panwaslu Desa se Kec Ajibarang.
Sekcam Ajibarang Bp sarwoko, SH dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada semua undangan yang telah menyempatkan waktunya untuk menghadiri kegiatan tersebut. Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk menunjang pelaksanaan pemilu Tahun 2019. Marilah kita sama sama bekerja sama untuk keberhasilan pemilu Tahun 2019.
Editor : Agus WA
Thursday, August 23, 2018
Wednesday, August 22, 2018
Tuesday, August 21, 2018
Monday, August 20, 2018
Sunday, August 19, 2018
Friday, August 17, 2018
Thursday, August 16, 2018
BABINSA HADIRI UPACARA PERKEMAHAN KWARTIR RANTING GUMELAR

Gumelar – Bertempat di Lapangan Depok Desa Gumelar Kec. Gumelar Kab. Banyumas, Babinsa Koramil 14/Gumelar Kodim 0701/Banyumas Pelda Amat Barokah menghadiri Upacara Pembukaan Perkemahan Kwartir Ranting Gumelar Kab. Banyumas th 2018. Acara ini diikuti SD dan SMP Sedrajat dengan peserta 14 Regu Pramuka penggalang yang berada di wilayah Kecamatan Gumelar. Senin (13/08/2018)

Turut hadir pada upacara yaitu Kepala UPK Gumelar (Bpk Pristiyo, SH ), Ketua Kwartir Ranting Gumelar ( Bpk Sumargo, Mpd), Kepala SMA PGRI Gumelar ( Ibu Wihartati, SE, S. Pd ), Babinsa Koramil 14/ Gumelar ( Pelda Amat. B ), Kakak – kakak Pembina Pramuka dan Dewan guru SD/SMP Sederajat dan peserta Kemah Pramuka wilayah Kecamatan Gumelar.
Amanat Pembina Upacara ( Ketua UPK Gumelar Bpk Pristiyo, SH) yaitu ucapan puji Syukur kepada Tuhan YME, karena atas nikmatnya kita semua masih dapat mengikuti kegiatan di lapangan ini dalam rangka upacara pembukaan Perkemahan Kwartir Ranting Gumelar Th 2018.
Bahwa tujuan Perkemahan Pramuka adalah untuk membimbing anak- anak kita untuk lebih dewasa dan lebih berdisiplin. Pendidikan di sekolah yang paling menonjol dalam kedisiplinan adalah pendidikan kepramukaan, pendidikan karakter kepramukaan sangat dibutuhkan bagi para siswa di sekolah.
“Bagi adik-adik peserta Kemah, jagalah fisik dan kesehatan, dikarenakan ini akan berlangsung sampai tanggal 14 Agustus 2018, bertepatan dengan hari Pramuka. Mari kita laksanakan kegiatan Perkemahan ini dengan penuh rasa tanggung jawab sehingga kegiatan ini dapat berjalan aman dan lancar,” pungkas Bp Pristyo.
Editor : Agus WA
DANDIM HADIRI FESTIVAL SERAYU 2018

Hari Minggu tgl 12 agustus 2018 pkl 09.00 s/d 14.00 Wib bertempat di Bendung Gerak Serayu Desa Tambaknegara Kec. Rawalo, Kab. Banyumas, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S. menghadiri kegiatan Festival Serayu 2018. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT RI Ke 73. Minggu 912/08/2018).

Hadir dlm acara antara lain Pj. Bupati Banyumas, Dandim 0701/Bms Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S. Sos., M.M.S., Kapolres Banyumas, Bupati Banyumas Terpilih Ir. Ach.Husein, Dandenpom IV/1 Purwokerto, Ketua Dharma wanita kab. Banyumas, Ketua Persit KCK Cab.XVI Dim 0701/Bms, Ketua Bhayangkari Polres Banyumas, Kepala BBWS SO, balai besar waduk dan sungai serayu opak, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Banyumas, Muspika kec Rawalo dan Masyarakat pengunjung kurang lebih 1000 orang.
Editor : Agus WA
Monday, August 13, 2018
Saturday, August 11, 2018
ANGGOTA KORAMIL LATIH PASKIBRA MAN 1 PURWOKERTO

Purwokerto – Anggota Koramil 01/Purwokerto Utara Serma Triyonggo dan Serka Suyono melaksanakan pelatihan Paskibra siswa/siswi MAN 1 Purwokerto, bertempat di MAN 1 Purwokerto Jl. Senapati No. 1 Kel. Arcawinangun Kec. Purwokerto Timur Kab. Banyumas. Jumat (10/08/2018)
“Latihan ini bertujuan untuk membentuk karakter para Siswa-Siswi agar lebih disiplin dan memupuk jiwa Nasionalisme, sekaligus untuk membina para Paskibra agar dapat melaksanakan tugas sebagai pengibar bendera dengan baik,” jelas Danramil 01/Purwokerto Utara Kapten Inf P Putut Widodo.
Dalam kegiatan ini satu orang Babinsa Koramil 01/Purwokerto Utara melatih teori, praktek peraturan baris berbaris dan disiplin. Derap langkah yang tegas dan kompak akan sangat mempengaruhi jiwa dan semangat Paskibra untuk melaksanakan tugas.
Kekompakan anggota Paskibra tercermin dari sikap disiplin dalam melaksanakan baris berbaris dan membentuk formasi. Pembinaan dan pelatihan Paskibra tidaklah cukup hanya dengan belajar baris berbaris saja, karena tujuan pelatihan Paskibra adalah untuk menciptakan kader-kader terampil dan pintar serta mengenal bangsanya sehingga pada akhirnya terbentuklah generasi bangsa yang kuat baik secara fisik, mental, maupun pikiran.

Editor : Agus WA
DANRAMIL HADIRI TURNAMEN SEPAK BOLA

Somagede – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73 tahun 2018 di wilayah Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas, dilaksanakan Turnamen Sepak Bola U.19 th Tingkat Kecamatan Somagede, bertempat di di Lapangan Desa Kanding Kec. Somagede Kab. Banyumas. Jumat (10/08/2018)
“Turnamen ini selain untuk memeriahkan HUT RI ke-73 tahun 2018, juga untuk mencari bibit baru Atlit Sepak Bola di Wilayah Kec. Somagede,” jelas Danramil 09/Somagede Kapten Arm Catur Hadi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Drs Wisnu Budi Santoso (Camat Somagede), Kapten Arm Catur Hadi (Danramil 09 / Somagede), Ka Polsek Somagede diwakili oleh Ipttu Suwanto, Bpk Sudjanto (Kades Sokawera), Bpk Narsudi (Kades Somagede), Bpk Sudir (Kades Klinting).
Pertandinga berahir dengan sekor 2 — 0 dimenangkan oleh PS. Galaksi FC dari Desa Piasa Kulon.
Editor : Agus WA
Friday, August 10, 2018
BABINKAMTIBMAS DAN BABINSA LATIH PASKIBRA

Baturaden – Bentuk kesiapan menyambut perayaan HUT Republik Indonesia yang di peringati setiap tanggal 17 Agustus, Babinsa Koramil 02/Baturaden Kodim 0701/Banyumas bersama Bhabinkamtibmas melakukan pembekalan berupa pelatihan dan bimbingan terhadap para siswa dan siswi yang tergabung sebagai Pasukan Pengibar Bendera hari ke-13 tingkat Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas yang diikuti oleh 46 orang siswa/siswi SMA N 1 Baturaden. Kamis (09/08/2018)
Kepada seluruh anggota paskibraka, Babinsa Serma Syamsul Arifin, Serka Suwarso dan Babinkamtibmas Aiptu H. Nurcahyo, Aiptu Kuat Pujianto menyampaikan pesan untuk selalu serius dalam menjalani latihan agar mendapat hasil yang maksimal.
Berbanggalah karena sebagai peserta paskibraka, berarti sudah menjadi pilihan dari sekian banyak siswa dan siswi yang mendaftar. Paskibraka juga menjadi penentu suksesnya pelaksanaan upacara peringatan nantinya,” tambah Serma Syamsul.
Selain itu, menjadi paskibraka juga akan mendapat sertifikat yang dapat bermanfaat dikemudian hari. Bisa menjadi pendukung apabila ingin masuk sekolah atau di perguruan tinggi.

Editor : Agus WA

