Saturday, April 23, 2016

PENGGEMBLENGAN PELAJAR SMK MUHAMADIYAH



SMK Muhamadiyah Sumpiuh Kab. Banyumas melaksanakan kegiatan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) pada 20/4/2016 di jalur alternatif lingkar utara Sumpiuh – Tambak. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menghadapi Lomba PBB tingkat SLTA di Purwokerto pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini.
Sebagai Instruktur, pihak sekolah mempercayakannya kepada Koramil 10 Sumpiuh Kodim 0701 Banyumas. Alasan Lembaga Pendidikan dibawah naungan Yayasan berlambang Matahari Bersinar ini menggandeng pihak TNI, karena instansi berseragam loreng ini sangat konsisten dan berkomitmen tinggi pada pendidikan karakter dan penanaman kedisiplinan personal serta penanaman rasa cinta tanah air
Pelda Didik dan Serda Sugiarto sebagai pengemban tugas atas kegiatan ini merasa bangga dan sangat berterimakasih diberi kesempatan melatih para pelajar dari sekolah yang telah memiliki prestasi dan dedikasi yang bagus di Kab. Banyumas. Hal senada juga diungkapkan oleh Danramil 10 Sumpiuh, Kapten Inf Sentot Priatno, yang juga memberikan apresiasi atas kerjasama ini. (awa) 

SOSIALISASI P4GN DI KODIM BANYUMAS



Dalam rangka pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN), Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P membuka sosialisasi dan penyuluhan bahaya Narkoba bagi Anggota Kodim 0701/Banyumas di Aula Makodim 0701/Banyumas. Senin (11/4/2016)
Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan bahwa sosialisasi dan penyuluhan bahaya Narkoba merupakan program dari Komando Atas (TNI AD) dalam rangka mendukung dan mensukseskan program ‘Indonesia Bebas Narkoba’.
Di akhir amanatnya, Dandim menekankan agar anggota Kodim 0701/Banyumas menjauhi dan menghindari Narkoba, salah satu cara untuk menghindari Narkoba diantaranya melalui ketaatan terhadap agama dan tunduk kepada aturan maupun hukum yang berlaku.
Sosialisasi dan penyuluhan bahaya Narkoba dilakukan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banyumas. (awa)

INDONESIA SCOUT CHALLENGE (ISC) DI BANYUMAS



Penyelenggaraan Indonesia Scout Challenge (ISC) tingkat Kwartir  Cabang Banyumas yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kendalisada Kec. Kalibagor Kabupaten Banyumas resmi ditutup pada pukul 14.30 WIB oleh Ketua Kwartir Cabang Banyumas Bp Ir Didi Rudwianto, MSi. Peserta langsung membereskan sejumlah barang-barang mereka yang dibawa sejak Sabtu (9/4/2016) serta membereskan tenda yang sudah dipasang. (10/4/2016)
Ketua Kwartir Cabang Banyumas Bp Ir Didi Rudwianto, MSi. mengapresiasi kinerja panitia dan juga semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini. Bahkan, selama pelaksanaan berbagai macam tantangan dan rintangan bisa dilalui bersama untuk kesuksesan kegiatan ini. ”Tentunya kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak, pengurus kwarcab, kwaran, para peserta, guru dan orangtua murid yang sudah mendukung pelaksanaan ISC ini,” kata Ir Didi.
Untuk juara pertama regu putri yakni SDN 1 Sambirata dan juara II SD N 3 Kranji dan juara III SD N 1 Sokawera. Sementara juara pertama regu putra diraih oleh SDN 2 Kotayasa, juara II oleh MI Darul Hikmah dan juara III SD N Karanglewas Lor. ”Kami juga mengucapkan selamat kepada sekolah yang keluar sebagai juara dalam pelaksanaan ISC ini,” papar Ir Didi.(awa)

BNN TES URINE ANGGOTA KODIM BANYUMAS



Ratusan anggota TNI di Jajaran Kodim 0701/Banyumas menjalani tes urine. Pemeriksaan urine ini dilaksanakan untuk mengantisipasi penyebaran dan pemakaian narkoba di lembaga Pertahanan Negara. Dalam test urine tersebut hasilnya tidak ada satupun anggota TNI terindikasi menggunakan narkoba. Senin (11/4/2016).
Tes urine yang digelar di Aula Makodim 0701/Banyumas ini diikuti seluruh anggota, mulai dari Bintara, Tamtama, PNS termasuk Perwira. Bahkan, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P sebagai orang nomor satu di Kodim 0701/Bms juga ikut menjalani tes yang dilaksanakan BNN Banyumas.
Bahkan sebagian besar anggota TNI itu tidak tahu adanya tes urine, karena sebelum menjalani tes urine mereka semua di kumpulkan di aula Makodim 0701/Bms untuk mengikuti arahan dari Dandim 0701/Bms.
"Semua anggota yang ada di Kodim, Koramil mengikuti tes urine ini, termasuk para perwira, hasilnya semua negatif, semua sekitar 300 orang," kata Dandim 0701/Bms Letkol Inf. Erwin Ekagita Yuana, S.I.P.
Dandim menambahkan, test urine tersebut dilakukan secara mendadak dan tidak ada pemberitahuan sama sekali. Hal ini dimaksudkan agar anggota tidak ada yang tahu dan tes berjalan apa adanya. Selain itu kegiatan ini digelar bekerjasama dengan BNN Banyumas sehingga masyarakat mengetahui bahwa TNI melakukan test urine. (Kodim 0701/Bms)

PARADE ONTHEL KAB. BANYUMAS



Sebanyak 8 ribu onthelis dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Parade Onthel Satria (POS) III Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI). Kegiatan di area GOR Satria Purwokerto tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (9/4) hingga Minggu (10/4). Sebelumnya, POS I sudah dilaksanakan pada tahun 2012, dan POS III pada tahun 2014.
"Ini kegiatan rutin KOSTI Banyumas setiap dua tahun sekali. Untuk mendukung dan meramaikan hari jadi Banyumas," kata ketua pelaksana penyelenggara POS III, Kapten Inf Trimono yang saat ini menjabat sebagai Danramil 09/Somagede Kodim 0701/Banyumas.
Ribuan onthelis dari berbagai komunitas onthel datang dari berbagai daerah, baik di Jawa hingga luar Jawa. Dengan atribut yang mereka kenakan masing-masing. Menurut Kapten Inf Trimono, atribut mereka pilih sendiri, tidak ada keharusan memakai atribut. "Itu kemauan mereka sendiri. Panitia tidak mengharuskan. Hanya biasanya mereka ingin mengenakan atribut seperti yang dilakukan orang-orang zaman dulu," jelas Kapten Inf Trimono.
Turut memeriahkan acara “Gowes bersama mengelilingi Kota Purwokerto” yaitu Bupati Banyumas Ir Achmad Husein, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P beserta jajaran Danramil, Kapolres Banyumas serta para onthelis dari berbagai komunitas.
POS III dimulai dengan wisata turun gunung, Sabtu (9/4). Peserta yang ingin ikut wisata turun gunung akan dibawa ke Lokawisata Baturraden. Kemudian setelah selesai menikmati wisatanya, peserta akan pulang ke Purwokerto dengan bersepeda. Jalur yang ditempuh dari pintu masuk Mandala turun melalui jalur Sumbang.
Sementara hari kedua, seluruh peserta POS III, gowes keliling Purwokerto sejauh 16,3 km. Jalur yang diambil mulai dari GOR Satria- Jl Dr Soeparno-Jl Kampus-Jl HR Bunyamin- Jl Ringin Tirto-Jl Karangkobar-Jl dr Angka-Jl Ahmad Yani-Jl Gatoto Subroto-Jl Bank-Jl Jenderal Soedirman-GOR Satria. Berbagai atribut mulai dari atribut ala Presiden Soekarno, kolonial dan lainnya dikenakan peserta dari usia 13-85 tahun.
Panitia pun menyediakan penyewaan sepeda onthel. Sebanyak 200 sepeda habis disewakan. Pasalnya, menurut Kapten Inf Trimono, beberapa peserta dari luar Jawa mayoritas tidak membawa sepedanya. (awa)